Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Pembahasan Tentang Yuli


__ADS_3

Dalam markas tersebut mereka masih menunggu sang leader berbicara. Entah apa yang akan dia rencanakan setelah selesai menyiksa Ferry dan anak buahnya dengan begitu mengerikannya.


Dan mereka juga masih terkejut tentang fakta bahwa Yuli sahabat dari orang yang disayang sekaligus di benci oleh Ricky.


"Rick sebenarnya apa rencana Lo dengan memindahkan dia ke Bengkel punya Lo?". tanya Arok yang memulai pembicaraan nya.


"Gue gak ada rencana apapun". jawab Ricky singkat namun para sahabatnya tidak dengan mudah mempercayainya begitu saja. Mereka tahu sifat dan karakter Ricky bagaimana.


"Kita ini satu kelompok Rick. Jadi gue harap apapun yang Lo rencanakan kita semua tahu". kata Arok yang masih ingin mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang tadi.


"Kenapa Lo jadi ngatur gue Rok. Jangan Lo pikir kalau Lo sepupu gue terus gue mau mendengarkan omongan Lo. Gue jadi berpikiran bahwa Lo juga suka sama cewek itu". kata Ricky sambil melirik Arok melihat bagaimana ekspresi nya.


Ricky sangat peka sekali terhadap kondisi apapun sekalipun mereka bisa menyembunyikan nya kepada semua orang namun Ricky pasti tahu.


"Lo pasti tahu Rick jawabnya tanpa gue bicara sekalipun". jawab Arok


"Gue memang tahu tapi apa mereka juga sudah tahu?". kata Ricky balik bertanya


"Apa sih yang sedang kalian perdebatkan". kata Rere ingin menyudahi


"Gue hanya tanya bukan mengajak berdebat". jawab Ricky


"Apa Lo suka Rok Sama Yuli?". giliran Ipank yang bertanya karena dia juga penasaran dengan jawaban dari Arok


"Kenapa lagi sih kalian. Jangan karena satu wanita kita semua terpecah". kata Ken yang sudah mulai kesal


"Gue sudah pernah bilang ke kalian kalau gue memang tertarik pada cewek itu". jawab Arok sambil menatap Ricky


"Oh jadi hanya tertarik saja Rok". kata Ricky dengan seringai tipisnya


"Sebenarnya apa yang sedang kalian berdua sembunyikan dari Kita?". tanya Ipank yang mulai curiga dengan Arok dan Ricky


"Bagaimana kalau kita berlima tertarik pada wanita yang sama pasti akan menarik kan". kata Ricky


pertanyaan yang diajukan oleh sang Leader membuat mereka kaget sekaligus heran. Bagaimana dia bisa berfikiran seperti itu kecuali dia memang tahu kalau mereka semua sedang tertarik pada satu wanita yang sama.


"Apa maksudnya Rick?". tanya Rere


Ricky hanya tersenyum mendengar kata Rere


"Apa ini masih berhubungan dengan Yuli?". tanya Ken


"Apa Lo merasa bahwa Kita semua tertarik pada Yuli Rick?". ucap Ipank yang bertanya


"Gue hanya berandai-andai saja. Kalau kalian merasa itu benar ya sudah". kata Ricky dengan santainya


"Rick Gue tahu insting dan kepekaan Lo terhadap situasi sangat lah akurat. Jadi kita semua jujur Saja apa benar kita menyukai wanita yang sama?" kata Ipank


" Kita bukan menyukai pank hanya saja gue sama seperti Arok tertarik dengan Yuli". jawab Rere mengejutkan mereka kecuali Ricky


"Apa gue gak salah dengar Re? Lo juga tertarik sama cewek itu?". tanya Ken memastikan


"Kalau Lo bagaimana Ken?". tanya Ricky


Ken bingung harus menjawab apa karena diapun juga merasakan hal yang sama seperti kedua sahabatnya itu namun dia takut mengakuinya karena mereka semua tahu bahwa Ken ingin mengejar adik Ricky dan jika dia mengaku dia takut Ricky melarang nya untuk mendekati Rani lagi.


"Gila kalau Lo sampai tertarik juga sama si Yuli Ken. Berarti Lo mainin perasaan Rani". kata Rere


Ricky tetap diam dan masih menunggu jawaban dari sahabatnya itu meskipun dia sudah tahu apa jawabannya namun dia ingin mendengarkan sendiri dari mulut Ken.

__ADS_1


"Gue hanya tertarik dan tidak ingin menjadikannya sebagai kekasih. Jadi gue gak menyakiti hati Rani loh Rick". kata Ken membela diri nya sendiri.


"Gila ternyata kita semua tertarik dengan satu wanita yang sama". kata Rere tidak percaya. Bahkan hal ini adalah untuk pertama kalinya bagi mereka sepanjang persahabatan yang mereka bina selama ini.


"Belum tentu Ricky juga sama seperti kita Re. Lo tahu sendiri kan bagaimana dia". kata Arok


dan mereka bertiga setuju dengan ucapan Arok tersebut serta menatap Ricky agar menjelaskan perasaan nya itu bagaimana.


"Gue gak tertarik sama cewek b***k seperti dia". jawab Ricky dengan tegas dan singkat


"Lalu apa alasan Lo pindahkan dia ke tempat usaha Lo?". pertanyaan yang tadi diulang kembali oleh Arok


"Karena gue ingin bermain-main dengan dia". jawab Ricky santai


"Ayolah Rick Jangan karena hal kecil seperti itu Lo jadikan dia permainan Lo. Kasihan dia Rick. Mungkin waktu itu dia gak tahu kalau itu elo jadi dia melakukan hal itu". kata Rere yang merasa kasian pada Yuli. jika Ricky Sudah mengatakan ingin bermain-main bisa dipastikan hidup Yuli tidak akan tenang.


"Kalian tenang saja. Gue gak bakal bikin dia mati. Mungkin gila saja sudah cukup" kata Ricky


"Terserah Lo Rick mau melakukan apa yang jelas pasti Galang akan bertindak jika Lo menyakiti dia. Lo dan gue sama-sama tahu kan bagaimana Galang?". kata Arok


Galang adalah tipikal sahabat yang setia dan akan selalu ada jika di butuhkan serta rela berkorban hal itu yang membuat Ricky bisa menjalin persahabatan dengan baik bersama dia.


"Gue tahu dan gue bisa mengatasi itu semua jika hal itu sampai terjadi. Lo jangan lupa siapa gue sebenernya Rok". kata Ricky


"Ok kita stop pembahasan tentang Yuli. Ganti ke Raka dulu. Apa sebenarnya rencana dia Rick?". tanya Ken


"Gak ada rencana yang membahayakan karena Raka terlalu bodoh dan pengecut untuk melakukan hal besar". kata Ricky


"Lalu Ryuji bagaimana. Apa dia mulai menyusun strategi untuk melawan kita semua Rick?". tanya Ipank


"Sementara ini gue lihat gak ada pergerakan dari mereka hanya saja ada Satu Geng yang mencoba melawan kita dengan membentuk aliansi". kata Ricky


"Bukan Hans. Dia terlalu pengecut untuk melakukan hal seperti itu. Apalagi Ferry sudah di tangkap mungkin dia memilih untuk bersembunyi sementara dari gue". jelasnya


mereka berempat masih berfikir dan bertanya-tanya siapa yang ingin menyerang. Meskipun mereka memiliki banyak musuh tidak akan mungkin juga mereka bersatu untuk melawan karena sebanyak apapun aliansi itu akan kalah sebelum bergerak Karena Ricky pasti akan menghentikan pergerakan mereka terlebih dahulu.


"Kalian jangan terlalu berpikir keras tentang hal ini tapi perkuat diri dan anak buah kalian sendiri agar mereka segan untuk melawan". saran Ricky pada sahabatnya


"Kita juga ingin tahu Rick agar bisa mengukur kekuatan mereka dan kita bisa melatih anak buah dengan baik". kata Ken


"Mereka memang masih membentuk aliansi tapi itu tidak ada gunanya karena anggota aliansi mereka terlalu lemah. Bahkan untuk melawan kelompok Lo saja gak akan mampu Re". kata Ricky


"Gak mungkin itu Rick. Jika melawan gue gak mampu kenapa mereka membentuk aliansi yang sudah jelas akan kalah dan mereka sendiri yang akan rugi". kata Rere yang semakin tidak mengerti dengan perkataan dan rencana orang yang sedang membentuk aliansi tersebut.


"Karena itu hanya untuk pengalihan agar kekuatan Kita terpecah sehingga mereka yang menjadi dalang di balik orang-orang bodoh di aliansi itu bisa menyusup untuk menyerang dengan besar-besaran ketika kita sedang menghadapi semut kecil". jelas Ricky


"Rick mendingan Lo kasih tahu saja siapa mereka agar kita bisa semakin waspada. Apa gunanya juga Lo sebagai Leader kalau gak bisa melindungi kita semua". Kata Ipank dengan kesalnya


"Apa Lo selemah itu pank sehingga butuh perlindungan dari gue". ejek Ricky dengan seringai nya


"Gue hanya mengingatkan Lo saja dan itu bukan berarti gue lemah Rick". kata Ipank membela diri


"Kalian tentang saja dan sesuai Kata gue tadi Jangan memperdulikan hal ini karena Sam yang akan mengurus masalah kecil ini". kata Ricky dengan tegas dan tidak ingin dibantah lagi


"Ok kalau itu sudah menjadi keputusan Lo Rick. Kita hanya bisa menurutnya". kata ken


Mereka percaya bahwa Ricky bisa mengatasi semua masalah. Walaupun dia adalah leader yang bisa seenaknya memerintah anggota kelompok yang bergabung tapi dia tidak pernah melakukan hal itu. Dia tidak akan mengorbankan anggotanya hanya untuk masalah sepele yang bisa dia atasi dengan mudah. Karena hal itu lah banyak orang yang ingin bergabung bersama Ricky namun sangat sulit sekali mengingat jika ingin bergabung maka Ricky akan melakukan beberapa hal pada mereka untuk mengetahui kesetiaan yang ada pada diri mereka yang ingin bergabung bersama Ricky.


"Gue mau istirahat dulu dan Lo Ken Jangan lupa tentang apa yang sudah gue perintah kan tadi". kata Ricky mengingat kan

__ADS_1


mereka semua istirahat di tempat yang tidak jauh dari markas dan tempat itu memang di bangun oleh sang leader untuk mereka beristirahat dan bersantai serta latihan.


*******


Di rumah Yuli yang sudah terbangun mulai merapikan diri dan perlengkapan kerjanya.


"Yul sini makan malam dulu". panggil sang bunda


"Iya Bun sebentar lagi Yuli kesitu. lagu beresin kamar ini Bun". jawabnya


setelah selesai membereskan barang dan juga kamar nya dia bergegas menuju meja makan.


"Apa kamu mau berangkat kerja lagi Yul?". tanya ayah nya


"Iya Yah. Setelah selesai makan Yuli akan berangkat." jawabnya


"Apa Bryan yang akan mengantarkan kamu pergi bekerja nak?". ganti bundanya yang bertanya


"Tidak Bun. Kan tadi Yuli Sudah bilang kalau Bryan banyak keperluan yang harus segera diselesaikan jadi Yuli akan berangkat sendiri. Lagian Bryan kalau antar jemput Hanya las Yuli sekolah saja kok ". jawabnya


"Ya sudah kita makan saja dulu". kata ayah.


mereka makan dengan santainya dan sesekali Yuli melakukan candaannya membuat suasana makan menjadi ramai meskipun sang kakak tidak suka akan hal tetapi dia tidak akan menunjukkan di depan sang ayah.


selesai makan Yuli bergegas membereskan dan berpamitan sama kedua orang tuanya


"Yah,Bun Yuli berangkat duluan ya dan do'akan semoga lancar untuk pekerjaan malam ini". kata dia sambil tersenyum


"Ayah dan bunda akan selalu mendoakan agar kamu selalu sukses dan bahagia Yuli". ucap sang ayah


Dan Yuli pun berangkat menuju restoran tempat dia bekerja dengan mengendarai motornya. Sesampainya dia si restoran Yuli langsung masuk menuju ruangan untuk menaruh barang nya.


"Eh Yul habis ini kita semua disuruh kumpul sama meneger". kata Tasya


Dan Yuli hanya mengangguk kepalanya pertanda dia mengerti.


mereka semua sudah berkumpul bersama dan sang meneger sudah ada di hadapan mereka.


"Kalian di kumpulan disini karena ada hal yang ingin saya sampaikan dan itu semua atas perintah pemilik restoran ini". kata sang meneger membuat mereka semua was-was apakah ada yang akan di pecat atau ada hal buruk lainnya yang terjadi. mereka sibuk dengan pikiran mereka sendiri kecuali Yuli


"Bis bilang kerja kita sangat memuaskan dan di akhir bulan kalian kaan mendapatkan bonus serta liburan bergilir". kata sang meneger


mereka mendengar hal itu sangat bergembira sekali dan antusias.


"Dan untuk Yuli mulai malam ini kamu akan di pindahkan bekerja di Bengkel". kata meneger


membuat mereka yang bergembira menjadi terdiam dan kaget begitu pun Yuli


"Bengkel pak. Tapi kenapa saya harus pindah kesana dan apa yang harus saya lakukan di bengkel. Sayakan tidak mengerti otomotif". jawab Yuli dengan menutupi keterkejutannya


"Saya hanya menyampaikan pesan dari bos kita dan jika kamu menolak maka kamu boleh berhenti dari pekerjaannya ini serta gaji kamu tidak bisa turun". kata sang meneger


"Pak tapikan....


"Kamu tenang saja. Di bengkel kami akan diajari dan gaji kamu juga lebih besar dua kali lipat di sana karena tempat itu adalah punya Bos Ricky". kata sang meneger


sontak Yuli semakin kaget di buatnya. Dia berpikir apa yang akan terjadi padanya jika dia bekerja di tempat leader bodoh yang pernah dia hina dan dia pukul itu.


"Apa ini cara balas dendam secara halus dia ke gue ya. Duh bodoh nya diriku kenapa harus terjebak urusan dengan nya". gumam Yuli dalam hati

__ADS_1


__ADS_2