Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Berkebun


__ADS_3

Richard merasa bahwa Yuli sangat beruntung sekarang bisa di jaga oleh mereka berdua dan pasti nya jika merencanakan sesuatu untuk mencelakai nya harus dengan rencana yang sangat matang sekali


"Gue rasa dia masih ingin melakukan rencana nya tapi gue heran sekali apa yang dia dapat jika melakukan hal itu kepada kakak gue". Kata Caesar


"Dia akan mendapat kan perusahaan dari papa Lo jika berhasil menyingkir kan kekasih gue". Kata Ricky


"Kenapa dia bodoh sekali dan yakin jika papa akan memberikan nya salah satu perusahaan milik nya". Kata Caesar


"Dia memang sangat bodoh hingga ingin melenyapkan orang sebaik kekasih gue. Lo harus waspada kepada dia juga Caesar". Kata Ricky


"Tentu saja gue selama ini juga sudah waspada hingga sering mendapat kan Omelan dari kekasih Lo itu". Kata Caesar


Ricky tertawa mendengar pengaduan Caesar tentang kekasih nya


"Baru beberapa hari saja Lo sudah mengadu kepada gue bagaimana kalau satu bulan Lo bersama dia". Kata Ricky


"Bisa jantungan gue". Kata Caesar


Membuat mereka berdua tertawa. Dari kejauhan ada seseorang yang sedang melihat hal tersebut tak lupa juga dia melapor kan hal itu kepada bos nya


"Jadi Lo masih belum merestui Ken dengan adik Lo ?". Tanya Caesar


"Lo pasti tahu alasan nya kenapa gue tidak memberikan nya restu meskipun gue mengizinkan dia untuk mendekati Rani". Kata Ricky


"Adik Lo baik dan cantik pantas saja Ken yang playboy itu jatuh cinta kepada nya". Kata Caesar


"Apa Lo juga jatuh cinta kepada adik gue?". Tanya Ricky


Caesar pun tertawa "Meskipun dia cantik tapi dia bukan selera gue". Jawab Caesar


"Apa Lo tidak ada niatan untuk menjalin hubungan yang serius dengan seorang wanita?". Tanya Ricky


"Sungguh berubah sekali sang leader sekarang bahkan dia juga mau mengurusi percintaan orang lain juga". Kata Caesar


"Gue melakukan itu karena Lo adalah adik nya jika tidak juga mana mau gue mengurus hal gak penting seperti itu". Kata Ricky


"Tidak perlu mengurus percintaan gue karena gue juga belum memikirkan nya". Kata Caesar


"Lo masih suka bersenang-senang ya ternyata dari pada serius". Kata Ricky


"Sama seperti Lo dulu". Kata Caesar


"Dulu sebelum gue mengenal cinta lagi dari kakak Lo". Kata Ricky


"Gaya pacaran kalian tidak ada romantis nya sama sekali ngebosenin". Kata Caesar


"Tunggu saja jika dia benar-benar sudah jatuh cinta pada gue pasti juga akan beda gaya berpacaran kita". Kata Ricky


Ricky tahu jika dari tadi ada yang mengawasi mereka berdua maka dari itu dia tidak ingin pergi dari rumah Yuli dulu dan dia bersikap biasa saja Seolah tidak mengetahui nya


"Bagaimana dengan bisnis Lo di Texas apa berjalan dengan baik?". Tanya Caesar


"Sejauh ini sangat baik apa Lo mau berbisnis dengan gue?". Tanya Ricky balik


"Tidak gue tahu kalian anggota Punk Sangat licik sekali jadi gue tidak mau terjebak dengan kalian". Kata Caesar


"Gue tidak akan menjebak adik ipar gue jadi Lo Santai saja". Kata Ricky


"Gue akui Lo itu leader yang hebat dan anggota Lo juga hebat-hebat jadi tidak heran juga gue kalau kalian menduduki peringkat satu di dunia dalam jajaran dunia mafia". Kata Caesar


"Gue tidak perduli dengan penilaian orang tentang gue yang jelas gue hanya bertindak sesuai dengan apa yang gue suka dan untuk peringkat atau apalah itu gue tidak perduli sama sekali". Kata Ricky


"Ya ya ya begitulah sang leader tidak akan perduli dengan hal yang tidak penting". Kata Caesar


"Sudah malam gue pulang dulu dan Lo istirahat saja dan mobil gue akan gue taruh di sini saja". Kata Ricky


Dia kini berjalan menuju rumah Dira dan berpapasan juga dengan orang yang sedari tadi mengintai mereka berdua tapi Ricky bersikap biasa saja karena orang yang mengintai nya berpakaian seperti penjaga di rumah-rumah


Hari sudah mulai pagi dan Yuli pun sudah bersiap juga untuk pergi jalan-jalan bersama dengan sahabat sekaligus adik Ricky


"Yuli sarapan dulu sayang". Kata Ayu


mereka semua pun duduk di meja makan begitu juga dengan Rani


"Siapa dia Bun kok bergabung bersama kita di sini?". Tanya Luna


"Oh ini kenalin dia Rani adik nya Ricky". Kata Ayu


"Lo adik kandung nya Ricky cantik pantas saja cantik banget". Kata Luna


"Terima kasih kak atas pujian nya". Kata Rani dengan lembut nya


"Dia menginap di sini Bun ?". Tanya Richard


"iya dia menginap di sini semalam". Jawab Ayu


"Apa Ricky juga menginap di sini Bun?". Tanya Luna


"Seperti nya tidak oh ya Caesar kemana teman kamu yang satu nya?". Tanya Ayu


"Dia ada urusan Bun jadi tidak pulang semalam". Jawab Caesar


"Ricky kemana? apa dia pulang?". Tanya Yuli


"Dia tidak pulang mobil nya saja ada di halaman rumah ini". Kata Caesar

__ADS_1


"Lah dia tidur di sini?". Tanya Yuli


"Dia menginap di rumah Dira ". Kata Caesar


"Kak Ricky jalan kaki ke rumah kak Dira tumben sekali dia mau jalan kaki meskipun dekat". kata Rani


"Apa sih yang gak bisa dia lakukan meskipun dia terlihat bodoh pun rela jika menyangkut dengan kekasih nya ini". Kata Caesar


Yuli hanya tersenyum malu mendengar apa yang di ucapkan Caesar dan mereka kini melanjutkan makan nya.


setelah selesai makan Luna dan juga Richard berpamitan untuk pergi memulai aktivitas nya seperti biasa dan Yuli sibuk membantu Ayu membereskan semua nya di bantu oleh Rani juga


tidak lama terdengar suara mobil datang dan mereka pun masuk ke dalam rumah Yuli


"Mana Ricky gue mobil nya ada tapi orang nya tidak ada". Kata Arok


"Dia ada di rumah Dira Mungkin sebentar lagi juga datang kemari". Kata Caesar


"Kak Ricky sudah kembali ternyata". Kata Kinara


"Apa dia mengajak Rani juga?". Tanya Arok


"Kak Arok apa kabar?". Sapa Rani yang baru saja keluar dari dapur bersama dengan Yuli


Kinara yang melihat Rani langsung menghampiri dan memeluk nya "Makin cantik saja kamu Rani". Kata Kinara


"Kakak juga semakin cantik dan awet muda saja ". kata Rani


"Kenapa Lo menatap gue seperti itu manusi Arogan". Kata Yuli kepada Arok


"Lo terlalu percaya diri mana ada gue menatap Lo ". kata Arok


"Sudah ketahuan gak ngaku lagi dasar si Arogan". Kata Yuli


Arok pun tidak ingin meladeni perkataan Yuli karena pasti akan sangat merepotkan juga jika berdebat dengan nya


"Kapan Sampai nya Ran?". Tanya Arok


"Kemarin kak". Jawab Rani


"Dia sudah ada di Jepang tapi tidak menghubungi gue". Kata Arok


"Karena Lo itu orang yang gak penting jadi dia gak menghubungi Lo ". Kata Yuli menyahuti


Terdengar suara langkah kaki seseorang dan mereka semua pun langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut


"Sudah ngumpul Semua ternyata". Kata Ricky dengan gaya Santai namun cool sekali


"Lama sekali ya sampai lumutan aku nunggu kamu nya". Kata Yuli


"Maaf tadi sarapan dulu sebelum kemari dan juga ada hal penting yang harus aku bahas dengan Dira". Kata Ricky dengan lembut nya


"Jadi lebih penting pembahasan kamu dari pada aku". Kata Yuli yang berpura-pura merajuk kepada Ricky


"Ya lebih penting kamu lah dan di dunia ini kamu yang paling utama dalam hidup aku". Kata Ricky


"Keluarga lah yang paling utama masak aku ". Kata Yuli


"kita kan akan jadi keluarga karena kamu calon istri aku kan". Kata Ricky sambil mengedipkan sebelah matanya


"Ganjen banget ya jadi orang awas saja kalau melakukan hal itu kepada cewek lain". Kata Yuli


"Tidak akan pernah ada cewek yang aku tatap selain kekasih ku yang menggemaskan ini". Kata Ricky dan dia langsung mencium pipi kekasih nya itu membuat Yuli kaget dan yang lain nya hanya tersenyum saja


"Apaan sih gak malu apa dilihat banyak orang ini". Kata Yuli


"Tenang Yul kita semua tidak lihat kok". Kata Kinara


"Tidak lihat tapi kalian semua senyum-senyum dari tadi". Kata Yuli


"Rick Lo mau ngajak kita kemana sebenar nya? gue banyak urusan yang penting hari ini". Kata Arok


"Batal kan urusan Lo". Kata Ricky


"Kita mau kemana sebenar nya itu yang tahu hanya Bu bos saja". Kata Caesar


"Kita akan jalan-jalan ke kebun strawberry". Kata Yuli


"Ngapain kita kesana kayak gak ada kerjaan saja". Kata Arok


"Kita ke sana ngapain ya memetik strawberry lah masak kita cari sampah di sana". Kata Yuli


"Ngapain jauh-jauh memetik strawberry jika Lo ingin makan strawberry Ricky bisa membelikan nya tanpa harus memetik nya". Kata Arok


"Jika gak ada yang ikut gue pergi sendiri pun tidak masalah". Kata Yuli lalu dia berjalan meninggalkan mereka semua. Ricky pun mengejar nya dan menghentikan langkah nya


"Gak usah ngambek kita akan pergi ke kebun strawberry sekarang". Kata Ricky


"Yakin mau ke sana? gak buang-buang waktu kami yang berharga?". Tanya Yuli


"Kan sudah aku bilang tidak ada yang berharga di banding kamu". Kata Yuli membuat Yuli tersenyum senang dan dia pun menggandeng tangan Ricky


"Kita berangkat sekarang". Kata Ricky


mereka berangkat dengan menggunakan dua mobil saja dan Caesar ikut mobil Ricky

__ADS_1


Di sepanjang perjalanan Yuli pun tidak berhenti untuk berbicara dia memang terlihat sangat Senang sekali


"Rani apa Lo juga suka makan buah strawberry?". Tanya Yuli


"Rani tidak terlalu suka kak". Jawab Rani


"Jadi di sini hanya gue saja yang suka dengan strawberry". Kata Yuli


"Kinara juga suka dengan strawberry jadi kami tidak akan sendirian nanti malam strawberry nya di sana". Kata Ricky


"Kamu gak mau menemani aku makan strawberry nanti?". Tanya Yuli dengan nada manja nya


"Kak Ricky juga tidak suka dengan strawberry". Kata Rani membuat Yuli sedikit kecewa dan Ricky pun dapat melihat nya


"Aku juga akan ikut makan strawberry bersama kamu nanti di sana". Kata Ricky


Dengan hal tersebut saja membuat Yuli kembali mengembangkan senyum nya. Tidak menunggu lama juga kini mereka sudah sampai di kebun strawberry dan Yuli pun terlihat sangat antusias sekali


"Ayo kita masuk". Kata Yuli


"Bayar dulu kali baru masuk". Kata Caesar


Penjaga di kasir kebun itu pun menyuruh mereka langsung masuk sebab kebun itu adalah milik Ricky dan mereka tidak mengetahui nya


"Bayar nya nanti biar aku yang mengurus sekarang kita masuk saja". Kata Ricky


mereka pun yang ingin memetik strawberry membawa keranjang masing-masing


"Kamu bawa keranjang juga dan kita akan panen strawberry sama-sama". Kata Yuli


Mereka pun kini berjalan dan mencari mana strawberry yang sudah siap untuk di petik


Yuli mengambil satu dan langsung makan di tempat "Hem enak sekali strawberry nya Masin banget walau tanpa susu makan nya". Kata Yuli


dia pun kembali memetik strawberry lagi "Coba kamu makan ini". Kata Yuli


Ricky pun membuka mulut nya dan kini dia mencoba strawberry yang baru saja di suap kan Yuli ke dalam mulut nya


"Enak kan?". Tanya Yuli


"enak". Jawab Ricky


Yuli kembali menggandeng tangan Ricky dan dia mengajak nya untuk panen strawberry.


"Petik yang banyak ya sayang ". Kata Yuli membuat Ricky tersenyum dengan panggilan tersebut


"Kenapa kamu suka sekali dengan strawbery?". Tanya Ricky


"Ya gak tahu juga mungkin karena enak sekali jadi aku suka". Jawab Yuli


"Selain strawbery apa ada buah lain lagi yang kamu suka?". Tanya Ricky


"Buah apel aku suka sekali buah apel". Kata Yuli


"Apa kamu mau aku buatkan kebun apel dan strawberry khusus untuk kamu agar bisa memetik sepuas nya dan kapanpun kamu mau?". Tanya Ricky


Yuli pun tersenyum kepada Ricky "Tidak usah sampai segitu nya kali tapi aku sangat bersyukur sekali bisa menjadi kekasih leader tampan ini". Kata Yuli sambil memeluk Ricky


"Kamu adalah segala nya bagi aku jadi apapun yang kamu minta dan bisa membuat kamu bahagia pasti akan aku kabulkan Walaupun hal tersebut terlihat mustahil sekali". Kata Ricky yang masih memeluk Yuli juga


"Seberapa sayang nya kamu sama aku?". Tanya Yuli sambil mendongakkan kepala nya


"Sangat sayang dan cinta sekali aku sama kamu sampai tidak bisa di hitung dan di ukur". Kata Ricky


"Jika aku melakukan kesalahan yang sama seperti Stella apa yang akan kamu lakukan?". Tanya Yuli


"Kamu tidak akan melakukan kesalahan yang sama seperti dia". Kata Ricky


"Bagaimana bisa kamu seyakin itu jika aku tidak bisa melakukan hal yang sama seperti nya". Kata Yuli


"Karena aku yakin bahwa kamu memang di takdir kan untuk aku". Kata Ricky sambil kembali mencium kening Yuli


Ehm deheman dari Arok membuat mereka berdua melepas kan pelukan nya


"Kalian berdua pelukan tidak tahu tempat ya kalau mau mesra-mesraan lihat kondisi". Kata Arok


Perkataan Arok membuat Yuli Sangat malu saja karena ketahuan bermesraan di kebun strawberry


"Wajar jika kita melakukan hal tersebut apa ada masalah". Kata Ricky


"Tidak hanya saja Lo menjadi tontonan mereka jika bermesraan di sini". Kata Arok


Yuli pun menengok di kanan dan kiri nya dan benar saja kata Arok dia kini menjadi pusat perhatian orang dia lupa jika datang ke sini bersama orang hebat seperti Ricky


"Kita pindah saja dari sini dan aku sudah selesai memetik strawberry nya". Kata Yuli yang terlihat sangat malu sekali


"Baru sedikit loh kak yang kakak petik". Kata Rani


"Tidak masalah kita bisa beli yang sudah di petik". Kata Yuli


Ricky dan yang lain nya hanya bisa tersenyum saja melihat Tingkah Yuli yang Mali seperti itu


"Lucu juga kekasih Lo Rick jika lagi malu-malu seperti sekarang". Kata Arok


"Lo jangan senyum seperti melihat dia apa Lo mau gue hajar dan gue copot bola mata Lo agar tidak bisa melihat nya". Kata Ricky

__ADS_1


"Pacar yang proses sekali". Kata Caesar


__ADS_2