Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Menggemaskan


__ADS_3

Tanpa berpikir panjang dia pun kini menghajar mereka yang berani mengganggu Kekasih nya bahkan membuat Yuli terluka


"Berani sekali kalian melakukan hal ini pada kekasih gue". Kata Ricky yang terus menghaja mereka tanpa henti


"Ampun bos kami tidak tahu jika dia adalah kekasih anda dan jika kamu mengetahui nya kami tidak akan melakukan hal tersebut". Kata kata salah satu dari mereka


Ricky tidak perduli dengan apa yang mereka katakan karena kini dia sudah sangat emosi dan hilang kendali apalagi melihat Yuli terluka juga. Sementara Yuli masih melihat situasi yang sangat tidak bagus itu dan dia sebenar nya ingin melerai mereka tapi dia juga takut dengan Ricky karena dia tahu jika menghentikan dia sama saja bunuh diri itulah yang ada dipikiran. Mungkin saja dia lupa Kalau Ricky sangat mencintai nya jadi dia tidak berani menghentikan nya sekarang


"Mereka bodoh sekali kenapa mengganggu Kekasih sang leader". Kata salah satu pengunjung di sana


"Benar pasti mereka akan mati di tangan nya sekarang karena dia tidak bisa di hentikan". Kata yang lain nya


Yuli bingung juga sekarang apalagi mereka semua kini terlihat sudah mulai lemah sekali


"Ricky sudah aku gak apa-apa". Kata Yuli namun Ricky tidak mendengar kan nya dan masih menghajar mereka itu membuat Yuli kini semakin bingung.


Dia pun langsung berjalan menghampiri Ricky dan menjambak rambut nya dan itu berhasil membuat Ricky menghentikan aksi nya lalu menoleh kepada kekasih nya itu


"Masih belum selesai main-main nya". Kata Yuli


Ricky hanya melihat kekasih nya itu tanpa Ingin menjawab nya karena dia masih sangat emosi. Yuki pun berinisiatif untuk menenangkan dia dengan memberikan senyuman yang sangat tulus


"Kamu gak mau menjawab nya sayang". Kata Yuli mencoba untuk merayu kekasih nya itu agar tidak berkelahi lagi dan menghajar anak orang yang sudah terlihat lemah itu


Perkataan Yuli dengan memanggil Ricky sayang sangat sukses membuat sang leader bahagia dan mengembangkan senyum nya


"Apa kamu gak apa-apa?". Tanya Ricky sambil mengelus bibir Yuli yang terlihat bengkak itu


"Aku gak apa-apa". Jawab Yuli yang masih mengembangkan senyum nya


Tanpa kata juga Ricky kini menggendong kekasih nya dan hak itu sama seperti yang waktu mereka berada di taman


"Aku bisa jalan kenapa di gendong". Kata Yuli


"Kamu diam saja dan kita ke rumah sakit sekarang". Kata Ricky membuat melotot karena dia merasa itu hanya luka ringan dan tidak perlu ke rumah sakit


"Ngapain ke rumah sakit kan aku juga gak sakit bisa jadi di ketawain sama orang-orang di sana nanti". Kata Yuli


"Punya nyawa berapa mereka menertawakan kamu". Kata Ricky yang masih menggendong kekasih nya menuju mobil


"Kebiasaan ya ngomong nya". Kata Yuli


Mereka sudah sampai di mobil dan Ricky segera mendudukkan Yuli di mobil dan juga memasang kan setbel nya juga lalu dia pun kini masuk juga ke dalam mobil nya dan melajukan mobil nya


"Gak usah ke rumah sakit aku gak mau dan lagi aku lapar Ricky". Kata Yuli


Dia memang sangat lapar dan haus tadi maka dari itu Ricky pergi meninggalkan nya


"Kita obati dulu luka kamu habis itu kita makan". Kata Ricky


"Sudah nanti saja di obati nya aku sangat lapar sekali Ricky gak kasihan banget ya sama pacar sendiri". Kata Yuli membuat Ricky gemas dibuat nya


Dia melaju kan mobil nya menuju sebuah restoran yang terlihat unik sekali tempat nya membuat Yuli kagum seketika


"Wah bagus banget tempat nya baru tahu aku ada restoran yang seperti ini". Kata Yuli


"Kamu setiap kita pergi selalu saja takjub dengan tempat nya apa selama ini kamu gak pernah jalan-jalan?". Tanya Ricky


"Boro-boro pergi jalan menikmati hidup saja aku gak bisa dan baru kali ini juga setelah bersama kamu aku bisa menghirup udara segar". Kata Yuli

__ADS_1


"Apa sebegitu menderita nya kamu selama ini tinggal bersama Richard?". Tanya Ricky


Yuli tahu jika perkataan nya tadi salah dan pasti membuat Ricky akan kembali marah lagi dan kali ini dia akan marah kepada ayah nya Richard. Yuli tidak ingin sang ayah mendapatkan masalah sebab bunda ayu pasti ajan khawatir dengan hal tersebut


"Bukan itu maksud aku. Dulu aku terlalu sibuk dengan impian ku jadi aku harus bekerja keras untuk mewujudkan nya dan sekarang aku mungkin bisa dengan mudah mewujudkan nya itu juga berkat kamu". Kata Yuli


Memang kehidupan nya yang sekarang jauh lebih baik semenjak kedatangan Ricky karena Yuli jadi bisa bebas dan juga bisa melakukan segala apa yang ingin dia lakukan tanpa takut jika sang ayah atau Luna akan marah kepada nya. Bisa di bilang kalau Yuli memanfaat kan keadaan dan status nya sebagai kekasih Ricky sekarang


"Itu bukan karena aku tapi buah dari kesabaran kamu saja". Kata Ricky


Selama ini Ricky selalu berkata lembut kepada Yuli dan dia tidak pernah marah sedikit pun dengan nya


"Rick bisa gak kalau kamu kontrol sedikit saja emosi kamu itu". Kata Yuli


"Gak bisa jika mereka menyakiti kamu ya itu tadi gambaran yang ku lakukan dan itu juga belum tuntas". Kata Ricky


Dia memang sudah tidak memukuli mereka tapi Ricky masih akan membuat perhitungan kepada mereka semua dan dia juga sudah menyuruh Betran untuk mencari mereka dan membawa nya ke markas


"Kan gak semua harus di selesaikan dengan kekerasan". Kata Yuli


"Begitu lah cara ku untuk menyelesaikan masalah". Kata Ricky


"Ya setidak nya ubah lah cara itu dengan yang lain nya". Kata Yuli


perdebatan kecil pun kini terjadi di antara mereka dan Ricky baru menyadari hal itu


"Ya sudah aku akan mencoba untuk menahan diri seperti yang kamu sarankan". Kata Ricky


Akhir nya makanan mereka sudah sampai di meja. Awal nya Yuli tampak sangat antusias dengan makanan yang di hidangkan itu namun sekarang dia terlihat sudah tidak berselera


"Kenapa ekspresi nya seperti itu apa makanan nya gak enak?". Tanya Ricky


"Aku teringat bunda dan mana mungkin aku makan di sini sementara bunda mungkin saja belum makan di rumah Sam". Kata Yuli beralasan dan Ricky sudah bisa menebak nya


"Nanti kita bungkus juga buat bunda". Kata Ricky


"Tetap saja aku masih kepikiran kalau makan terlebih dahulu". Kata Yuli mencoba mengelak


"Kita telfon bunda saja dan tanya apa sudah makan atau belum". Kata Ricky memberi saran


"Bunda jarang sekali memegang handphone jadi pasti akan sulit juga menghubungi nya". Kata Yuli


Ricky tersenyum sambil menatap Yuli membuat orang yang di tatap heran dan sedikit takut


"Kamu jangan cari alasan lagi aku tahu pasti bibir nya sakit kan Kalau di gunakan untuk mengunyah makanan". Kata Ricky


Yuli sempat kaget sejenak karena kekasih nya itu tahu apa yang dia fikirkan


"Iya mungkin saja akan sakit jika aku gunakan untuk mengunyah". Kata Yuli


"Coba saja pelan-pelan dulu dan kalau sakit ya kamu gak usah makan kita obati dulu luka nya". Kata Ricky


Dia kini menyendok makanan yang tadi sempat di lihat oleh kekasih nya dengan penuh semangat dan kini dia mencoba menyuapi kekasih nya itu dengan sangat lembut dan mungkin juga Yuli tidak bisa merasakan sakit karena dia masih gerogi dengan perhatian Ricky yang selalu di berikan kepada nya


"Bagaimana apa terasa sakit nya?". Tanya Ricky


Yuli pun menggeleng kan kepala nya. Tidak ada seorang pun yang melihat keromantisan mereka karena mereka berdua berada di tempat khusus yang jika mereka melihat ke jendela akan tampak pemandangan yang sangat indah dan memanjakan mata yang melihat nya


"Kamu makan nya pelan saja biar tidak terasa sakit nya". Kata Ricky yang kembali menyuapi nya

__ADS_1


"Kamu juga harus makan sini biar aku makan sendiri". Kata Yuli namun Ricky tidak mau memberikan sendok nya dan dia tetap menyuapi kekasih nya itu


Yuli tidak mau jika hanya dia yang makan jadi dia juga ingin menyuapi Ricky dan mereka sekarang saling menyuapi dan lagi-lagi hal tersebut membuat Ricky tersenyum senang


"Terima Kasih untuk malam ini sayang dan aku berharap kita bisa melakukan dan melewati momen seperti ini setiap hari". Kata Ricky


"Aku juga berterima kasih karena kamu selalu menjaga aku dan selalu ada untuk ku". Kata Yuli


Kini mereka berdua kembali berpelukan dan menatap pemandangan yang indah di depan nya itu bersama


"Kamu kok tahu tempat ini ? Apa ini tempat yang sering kamu kunjungi dengan para mantan kekasih mu?". Tanya Yuli yang masih berada di pelukan Ricky


"Kamu orang pertama yang tahu tempat ini dan aku tahu tempat ini karena aku adalah pemilik nya". Kata Ricky sambil mengelus rambut kekasih nya


"Jadi restoran ini milik kamu". Kata Yuli


"Iya ini adalah salah satu Usaha aku yang orang lain tidak mengetahui nya termasuk sahabat ku sendiri". Kata Ricky


"Lalu kenapa kamu memberi tahu aku?". Tanya Yuli


"Karena kamu adalah wanita yang spesial untuk ku jadi aku tidak akan pernah mengecewakan mu dan juga tidak akan ada rahasia sedikit pun yang aku tutupi dari kamu". Kata Ricky


"Sebegitu Percaya kah kamu dengan ku Rick?". Tanya Yuli


Ricky gemas sekali dengan Yuli yang seperti ini apalagi jika dia marah dan kesal Ricky sangat suka melihat wajah nya yang kesal itu.


"Aku percaya sama kamu karena aku yakin kalau kamu tidak akan pernah mengecewakan dan insting ku selalu benar untuk hal apapun". Kata Ricky


Jika seperti ini Yuli menjadi semakin bersalah di buat nya dan dia juga tidak mau jika Ricky mengalami sakit hati lagi dan itu juga karena ulah dia. Dia merasa di balik Ricky yang garang seperti tampilan nya biasa nya ada Ricky yang lembut dan penuh perhatian dan dua terlihat sangat pandai sekali menutupi semua itu dengan membuat diri nya menjadi menakutkan di mata semua orang


drt drt drt handphone Ricky berbunyi merusak momen yang ada namun dia tidak akan marah kepada si penelepon


"Kenapa Lang?". Tanya Ricky


"Lo ada di mana Rick sekarang?". Tanya Galang


"Gue masih makan malam bersama kekasih gue ada apa memang nya?". Tanya Ricky


"Lo Kalau pulang jangan lupa bawa makan ya gue lapar dan malas keluar rumah". Kata Galang


"Lo suruh saja anak buah gue untuk membeli makanan buat Lo". Kata Ricky


"Gue malas menyuruh mereka". kata Galang


Ricky merasa jika sekarang sedang mengerjai diri nya


"Lo bilang males menyuruh anak buah gue tapi kenapa Lo menyuruh gue". Kata Ricky


"Ya karena kalau menyuruh Lo gue jadi gak keluar duit sepeser pun". Kata Galang


Dia bisa membayangkan jika sekarang Ricky pasti sangat kesal dengan nya tapi dia tidak akan perduli jika nanti dia akan marah yang terpenting dua sudah berhasil membuat dia kesal itu saja sudah cukup bagi Galang


"Mending Lo pulang besok Lang dari pada di Jepang gak ada guna nya". Kata Ricky dengan nada dingin nya


"Gak sabar banget Lo ingin gue segera pulang lagian negara Jepang juga bukan punya Lo kan jadi terserah gue mau ada di sini berapa lama". Kata Galang


"Jepang memang bukan punya gue tapi gue bisa membuat Lo tidak bisa menginjak kan kaki ke negar Jepang lagi bahkan ke negara lain nya juga". Ancam Ricky


Yuki tersenyum mendengar perdebatan Galang dan Ricky dan dia merasa Galang memang sengaja mengganggu mereka berdua agar Ricky kesal tapi dia tidak mempermasalahkan hal tersebut

__ADS_1


__ADS_2