Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Bukan Hal Serius


__ADS_3

Perkataan yang dilontarkan oleh sang sahabat mampu membuat ruangan tersebut menjadi hening dengan suana yang menyeramkan. bagaimana tidak karena mereka tahu bagaimana perasaan Ken dan mereka juga tahu bagaimana Ken yang sebenarnya. meskipun dia terlihat humoris sebenarnya dia memiliki sisi yang juga menakutkan sama dengan sahabat lainnya. sayangnya hal tersebut akan keluar jika dia benar-benar ingin melampiaskan nya saja.


"siapa lelaki yang ingin mengajak adik elo menikah Rick". tanya Arok dengan ekspresi pensarannya karena selama ini jika Rani ingin menjalin hubungan dengan seseorang maka Ricky akan melakukan sedikit triknya untuk melihat apa dia mampu menjaga adiknya dengan baik.


"Dia salah satu anggota dari aliansi kita". jawab Ricky dengan datarnya.


Ken Hanya bisa diam sambil menyimak perkataan sahabatnya dan difikirannya masih tidak bisa menerima semua itu. "gue mau pergi cari udara segar dulu". kata Ken sambi beranjak dari duduknya namun Langsung mendapat tatapan tajam dari sang Leader.


"kau mau kemana Ken. duduk dan habiskan dulu makanan mu sayang jika tidak habis dan juga kasihan Ipank yang sudah susah payah membelikan makanan". kata Ricky dan ken pun menuruti nya karena melihat sorot mata yang tak bersahabat itu dari sang leader dia sedikit takut.


"Kalian tahu Galang. dia adalah ketua anggota black devil dan dia yang ingin menjadi pasangan Rani". kata Ricky sambil memperhatikan ekspresi Ken yang semakin menyedihkan dan itu malah membuat Ricky semakin senang karena jarang sekali Ken berekspresi seperti itu.


"Bukankah Galang sudang memiliki kekasih Rick". tanya Ipank yang juga penasaran dengan kabar itu.


Galang Giovanni Laurent adalah salah satu sahabat terdekat Ricky juga dan dia juga memiliki hubungan persahabatan yang begitu lama dengannya. Galang sosok yang tak bisa dianggap remeh oleh sang lawan. dia selalu terang-terangan jika menunjukkan sikap ketidak sukaannya pada seseorang. meskipun demikian Galang tidak akan berani mengusik seorang Ricky ya karena dia tahu seberapa kuat sahabat jauhnya itu.


" Ken kenapa muka elo jadi kayak orang ketakutan gitu". kata Arok dengan santainya. dan Ken hanya melirik sekilas dan kembali menatap kedepan. entah apa yang ada difikirkan nya sekarang tapi Ricky bisa menebak nya karena dia memiliki insting yang sangat kuat dan luar biasa.


"Apa kau bisa mengalahkan nya Ken"? tanya Ricky dengan seringai tipis tersungging di bibirnya itu. Ken hanya bisa terdiam mendengar pertanyaan sang sahabat


"Jika kita bergerak bersama itu baru mungkin bisa terjadi tapi jika Ken sendiri apa itu mungkin. mengalahkan Galang tidaklah mudah". ucap Rere yang mulai menyahuti pembicaraan sahabatnya dia tadi terlalu kaget sehingga belum bisa mencerna isi obrolan itu.


mereka tidak tahu sebenarnya Ricky dan Galang adalah teman yang hanya di ketahui adalah Galang adalah partner mereka juga yang tergabung dengan gengnya menajdi aliansi yang sangat kuat.


******

__ADS_1


Yuli yang masih berada ditempat kerjanya masih berfikir bagaimana kalau dia minta ma'af sama orang yang dia sebut manusia kardus yang tak lain adalah anggota sadis dari geng punk. tapi itu juga hal yang mustahil dia lakukan mengingat anggota dari geng tersebut memang tidak pernah menerima kata maaf dari siapa pun juga.


" uh kenapa juga aku sebodoh itu gak tahu kalau dia orang yang sangat berpengaruh. tapi ya sudahlah mungkin kita gak akan bertemu lagi jadi lupakan saja semua kejadian tadi dan tetap semangat". ujarnya dalam hati untuk menyemangati dirinya sendiri. dan dia berharap tidak bertemu lagi dengan manusia seperti Ipank


"Yul lagi ngelamunin apa sih kok Serius banget". tanya Tasya sambil melihat sang teman yang dari kejauhan tadi asik melamun.


"Kepo banget ya elo. gue lagi mikirin masa depan dengan pangeran yang menaiki awan putih". perkataan itu sontak saja membuat para karyawan lainnya tertawa mendengar ocehan sang teman itu


Mereka sudah bersiap untuk pulang karena pekerjaan nya sudah selesai dan semua tempat sudah dibersihkan dan dirapikan oleh semuanya.


"dimana-mana itu pangeran berkuda putih kali Yul bukan Pangerang menaiki awan putih". jawab Reza yang mendapat senyuman dari Yuli.


"ya kalau berkuda putih sudah biasa kan jadi aku mencari yang luar biasa biar beda dari yang lain yaitu memakai awan putih". jawab Yuli sambil cengengesan dan membuat mereka jadi tertawa mendengar perkataan nya.


"Ya udah kita berpisah sampai disini dulu untuk sementara waktu dan besok ketemu lagi ya dan Jangan rindu kegue ya kalian semua entar gak bisa tidur nyenyak lagi guenya". kata Yuli yang kembali mengeluarkan candaan untuk para temannya dan temannya hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan dia.


mereka semua berjalan menuju kendaraan masing-masing dan mulai melaju kan kendaraan meninggalkan tempat kerja itu. Jalanan tampak sepi dan Yuli mengendarai motor nya dengan santainya menikmati udara dingin dan pemandangan malam yang indah dijalan.


dirumah Ricky masih dalam suasana tegang karena ulah dari ucapan sang leader keadaan disana masih belum mencair. " Kita keluar. nongkrong ke tempat biasanya". kata Ricky dengan santainya


"Rick elo emang bener gak tahu situasi ya. sahabat elo patah hati malah ngajak nongkrong". kata Ipank yang menatap Ken dengan tatapan kasihannya.


"iya Rick elo tuh seengaknya hibur dia dulu biar gak kayak ayam kaget gitu."tambah Rere


Ricky yang mendengar itu langsung tersenyum yang mengandung banyak pertanyaan dan menatap Ken dengan serius nya.

__ADS_1


"Segitu terpukul nya elo Ken mendengar kabar itu. santai aja kali. cewek banyak diluaran saya yang ngantri jadi pacar elo". Arok menimpali obrolan mereka berharap dapat respon dari Ken tapi hasilnya nihil.


"udah kita berangkat sekarang. apa kalian tidak mau menuruti perintah gue". tanya Ricky dengan nada yang memaksa dan penuh perintah sambil berjalan meninggalkan tempat itu namun langkah nya terhenti ketika Ken memegang tangan nya.


" Gue akan gagalin acara pernikahan Rani jika itu akan terjadi dan dengan cara apapun". kata Ken spontan membuat semuanya menahan tawanya. Dia bicara tanpa menggunakan otaknya menurut para sahabatnya.


"apa elo yakin? dia bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan. gue juga gak bisa ngalahin Galang". kata Ricky dengan wajah datar nya sambil menatap dengan tatapan intimidasi nya.


"Gue yakin dan apapun akan gue lakukan supaya bisa mendapatkan Rani dan gue siap dengan segala resikonya". jawab Ken yang disambut dengan tepuk tangan oleh sang Leader membuat mereka semua terkejut.


"secinta itu elo sama adik gue Ken. kalau gitu silahkan lakukan apa yang menurut elo bisa membuat Rani jatuh diperlukan elo tapi tanpa bantuan Ipank, Rere dan Arok. jadi elo sendiri yang harus bertindak." kata Ricky yang mulai berjalan pergi. Mereka semua akan pergi ketempat yang digunakan untuk nongkrong yaitu sebuah klub milik Arok yang ada dipusat kota.


mobil yang mereka kendarai melaju dengan kecepatan tinggi membela jalanan yang tampak sepi itu karena itu sudah jam sebelas malam.


dalam perjalanan Ipank melihat sosok wanita yang tadi berdebat dengan nya dan seketika terlintas dipikiran untuk mengerjai sang wanita tersebut. dia mulai memutar balik mobilnya dan berada sejajar dengan motor sang wanita.


"cewek oon ngapain elo malam-malam kelayapan". kata Ipank dengan seringai tipis nya . baginya wanita itu sangat menarik karena dengan berani dia menghinanya didepan umum


sang wanita merasa jengkel dengan perkataan orang tersebut dan dia langsung melihat kearah sumber suara tersebut yaitu mobil disampingnya dan tentunya dia terkejut melihat siapa yang baru saja mengatainya itu.


"sial kenapa gue harus ketemu cowok kardus itu lagi sih. oh tuhan kenapa dunia ini sempit sekali bagi hambamu ini". gumamnya yang tetap melanjutkan perjalanan tanpa memperdulikan orang tersebut. Dia juga merasa was-was karena bertemu dengannya menurutnya adalah suatu musibah.


Dan mobil yang dikendarai Ipank terus mengikuti wanita yang dianggapnya jutek itu. Hingga tanpa disadari Yuli menghentikan motornya mendadak membuat Ipank sekali lagi menabrak nya.


"Duuuh sial banget ya gue kenapa mesti kayak gini lagi si". gerutu Yuli lagi.

__ADS_1


__ADS_2