Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Akan Kembali Lagi


__ADS_3

mereka masih berdebat dalam parkiran karena Yuli masih tidak mau untuk pulang bersama dengan Rachel. Dia tidak ingin merepotkan teman baiknya itu dan mungkin dia merasa Rachel juga sudah lelah dan butuh segera beristirahat.


"sudahlah kalian Jangan berlebihan. lagian selama ini juga pulang kerja malam sendirian dan tidak terjadi apa-apa juga kan". kata Yuli mencoba meyakinkan lagi


"kepala batu banget ya elo. sudah kalau gitu elo bareng sama Ken saja karena tempat kalian berdua searah". ucap Rere


"dari mana elo tahu kalau gue searah sama si kentang ini". tanya Yuli sambil menaikkan sebelah alisnya


"kata Kikan barusan berbisik ke gue". jawab Rere


"kalau gitu ayo elo bareng gue saja. gue juga gak bakalan apa-apanin elo juga". kata Ken


"otak mesum. siapa juga yang punya pikiran seperti itu lagian gue juga gak takut di apa-apanin sama elo". jawab Yuli dengan nada ketus nya.


"gue gak akan ngelakuin hal aneh dan elo karena elo memang bukan tipe gue banget". kata Ken


"jangan ngomong gitu. entar beneran suka baru tahu rasa elo". goda Yuli


"sudah jangan berdebat lagi sebaiknya kita pulang sekolah". kata Arok


"elo pulang sendiri gak apa-apa kan pank?". tanya Ken menggoda nya


"kenapa elo tanya kayak gitu.? siapa juga yang akan melakukan hal buruk ke gue". jawab Ipank


"bukan itu maksud gue pank. gue ngantar ini cewek oon elo gak marah kan". goda nya lagi


"kenapa juga gue harus marah. dan pertanyaan elo sungguh gak penting". kata Ipank


Arok dan Rere yang melihat perubahan dari sikap Ipank mulai bisa mencerna omongan Ken kalau sahabat mereka kelihatan nya tertarik pada Yuli


"kalau elo mau elo saja yang nganterin Yuli lagian kalian juga sudah saling kenal kan?". kata Rere ikut menggodanya


"sudah perkara nganterin gue saja harus pakai debat apalagi kalau kalian cinta sama gue bisa saling bunuh kali ya". kata Yuli dengan candaannya


"sudah biar Ken yang nganter dan kita segera pulang. oh ya Ricky tadi bilang kalau kita disuruh kerumahnya sekarang". Kata Arok


Yuli diantara Ken pulang kerumahnya dan mereka semua pergi meninggalkan mall tersebut menggunakan kendaraan masing-masing.


******


sementara dikediamannya Ricky sekarang berada dimeja makan bersama pembantu kesayangan nya. sebenarnya dia tidak pernah menganggap bik na sebagai pembantu dia menganggap nya sebagai ibunya sendiri namun bik na tidak ingin hal itu karena dia tahu nyonya pasti akan terluka Jika mendengar nya apalagi hubungan mereka sampai saat ini juga belum membaik.


"ayo dimakan biar kamu makin sehat dan kuat". kata bik na sambil mengambil makanan kesukaan Ricky dan menaruhnya di atas piring


"bik na juga harus banyak makan biar kuat menghadapi aku yang nakal ini". jawab Ricky dengan bercanda


"bibik akan selalu kuat dan sehat agar kelak bisa melihat kamu bahagia bersama pasangan mu nanti". kata bik na


Ricky hanya tersenyum menanggapi omongan itu. "tenang saja bibik pasti nanti bisa menjadi saksi atas pernikahan ku nanti". celetuk Ricky sambil memakan makanan nya


bik na tidak pernah ikut campur dengan apa yang dilakukan oleh Ricky Karena itu bukanlah urusan nya dan dia sebenarnya juga takut jika Ricky selalu melakukan hal yang membahayakan dirinya suatu saat bisa saja nyawanya menjadi taruhannya. bik na hanya bisa berdoa agar suatu saat anak yang diasuh nya mulai bayi itu akan mendapatkan kebahagiaan untuk selamanya. setelah selesai makan Ricky menuju balkon kamar nya untuk beristirahat sambil menunggu sahabatnya datang dan tidak lama dia melihat empat mobil masuk kedalam area halaman rumah nya dan dia memutuskan untuk keluar kamar dan pergi ketempat santai ruftop.

__ADS_1


"sebenarnya ada apa lagi rok kenapa Ricky menyuruh kita datang tengah malam begini". tanya Ipank


"gue juga gak tahu dia hanya pesan agar kit kumpul dirumahnya sekarang dan sebaiknya kita masuk saja dulu". jawab Arok dan bergegas masuk menuju ruftop


mereka semua melihat Ricky yang sedang tidur di kursi yang ada ditempat itu dan mereka mulai menghampiri sang sahabat


"ada apa Rick elo manggil kita datang ke sini?". tanya Ipank


Ricky yang mendengar itu langsung membuka matanya. "gue besok akan kerumah utama keluarga Hartama". kata Ricky dengan ekspresi datarnya


"tumben elo kesana. apa ada hal yang penting?". tanya Ken


"memang kenapa kalau gue mau kesana apa ada larangan Ken". tanya Ricky balik pada Ken


"gue hanya penasaran Rick karena kita tahu bahwa elo paling gak suka pergi ke rumah itu". jawab Ken dan Ricky hanya merespon dengan anggukan kepala nya.


"apa ini ada hubungannya dengan perkembangan perusahaan milik saudara kembar elo?". tanya Rere


"bukan karena itu. mereka menyuruh gue kesana karena besok adalah hari ulang tahun orang tua gue". jawab Ricky sambil meneguk minumannya


"jadi kita ikut kesana juga". kata Arok singkat


"wah kalau gitu keenakan Ken bisa ketemu adik elo Rick". canda Rere


Ricky melirik Ken dengan ekor matanya "elo gak usah ikut Ken besok". goda Ricky


"ayolah Rick gue sudah lama gak bertemu sama Rani dan kata nya elo sudah mengijinkan gue untuk melakukan pendekatan padanya". jawab Ken


"dan nanti dia akan memanggil Ricky dengan sebutan kakak". tambah Rere


"re elo masih mengawasi gerak-gerik Jerry kan?". tanya Ricky dengan sorot mata tajam nya


"iya dan sejauh ini dia tidak merencanakan perlawanan apapun pada kita". jawab Rere


"dan elo pank bagaimana tugas elo apa ad kendala". tanya Ricky


"sejauh ini masih aman Rick. polisi tidak pernah mau ikut campur atas perdagangan senjata ilegal yang gue lakukan". ucap Ipank


"pastikan semua berjalan dengan sesuai rencana dan jangan sampai ada yang berani melakukan hal yang bisa merugikan bisnis kita dan jika ada orang seperti itu maka segera eksekusi saja". kata Ricky


"lalu apa elo merencanakan sesuatu Rick?". tanya Arok


"gue hanya ingin bermain-main sebentar karena sudah lama gue tidak melakukan hal-hal ekstrim diluar dugaan semua orang". Kata Ricky dengan menunjukkan seringai tipis nya dan mereka berempat ngeri melihat nya.


"dan untuk besok kita berangkat kesana jam tujuh malam jadi kosong kan jadwal elo rok besok". tambah Ricky lagi


"dia juga gak akan ada acara kali Rick karena tadi kita habis nemenin Arok kencan dengan Rachel". ucap Rere


"Lo habis jalan sama Rachel bareng mereka". tanya Ricky yang menatap Arok


"iya dan dia bilang kirim salam sama elo". jawab Arok singkat

__ADS_1


"Rick gue denger Edward akan menikah apa itu benar?". tanya Ipank


"iya dia akan menikah dengan kekasihnya dan besok mereka akan mengumumkan acara pertunangan Edward". kata Ricky


"jadi Ryuji kala cepat sama Edward dong ya". celetuk Ken


"elo pikir balapan apa harus cepat-cepat". kata Rere sambil menjitak kepala Ken


"cih re elo kasar banget. pantesan masih jomblo sampai sekarang". celoteh Ken sambil mengusap kepala nya


"elo kalau ngomong dipikir dulu lah. kita semua kan memang kasar dan juga kita berempat masih jomblo". ucap Rere dengan sinisnya


"Rick elo pasti sudah tahu penyebab kepergian Stella kan?". tanya Arok


" iya gue tahu dan seperti yang gue bilang tadi untuk saat ini gue harus ingin bermain-main dulu". kata Ricky


"memang ada alasan apa hingga Stella pergi ninggalin elo Rick". tanya Ken penasaran


"kalau elo ingin tahu cari saja informasi nya sendiri". jawab Ricky


"oh ya rok kapan adik elo si Kinara datang ke negara ini".tanya Ricky


"gue belum tahu karena dia bilang masih betah ada di new York". kata Arok


"mandiri banget adik elo rok. jauh dari anggota keluarga dan gak pernah melakukan hal yang bisa buat malu elo lagi". celoteh Ken


"adik gue gak kayak Rani yang suka sekali merepotkan orang lain". jawab Arok ketus


"kenapa dengan ekspresi elo Ken. Ricky yang kakaknya saja bisa kenapa elo seperti itu?". goda Ipank


dan semuanya yang ada disana tertawa melihat tingkah Ken. Kinara adik perempuan Arok memang lebih suka tinggal berjauhan dengan keluarganya karena dia tidak ingin orang tahu kalau dia adik dari anggota geng punk yang ditakutin banyak orang. dan Arok tidak begitu saja melepas adiknya dia tetap menyuruh orang untuk berada disekitar dan disampingnya tanpa menimbulkan kecurigaan.


"oh ya re apa elo gak kangen sama Kinara secara dulu elo Deket banget sama dia dan selalu berusaha menjaganya?". goda Ken


"wah mulut elo harus dijahit ternyata Ken. udah kayak ember bocor gak beraturan lagi kayak cucian kering". jawab Rere


"gue hanya tanya re emang salah". godannya lagi


"ya gak salah kali lagian gue sama Kinara dekat juga Arok tahu dan kita memang sering jalan bareng. iyakan rok". ucap Rere


"dekat bukan berarti punya hubungan Ken. cih Dimana otak cerdas mu itu kau taruh". sindir Ricky


"dimana-mana otak itu ya didalam kepala Rick. sekarang siapa yang terlihat bodoh". celoteh Ken dan langsung mendapat tatapan tajam dari sang Leader


"cabut aja Rick izin elo untuk dia deketin Rani biar stres itu anak". celetuk Rere


"elo Jangan kasih ide gila kali re". jawab Ken dengan memasang wajah kesalnya hal itu selalu bisa bikin mereka berempat tertawa karena yang paling gampang digoda diantara mereka yaitu Ken dan dia juga selalu punya cara untuk menyampaikan pendapat nya yang selalu dianggap tidak bagus oleh anggota lainnya. Ken adalah tipe sahabat yang menyenangkan menurut mereka dan dia selalu bisa mencair kan suasana namun jika menyangkut Rani orang yang dicintainya Ken akan berubah menjadi sosok yang mengerikan sama seperti sahabatnya yang lain.


suasana dirumah Ricky sangat ramai dengan candaan mereka meskipun itu tengah malam mereka masih tetap mengobrol di ruftop.


"jika kalian ingin pulang silahkan dan jika ingin tidur disini juga terserah sekarang gue mau istirahat dulu". ucap Ricky dan berlalu pergi meninggalkan mereka dan mereka juga membubarkan diri Arok dan Ipank menginap sedangkan Rere dan Ken pulang kerumahnya masing-masing

__ADS_1


__ADS_2