Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Hilangnya Keluarga Hartama


__ADS_3

"Sial ini semua pasti ulah Ricky, diam memang benar-benar gila". kata Rere


Ya Rere beserta ke tiga sahabat nya sudah sepakat ingin menyembunyikan kedua orang tua Ricky dan juga Rani namun sayangnya hal itu sudah di ketahui oleh Ricky dan dia malah menyuruh anak buahnya menyerang mereka.


"Kalian berhenti. Apa kalian sudah gila hah, kita satu aliansi dan kenapa kalian melakukan hal ini?". kata Rere penuh emosi


Meskipun Dia tahu itu adalah ulah Ricky tapi setidaknya Rere ingin segera menghentikan mereka agar tidak ada yang menjadi korban.


"Apa Lo Sudah bosan hidup melakukan ini sama gue" tanya Rere pada anak buah Ricky


"Ma'af tuan, tapi ini adalah perintah bos Ricky jadi kita tidak mungkin menolaknya meskipun nyawa kami adalah taruhannya". kata mereka tanpa rasa takut sedikitpun


Kesetiaan para anak buah Ricky memang tidak bisa di ragukan lagi bahkan mereka berebutan untuk mengorbankan nyawa nya hanya demi melindungi Leader dan para orang yang di sayang nya.


Rere pun mencoba menghubungi sahabatnya yang lain untuk memastikan apa mereka juga mendapatkan masalah seperti dirinya yang di sebabkan oleh Ricky


"Apa? Jadi Lo juga di hadang oleh mereka?". Tanya Rere


"Iya bahkan mereka mencoba merusak mobil gue?". jawab Ipank


"Sial, Ricky benar-benar gila kali ini. Apa mungkin Arok dan Ken Juga di hadang seperti kita berdua?". Tanya Rere


"Mungkin saja. Lo tahu kan Ricky tidak pernah gagal dalam melakukan sesuatu". Kata Ipank


"Gue coba telfon Arok dulu siapa tahu dia bisa lolos dari anak buahnya Ricky". Kata Rere


Diapun langsung beralih menghubungi Arok dan berharap dia bisa lolos dari anak buahnya Leader gila itu.


"Ada apa Re Lo telfon gue?". Tanya Arok


"Apa Lo berhasil bawa uncle dan aunty serta Rani keluar dari rumah keluarga Hartama?". Tanya Rere


"Mungkin keadaan kita sama Re, gue gak bisa ke sana karena di hadang oleh Dira". Kata Arok dengan nada kesal nya


"Jadi kita sama, di halangi oleh para anak buahnya Ricky, benar-benar br*****k dia". kata Rere

__ADS_1


"Apa Ken juga sama dengan kita? apa dia juga tidak bisa membawa Rani pergi bersama nya?". Tanya Arok bertubi-tubi


"*Gue belum hubungi dia tapi gue yakin sekali kita memang gagal". Kata Rere


"Lo benar Re. Anak buah Ricky memiliki kemampuan yang luar biasa hampir sama dengan kita, jadi sangat susah memang jika kita melakukan perlawanan apalagi yang dia turunkan sekarang adalah anak buah khususnya*". Kata Arok


Rere paham dengan ucapan Arok. Dan memang benar jika para anak buah Ricky sangat lah buas dan hebat karena mereka di latih sendiri oleh Ricky.


*****


Sementara itu Sam dan para anak buahnya telah siap untuk membawa keluarga Hartama menuju pulau yang di miliki oleh Ricky dan tidak di ketahui oleh siapapun.


Sam memberikan kabar kepada Ricky kalau dia sudah membawa mereka semua sesuai perintah Dan juga Dira telah berhasil menghentikan para sahabat Bos nya untuk tidak mengacaukan rencana yang sudah di buat


"Bos saya sudah menjalankan sesuai perintah Anda dan juga berita nya nanti akan saya suruh mereka untuk menjadi kan itu sebagai topik utama". Lapor Sam yang sudah berada di rumah Ricky dan berada di ruang kerjanya


"Dan saya juga sudah menghentikan mereka agar tidak bisa ikut campur, namun anak buah kita ada yang merusak mobil salah satu sahabat anda". kata Dira


"Kalau kerusakan mobilnya itu, biarkan saja gue yakin dia nanti akan minta sendiri ke gue. Sam pasti kan tidak akan ada yang datang ke tempat itu untuk membawa keluarga Hartama". perintah Ricky


"Baik bos. Apa ada lagi yang harus saya kerjakan?". tanya Sam


"Baik Bos". jawab mereka bersamaan


Mereka berdua lalu izin untuk pulang dan beristirahat di rumah namun Ricky menyuruh mereka untuk tetap tinggal di sini saja karena jam sudah menunjukkan pukul empat pagi.


Berita tentang Hilangnya seluruh anggota keluarga Hartama menjadi topik hangat dan utama karena mereka menghilang juga karena Ricky yang notabennya adalah bagian dari keluarga tersebut. Mereka yang mendengar hal itu pun semakin takut jika ingin berurusan dengan Ricky.


"Gila, Dia benar-benar semakin buas sekarang. Bahkan adik perempuan nya juga ikut menjadi korban keganasannya". kata Max yang baru saja membaca berita


"Iya bos, Dan leader sendiri kemarin menyuruh anak buahnya untuk menyerang para sahabatnya yang ingin menghentikan aksinya itu". kata orang kepercayaan Max


"Kita batalkan dulu rencana yang sudah kita susun agar kita aman. Lebih baik Hindari sementara berurusan dengan dia". perintah Max pada anak buahnya


******

__ADS_1


Bukan hanya kalangan atas saja yang mendengar tentang gosip tersebut namun orang di kalangan bawah juga merasa merinding jika mendengar nama Ricky di sebut kan karena mereka sangat takut dan tidak ingin berurusan dengan nya.


Pagi hari Yuli sudah bersiap untuk pergi sekolah dan dia menuju meja makan untuk sarapan bersama


"Pagi ayah dan bunda". Sapa Yuli pada kedua orang tuanya


"Pagi nak. Bagaimana? Apa tidur kamu nyenyak hari ini?". tanya bunda


"Nyenyak dong Bun. Ayah lihat apa sih, Seru banget kayak nya?". tanya Yuli karena melihat sang ayah sedang serius membaca berita hangat hari ini


"Ada berita Keluarga Hartama yang terkenal paling kaya menghilang semalam dan itu di sebabkan oleh ulah putra nya sendiri Ricky sang raja jalanan dan juga ketua gangster sekaligus menjadi bos mafia di dunia. Kamu Yuli ayah minta jangan sampai berurusan dengan Dia karena itu akan membuat hidup Kita semua menjadi buruk". Kata sang ayah


Yuli kaget mendengar hal tersebut, apa benar bos nya itu melakukan hal tersebut pada keluarganya sendiri


"Mana mungkin juga si Yah orang seperti Ricky bisa kenal dengan Yuli?". kata Luna mengejek


"Ayah cuma memperingatkan saja bukan hanya Yuli tapi kamu juga Luna , jangan sampai kalian berurusan dengan dia dan juga yang lainnya". kata ayah lagi


"Sudah mendingan kita makan saja dulu kalau bicara terus nanti kamu telat loh Yul". kata bunda


Dan mereka mulai makan masakan yang sudah di hidangkan oleh sang bunda.


Yuli masih memikirkan tentang ucapan ayahnya tadi. Bagaimana cara dia bisa lepas dari si leader sombong itu.


"Yul apa Bryan akan menjemput kamu?". tanya ayah yang terlihat sudah selesai sarapan pagi


"Gak yah. Bryan sibuk hari ini dan aku akan berangkat sendiri naik angkutan umum. Oh iya Yuli pergi dulu ya ayah dan bunda". jawab Yuli sambil berpamitan kepada kedua orang tuanya.


Dia berjalan untuk mencari angkutan umum yang biasa dia tumpangi untuk berangkat sekolah.


"Tumben sekali si busnya gak ada yang lewat. apa mereka mogok berjamaah". gerutu Yuli


Dan dia memutuskan untuk berjalan kaki sejenak agar bisa mendapatkan kendaraan di tempat lainnya


*****

__ADS_1


Di sisi lainnya terlihat sosok yang duduk di kursi kebesarannya dan dia melihat berita yang menjadi trending topik sekarang


"Ternyata Dia Semakin Kuat Dan Tak Kenal ampun sekali pada siapapun". katanya yang masih fokus melihat berita tersebut


__ADS_2