
Banyak dokumen yang kini sudah siap menanti Yuli untuk segera di selesaikan dan kini dia kembali berkutat dengan beberapa berkas di atas meja nya itu sementara Ricky pun juga melakukan hal yang sama, dia juga mengerjakan beberapa pekerjaan dan juga memeriksa laporan perusahaan ini. Selama dia sibuk mengurus kekasih nya, Ricky memang tidak pernah datang ke kantor dan menyuruh Diego saja yang mengerjakan semua nya itu. Dia memang sangat percaya sekali dengan Diego sebab dia juga sudah kenal dengan nya sejak lama. Ricky yang kini sibuk juga pun tidak lupa melirik kekasih nya yang ada tidak jauh dari dia. Ricky tersenyum ketika melihat Yuli yang terkadang memanyunkan bibir nya dan kadang juga dia terlihat kesal sendiri.
"Apa ada yang sulit ?". Tanya Ricky yang masih duduk di kursi nya
"Tidak ada, hanya saja aku kesal sekali kenapa lupa dengan apa yang di ajarkan oleh Diego waktu itu". Kata Yuli
Ricky pun bangkit dari tempat duduk nya dan segera menghampiri kekasih nya itu untuk melihat bagian mana yang sulit di kerjakan oleh kekasih nya.
"Mana yang kamu butuhkan untuk aku jelaskan?". Tanya Ricky yang duduk di atas meja kekasih nya
"Gak sopan ya duduk di atas meja pak bos". Kata Yuli
"Apa kamu mau aku duduk di pangkuan mu saja sayang". kata Ricky sambil mengelus rambut kekasih nya itu
"Gak usah aneh-aneh ya, aku lihat kamu juga sibuk sekali jadi aku mau ke tempat Diego saja untuk menanyakan hal ini". Kata Yuli yang tidak mau mengganggu waktu kerja kekasih nya
"Tidak apa-apa, pekerjaan ku juga tinggal beberapa saja jadi mana yang sulit menurut kamu?". Tanya Ricky kembali kepada kekasih nya itu
Yuli menunjukkan bagian mana yang tidak dia mengerti dan Ricky pun kini tampak menjelaskan semua nya dari awal agar kekasih nya tidak kebingungan lagi. Yuli memang sudah sangat lama sekali tidak datang ke kantor untuk bekerja namun dia juga masih di gaji oleh perusahaan dan hal itu juga atas perintah dari Ricky namun Yuli tidak mengetahui nya karena dia juga jarang sekali mengecek saldo ATM yang dia punya.
"Apa sudah paham sampai di sini?". Tanya Ricky
"Iya sudah terima kasih pak bos". Kata Yuli
"Sama-sama sekertaris kesayangan bos". Jawab Ricky
Dia kini beranjak untuk pergi keluar dari ruangan tersebut dan Yuli pun melihat hal itu "Mau kemana?". Tanya Yuli
"Mau keliling dulu, kamu di dalam saja dan jika perlu sesuatu telfon saja Diego". Kata Ricky
Yuli mengangguk kan kepala nya dan kini Ricky pun keluar dari ruangan nya untuk sekedar melihat bagaimana sistem kerja pegawai nya apa masih bagus atau ada yang sudah mengendor karena dia sudah lama tidak datang. Dia melihat dari pekerjaan bawah sampai ke atas tidak ada yang jelek sedikit pun bahkan mereka semua terlihat sangat serius dan tidak ada yang mengobrol sama sekali sekarang. Ricky menyeringai melihat perkembangan perusahaan ini yang semakin baik dan dia juga akan segera mengembalikan perusahaan milik Daddy nya ini karena dia sudah merasa cukup untuk mengelola Kanya Beberapa bulan.
"Bos Anda sudah di sini". Sapa Diego sambil membungkuk hormat
"Mereka semua terlihat sangat serius sekali Diego". Kata Ricky
"Benar bos, mereka tidak ada yang pernah absen bekerja sama sekali kecuali sakit dan itu juga sakit nya mendadak waktu mereka di sini_. Kata Diego
"Berikan bonus kepada seluruh pegawai di sini Diego". Kata Ricky
Ya inilah Ricky, dia tidak akan mengecewakan jika menjadi bos di perusahaan bahkan dia akan memberikan bonus setiap bulan nya kepada seluruh karyawan nya di perusahaan tanpa terkecuali hal itu juga yang membuat perusahaan Ricky sendiri sangat maju dan berkembang dengan baik serta memiliki karyawan yang sangat setia dan dapat di andal kan. Mereka bukan melihat Ricky yang menakutkan tapi mereka melihat Ricky yang sangat mengerti akan kebutuhan para karyawan nya dan bisa di katakan juga jika pekerjaan mereka seimbang dengan gaji dan bonus yang di dapat kan nya selama bekerja.
"Baik bos, saya akan memberikan nya nanti". Kata Diego
"Apa ada hal penting juga yang harus gue lakukan Diego?". Tanya Ricky
"Anda akan ada meeting dua hari lagi dengan kolega dari Australia bos". Kata Diego
"Siap kan berkas nya dan kasih kepada Yuli karena dia yang akan menemani gue nanti". Kata Ricky
"Baik bos. Dan untuk nanti siang anda akan ada jamuan makan siang dengan klien kita dari Korea". Kata Diego
"Siapkan saja semua nya dan gue akan berangkat bersama dengan kekasih gue nanti". Kata Ricky lalu pergi meninggalkan Diego untuk kembali berkeliling di perusahaan.
Sementara itu Yuli masih sibuk dengan berkas yang dia kerjakan. lama dia tidak bekerja membuat nya harus kembali beradaptasi lagi sebab Yuli juga tidak ahli dalam melakukan pekerjaan itu apalagi dengan dokumen seperti itu dia lebih suka mendesain gambar atau membuat suatu cerita dari pada berkutat dengan berkas.
"Lo ada di sini?". Kata Ipank yang tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu ruangan Ricky
"Iya, Lo lupa jika gue bekerja mulai hari ini". Kata Yuli
"Ricky mana?". Tanya Ipank
"Dia tadi keluar untuk berkeliling kata nya". Kata Yuli
Ipank pun langsung masuk dan kemudian duduk di sofa ruangan tersebut dia terlihat bersantai sekali menunggu Ricky. tidak lama kemudian Arok pun juga datang ke kantor tersebut dan dia juga langsung masuk ke ruangan Ricky tanpa mengetuk pintu membuat Yuli lagi-lagi kaget
"Manusia es Lo ya kenapa gak ketuk pintu dulu sih". Kata Yuli
Arok tidak perduli apa yang di katakan oleh Yuli dan kini dia pun berjalan menghampiri Ipank yang sedang duduk di sofa
"Lo sudah sampai ternyata Pank". Kata Arok
"Lo terlambat Rok". Kata Ipank
__ADS_1
"Hanya beberapa menit saja tidak masalah". Kata Arok
Yuli kini tidak memperdulikan kehadiran mereka dan kini dia kembali fokus kepada pekerjaan nya lagi agar bisa selesai sebelum jam makan siang nanti. sedangkan Arok dan juga Ipank kini nampak berbincang-bincang mengenai perusahaan mereka berdua.
Ceklek
pintu ruangan tersebut kembali terbuka dan memperlihatkan sosok Ricky yang baru saja masuk ke dalam ruangan
"Kalian berdua sudah datang". Kata Ricky
"Iya. bagaimana Rick soal proyek kita?". Tanya Ipank
Ricky berjalan menghampiri mereka berdua lalu ikut bergabung bersama dengan mereka duduk di sofa
"Aman dan gue rasa itu akan sangat menguntungkan untuk kita bertiga". kata Ricky
"Apa kita harus ke sana untuk melihat nya?". Tanya Ipank
"Tidak perlu, kirim kan saja Mark dan juga Jack ke sana itu sudah cukup". Kata Ricky
mereka mengangguk paham dengan perkataan Ricky dan kini mereka bertiga membahas bisnis yang mereka jalan kan bersama. memang hanya mereka bertiga saja yang bekerja sama di proyek itu sebab Ken dan Rere juga tidak berminat dan mereka juga sudah membangun bisnis yang lain nya berdua, Namun bukan berarti mereka tidak kompak justru mereka semua saling mendukung satu sama lain nya dan untuk bisnis mereka juga sering Melakukan pertukaran ide bersama
"Sudah waktu nya makan siang sebaik nya kita makan dulu dan melanjutkan obrolan nanti". Kata Ricky
"Ya sudah kalau begitu kita pergi makan di restoran milik Ken saja yang tidak jauh dari sini"? Kata Ipank
"Gue ada pertemuan dengan orang Korea jadi tempat makan nya juga sudah di booking kan Diego di tempat Lo Pank. Kita makan di sana saja". Kata Ricky
Ricky kini beranjak ke kekasih nya "Kamu sudah selesai kerjaan nya?". Tanya Ricky
"Sudah". Jawab Yuli
"Kita ada pertemuan bisnis dengan kolega dari Korea sekalian makan siang bersama jadi kita berangkat sekarang". Kata Ricky
Yuli pun membereskan berkas nya lalu dia segera pergi bersama dengan Ricky dan kedua sahabat nya itu.
"Sam mana, apa dia tidak ikut dengan kita?". Tanya Yuli
"Dia ada pekerjaan sendiri jadi kita akan pergi bersama dengan Diego". Kata Ricky
"Kalian juga ikut, apa tidak masalah jika ikut?". Tanya Yuli
"Tidak akan ada masalah sama sekali jadi Lo tenang saja". Kata Ipank
mereka berempat pun berjalan bersama terlihat juga para pegawai di sana menunduk hormat ketika mereka lewat di hadapan nya bahkan mereka juga sangat menghormati Yuli sekarang
"Silahkan tuan". Kata Diego membuka kan pintu untuk bos nya itu
"Kuta bertiga di belakang sementara kamu di depan dengan Diego". Kata Ricky
Yuli pun duduk di depan bersama dengan Diego dan kini mobil sudah melaju meninggalkan kantor untuk menuju restoran. hanya keheningan yang terjadi di sana tidak ada obrolan sama sekali. Mobil mereka sudah sampai di halaman parkir restoran dan Diego pun segera memarkir kan mobil nya. Ricky dan yang lain nya turun dari mobil dan segera masuk ke dalam
"Apa mereka sudah datang?". Tanya Ricky
"Sudah bos bahkan mereka datang setengah jam yang lalu". Kata Diego
Ricky pun menuju tempat di mana para kolega nya menunggu dan dia bisa melihat jika mereka sudah datang dan tampak menunggu kedatangan nya
"Tuan Ricky selamat siang". Sapa Mr. Lee
"Selamat siang juga". Jawab Ricky datar
Mr. Lee tidak sendirian dia datang bersama dengan sekertaris dan juga putri nya. terlihat juga jika putri nya sedari tadi memandang Ricky
"Silahkan duduk tuan". Kata Mr Lee
mereka semua duduk bersama dan kini Diego memanggil pegawai di sana untuk mencatat menu makanan apa saja yang akan di pesan oleh mereka
"Apa anda ingin makan sushi tuan Ricky?". Tanya Bae Hyun Lee
Ricky hanya diam saja Tanpa ingin menanggapi ucapan nya
"Sayang kamu mau pesan apa?". Tanya Yuli yang terlihat kini merangkul tangan Ricky dan tidak biasa nya dia melakukan hal itu kepada Ricky
__ADS_1
"Apa saja terserah kamu". Kata Ricky
"Kalau yang ini bagaimana?". Tanya Yuli
"Pesan saja apapun nanti aku makan". Kata Ricky
Bae Hyun terlihat heran kenapa wanita di hadapan nya itu sangat menempel sekali kepada Ricky namun dia paham jika Ricky memang lah orang yang selalu di kagumi banyak wanita dan dia mengira jika Yuli adalah salah satu dari mainan nya
Makanan yang mereka pesan kini sudah datang dsn yuli juga terlihat sudah sangat lapar sekali
"Tuan silahkan di cicipi makanan nya". Kata Bae Hyun sambil menyodorkan makan nya kepada Ricky
"Tidak perlu nona sebab kekasih saya tidak menyukai makanan itu". Kata Yuli dengan sopan nya namun perkataan nya terlihat sangat menyinggung sekali. Arok menyunggingkan senyum nya karena dia bisa melihat jika kini Yuli sedang cemburu dengan anak kolega dari Ricky.
"Saya hanya menawarkan saja kepada tuan Ricky mungkin saja dia mau. iya kan tuan". Kata Bae Hyun yang masih mencoba menggoda Ricky. Yuli yang melihat itu terlihat sangat kesal sekali apalagi wanita tersebut juga berpenampilan sangat seksi sekali
"Makan saja punya Lo dan gue sudah memesan tadi". Kata Ricky
Mereka pun makan sekarang dan terlihat juga Bae Hyun masih saja mencuri pandang dengan Ricky meskipun Ricky tidak menggubris nya tapi dia juga tidak menolak nya hal itu membuat Yuli terlihat kesal
"Kamu kenapa, apa makanan nya tidak enak?". Tanya Ricky yang melihat ekspresi wajah kekasih nya yang tidak ceria itu
"Tidak makanan di sini sangat enak sekali sangking enak nya aku ingin segera pergi". Kata Yuli membuat Ricky menatap nya dengan heran
"Pank ganti menu makanan di meja ini dengan makanan yang di sukai oleh kekasih gue". Perintah Ricky membuat Yuli menyunggingkan senyum nya ketika dia mengatakan jika Yuli adalah kekasih nya di depan mereka kolega nya dan itu juga membuat Bae Hyun kaget bahkan tidak percaya jika Ricky menganggap Yuli sebagai kekasih nya
"Tidak usah di ganti aku suka kok makanan nya". Kata Yuli sambil tersenyum. Setelah selesai makan mereka oun membahas bisnis yang akan di lakukan seperti tadi Bae Hyun tetap saja mencari perhatian Ricky dan ada saja kelakuan dia yang dia lakukan bahkan dengan berani nya dia duduk di samping Ricky dan mencium kekasih Yuli membuat Yuli langsung berdiri karena terkejut.
"apa-apa kalian ini". Kata Yuli dengan kesal nya
"Bae Hyun jaga sikap kamu duduk kembali di sini". Kata Mr Lee
"Lo kenapa Yul teriak-teriak hal seperti itu sudah biasa kali buat kita, Lagian mereka juga kolega kita jadi wajar saja seperti itu". Kata Arok memancing kekasih Ricky
"Oh jadi hal seperti ini biasa buat kalian". Kata Yuli
"Iya biasa memang kenapa apa ada yang salah?". Tanya Ipank yang kini juga menyadari jika kekasih sahabat nya ini sedang terbakar api cemburu sedang kan Diego hanya diam saja. Ricky pun juga sama, dia diam hanya ingin melihat seberapa cemburu nya kekasih nya itu
"Tidak ada yang salah sama sekali dan mungkin gue berada di sini itu salah jadi gue pergi dulu". Kata Yuli dengan kesal nya namun Ricky menahan tangan nya
"Duduk dulu mau kemana kamu lagi pula aku juga belum selesai". Kata Ricky
"aku mau kembali ke kantor dulu lagian jam makan siang juga sudah selesai". Kata Yuli
"Tidak akan ada yang melarang Yul karena Lo ikut bos untuk rapat". Kata Ipank
Yuli dengan terpaksa kini duduk kembali menemani kekasih sekaligus bos nya itu. dia tidak suka melihat Bae Hyun yang terus saja menempel kepada Ricky namun dia juga tidak bisa egois karena dia juga sekarang sedang bekerja jadi meninggalkan tempat tersebut sama saja Seperti dia tidak profesional tapi api cemburu sudah melanda dia
"aku mau ke toilet dulu". Kata Yuli
"Jangan lama-lama". Kata Ricky sambil tersenyum
Yuli pun segera pergi keluar dari tempat tadi, dia bukan ke toilet malah pergi duduk di dekat jendela dunia kursi yang kosong dalam restoran. Dia terlihat melamun dengan menatap pemandangan yang indah di samping nya itu. entah apa yang terjadi, yang jelas Yuli tidak suka jika Ricky terlalu dekat dengan wanita tadi.
"Kamu kenapa ada di sini?". Tanya Ricky yang sudah duduk di depan kekasih nya membuat Yuli pun langsung menoleh kepada nya
"eh aku hanya duduk melihat pemandangan di sana yang bagus sekali". Kata Yuli sambil tersenyum
"Kenapa Lo sampai di sini Yul padahal toilet di atas juga ada". Kata Ipank
"Gak dengar ya apa yang gue bilang tadi Kalau gue hanya ingin melihat pemandangan tadi.". Kata Yuli
"Melihat dari atas juga bisa kali dan tidak perlu turun ke bawah juga kecuali..." Kata Ipank terputus
"Kecuali apa?". Tanya Yuli
"Kecuali kalau Lo cemburu jadwal Lo turun ke bawah untuk menghindari semua nya". Kata Arok membuat Yuli menatap nya dengan tajam lalu memukul kepala Arok dengan daftar menu makanan yang ada di atas meja.
"Bar-bar Lo ya". Kata Arok
"Lo yang mulai". Kata Yuli
Ricky bangkit dari duduk nya dan dia kini berjalan mendekati kekasih nya itu yang terlihat sedang kesal
__ADS_1
"Tidak usah cemburu, kan aku sudah bilang kalau kamu adalah wanita satu-satu nya yang ada di hati aku dan lagi pula aku juga tidak tertarik sama sekali dengan nya." Kata Ricky lalu menarik kekasih nya agar berdiri dan Langsung memeluk nya.