
Yuli tersenyum senang ketika mendengar hal tersebut dan dia juga kini sudah terlihat baik-baik saja dan tidak kesal seperti tadi
"Apa kamu tidak ingin makan lagi karena tadi aku melihat kami juga hanya makan sedikit". Kata Ricky
"Aku mau makan tapi kan ini juga sudah melebihi jam kerja dan aku tidak enak sekali". Kata Yuli
"Tidak masalah sayang apapun bisa kamu lakukan kan kamu juga Bu bos di sana jadi makan saja dulu karena pekerjaan kamu juga masih banyak". Kata Ricky
Kini Yuli pun memesan sesuatu untuk di makan dan dia melihat jika mereka kini duduk bersama nya juga
"Aku tinggal sebentar sebab ada yang harus aku urusan dengan Mr Lee". Kata Ricky
"Apalagi yang mau kamu lakukan dengan Mr Lee dan apa hanya kamu dan Mr Lee beserta anak nya saja". Kata Yuli yang kembali terlihat sedikit kesal
Ricky tersenyum melihat kekesalan di wajah kekasih nya itu bahkan dia sangat senang sekali melihat nya untuk sebab itu lah dia ingin menemui Mr Lee lagi
"Ada yang belum aku selesaikan tadi dengan nya dan aku juga tidak sendirian sayang, aku bersama dengan Diego". Kata Ricky sambil mengelus Yuli
"Hanya dengan Diego saja?". Tanya Yuli
"Apa kamu mau ikut juga?". Tanya Ricky
"Tidak. Aku akan menunggu di sini saja dan kamu silahkan pergi sekarang". Kata Yuli
"Aku tinggal dulu dan kalian berdua jaga kekasih gue jangan sampai ada yang menggoda nya". Kata Ricky
"Mana ada yang akan menggoda ku yang ada malah kamu yang akan tergoda nanti dengan nona Bae Hyun". gerutu Yuli namun Ricky masih bisa mendengar nya dengan jelas
"Diego Lo saja yang pergi dan gue menunggu hasil nya saja di sini". Kata Ricky
"Eh jangan dong, sudah pergi sana aku akan menunggu di sini tapi ingat jaga mata dan hati kamu". Kata Yuli
"Tentu aku akan selalu menjaga nya. Aku tinggal dulu". Kata Ricky
Dia kembali ke atas bersama dengan Diego untuk menyelesaikan pekerjaan nya namun sebenar nya pekerjaan Ricky memang sudah selesai dan dia bertemu dengan Mr Lee lagi hanya untuk memperingatkan anak nya agar tidak melakukan hal seperti tadi lagi apalagi di depan kekasih nya meskipun dampak nya bagus membuat Yuli cemburu tapi Ricky tidak suka jika ada yang berani menggoda nya seperti tadi
"Ternyata Lo bisa cemburu juga, kita kira hanya Ricky yang akan cemburu kepada Lo". Kata Ipank
"Wajar kan jika gue cemburu lagian wanita tadi keganjenan sekali". Kata Yuli
"Itu baru satu Lo melihat nya dan mungkin ke depan nya Lo akan melihat yang lebih dari tadi". Kata Ipank
Yuli menatap Ipank dengan tajam nya dan dia pun terlihat berpikir sejenak
"Apa setiap rekan bisnis Ricky selalu mengajak anak nya dalam pertemuan?". Tanya Yuli
"Iya, jika mereka memiliki anak perempuan maka mereka akan mengajak nya dan Lo pasti tahu apa maksud dari mereka". Kata Ipank
"Dan juga apa Ricky selalu menemui nya berdua saja dengan Diego?". Tanya Yuli
"Iya bahkan dia sering juga datang sendiri saja". Kata Ipank berbohong
Tentu nya Ricky tidak pernah melakukan pertemuan dengan rekan bisnis nya sebab yang biasa nya menemukan klien nya adalah Sam dan ini juga tadi Ipank dan Arok heran kenapa Ricky tiba-tiba mau menemui rekan bisnis nya dan keheranan mereka sudah terjawab sekarang.
"Jadi dia sering bertemu dengan wanita cantik dan ****". Kata Yuli
"Bahkan mereka rela tidur dengan Ricky jika Ricky menginginkan nya". Kata Ipank
Yuli pun terlihat terbakar api cemburu setelah mendengar apa yang di katakan oleh Ipank dan Untung nya tadi dia ikut bersama Ricky untuk bertemu dengan rekan bisnis nya jika tidak pasti Ricky akan khilaf tadi menurut nya.
"Pank Lo jangan bicara sembarangan jika Ricky tahu Lo pasti akan mendapat kan akibat nya". Kata Arok
"Lo bohong ya sama gue Ipank". Kata Yuli menatap Ipank
"Apa yang di katakan Ipank memang benar bahkan kita juga sering mendapat kan hal seperti itu". Kata Arok
"Mendapat kan hal seperti itu maksud kalian tidur bersama dengan anak dari rekan bisnis Kalian?". Tanya Yuli
dan Arok pun mengangguk kan kepala nya menjawab pertanyaan Yuli tadi. Yuli tidak habis pikir dengan para rekan bisnis mereka kenapa mereka bisa memberikan anak nya hanya demi sebuah bisnis saja tapi tidak dapat di pungkiri juga bahwa Ricky dan para sahabat nya memang sangat mempesona jadi mungkin saja sulit bagi mereka untuk menolak pesona nya.
"Tapi Lo jangan berpikir bahwa kita menerima semua itu apalagi Ricky, dia tidak akan mau tidur dengan sembarang wanita". kata Arok
"Benar Ricky tidak akan melakukan hal tersebut meskipun dia sangat ingin sekali. Dia akan mencari wanita yang sesuai dengan selera nya". Kata Ipank
mendengar hal itu membuat Yuli semakin berpikir yang tidak-tidak tentang mereka apalagi mereka memang tampan sekali
"Jadi kalian suka sekali melakukan hal tersebut meskipun sudah memiliki kekasih?". Tanya Yuli
__ADS_1
"Tentu saja apalagi jika kekasih kita tidak bisa memuaskan kita". Kata Ipank sambil menyeringai dan dia pun mendapat kan pukulan tiba-tiba dari belakang membuat nya mengadu kesakitan
"Tutup mulut mu yang kotor itu Pank atau kau mau aku yang menutup nya". Kata Ricky
Ipank pun tersenyum ternyata Ricky yang memukul dia tadi. kini Ricky beralih melihat wajah kekasih nya itu yang terlihat sedang memikirkan sesuatu kembali
"Jangan percaya dengan omongan mereka berdua". Kata Ricky
"ah aku sudah kenyang mending kita kembali ke kantor saja". Kata Yuli lalu pergi meninggalkan mereka berempat
"Kalau sampai dia marah, gue akan bakar restoran ini nanti, lihat saja". Kata Ipank lalu menyusul kekasih nya itu.
mereka semua sudah menaiki mobil dan kini terlihat jika Ricky yang sedang mengemudi kan mobil tersebut. sedari tadi Ricky juga melirik kekasih nya yang terlihat diam saja setelah keluar dari restoran bahkan Yuli juga terlihat sedang melamun sekarang
"Jangan berpikir hal yang buruk Yul tentang Ricky sebab dia juga sudah sangat berubah sekali". kata Ipank namun Yuli seperti nya tidak mendengar kan hal tersebut dan dia tetap melihat ke samping jendela mobil itu
"Habis Lo Pank setelah ini". Kata Arok lalu menyeringai
Yuli masih saja diam dan dia juga terlihat melamun sedari tadi membuat Ricky mengerem mobil nya mendadak. Hal tersebut membuat Yuli terkejut dan hampir saja terbentuk dasbor mobil jika Ricky tidak menahan nya
"Kamu ini apa-apaan sih kalau kita semua celaka bagaimana". Kata Yuli
"Sayang maaf kan aku tapi aku. Kamu kenapa dari tadi diam saja?". Tanya Ricky
"Aku hanya memikirkan bagaimana nasib kisah cinta ku". Kata Yuli
"Maksud kamu?". Tanya Ricky
"Apa aku akan mendapat kan penghianatan lagi dari kekasih ku ini". Kata Yuli
Ricky pun memegang kedua pipi kekasih nya dan dia tersenyum tulus kepada Yuli
"Hei dengar kan baik-baik, Ricky Airlangga Hartama tidak akan pernah mengecewakan kamu sedikit pun dan untuk perkataan mereka tadi itu dulu sayang sebelum aku menjalin hubungan dengan kamu". kata Ricky
Yuli sebenar nya percaya dengan Ricky namun ada hal yang membuat nya bingung mengingat yang mendekati kekasih nya itu bukan lah orang sembarangan dan mereka juga wanita yang sangat berkelas dan juga cantik.
"Aku percaya kamu tidak akan melakukan nya". Kata Yuli sambil tersenyum.
"Tapi aku tidak yakin jika kamu percaya dengan ku". Kata Ricky
"Kamu meragukan ku sayang?". Tanya Yuli dengan berani nya sambil dia memegang pipi Ricky juga
Kini mereka berdua berpelukan dan yang di belakang hanya bisa menghelat Nafas saja melihat adegan itu.
"Sudah kali kalian bermesraan nya sebaik nya kita pergi ke kantor sekarang". Kata Ipank
Ricky pun melanjut kan perjalanan nya dan terlihat dia juga menggenggam tangan kekasih nya itu sambil satu tangan nya dia gunakan untuk menyetir mobil. Tidak butuh waktu lama mereka sudah sampai kembali di kantor. mereka pun turun dan bergegas masuk ke dalam. terlihat juga Sam sudah ada di kantor itu menunggu kedatangan Ricky
"Sam sudah lama di sini?". Tanya Yuli
"Baru saja saya datang". Kata Sam
"Kita masuk sekarang". Ajak Ricky
"Bos saya izin masuk ke ruangan saya sendiri". Kata Diego lalu membungkuk hormat setelah itu pergi meninggalkan mereka semua yang kini juga sudah masuk di ruangan Ricky
"Sam bantu kekasih gue menyelesaikan pekerjaan nya". Perintah Ricky.
Sam pun menghampiri Yuli dan dia kini terlihat membantu kesulitan yang di alami oleh kekasih bos nya itu. Sebenar nya Yuli tidak kesulitan hanya saja dia sedikit lupa dengan pekerjaan nya membuat dia harus mengulas kembali beberapa kali. Dengan Sabar Sam kini mengajari Yuli dan tidak Sulit juga mengajarinya sebab dia juga sudah tahu bagaimana cara bekerja nya sedang kan Ricky kini terlihat sibuk berdiskusi dengan para sahabat nya tentang bisnis mereka.
Dua jam sudah mereka ada di sana dan kini sudah waktu nya mereka pulang. Yuli juga sudah menyelesaikan pekerjaan nya dan dia juga sudah bersiap untuk pulang.
"Lakukan saja bagian kalian dan nanti gue tunggu hasil nya". Kata Ricky
"Ya sudah kalau begitu kita pergi dulu Rick". Kata Ipank
"Yul kita pergi dulu". Kata Ipank berpamitan dengan Yuli
Mereka berdua oun meninggalkan tempat Ricky dan kini tinggal mereka bertiga saja di sana
"Oh ya sayang kata Caesar kita akan pergi ke Italia tiga hari lagi". Kata Yuli
"Ya sudah kalau kamu pergi tiga hari lagi sebaik nya kita pergi membeli keperluan kamu untuk di sana". Kata Ricky
"Apa bisa aku mengajak bunda juga ke sana?". Tanya Yuli
"Bisa lagi pula hari ini juga bunda bisa pulang bersama kita sebab bunda juga sudah sangat baik sekali keadaan nya". Kata Ricky
__ADS_1
"Kita menjemput bunda sekarang kalau begitu". Kata Yuli dengan senang nya
"Tidak perlu di jemput nona sebab nyonya ayu sudah ada di rumah bos, tadi dia di antar oleh Nicholas". Kata Sam
"Oh jadi bunda sudah di rumah kalau begitu sekalian saja nanti pulang dari sini kita mampir beli kebutuhan untuk aku melakukan perjalanan ke Italia". Kata Yuli
Ricky menyetujui apa yang di katakan Kekasih nya dan dia pun segera menggandeng kekasih nya untuk pergi bersama dengan nya meninggal kan kantor.
mereka sudah masuk ke dalam mobil kembali dan Terlihat mereka menuju sebuah mall untuk membeli beberapa keperluan Yuli dan yang lain nya.
di mall Yuli tampak sedang berkeliling mencari barang yang dia butuhkan. tiga puluh menit yuli berbelanja dan kini dia mengajak Ricky untuk segera pulang setelah dia memang sudah mendapatkan semua nya
Mobil Ricky kembali melaju meninggalkan mall untuk menuju rumah nya dan terlihat juga wajah bahagia dari Yuli. mereka sudah sampai di rumah Ricky terlihat banyak sekali mobil berjajar di sana
"Kenapa mereka datang kemari". Kata Ricky
"Mungkin saja para sahabat kamu sangat merindukan mu sayang". Kata Yuli
"Mana mungkin mereka rindu pada ku". Kata Ricky
Ricky dan Yuli turun Dari mobil nya dan berjalan masuk ke dalam rumah. mereka berdua melihat Ayu dan yang lain nya yang terlihat sedang mengobrol bersama di ruang tamu
"Bunda". Teriak Yuli lalu berlari menghampirinya bunda nya yang sangat dia rindu kan itu
"Sayang kamu sudah pulang". Kata Ayu memeluk anak nya itu penuh dengan kerinduan
"Iya Yuli baru pulang bekerja dan juga belanja tadi Bun". kata Yuli
kini dia ikut duduk bersama dengan mereka semua dan Yuli memilih duduk di samping bunda nya
"Bos saya permisi dulu ada tugas yang harus saya kerjakan". Kata Sam. Ricky hanya mengangguk saja menanggapi nya
"Bunda Yuli tadi beli banyak barang keperluan bunda". kata Yuli sambil menunjuk kan barang belanjaan nya
"Apa ini yang akan kita bawa ke Italia sayang"?. Tanya Ayu
"Iya bunda, kok bunda tahu jika kita akan pergi ke Italia?". Tanya Yuli
"Caesar yang mengatakan nya kepada bunda sayang". Kata Ayu
"Apa Bunda tidak keberatan kita berangkat ke sana tiga hari lagi?". Tanya Yuli memastikan apa bunda nya itu terpaksa atau tidak untuk menemani nya menemui mama kandung nya
"Tentu saja tidak sayang. Bunda jangan ga sangat merindukan Irene mama kamu". Kata Ayu
Dia memang sangat merindukan sahabat nya itu apalagi mereka sudah tidak bertemu berpuluh tahun lama nya dan ini adalah momen langka yang bisa dia dapat kan
"Syukur lah kalau Bunda tidak keberatan dan terima kasih bunda sudah mengizinkan Yuli pergi menemui mama". Kata Yuli sambil merangkul Ayu penuh sayang
"Sama-sama anak bunda. apapun akan bunda lakukan sayang agar kamu bisa bahagia". kata Ayu
"Bunda tadi anak bunda marah-marah dengan kita". Kata Ipank
"Marah kenapa Pank?". Tanya Ken
"Dia tadi cemburu dengan anak Mr Lee yang terus saja menggoda Ricky". Kata Ipank membuat Ken tertawa dan Ayu pun tersenyum mendengar nya
"Wajar kali gue begitu, iya kan bunda". Kata Yuli
"Jadi Lo cemburu Yul. wah harus di rayakan dong momen seperti ini". Kata Ken
"Kurang ajar ya Lo, hal buruk malah mau di rayakan". Kata Yuli sambil melempar bantal ke arah Ken tepat di wajah nya
"Kamu cemburu berarti kamu sudah mencintai Ricky sayang". Kata Ayu membuat Yuli tersenyum malu
Yuli tersenyum tipis" Tidak salah kan Bun jika Yuli cemburu". Kata Yuli
Ayu memeluk anak nya itu dan dia mengelus Yuli penuh kasih sayang
"Iya wajar Saja sayang jika kamu seperti itu tapi ingat jangan terlalu berlebihan jika sedang cemburu". Kata Ayu memberikan pengertian kepada anak nya itu membuat Yuli tersenyum senang mendapat kan kasih sayang yang tulus dari Ayu
Ricky dan yang lain nya pun ikut bahagia melihat senyuman Yuli yang seperti itu walaupun mereka juga sering melihat senyuman itu namun kali ini senyuman dia terasa sangat berbeda sekali terlihat sangat bahagia dari biasa nya
"Bunda lanjut kan saja mengobrol nya, saya dan yang lain nya mau ke ruangan kerja dulu". Kata Ricky berpamitan. Dia kini berjalan menuju lantai atas tempat kerja nya beserta dengan yang lain nya
"Bagaimana persiapan Lo Caesar?". Tanya Ricky
"Gue rasa semua nya sudah matang Rick". Kata Caesar
__ADS_1
"Ingat lah untuk tetap waspada. Kalian akan berangkat terlebih dahulu nanti gue akan menyusul Kalian". Kata Ricky
Caesar pun mengangguk paham dengan apa yang di katakan Ricky