Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Dilatih Anggota Geng


__ADS_3

Ricky pun menghampiri Yuli untuk melihat tugas nya apa sudah selesai apa belum


"Sudah sampai mana pekerjaan Lo? ". Tanya Ricky


"Tinggal dua berkas lagi Bos ". Kata Yuli


"apa Lo sudah paham semua nya". Tanya Ricky


"Sudah. untung nya Bryan sempat mengajari Gue jadi sekarang Mudah banget mengerjakan nya". Kata Yuli


Di sela obrolan mereka tiba-tiba ada yang masuk ruangan mereka tanpa izin


"Yul apa Lo sudah selesai? ". Tanya Galang yang baru saja datang bersama Bryan


"Tinggal dua lagi bro". Kata Yuli


"Lama Banget Lo. Sini Gue ajari apa yang gak Lo bisa? ". Kata Galang


"Gak usah, Gue kemarin sudah di ajarai oleh Bryan. iya kan Bray". Kata Yuli sambil mengedipkan sebelah mata nya


Bryan hanya mengangguk kam kepala sambil tersenyum pada Yuli


"Wah sepertinya ada sesuatu ya di antara kalian berdua ". Goda Galang


"Lo jangan menyebar gosip yang gak benar Lang". Kata Bryan


"Tahu tuh si Galang, alih profesi lo ya jadi tukang gosip". Kata Yuli sambil masih fokus pada kerjaan nya


"Lo Kenapa ajak Bryan kemari? ". Tanya Ken


"Memang ada larangan gak boleh mengajak Dia Ken ?". Tanya Galang


"Ya Lo pasti tahu sendiri bagaimana hubungan Ricky dan Bryan ". jawab Ken


"Dan Lo juga pasti tahu hubungan Gue dengan mereka berdua ". Kat Galang dengan dingin nya


"Sudah lah Lang. Gue tunggu di restoran saja". Kata Bryan lalu berjalan pergi keluar menuju restoran


"Yul, Gue tunggu Lo di restoran depan kantor ". Kata Galang langsung pergi menyusul Bryan


"Lang Tunggu ". Kata Ricky


"Kenapa lagi? ". Jawab Galang malas


"Lo telfon Dia suruh kembali ke mari". Kata Ricky


"Lo saja yang telfon Gimana? "Kata Galang


"Gue gak punya nomer nya. Kalau Lo gak mau ya sudah terserah Lo saja". Kata Ricky


"Ya sudah Gu pergi saja dari sini". Kata Galang lalu pergi lagi namun di halangi oleh Ricky


"Kayak cewek Lo ya,Ngambekan. Mana nomer biar Gue telfon". Kata Ricky


Galang pun langsung memberi kan nomer Bryan pada Ricky


"Lo kembali ke kantor sekarang ". Kata Ricky langsung mematikan telfon nya


"Lo kalau nyuruh yang benar sedikit lah Rick ". Protes Galang


"Gak usah cerewet yang penting vue sudah suruh Dia kembali ". Kata Ricky


Tidak lama Bryan datang lagi ke ruangan tersebut dan Yuli juga sudah menyelesaikan tugas nya


"Akhirnya bisa pulang juga Gue". Kata Yuli sambil tersenyum bahagia


"Sudah selesai? ". Tanya Ipank


"Sudah". Jawab Yuli sambil tersenyum


"Yul kenapa Lo tadi bareng Ipank? ". Tanya Galang


Hal itu membuat Ricky langsung menatap Yuli dengan tajam nya


"Karena Dia tadi jemput Kikan dan Rachel jadi sekalian saja Gue dari pada nunggu sendiri di sana". Kata Yuli


"Galang, Lo harus bisa jaga sahabat Lo dengan baik karena di sekolah Dia ada yang mengganggu ". Kata Ipank


Galang pun kaget mendengar hal tersebut "Lo ada yang gangguin Yul? ". Tanya Galang


"Ya gak begitu mengganggu sih jadi santai saja". Kata Yuli


"Lo harus bilang ke kita Yul jika ada yang mengganggu di sekolah. Biar kita yang membereskan nya". Kata Bryan

__ADS_1


"Gue tahu Bray, lagian ini masih bisa Gue atasi kok". Jawab Yuli


"memang terlihat Lo bisa mengatasinya dan juga terlihat cowok itu suka sama Lo". Kata Ipank


"hahaha ternyata banyak juga yang naksir sahabat Gue ini". Kata Galang sambil merangkul pundak Yuli


"Banyak apa nya sih, gak usah ngada-ngada Lo". Kata Yuli


"Ya fakta nya memang banyak Yul. Teman sekolah Lo, dan Ketiga anggota Geng Punk juga suka sama Lo". Kata Galang membuat Yuli bingung


"Ketiga anggota Geng Punk? ". Tanya Yuli


"Benar. Arok Ipank dan Ricky. Mereka bertiga kan suka sama Lo". Kata Galang lalu tertawa


"sembarangan Lo ya kalau ngomong. Sudah mendingan kita berangkat latihan sekarang ". Kata Yuli


"Lo gak percaya Yul sama ucapan Gue barusan? ". Tanya Galang


"Mana ada orang yang percaya dengan omongan Lo tadi Lang". Kata Yuli


"Mereka saja tidak membantah berarti benar kan apa yang Gue bilang ". Kata Galang dengan bangga nya


"Mana bisa Coba Bos bantah omongan Lo, bisa-bisa nanti Lo nangis kayak bocah Lang". Ejek Yuli


"Sudah kalau kalian berdua berdebat terus gak jadi berangkat kita". Kata Bryan melerai


"Kalian mau latihan di mana? ". Tanya Rere


"Di tempat Bryan". Jawab Galang


"Lo latihan di tempat biasa kita latihan saja Lang karena Gue juga ingin tahu seberapa kuat Lo sekarang ". Kata Ricky


"Jadi kita bertiga Boleh latihan di tempat Lo Rick? ". Tanya Galang


"Hari ini kita akan latihan Di temapt Ken". Kata Ricky lalu pergi meninggalkan ruangan nya


"Benar-benar tuh anak satu, pergi gak bilang-bilang". Kata Rere


dan mereka pun langsung bergegas pergi menyusul sang Leader yang yerlebih dahulu jalan


Tatapan para pegawai di sana semakin tajam dan makin banyak gosip yang beredar karena Yuli sekarang di kelilingi lebih dari lima cowok tampan dan berpengaruh


"abaikan saja dan fokus halan ke depan". Kata Ipank yang kini berjalan di samping Yuli


*****


Dimitri dan Kevin yang mendapatkan kabar bahwa anak buah mereka yang tertangkap Ricky karena mencoba menyerang Galang telah di Bunuh sang Leader dengan Ganas dan mayat nya sudah ada di hadapan mereka membuat sedikit ada rasa khawatir


"Sangat sadis sekali Dia". Kata Kevin


"Benar sekali. dan bagaimana Dia bisa tahu tempat tinggal ini? ". Tanya Dimitri


"Kita tidak bisa meremehkan nya ternyata". Kata Kevin


"Lalu apa rencana kita sekarang? ". Tanya Dimitri


"Sementara kita jangan melakukan pergerakan sedikit pun dan harus mundur serta menyingkir dari negara ini untuk sementara waktu ". Kata Kevin


Dia tidak ingin Ricky menangkap nya karena Dia juga ingin sekali menghancurkan Ricky seperti Yang telah Dia lakukan pada Keluarga nya


"Ternyata lo semakin gila. Pantas saja Gue gak bisa menemukan dimana Papi Gue". Kata Kevin dalam hati nya


"Lo minta anak buah Lo untuk menyiapkan tiket penerbangan kita ke prancis. untuk sementara kita tinggal di sana dulu". Kata Kevin Dan Dimitri pun langsung melakukan nya


"Ternyata Kevin juga masih belum berani untuk melawan Ricky ". gerutu Dimitri


*****


Nampak Gilbert sedang berbicara serius pada orang kepercayaan nya untuk mendiskusikan penculikan terhadap Kinara


"Bagaimana persiapan kalian? ". Tanya Gilbert


"Sudah cukup sempurna Bos menurut kami". Jawab anak buah nya


"Bagus. tinggal satu hari lagi maka kita bisa mendapatkan Leader sombong itu". Kata Gilbert dengar percaya diri nya


"Lo serius melakukan rencana tersebut Lusa? "Tanya Glen


"Iya dan persiapkan Gue juga sudah cukup matang". Jawab nya dengan penuh semangat


"Gue gak ikut pada rencana lo kali ini karena resiko nya sangat besar sekali ". Kata Glen


"Terserah Lo Glen dan Gue gak akan memaksa Lo sama sekali untuk mengikuti rencana Gue kali ini". Kata Gilbert

__ADS_1


"Dan Gue juga gak membatalkan rencana Gue untuk menculik wanita yang sedang dekat dengan nya". Kata Glen


"Lo takut melakukan nya? ". Tanya Gilbert


"Siapa yang tidak takut padanya nya. Bahkan Para anggota Yakuza pun juga takut pada nya". Kata Glen


*****


Mereka semua telah sampai di tempat latihan milik Ken


"Keren juga tempat nya". Kata Yuli


"Apa punya Bryan tidak se keren ini? ". Tanya Ken


"Dulu si enggak tapi sekarang punya Bryan jauh lebih keren dari tempat ini. Ya kan Bray". Goda Yuli


"Keren apa nya Yul. Warna nya saja kayak pelangi mana cocok buat kita latihan ". Komentar Galang


"Lo sudah tahu Lang? ". Tanya Yuli


"Sudah. Tadi Gue kesana dan tempat nya jafi jelek banget gara-gara Lo". ejek Galang


"Lo gak tahu seni ya. Tempat itu jadi bagus sekarang karena desain dari Gue". Kata nya dengan bangga


"Sudah mendingan kita mulai latihan nya Yul biar nanti Lo pulang gak terlalu malam". Kata Bryan


Mereka bersiap untuk melakukan latihan kecuali Ricky dia masih sibuk dengan ponsel nya dari tadi


"Rick, Lo gak Siap-siap? ". Tanya Galang


"Kalian duluan saja. Oh ya kalian panggil para orang kepercayaan kalian kemari untuk ikut latihan bersama kita". Perintah Ricky yang masih fokus pada ponsel nya


Yuli terlihat sudah siap untuk memulai latihan nya bela diri nya


"Yul sini Lo lawan Gue. Sejauh mana Latihan Lo sama Bryan ". Kata Galang


"Gak mau Gue lawan Lo. mending Lo latih Gue jurus baru Lang". Kara Yuli


"Jurus baru? Gak ada Yul karena Gue sama seperti Bryan ". Kata Galang


Ipank pun menghampiri Yuli "Ayo Gue latih Lo". Kata Ipank


"Serius Lo mau ajari Gue bela diri? ". Tanya Yuli


"Ya. itupun kalau Lo mau". Kata Ipank


"Ya Gue pasti mau Lah manusia kardus eh Kak Ipank". Kata Yuli


"Gak usah panggil Gue pakai sebutan Kak. Cukup nama saja". Kata Ipank


Dan mereka pun latihan berdua serta di lihat yang lain nya. Memang terlihat telaten sekali Ipank dalam melatih Yuli bahkan mereka juga sudah mulai bisa canda bersama dan terlihat semakin akrab sekali.


"apa Ipank mulai melakukan pendekatan pada Yuli? ". Tanya Rere


"Mungkin saja. Dia kan jarang mau mengajari cewek seperti itu ". Kata Ken


Dan Ricky hanya menatap datar kepada mereka berdua


"Lo ternyata cepet juga dalam belajar :. Kata Ipank memuji Yuli


"Itu juga karena Lo telaten banget ngajari nya. Makasi Ya". Kata Yuli sambil tersenyum


"Makasih Doang".?Tanya Ipank


"Lalu Lo minta apa lagi? ". Tanya Yuli balik


"Traktir Gue makan". Kata Ipank


"Boleh sih tapi tempatnya Gue yang menentukan gimana? ". Tanya Yuli


"Ok. Dan Lo kalau mau latihan sama Gue tiap hari juga bisa". Kata Ipank menawar kan diri


"Lo gak sibuk apa? ". Tanya Yuli


"Gue gak sibuk karena Gue kan Bos nya". Jawab Ipank dan mereka berdua tertawa bersama membuat yang lain nya semakin tajam menatap mereka berdua


"Yuli cepat juga ya akrab dengan Ipank ". Kata Galang


"itu karena memang Dia mudah bergaul, jadi bisa menempatkan posisi nya dengan benar". Kata Bryan


"kayak nya Ipank benar-benar suka sama tuh cewek ". Kata Rere


"Rick, Lo kalah start sama Ipank ". Goda Galang

__ADS_1


Ricky hanya menganggapi dengan senyuman sinis nya.


__ADS_2