Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Sudah Mulai Menerima


__ADS_3

Malam pun sudah menjelang dan Terlihat Sam sedang menyiapkan segala nya untuk membawa mereka semua kembali ke Jepang karena Ricky ingin segera pulang ke sana dan merawat kekasih nya di sana


"Apa semua nya sudah siap Sam?". Tanya Ricky


"Sudah bos". Jawab Sam


"Kita berangkat sekarang ". Kata Ricky


"Apa tidak sebaik nya kita menunggu Yuli sadar dulu baru pergi Rick?". Tanya Ipank


"Itu tidak perlu karena kita harus segera memakamkan bunda Ayu sebab tidak baik juga jika jenazah di biarkan terlalu lama". Kata Ricky


"Ya sudah kalau begitu kita ikut apa kata Lo saja Rick". Kata Ipank


Ricky pun kini menuju ruangan kekasih nya karena dia juga belum melihat dia tadi dan yang lain nya pun kini ikut dengan nya juga


Ceklek


pintu ruangan tersebut terbuka dan terlihat Yuli kini sudah sadar dan dia terlihat duduk bersandar di tempat tidur


"Apa kamu baik-baik saja sayang?". Tanya Ricky sambil mengelus kepala nya dengan sayang


"Apa bunda sudah selesai di mandikan?". Tanya Yuli


"Ya dan kita akan terbang ke Jepang malam ini juga untuk memakamkan bunda di sana". Kata Ricky


"Jangan ke Jepang, sebaik nya kita bawah bunda ke Indonesia sebab di sana adalah tanah kelahiran nya dan kamu bisa kan mengurus segala nya agar bunda bisa di makam kan di Indonesia di kota kelahiran nya?". Tanya Yuli dengan mata masih berkaca-kaca


"Aku akan mengatur segala nya. Apa Luna sudah mengetahui hal ini?". Tanya Ricky


"Aku juga baru saja menghubungi nya jadi minta tolong juga Luna di bawah ke sana". Kata Yuli


Ricky mengerti dan dia pun menyuruh Sam agar memerintahkan anak buah nya yang ada di sana untuk segera membawa yang lain nya menuju Indonesia Sekarang dan mereka juga semua akan bersiap terbang malam ini juga


"Apa kamu baik-baik saja sayang?". Tanya Ricky kembali karena dia masih khawatir dengan kekasih nya itu


"Aku sangat baik jadi kamu tidak perlu khawatir tentang ku". Kata Yuli sambil memaksa kan senyuman nya


Dia paham ini adalah takdir dan dia pun sudah merelakan bunda nya agar tenang di sana bahkan Yuli pun juga sudah bisa melupakan kesedihan nya secara perlahan


"Aku sudah menyiapkan segala nya dan kita akan berangkat malam ini". Kata Ricky


"Apa Raya dan Stella masih hidup?". Tanya Yuli


"Ya mereka masih hidup dan aku akan menyerahkan mereka berdua kepada kamu nanti". Kata Ricky


"Bawah mereka berdua ke Indonesia dan pasti nya kamu juga mempunyai Markas kan di sana jadi aku mau melakukan beberapa hal kepada mereka berdua". Kata Yuli

__ADS_1


Ricky dan yang lain nya paham dan mungkin Yuli akan melampiaskan kekesalan nya kepada mereka berdua nanti nya jadi mereka pun akan siap untuk melihat aksi Yuli nanti nya


"Bos semua nya sudah siap dan kita bisa berangkat sekarang". Kata Sam


Semua anak buah Ricky dan para sahabat nya kini sudah bersiap untuk pergi dengan mereka bahkan Caesar dan mama nya juga ikut serta untuk kembali ke Indonesia. Mereka kini sudah ada dalam pesawat dan siap pergi meninggalkan Italia di mana kenangan baik dan buruk Yuli bersama sang bunda terukir di sana dengan sangat jelas nya bahkan dia juga tidak bisa melindungi bunda nya sendiri jadi dia pun berpikir untuk apa dia bisa beladiri jika tidak bisa melakukan semua hal tersebut. Yuli terlihat termenung di kaca pesawat sambil menyandarkan kepala nya di sana bahkan pandangan nya terlihat sangat kosong sekali


"Bunda sedang apa di sana, apa bunda sudah bahagia di sana. Yuli kangen sekali dengan bunda ". batin Yuli


Canda dan tawa nya bersama sang bunda kini kembali terputar di dalam ingatan nya hingga tanpa dia sadari pun air mata nya kembali menetes membuat Ricky pun menengadahkan tangan nya untuk menangkap setiap tetes air mata kekasih nya itu dan dia pun berjanji bahwa itu adalah tangisan terakhir sang kekasih


Di Amerika Kenzo pun kini juga sudah bisa pergi dan dia pun terlihat sangat marah sekali karena tidak bisa melindungi Ayu bahkan kini dia juga sudah menyiapkan penerbangan menuju Indonesia untuk menghadiri pemakaman ayu nanti di sana


"Kau pun juga tidak bisa membahagiakan dia Rick jadi mari kita bersaing dan aku akan merebut nya kembali". Kata Kenzo


Dia bersama dengan Erick kini sedang dalam pesawat pribadi nya juga menuju Indonesia bahkan Kenzo pun terlihat tidak sabar sekali ingin segera bertemu dengan Yuli


Dan Luna pun juga sama dia juga berangkat menuju Indonesia bersama dengan Kinar dan yang lain nya. Dia tidak akan menyalakan Yuli atas apa yang menimpa bunda nya sebab sebelum bunda nya pergi untuk selama-lamanya dia berpesan kepada Luna agar bisa berdamai dengan Yuli sebab Yuli adalah adik nya meski pun dia bukan adik kandung atau adik tiri nya namun kata ayu mereka tetap lah saudari jadi harus saling menyayangi dan Luna akan menepati janji nya itu kepada sang bunda untuk hidup akur dengan Yuli walaupun nanti nya dia tidak akan tinggal bersama dengan Yuli karena dia sudah menemukan keluarga nya tapi Luna akan tetap menyayangi nya sesuai dengan amanah terakhir sang Bunda


"Lun jangan bersedih Mulu dan kita semua di sini yakin jika bunda sudah bahagia di sana bersama ayah mu". Kata Kikan


"Ya, aku tahu hal tersebut hanya saja aku belum sempat memeluk dan bercanda dengan bunda tapi bunda sudah pergi lebih dahulu meninggal ku ". Kata Luna


"Kita semua tahu bagaimana kesedihan yang kamu alami tapi ingat lah kita akan selalu ada di samping kamu jadi jangan pernah merasa sendirian di dunia ini". Kata Kinar sambil memeluk Luna


"Terima kasih karena kalian semua sudah baik dengan ku". Kata Luna


Mereka semua yang ada di sana mencoba untuk menguatkan Luna walaupun Luna memang terlihat sudah bisa menerima semua nya tapi mereka tidak ingin jika Luna merasa sendirian dan kesepian jadi sebisa mungkin mereka akan tetap merangkul Luna Sekarang ini agar dia bisa melupakan semua nya secara perlahan


Dan pagi pun menjelang mereka semua sudah ada di rumah yang sudah di siapkan oleh Sam di kota kelahiran ayu bahkan di sana jenazah ayu sudah selesai di bersihkan juga. Terlihat Luna dan Yuli di sana sambil memandangi wajah bunda mereka


"Maaf ". Kata Yuli kepada Luna


Luna pun merangkul pundak Yuli untuk menenangkan nya "Tidak ada yang perlu di salah kan sebab ini sudah menjadi kehendak nya jadi ikhlas dan doa kan bunda agar bisa tenang dan mendapat kan terbaik di sana". Kata Luna


Yuli pun mengangguk paham dan dia pun merangkul Luna dengan erat nya bahkan air mata dia pun kembali menetes membuat baju yang dikenakan oleh Luna pun basah terkena air mata Yuli


"Jangan larut dalam kesedihan nanti bunda juga akan bersedih di sana". Kata Luna lagi sambil mengusap air mata Yuli dan Yuli pun mengangguk kan kepala nya


Kini mereka akan mengantar kan ayu ke peristirahatan terakhir nya bahkan semua anak buah Ricky pun berjaga di sana untuk mengamankan keadaan namun mereka berjaga dari jauh saja.


Mereka kini menaburkan bunga di makam ayu dan terlihat Irene juga sangat sedih melihat sahabat baik nya itu meninggal terlebih dahulu


"Selamat jalan bunda dan semoga bunda bisa tenang dan bahagia di sana". Kata Yuli


"Kami di sini akan selalu bahagia Bun jadi bunda bisa tenang di sana". Kata Luna


Setelah beberapa jam mereka ada di sana dan kini mereka pun memutuskan untuk pergi dari tempat tersebut dan terlihat juga dari jauh Kenzo dan Erick berada di sana. Ricky tahu hal tersebut namun dia memang membiarkan nya dan dia tidak ingin memulai keributan sekarang ini karena masih dalam Suasana duka

__ADS_1


Sudah satu Minggu setelah kepergian ayu mereka pun juga sudah beraktivitas kembali bahkan Yuli pun juga sudah bisa tertawa bersama dengan yang lain nya sebab dia juga beberapa kali bertemu dengan ayu dalam mimpi nya dan Terlihat jika ayu sangat bahagia di sana bahkan ayu juga meminta Yuli agar hidup bahagia bersama Ricky


"Kak bagaimana kalau kita membuat usaha kecil-kecilan?". Tanya Yuli kepada Luna


"Mau usaha apa?". Tanya Luna


"Bagaimana kalau kita menjual kaos dengan desain kita sendiri?". usul Yuli


"Ide bagus lagi pula kamu kan juga jago dalam mendesain jadi bisa juga kita membuka usaha seperti itu". Kata Luna


Mereka pun sepakat untuk membuat usaha di sana bahkan mereka pun akan memulai nya dari nol bersama


"Seru sekali sih pembicaraan kalian ". Kata Irene yang sudah ada di sana bergabung dengan mereka


Kini Luna dan Yuli memang tinggal bersama dengan Irene dan juga Caesar di Indonesia dan mereka menempati rumah milik Caesar yang sudah lama dia tinggal kan


"Iya ma kita sedang berdiskusi hal penting". Kata Yuli


"Apa itu sangat penting dan rahasia hingga mama tidak boleh mengetahui nya". Kata Irene membuat mereka kompak mengangguk kan kepala nya


"Sayang". Sapa Ricky bersama dengan yang lain nya yang kini sudah datang ke rumah Caesar


Yuli pun tersenyum melihat sang kekasih sebab dia memang sudah ada janji dengan mereka untuk menemui Stella


"Baru datang dari mana saja ?". Tanya Yuli


"Ada sedikit urusan di bengkel jadi harus menyelesaikan nya dulu". Kata Ricky


"Kita berangkat sekarang saja bagaimana?". Tanya Yuli


"Kalau kamu sudah siap kita bisa berangkat sekarang". Kata Ricky


Yuli pun kini berdiri dan dia juga berpamitan kepada Irene dan Luna untuk ikut bersama dengan Ricky ke markas nya


"Jangan pulang terlalu malam ". Kata Luna dan Yuli pun mengangguk kan kepala nya bahkan ucapan itu sering kali dia dapat kan ketika Yuli akan pergi dan berpamitan dengan ayu dan kini Luna pun mengatakan hal tersebut setiap kali Yuli akan pergi Walaupun dia pergi dengan Ricky


Yuli mengangguk kan kepala nya dan dia kini pergi bersama dengan Ricky dan para sahabat nya untuk datang ke markas


"Apa mereka masih hidup di sana?". Tanya Yuli di sela perjalanan nya menuju markas Ricky


"Mereka semua masih hidup bahkan tidak aku biarkan mati terlebih dahulu sebelum kamu menyiksa nya". Kata Ricky


Yuli tahu jika dia tidak semestinya melakukan hal tersebut namun dia akan melakukan nya sekali dalam seumur hidup untuk melampiaskan semua nya karena dia juga tidak bisa jika menyalahkan sang kekasih dalam kejadian ini sebab Yuli juga sudah mendapat kan ucapan dari bunda nya agar tidak mengakhiri hubungan nya dengan Ricky karena bunda ayu sangat percaya dengan Ricky


Tidak lama mereka kini sudah sampai di markas dan Yuli pun segera turun dari mobil lalu masuk ke dalam bersama dengan Ricky dan para sahabat nya. Yuli melihat bagaimana tersiksa nya mereka ketika di gantung dengan posisi kaki di atas dan kepala nya di bawah bahkan Yuli pun menyeringai ketika melihat mereka berdua di sana


"Apa kabar kalian berdua, Senang bertemu kembali dengan kalian ". Kata Yuli sambil menyeringai mengatakan nya

__ADS_1


__ADS_2