Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Bermain Di Mall


__ADS_3

Yuli Berkata seperti itu hanya ingin bisa akrab saja dengan Caesar namun sorot mata yang di berikan oleh Caesar membuat nya merasa heran sekali kenapa dia menatap nya seperti itu


"Gue hanya bercanda jadi gak usah di anggap serius juga ya". Kata Yuli


"Yul Lo memang benar ingin punya saudara?". Tanya Ken


"Ya benar kan enak ada yang jagain jika gue punya saudara cowok tapi itu juga gak mungkin kan saudara gue cewek si Luna". Kata Yuli


"Kalau soal menjaga Lo kan ada Ricky". Kata Rere


"Itu sekarang kalau dulu kan gak ada gue harus latihan bela diri untuk menjaga diri gue sendiri". Kata Yuli


Caesar masih menatap Yuli dengan tatapan tajam dan sangat bermakna sekali membuat Yuli menjadi takut saja karena dia merasa ucapan nya tadi salah dan mungkin saja menyinggung perasaan Caesar


"Lo kan punya Bryan dan juga Galang yang selalu menjaga Lo". Kata Rere


"Benar dan gue beruntung sekali mengenal mereka dan juga kalian semua". Kata Yuli


"Andaikan kamu memang punya saudara dan dia cowok seneng gak kamu?". Tanya Ricky


"Bercanda nya lucu sekali pacar ya gak mungkin juga aku punya saudara cowok juga". Kata Yuli


"om ngapain masih di sini ingin menguping pembicaraan kita". Kata Ken.


"Cari informasi kali dia Ken". Kata Ipank


"Caesar ingat Ricky tidak akan tinggal diam jika bokap Lo kembali berulah". Kata Rere


"Bukan nya dia sudah bergerak dengan mengirimkan Hiro untuk memberi nya pelajaran". Kata Caesar


"Dia memang harus di beri pelajaran agar tidak seenak nya saja kepada orang". Kata Ken


"Bukan nya kalian juga begitu se enak nya saja". Kata Yuli


"Kita begitu juga karena mereka yang memulai nya". Kata Rere


"Re Lo gak usah menanggapi omongan dia jika salah bicara habis Lo sama Ricky". Kata Ipank


"Ayah kalau mau pergi silahkan saja nanti telat Loh". Kata Yuli


Richard pun kini bergegas pergi untuk menemui orang suruhan Rio karena memang dia ada janji dengan nya hari ini


"Mungkin dia pergi menemui orang suruhan itu". Kata Ipank


"Biarkan saja dan untuk urusan ini gue sudah menyerahkan nya kepada Caesar. Lo lindungi kekasih gue maka mama Lo akan aman". Kata Ricky sambil menatap Caesar dengan tajam dan dingin nya


"Tidak usah mengancam gue Rick dan gue akan melakukan sesuai kesepakatan kita". Kata Caesar


"Kalau dia menjaga ku lalu dia akan tinggal di mana?". Tanya Yuli


"Mereka berdua akan tinggal di rumah ini supaya kamu semakin aman". Kata Ricky


"Apa gak di rumah Dira saja?". Tanya Yuli


"Tidak di rumah ini saja dan lagi kamar nya kan masih ada dan cukup juga untuk menampung dua orang lagi". Kata Ricky


"Ya sudah Kalau begitu. Oh ya aku mau tanya kenapa Diego melarang aku ke kantor lagi?". Tanya Yuli


"Nanti kamu bisa pergi ke kantor dan akan di antar serta di awasi oleh Caesar". Kata Ricky


"Kasihan sekali ya Lo mengawasi gue Mulu pasti Lo akan bosan nanti". Kata Yuli


"Kita berdua pasti tidak akan bosan karena Lo itu orang nya asik untuk di ajak bicara". Kata Caesar


"Rick kapan Lo menjemput Rani?". Tanya Arok


"Malam ini kita semua akan berangkat dengan tujuan masing-masing dan kalian ingat jangan sampai lengah sedikit pun". Kata Ricky


"Jadi Lo juga berangkat malam ini?". Tanya Ipank

__ADS_1


"Iya gue akan berangkat malam ini dan Sam juga akan berangkat malam ini ke Spanyol". Kata Ricky


"Ada urusan apa dia di sana?". Tanya Rere


"Membereskan sampah yang tidak berguna". Kata Ricky


Sampah tidak berguna berarti ada seseorang yang berusaha mengusik usaha Ricky di sana oleh sebab itu pasti Sam di suruh untuk mengurus nya


"Apa masih ada yang berani dengan Lo Rick?". Tanya Ipank


"Kalau tidak ada mana mungkin terjadi hal seperti yang ada di rumah Yuli Waktu itu". Jawab Ricky


"Mereka memang tidak kenal Lelah untuk mencari masalah dengan kita apalagi Hans". Kata Ken


"Mungkin dia kecewa karena sang leader menyakiti hati adik nya". Kata Yuli


"Tidak usah di teruskan ". Kata Ricky karena dia tidak ingin kekasih nya itu akan cemburu meskipun sebenarnya dia suka jika Yuli cemburu


"Apa nya yang tidak boleh di teruskan kita kan tidak melakukan apapun ya kan bro". Kata Yuli


"Mungkin saja obrolan kita Yul yang tidak perlu di teruskan lagi". Kata Kinara


"Kenapa tidak boleh di lanjut kan sih kan kita tidak membahas hal yang aneh-aneh". Kata Yuli


Kinara merasa Yuli hari ini terlalu tidak peka sekali dengan situasi yang ada dan dia pun juga bingung bagaimana cara menjelaskan kepada sahabat nya itu


"Membahas adik dari Hans itu adalah hal yang aneh. Bagaimana seorang kekasih membahas mantan kekasih dari pacar nya". Kata Caesar


"Tidak masalah juga kan jika membahas nya atau mungkin memang ada hal yang harus di tutupi dari ku maka kalian tidak mau membahas nya". Kata Yuli


"Tidak ada hal yang aku tutupi mengenai hubungan ku dengan Stella dulu". Kata Ricky


"Oh ya lalu jika dia datang kembali apa kamu tidak akan perduli dengan nya?". Tanya Yuli


Ricky diam dan dia kini menatap Yuli dengan tatapan tajam penuh arti


Dia bersikap santai saja karena memang dia terlalu tidak peka dengan keadaan di sekitar nya


"Jika dia menyakiti mu maka aku akan membela mu". Kata Caesar dengan spontan


Yuli pun tersenyum mendengar apa yang di ucapkan Caesar tadi


"Tidak masalah jika dia menyakiti ku maka aku akan cari yang baru". Kata Yuli lalu tertawa


"Memang bisa Lo cari pacar lagi jika seandainya berpisah dari Ricky karena tidak akan Lo menemukan lelaki sehebat Ricky". Kata Rere


"Aku tidak butuh yang hebat karena apalah arti hebat jika dia tidak bisa setia iya gak Caesar". kata Yuli sambil mengedipkan sebelah mata nya kepada Caesar


"Aku tidak akan pernah melepaskan kamu sedikit pun meskipun kamu berlari dan pergi dari ku maka aku akan menemukan mu dimana pun kamu berada". Kata Ricky dengan serius nya


"Sudah gak usah bahas hal seperti itu lagi makin lama makin tidak bagus saja obrolan kita". Kata Yuli


"Yang memancing obrolan itu ada adalah Lo jadi salah Lo sendiri melakukan hal tersebut". Kata Arok


"Lo ya Rok gak pernah membela gue sama sekali selalu saja ngatain gue". Kata Yuli


"Karena Lo cewek yang bodoh yang pernah gue temui". Kata Arok


"Bodoh-bodoh gini juga sahabat Lo Cinta". Kata Yuli


"Mungkin saja Ricky khilaf cinta sama Lo ". Kata Arok


Dia pintar sekali jika memancing omongan seseorang agar keluar dan mengakui apa yang sebenar nya


"Mana ada dia khilaf dia memang cinta sama gue". Kata Yuli


"Kalau bukan Ricky yang khilaf Mungkin Lo yang khilaf". Kata Arok


"Gila Lo ya gue gak pernah khilaf jika suka sama orang". Kata Yuli

__ADS_1


"Termasuk dengan Ricky Lo gak khilaf? Gue gak yakin sekali". Kata Arok


"Memang harus di tampol Lo ya gue itu tulus sama sahabat Lo itu mana ada gue khilaf atau berniat mau memanfaatkan dia". Kata Yuli


"Tampol saja Yul gak apa-apa nanti Ricky yang akan tanggung jawab jika Arok marah". Kata Rere


Yuli pun berdiri dan benar saja dia memukul wajah Arok dengan bantal yang dia gunakan untuk memukul Caesar dan Shawn tadi


"Benar-benar harus di beri pelajaran Lo ya Rok mentang-mentang pintar dan berkuasa jadi se enak nya saja Lo mengatakan kalau gue bodoh ". Kata Yuli


"Lo berani sekali ya melakukan hal ini kepada gue". Kata Arok


"Gue berani karena gue memang pemberani". Kata Yuli yang masih memukul Arok


Dia sangat kesal kali ini dengan Arok karena dia benar-benar pandai sekali dalam berkata


"Bar-bar sekali Lo ya". Kata Arok yang mencoba menahan pukulan dari Yuli


"Gue memang bar-bar dan cewek bar-bar ini akan membuat Lo babak belur hari ini". Kata Yuli


"Yul sudah hentikan nanti kakak ku kesakitan". Kata Kinara


Yuli pun langsung menghentikan aksi nya itu dan dia melihat ke arah Caesar


"Bodyguard Lo kenapa tidak membantu gue kan Lo di sewa untuk melindungi gue". Kata Yuli


"Gue akan melindungi Lo jika Lo tidak bisa mengatasi nya dan tadi gue lihat Lo hebat sekali jadi gue gak bertindak dan hanya mengawasi saja". Kata Caesar


"Benar juga Lo ya. jalan-jalan yuk mumpung ada kakak Lo Nar kan biasanya Lo gak akan mendapatkan izin jika kita tidak pergi dengan nya". Kata Yuli


"Setelah apa yang Lo lakukan kepada gue apa Lo berpikir gue akan mengizinkan Kinara pergi". Kata Arok


"Ya gue yakin sekali Lo akan mengizinkan dia pergi dan Lo juga akan pergi bersama kita iyakan pacar". Kata Yuli


"Kita pergi jalan ke mall sekarang dan semua nya harus ikut". Kata Ricky penuh penekanan dan tidak ingin di bantah


Mereka kini pergi ke mall dan sebelum pergi Yuli menghampiri bunda nya dulu untuk berpamitan agar nanti tidak di cari


"Bunda Yuli mau jalan-jalan sama mereka apa bunda mau ikut?". Tanya Yuli


"Tidak bunda di rumah saja berbenah tanaman ini kan bagus jika halaman rumah kita banyak tanaman nya". Kata Ayu


"Ya sudah kalau begitu Yuli berangkat dulu ya Bun nanti tak bawakan oleh-oleh saja". Kata Yuli


"Oh ya dua cowok tadi siapa Yul yang datang ke rumah ini?". Tanya Ayu


"Dia Caesar dan teman nya". Jawab Yuli


Ayu memang baru melihat Caesar anak dari Irene itu hari ini dan dia memang sangat tampan sekali


"Oh jadi dia yang akan menjaga kamu. Apa dia juga ikut dengan kamu sekarang untuk jalan-jalan?". Tanya Ayu


"Iya Bun semua nya ikut jalan dan bunda sebenar nya juga harus ikut". Kata Yuli


"Bunda lebih baik di rumah sayang mau berkebun saja". Kata Ayu


Kini Yuli pun akhir nya berangkat untuk pergi jalan ke sebuah mall. Di sana seperti biasa para pengunjung akan sangat kaget melihat Ricky dan yang lain nya ada di mall tersebut dan mereka pasti akan menjaga jarak agar tidak membuat masalah


"Coba ada Rachel dan Kikan pasti akan seru nih mall". Kata Yuli


"Rachel sibuk jadi dia tidak bisa jalan-jalan sementara". Kata Arok


"Kikan juga tidak boleh keluar rumah dulu". Kata Rere


"Kenapa Kikan tidak boleh keluar rumah apa dia sakit?". Tanya Yuli khawatir


"Tidak hanya saja dia memang tidak boleh keluar dari rumah dulu untuk saat ini". Kata Rere


Kini mereka mencoba untuk bermain wahana di mall dan Ricky pun di ajak Yuli untuk menikmati wahana di sana. Seorang Ricky yang tidak pernah melakukan hal tersebut kini si paksa untuk melakukan nya dan dia menurut saja dengan apa yang di inginkan kekasih nya itu sungguh hal yang luar biasa bagi Caesar

__ADS_1


__ADS_2