
Mereka berdua masih mengobrol dengan serius nya dan Ricky masih berusaha untuk meyakinkan Yuli akan ketulusan cinta dia.
"Kenapa Lo memilih gue jadi kekasih Lo ?". Tanya Yuli
"Apa harus ada alasan untuk orang mencintai seseorang". Kata Ricky
"Gue hanya heran saja dengan Lo karena awal kita bertemu saja seperti itu dan juga siapa yang tidak tahu seorang Ricky". Kata Yuli
"Memang siapa aku ?". Tanya Ricky
"Ya Lo adalah orang yang sangat hebat dan di segani oleh semua orang". jawab Yuli
"Dan menurut kekasih ku ini siapa aku ?". Tanya Ricky menggoda
"Ya Lo itu Ricky cowok yang hebat tapi sombong". Kata Yuli lalu tertawa terbahak-bahak membuat senyuman dari bibir Ricky terukir
"Kalau lihat pacar aku tertawa seperti ini membuat aku ingin cepat-cepat pulang saja". Kata Ricky
"Kalau gitu cepat lah pulang kalau bisa lusa.lo sudah ada di Jepang itu kalau bisa". Kata Yuli
"Yakin ingin aku pulang dua hari lagi?". Tanya Ricky dengan nada bicara menggoda
"Kalau gak bisa ya gak usah". Kata Yuli
Tanpa Yuli ketahui dari tadi Galang dan yang lain nya sedang mendengarkan pembicaraan dia dengan Ricky dan mereka merasa Ricky terlihat sangat romantis sekali dengan Yuli.
"Gitu ya Lo Yul di belakang gue main sayang-sayangan dengan Ricky". Kata Galang membuat Yuli kaget di buat nya dan langsung menoleh ke arah pintu kamar di mana sudah ada mereka semua yang berdiri menatap Yuli
"Gak sopan banget Lo ya masuk kamar orang tanpa permisi". Kata Yuli
"Wih diam-diam ternyata kalian berdua video call an". Kata Galang tidak perduli dengan ucapan Yuli tadi karena dia dan yang lain nya menguping pembicaraan nya
"Ya terserah gue lah. Apa Lo sirik Lang karena Lo tidak pernah video call an dengan cewek Lo ". Kata Yuli malah membuat Galang tertawa dibuat nya
"Gaya banget Lo ya awas saja nanti kalau Lo menangis di bahu gue karena Ricky meninggalkan Lo ". Kata Galang
"Jaga ucapan Lo Lang dan jangan sampai gue merobek mulut Lo yang tidak berguna itu waktu gue sudah di sana". Kata Ricky yang kesal sekali dengan sahabat nya itu karena ucapan dia seakan mempengaruhi Yuli
"Lo sudah berani ya Rick sama gue". Kata Galang
"Kenapa gue harus takut dengan orang seperti Lo". Kata Ricky melalui sambungan handphone bersama Yuli
"Oh sekarang Lo jadi berani sekali Rick sama gue". Kata Galang menggoda sahabat nya yang terlihat bucin itu
"Jika mulut Lo bisa di jaga dengan baik gue gak akan seperti itu". Kata Ricky
"Sudah Lang Lo itu kompor banget ya". Kata Yuli
"Belain kekasih nya nih cerita nya". Kata Galang ganti menggoda Yuli
"Tuan Galang sebaik nya jangan bercanda lagi karena saya takut jika umur anda akan cepat berkurang jika melakukan hal tersebut kepada bos kita sekarang". Kata Sam
"Bos gila Lo saja tidak ada di sini jadi mana gue perduli akan hal tersebut. Lagian kalau seandainya dia sudah kembali pun gue akan bersembunyi agar dia tidak membasmi gue". Kata Galang
__ADS_1
"Lo pikir bisa bersembunyi dari gue". Kata Ricky
"Bisa lah Galang gitu Lo ". Kata Galang
"Rick bagaimana keadaan Hiro di sana?". Tanya Arok
Ricky Melihat para sahabat nya ada di sana termasuk Ken dan dia Sangat tidak suka karena Ken terlihat dekat sekali dengan Yuli dan dia tidak perduli dengan pertanyaan Arok tadi karena rasa cemburu sudah menguasai diri nya
"Sam Lo gak lupa akan tugas Lo kan". Tanya Ricky dan Sam mengerti apa yang di maksud kan bos nya itu
"Saya masih ingat bos". Jawab Sam dan dia segera menggeser posisi Ken agar menjauh dari Yuli
"Wah bucin nya tingkat dewa dia sama Ken saja cemburu kayak kebakaran jenggot gitu". Goda Galang kembali
"Tenang saja Rick mana mungkin juga Ken mau merebut Yuli dari Lo karena dia kan masih cinta sama Rani". Kata Rere
"Cinta apaan sama Rani. Keberadaan nya saja gak tahu apa bisa itu dibilang cinta". Kata Galang kembali mengompori mereka semua
"Lang mulut Lo itu harus Lo jaga ya kenapa suka sekali sih jadi kompor". Kata Yuli
"Gak usah membela Ken nanti ada yang cemburu buta Lo Yul". Kata Rere
Dan benar saja apa yang di katakan Rere. Kini Yuli bisa melihat dengan jelas jika Ricky sedang cemburu jika dia membela Ken
"Gue gak membela siapapun tapi gue hanya bicara fakta kalau Galang itu suka sekali memancing emosi orang". Kata Yuli
"Tunggu saja kepulangan gue dan gue yakinkan habis Lo Lang". Kata Ricky serius membuat Galang tidak menjawab nya karena dia tahu mana ucapan Ricky yang serius dan bercanda dan sekarang dia dalam mode serius nya
"Kabar dia baik." Jawab Ricky datar
"Apa dia ada Rick?". Tanya Arok
"Panggil saja dia supaya kita bisa bicara rame-rame". Kata Yuli dan Ricky langsung menuruti nya
"Gila Ricky langsung mau jiak Yuli yang menyuru nya". Kata Rere
Mereka semua kini tidak heran lagi dengan sikap Ricky yang seperti ini karena dia memang sudah benar-benar jatuh cinta
"Kak kenapa cari Hiro". Kata Hiro yang baru menampakkan dirinya dan membuat Yuli terkejut
"Lo pelan saja kalau bicara Hiro jangan bikin kaget orang". Kata Ricky yang melihat kekasih nya terkejut tadi dan dia langsung memarahi Hiro
"Maaf kakak ipar Hiro gak sengaja melakukan hal tadi". Kata Hiro meminta maaf
"Santai saja lagian gue kan cuma terkejut doang gak usah lebay lah Rick". Kata Yuli
"Apa Lo sudah bertemu dengan nya?". Tanya Arok
"Tidak kak bahkan dia tidak menampakkan batang hidung nya sedikit pun". Kata Hiro
"Jika sudah selesai urusan di sana kembali lah ke Jepang dulu sebelum pulang ke Amerika karena Kinara sangat merindukan Lo dan dia juga khawatir". Kata Arok
"Pasti kak. Hiro akan liburan ke Jepang sekaligus ingin bertemu kakak ipar yang berhasil menaklukkan kak Ricky". Kata Hiro
__ADS_1
"Kakak Lo yang seperti manusia es itu ya". Kata Galang kembali
"Lang bagaimana hubungan Lo sama kakak gue apa sudah dapat restu dari kak Arok?". Tanya Hiro
"Restu dia gak penting". Kata Galang dengan Santai nya
"Gak akan gue Restui adik kesayangan gue dengan orang seperti Lo Lang". Kata Arok
"Gue gak perduli karena pasti juga adik Lo mau kalau gue ajak kawin lari". Kata Galang membuat mereka semua tertawa mendengar nya
"S***n ya Lang Lo ". Kata Arok membuat Yuli semakin tertawa melihat pertengkaran mereka berdua dan mereka semua melihat senyum mengembang di bibir Ricky membuat mereka ikut bahagia ketika melihat sahabat nya itu bisa tertawa lepas ataupun tersenyum seperti itu karena sudah sangat lama sekali senyuman itu hilang dari wajah bahkan bibir Ricky.
"Omongan Lo itu gak bagus sekali kakak ipar". Kata Galang
"jijik gue mendengar nya". Kata Arok
"jangan jijik gitu dong karena orang yang menjijikkan ini adalah cowok yang paling di sukai oleh adik kesayangan Lo Rok". Kata Galang
"Wah cinta Lo terbalaskan dong Lang". Kata Yuli
"Siapa bilang gue cinta sama Kikan yang ada dia yang kecintaan sama gue". Kata Galang
membuat Yuli kesal dan melempar bantal ke wajah Galang
"Ada gitu ya ketua Geng alay kayak Lo gini Lang". Kata Yuli
"Lebih alay dan lebay cowok Lo itu kali". Kata Galang
Candaan dan tawa mereka semua terdengar begitu bahagia apalagi raut wajah Ricky yang kini memancarkan kebahagiaan membuat para sahabat nya juga ikut bahagia sekali
"Pank Lo dari tadi diam saja apa cemburu dengan kemesraan mereka berdua?". Tanya Galang
"Gue diam karena memang gak ada yang harus gue bicarakan". jawab Ipank
"berarti benar ya Lo cemburu sama Ricky". Kata Galang kembali
"Mulai biang gosip yang sok tahu kembali muncul". Kata Yuli dan mereka pun tertawa bersama membuat ayu bunda Yuli yang baru saja ingin melihat Yuli ke kamar nya ikut bahagia melihat anak nya tertawa bahagia seperti sekarang ini
"Bunda ngapain di depan ayo masuk". Kata Ken yang melihat kedatangan Ayu
"Jangan sembarangan kalau memanggil Ken". Kata Ricky membuat mereka semua tertawa karena sang leader kembali cemburu
"Ricky apa kabar?". Tanya Ayu
"Baik ibu mertua. Apa anda di sana baik-baik saja?". Tanya Ricky
"Ya bunda baik di sini. Sibuk sekali ya sekarang hingga gak sempat lagi main ke rumah Bunda". Kata Ayu
"Ini lagi ada misi Penting bunda dari calon istri". Kata Ricky
"Apaan sih kan gue Hanya minta tolong saja dan jika Dulu Lo gak mau pun gue gak akan maksa juga". Kata Yuli
"Mana mungkin aku menolak permintaan kami sayang". Kata Ricky membuat ayu semakin bahagia mengetahui jika anak nya di cintai orang yang begitu hebat seperti Ricky meskipun dia awal nya juga sangat khawatir dengan hubungan mereka namun kini dia sudah mulai yakin karena melihat bagaimana sikap Ricky barusan kepada anak nya
__ADS_1