Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Berani Sekali Mengodanya


__ADS_3

Tidak akan ada yang bisa membuat Ricky mundur untuk mendapatkan cinta Yuli


"Lihat lah Beta bahagia nya dia meskipun dengan hal sepele seperti ini saja". Kata Ricky


Memang seperti itu lah Yuli dan Galang sudah tahu bagaimana sifat nya karena dia juga sudah lama mengenal dia


"Memang begitu lah dia terkadang gue sama Bryan juga heran melihat dia yang gampang sekali memperbaiki mood nya". Kata Galang di


Dia kini menceritakan semua yang dia tahu tentang Yuli serta tidak menutupi sedikit pun kebaikan dan keburukan nya di hadapan Ricky dan dua sahabat nya itu. Banyak sekali yang Galang katakan membuat Arok dan Rere terkejut juga dengan cerita hidup Yuli tapi mereka juga salut Sama dia karena bisa menjalani nya dengan penuh kebahagiaan dan semangat.


"Apa Lo sudah mengetahui siapa orang tua kandung dia Rick?". Tanya Arok


Ricky tidak menjawab hal tersebut namun dia hanya menatap Yuli dengan tatapan yang dalam membuat Arok sudah dapat mengetahui jawaban nya


"Lo ternyata sudah sejauh ini Rick. Gue berharap Lo bisa bahagia dengan dia suatu saat nanti". Kata Arok dengan tulus sambil menepuk bahu Ricky. Dia ingin Ricky juga bisa menikmati semua yang dia punya dan juga bahagia tanpa ada dendam dan permusuhan lagi di hati nya


Bukan cuma Arok yang mengharapkan hal tersebut tapi Rere dan juga Galang pun berharap demikian untuk sahabat terbaik nya itu.


"Lang apa Lo gak mau mengatakan sesuatu pada Gue?". Tanya Ricky


Galang masih belum tahu jika Ricky sudah mengetahui kejadian di rumah Yuli tadi dan dia hanya berpikir mungkin Ricky ingin dia berceramah tentang Yuli sekarang agar dia bisa menyusun rencana untuk mendekati nya dan bertindak lebih jauh lagi untuk ke depan nya


"Lo kan dari tadi sudah gue kasih informasi tentang Yuli jika ada yang kurang Lo tanya saja langsung pada Kinara atau Rachel pasti dia juga akan Mbida menjawab nya". Kata Galang


"Apa Lo tidak ingin memberi tahu gue tentang kejadian di rumah Yuli tadi pagi?". Tanya Ricky langsung tanpa basi basi karena dia rasa Galang juga konek nya terlalu lama. Galang yang mendapat kan pertanyaan seperti itu langsung di buat terkejut oleh Ricky karena bagaimana bisa juga Ricky tahu hal itu meskipun dia sangat cerdas tapi menurut Galang juga mustahil kalau dia bisa mengetahui nya


"Lo tahu dari mana soal kejadian itu?". Tanya Galang


Arok dan Rere kini masih tetap fokus menyimak pembicaraan mereka dan sesekali mereka berdua melihat apa yang di lakukan Yuli dan Rachel di taman sana.


"Apa Lo lupa siapa gue? Gue bisa mengetahui segala nya jika itu berkaitan dengan orang yang gue sayangi". Kata Ricky membuat Arok dan Rere langsung menatap dia dengan tajam


"Wah Lo sudah mengakui nya Rick. Selamat berjuang ya bro gue akan mendukung Lo untuk kali ini". Kata Rere sedang kan Arok hanya diam tak ingin berkomentar sedikit pun tentang hal tersebut


"Ya Lo pasti sudah tahu kan jadi gue gak perlu menjelaskan nya lagian gue ada alasan nya kenapa tidak memberi tahu Lo Rick. Itu semua karena gue gak mau Yuli jadi salah paham sama Lo jika nanti Lo mendengar dan akan memberikan pelajaran buat mereka pasti Yuli akan sangat marah sama Lo karena biar bagaimanapun dia tidak mau keluarga nya terluka". Kata Galang


"Dan apa Lo pikir gue akan diam setelah mengetahui nya sendiri?". Tanya Ricky


"Rick benar apa yang di katakan Galang sebaik nya Lo gak usah memberi mereka pelajaran karena pasti Yuli akan tidak suka. Lebih baik Lo fokus saja untuk mencari cara meluluhkan hati nya". Kata Arok


Dia juga tidak ingin Ricky bertindak gegabah dan malah akan membuat dia semakin menjauh dengan Yuli. Sebisa mungkin para sahabat nya harus menghentikan aksi gila dari leader devil itu.


"Gue tahu apa yang harus gue lakukan dan gue bisa memastikan bahwa dia tidak akan tahu tentang hal tersebut. Mana bisa gue membiarkan ada orang yang ingin menjauhkan Yuli dari gue meskipun itu keluarga nya sendiri". Kata Ricky dengan tegas dan tidak ingin di bantah sedikit pun. Mereka juga tidak akan bisa berbuat apa-apa jika Ricky sudah menjatuhkan keputusan nya dan mencegah nya pun akan terasa sulit mengingat seberapa kuat dan cerdas nya dia


Di lain sisi Yuli nampak sangat senang sekali Ketika berada di taman itu dan banyak foto juga yang dia ambil bersama Rachel dan juga Kikan. Bagi nya mungkin ini adalah momen berharga sebelum mereka akan berpisah dan tidak akan bertemu kembali dalam kurun waktu yang tidak bisa di tentukan


"Bagus-bagus banget foto nya. Lihat Kikan muka Lo lucu banget". Kata Yuli mengomentari foto yang mereka ambil bersama


"Dan lihat muka Lo juga jelek banget. Kenapa Lo berpose seperti itu sih Yul kan sayang banget foto nya". Kata Kikan kesal karena Yuli berpose dengan memanyun kan bibir nya tidak tersenyum seperti Rachel dan Kikan


"Ya gak apa-apa lah namanya juga bergaya bebas jadi terserah gue dong". Jawab Yuli dengan santai nya


"Gak usah ribut hanya karena foto saja lagian ya Kikan gak apa-apa juga kali berpose seperti ini buat kenang-kenangan kita nanti". Kata Rachel sambil menunjuk foto nya


Kini Kikan pun mengajak mereka berpelukan dan ada banyak sekali kata yang dia ucapkan untuk kedua sahabat nya itu begitu pun sebalik nya.


"Oh ya Yul kalau Lo jadi tinggal di Singapura jangan lupa jaga kesehatan ya dan telfon kita jika butuh bantuan". Kata Kikan dengan mata berkaca-kaca nya. Mereka berdua tahu jika Yuli sudah pindah ke sana dia tidak akan lagi kembali ke Jepang dan juga untuk liburan ke luar negeri pasti juga tidak akan dia lakukan meskipun dia punya uanga dia tidak akan mau melakukan nya kecuali ada hal yang mengharuskan pergi seperti nanti ke Singapura.


"Kalian tenang saja gue gak akan pernah melupakan kebaikan kalian berdua dan juga kita kan bisa video call bersama jika rindu". Kata Yuli sambil tersenyum


Memang berat keputusan yang akan dia ambil tapi dia harus bisa melalui nya agar dia tidak membebani siapapun termasuk juga para sahabat nya.


Mereka kembali berfoto-foto ria untuk di buat kenang-kenangan sebelum Yuli berpisah dengan mereka. Ketika mereka sibuk mengambil foto tampak beberapa anak muda mendekati mereka dan terlihat ingin menggoda ketiga cewek tersebut.


"Ehm apa boleh kita bergabung bersama kalian di sini?". Tanya salah satu dari pemuda tersebut

__ADS_1


Tidak ada yang menanggapi ucapan lelaki tadi dan mereka memilih pergi dari situ untuk menghindari mereka namun mereka malah mengikuti Yuli dan para sahabat nya itu dan terlihat terus menggoda nya


"Boleh kita kenalan dengan kalian?". Tanya dia lagi


Kini Kikan pun berhenti dan merasa geram karena mereka terus saja mengganggu tanpa ingin berhenti.


"Kalian Kenapa sih ganggu kita terus". Kata Kikan membuat mereka menyeringai menatap Kikan yang terlihat begitu cantik itu. Memang dari ketiga sahabat itu Kikan lah yang terlihat paling cantik karena dia juga suka sekali berdandan dan merawat diri nya jadi wajar saja jika banyak yang terpesona dengan nya.


"Kita ingin bergabung dan kenalan dengan kalian apa tidak boleh?". Tanya Daichi yang sedari tadi memperhatikan Yuli saja


"Kita gak mau kalau kalian bergabung karena kita tidak bisa dekat dengan orang asing jadi lebih baik kalian pergi saja sebelum


"Sebelum apa? Pacar kalian marah. Alasan yang basi sekali itu". Kata Masashi memotong perkataan Rachel


Mereka tidak tahu jika Yuli dan para sahabat nya datang kemari bersama dengan ketua geng yang di takuti jika mereka tahu tentu saja mereka tidak akan melakukan hal tersebut agar diri mereka bisa aman.


"Kita serius apalagi Lo jangan memandang Sahabat gue seperti itu bisa-bisa nanti mata Lo di keluarkan oleh ke kekasih nya". Kata Rachel yang baru menyadari jika mereka mungkin tertarik dengan Yuli


"Oh ya kita jadi takut". Ejek Daichi


Mereka masih tetap tidak mau pergi dan terlihat mulai lebih mendekat lagi ke Yuli dan Yuli pun langsung pergi meninggalkan mereka serta menarik tangan sahabat nya juga.


Meskipun demikian mereka tetap saja terus mengikuti kemanapun Yuli dan para sahabat nya itu pergi


"Kalian mau bergabung kan dengan kita?". Tanya Yuli membuat kedua sahabat nya itu kaget


Mereka yang nampak mendapat kan peluang langsung menjawab dengan mengangguk kan kepala nya.


"Ya sudah kalau gitu kalian ikuti saja kita kemana pun kita pergi". Kata Yuli dan kembali berjalan lagi bersama dengan para sahabat nya dan mereka mengikuti dari belakang.


Tanpa mereka tahu ada sorot mata yang tajam sedari tadi menatap mereka dan sorot mata itu terlihat ingin sekali memangsa mereka dengan ganas nya


"Wah mereka berani sekali cari masalah sama Ricky". Kata Galang yang telah melihat Ricky mulai berjalan untuk menghampiri Yuli


Ricky terlihat sangat tidak bersahabat kali ini ketika melihat secara langsung ada yang berani membuat Yuli tidak nyaman di taman padahal dia sengaja mengajak Yuli ke sini untuk bersenang-senang namun mereka merusak nya.


"Maaf bos kami hanya ingin bersenang-senang saja di sini". jawab Masashi


"Bohong banget kak dia gangguin kita apalagi dia dari tadi menatap Yuli Mulu dan juga dia berani sekali menggoda Yuli dari tadi padahal Yuli tidak menanggapi nya sama sekali namun mereka terus saja mengganggu kita". Kata Kikan sambil menunjuk Daichi dan kedua teman nya. Mereka yang di tunjuk langsung gemetaran dan seketika langsung menunduk kan pandangan nya. Mereka merutuki kebodohan nya karena dengan berani mengganggu adik ataupun kekasih nya leader yang di takuti itu.


"Berani sekali kalian mengganggu kebahagiaan dia, Gue sudah berusaha membuat dia kembali mood dengan membawa nya kemari dan kalian mengacaukan hal tersebut". Kata Ricky dengan sorot mata membunuh nya membuat mereka semakin bergetar. Kini mereka berlutut di hadapan Ricky membuat para pengunjung penasaran dengan apa yang terjadi namun ketika mereka tahu siapa yang ada di sana mereka semua memilih untuk tidak ikut campur dalam urusan tersebut


"Ma ma maaf kami bos. Kami semua juga tidak tahu kalau dia adalah kekasih anda". kata Seiko


Ricky memang kini terlihat sangat marah apalagi sorot mata nya yang tajam dan menyalang itu membuat orang yang melihat nya ketakutan termasuk Kikan dan Rachel mereka baru kali ini melihat secara langsung Ricky yang seperti itu.


"Gue tidak akan pernah melepaskan kalian dan pasti kalian sudah tahu kan kalau gue bukan tipikal orang yang pemaaf". Kata Ricky


Suasana di sana semakin tegang dan terasa sekali aura mematikan yang semakin kuat keluar dari dalam tubuh Ricky.


"Sudah lah lagian mereka juga tidak melakukan hal yang aneh juga. Lebih baik kita pergi saja gue lapar atau Lo mau lanjut urus mereka dan gue bisa menunda saja makan nya". Kata Yuli


"Kita cari tempat makan saja sekarang dan untuk kalian tidak ada keberuntungan untuk yang kedua kali nya jika kalian mengganggu dia lagi". Kata Ricky


Yuli bernafas lega karena dia berhasil membawa Ricky menjauh dari mereka semua. Dia mencoba melakukan hal tersebut karena dia tadi dapat ide dari Rachel agar Ricky tidak membuat keributan dan hasil nya benar-benar di luar dugaan. Ricky yang tidak pernah melepaskan orang kini mau melepaskan nya Hanya karena seorang yang bernama Yuli Ramadhani. Sedangkan para sahabat Ricky tersenyum senang Ketika melihat Ricky jinak sekali sama Yuli


"Sesuai dugaan bahwa sifat arogan Lo akan bisa di luluh Jan oleh Yuli ". Kata Galang berjalan agak jauh jarak nya dari Ricky dan Yuli


"Lo o benar Lang dia mulai berubah sekali sekarang". Kata Rere


"Semoga Yuli bisa cepat membuka hati nya untuk Ricky". Kata Arok


Galang pun menoleh kearah mereka berdua secara bergantian "Kenapa kalian tidak lagi mendukung Ipank?". Tanya Galang


"Nampak nya yang lebih membutuhkan Yuli adalah Ricky. Dan apa Lo tahu Ricky ternyata juga dekat dengan seorang wanita yang bernama Keiko". Tanya Arok

__ADS_1


"Apa dia punya gebetan yang bernama Keiko? siapa dia kok gue gak tahu". Kata Galang


Dia tidak habis pikir dengan Ricky yang ternyata sudah punya kekasih tapi mau mendekati Yuli. Galang merasa bodoh jika dia membiarkan Yuli Dekat dengan Ricky bisa saja goresan luka lama yang pernah Yuli rasa akan terulang kembali nanti jika dia berhubungan dengan Ricky. Galang tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi lagi kepada sahabat yang sudah dia anggap adik itu.


"Lang apa yang sedang Lo pikir kan?". Tanya Arok yang sedari tadi memperhatikan Galang dan dia melihat perubahan mimik wajah Galang yang menjadi dingin itu.


"Kita juga baru tahu dari si Yuli Waktu latihan di tempat Arok ". Kata Rere


"Latihan di tempat Arok?". Tanya Galang


Dia tidak mengetahui jika Yuli sekarang sering latihan bersama dengan Ricky


"Iya kemarin Ricky mengajarkan dia beberapa ilmu beladiri yang gue rasa cukup bagus sekali untuk melindungi diri nya". Kata Rere


"Tidak biasa nya Ricky mau melatih seorang wanita tapi kenapa dia mendekati Yuli sedang kan dia sendiri sudah punya kekasih". Kata Galang dengan kesal nya


Arok paham jika saat ini Galang kesal mengingat dia adalah sahabat Yuli dan dia tidak mau sahabat nya itu terluka oleh perbuatan sahabat nya yang lain.


"Kalian bertiga kenapa lambat sekali". Kata Ricky membuat mereka menghentikan pembicaraan nya.


Kini mereka pergi untuk mencari makan buat mereka semua dan tempat yang di tuju ternyata adalah restoran Ricky namun tidak ada yang tahu akan hal tersebut dan para pelayan di sana juga memperlakukan Ricky seperti biasa saja karena itu adalah perintah Ricky agar tidak ada yang tahu tentang dia sebagai pemilik nya.


"Lo mau makan apa?". Tanya Ricky


"Gue seperti biasa ramen saja." Kata Yuli


"Lo gak boleh sering makan itu karena tidak bagus juga buat kesehatan Lo sendiri". Kata Ricky


"Yul mending kita makan ramen saja sesuai dengan apa yang Lo suka". Kata Galang


Ricky melihat jika ada yang aneh dengan sikap Galang kali ini dan untuk saat ini dia tidak ingin mempedulikan hal itu.


Akhir nya mereka memesan sesuai dengan apa yang di suka oleh masing-masing orang dan kini ada pemandangan yang berbeda karena Ricky juga ikut memesan makanan


"Tumben Lo juga ikut pesan makanan Rick biasa nya melihat kita makan saja sudah bisa membuat Lo kenyang kan". Goda Rere


Ricky tidak menjawab nya namun dia memberikan tatapan mata yang tajam untuk Rere dan yang di tatap hanya memberikan tawa kecil untuk menanggapi tatapan tersebut


"Lo kenapa Lang kok gue lihat gak bersemangat banget?". Tanya Yuli sambil menyantap makanan nya


"Gue gak kenapa-kenapa hanya saja gue capek ingin segera pulang. Yul cepat Lo selesai kan deh makan nya dan setelah itu kita pulang bareng". Kata Galang


"Lo kenapa buru-buru banget sih Lang baru juga makanan nya datang kenapa buru-buru mau Pulang". Kata Rachel


Galang sebenar nya kesal sekali dengan Ricky tapi dia tidak ingin melakukan obrolan nya di sini karena dia tidak enak juga dengan yang lain nya.


"Gue hanya tidak ingin Yuli capek karena ujian kalian kan juga masih ada satu hari lagi". Kata Galang mencari alasan


Mereka kembali melanjutkan makan nya dan sesekali Galang juga menatap Ricky dengan tatap kesal nya dan Ricky tahu hal itu. Dia hanya menunggu Galang untuk berbicara pada nya tentang apa yang dia pikirkan saja karena Ricky menebak bahwa Galang terlihat kesal dengan nya dan juga nampak nya dia juga terlihat ingin menjauhkan Yuli dengan nya.


Setelah selesai makan mereka segera pergi meninggalkan restoran tersebut dan Ricky dan Galang terlihat masih sama tidak ingin berkata apapun


"Kita pulang dulu Rick, Makasih atas traktiran nya". Kata Rere dan Arok juga


mereka berdua Pergi ke arah tujuan masing-masing sedang Ricky dan Galang juga akan pulang mengantar kan Yuli.


"Lang Lo kenapa sih kok dari tadi diam saja". Tanya Yuli


"Gue gak kenapa Hanya capek saja". Jawab Galang


Yuli kini juga merasa ada yang aneh dari diri Galang tapi dia tidak bisa mengetahui apa yang salah dengan Galang hati ini padahal tadi dia baik-baik saja dan Yuli pun memutuskan untuk tidak mendesak Galang untuk bercerita dengan nya dia merasa mungkin dia butuh juga sendiri dan dia merasa mungkin juga dia memiliki masalah yang memang privasi dan tidak boleh ada yang tahu. Mobil mereka sudah sampai di rumah Yuli


"Terima kasih ya sudah membuat gue lagi-lagi senang sekali dan jangan bosen juga ya untuk melakukan nya lagi". Kata Yuli


"Kita berdua pulang dulu dan Lo semangat untuk belajar nya". Kata Ricky Lalu melajukan mobilnya meninggalkan rumah Yuli

__ADS_1


"Apa ada yang ingin Lo Tanya kan Sama gue Lang?". Tanya Ricky yang masih saja fokus mengemudi tanpa melirik atau menatap Galang sedikit pun


__ADS_2