Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Membelikan Hadiah


__ADS_3

Mereka masih tetap memantau pergerakan Demian dan ketika dia ingin melakukan sesuatu anak buah Ricky pun dengan sengaja berpura-pura menabrak kan diri nya kepada orang di depan nya membuat kegaduhan pun tercipta dan Demian mengurung kan niat nya itu. Leon tahu jika Demian ada di sana dan dia masih tetap bersikap biasa saja selama Demian belum menyakiti Yuli dia terlihat akan bergerak sedikit pun juga


"Yul apa masih belum cukup Lo mengerjai kita berdua". Kata Bryan


"Mana ada gue mengerjai kalian kan kalian sendiri yang ingin ikut dengan gue, iya kan". Kata Yuli sambil cengengesan membuat Bryan kesal saja di buat nya


"Apa lagi yang Lo mau untuk kita lakukan?". Tanya Leon


"Nah Leon baru benar bicara seperti itu sama gue. Bagaimana kalau kita main tembakan yang ada hadiah nya itu. Kalian harus bisa mendapat kan banyak hadiah untuk gue". Kata Yuli


Dia memang sedang mengerjai Bryan dan juga Leon sekarang namun dia juga senang bisa menghibur diri nya karena tadi dia sempat Merasa bersalah kepada sang mama karena tidak bisa mempertemukan nya dengan suami nya sendiri


"Yul sudah kita pergi saja dari sini, apa Lo tidak mau bergabung bersama dengan bunda dan mama Lo ". Kata Bryan


"Mereka masih belanja kan jadi gue malas jika di sana lagi pula ada Caesar di sana jadi gue gak perlu khawatir. Sekarang ayo kita berkeliling di sini". Kata Yuli mengajak mereka berdua


Yuli pun berjalan mengelilingi setiap tempat dan dia pun juga terlihat tidak kenal Lelah. Yuli melihat ada sesuatu yang menarik perhatian nya dan dia pun segera pergi masuk ke dalam toko tersebut


"Mau beli apa Lo di sini?". Tanya Bryan Ketika melihat sahabat nya itu masuk ke dalam toko aksesoris.


"Mau beli sesuatu lah tapi Lo yang traktir ya". Kata Yuli


"Beli sendiri saja kan uang Lo juga sudah banyak". Kata Bryan


"Nah berhubung kata Lo uang gue sudah banyak jadi gue traktir kalian berdua sekarang beli satu barang yang kalian butuh kan di sini". Kata Yuli


Leon mana mau jika di suruh membeli barang di sana bahkan dia tidak pernah membeli aksesoris yang tidak mengandung emas ataupun berlian tapi sekarang Yuli malah menyuruh nya untuk membeli satu barang untuk dia pakai. Sungguh merepot kan sekali kekasih Ricky ini menurut dia


"Lo beli keperluan Lo saja untuk kita Lo tidak perlu repot-repot membelikan nya". kata Bryan mencoba menolak nya dengan halus


"Ya sudah kalau kalian gak mau gue beli sendiri saja". Kata Yuli


Dia tampak menghampiri sebuah gelang yang terlihat unik di mata nya dan dia ingin memberi kan nya kepada Ricky. Meski pun Yuli tahu barang yang di pakai kekasih nya itu tidak ada yang murah tapi dia tetap saja ingin membeli gelang tersebut untuk Ricky


Setelah selesai memilih dia segera membawa ke kasir dan langsung membayar nya. Gelang yang harga nya cuma ratusan ribu itu akan dia berikan kepada Ricky nanti tapi sebelum di berikan di pakai dulu oleh Yuli


"Cuma beli gelang itu saja?". tanya Leon


"Iya, apa Lo mau beli sesuatu?". Tanya Yuli


"Tidak. Gue kira tadi Lo akan membeli untuk kak Ricky". Kata Leon


"Memang gue membeli untuk dia namun untuk sekarang gue pakai dulu gelang nya biar tidak hilang". Kata Yuli


Mereka berbicara sambil keluar dari tokoh tersebut dan seperti dari awal Demian dan yang lain nya tetap mengikuti mereka bertiga.


"Mana mau Ricky memakai nya". Kata Bryan


"Dia bukan seperti Lo dan Leon yang menolak pemberian gue tadi". kata Yuli dengan santai nya.


"Bukan maksud kita menolak Yul tapi kita memang tidak butuh barang tersebut". Kata Bryan


"Ya tentu tidak butuh karena semua barang itu murah". kata Yuli


Memang jika berdebat lebih baik Bryan mengalah sebab Yuli selalu saja mempunyai Jawaban untuk segala apa yang di katakan oleh nya


"Apa kita kembali saja sekarang pada bunda?". Tanya Bryan


"Ya sudah kita ke sana sekarang". Kata Yuli


mereka segera mendatangi tempat di mana mereka meninggalkan Irene dan juga Ayu namun sayang nya mereka semua sudah tidak ada di sana.


"Mereka pergi kemana?". Tanya Yuli


"Mana gue tahu, lagian Lo main pergi saja". Kata Bryan


"Sebaik nya Lo telfon Caesar saja Tanya di mana keberadaan dia ". Kata Leon


Bryan pun menelfon Caesar dan bertanya di mana mereka sekarang. Melihat ekspresi Bryan tentu saja pasti jawaban tersebut tidak mengenak kan bahkan kini Bryan terlihat sangat serius sekali


"Kenapa Bray?". Tanya Yuli


"Mereka semua sudah pulang". Kata Bryan


"Jadi kita di tinggal di sini. Wah memang benar-benar adik gak ada akhlak itu si Caesar. meninggal kan kita di sini". Kata Yuli


Caesar dan yang lain nya pulang karena Ricky yang menyuruh nya sebab di sana ada Demian dan mereka tadi hampir saja beraksi jadi Ricky pun menyuruh Caesar mengajak ayu dan Irene untuk segera pulang agar mereka berdua bisa aman


"Kalau begitu kita pulang sekarang". Kata Leon


Dia bisa menebak apa penyebab kepulangan mereka dan tidak memberi tahu juga. Jadi Leon berpikir bahwa Caesar Sudah bertemu dengan Demian dan yang lain nya maka dari itu mereka buru-buru pulang. Leon dan yang lain nya masih belum tahu jika Ricky dan yang lain nya sudah ada di Italia.


Tidak butuh waktu lama hanya dua puluh menit saja mereka semua sudah sampai di rumah Caesar dan kini mereka segera masuk ke dalam rumah itu.


Yuli yang melihat Caesar sedang bersantai pun dia langsung menghampiri nya dan menarik telinga dia membuat Caesar pun berteriak kesakitan sekarang

__ADS_1


"Lo kenapa main tarik saja". Kata Caesar


"Lo kenapa juga meninggal kan kita semua di mall tadi". Kata Yuli


"Gue meninggal kan kalian karena bunda Ayu terlihat lelah jadi gue mengajak mereka semua untuk pulang. Dan lagi tadi gue juga lupa jika mengajak kalian". Kata Caesar


Yuli pulang memang belum melihat bunda nya serta mama nya juga jadi mungkin saja apa yang di katakan Caesar tadi benar jika sang lelah dan bunda kini sedang istirahat.


Mereka kini terlihat bersantai sekali di sana dan Yuli pun melihat banyak sekali makan di atas meja ruang tamu Caesar apalagi makanan di sana itu kesukaan dia semua jadi dia pun segera memakan makanan tersebut


"Apa Lo senang tinggal di sini?". Tanya Caesar


"Biasa saja". Jawab Yuli


"Jadi Lo tidak senang tinggal di sini". Kata Caesar


"Biasa saja bukan berarti gue gak senang kali bro". Kata Yuli


Dia tahu jika dia menjawab senang pasti Caesar akan menyuruh dia menetap di Italia sementara itu dia tidak bisa melakukan nya karena hal tersebut bisa saja menyakiti bunda nya nanti.


"Apa Lo akan di sini lama?". Tanya Caesar


"Ya se cukup nya saja. Lagi pula gak enak juga kalau bunda harus meninggal kan Luna sendiri di Jepang". Kata Yuli


"Dia tidak sendirian bahkan anak buah Ken pun ada di sana juga kan". Kata Caesar


"Apa Lo lupa jika Ricky saja tidak perduli dengan dia apalagi Ken, mana mau dia melakukan hal untuk melindungi Luna". Kata Yuli


Mereka paham jika Yuli tidak mau lagi menyakiti bunda nya dan cukup Richard saja yang menjadi korban atas apa yang terjadi jadi dia tidak ingin juga jika Luna pergi meninggal kan dia dan bunda nya.


"Lalu kapan Lo akan kembali ke Jepang?". Tanya Caesar


"Mungkin besok". Jawab Yuli membuat mereka semua pun menatap nya


"Jangan bercanda, baru juga Lo datang malah mau langsung pulang saja". Kata Bryan


"Lagian dia tanya Mulu dari tadi". Kata Yuli


"Gue hanya memastikan saja. Dan jika Lo hanya sebentar di sini maka Lo harus sering jalan berdua dengan mama agar kalian berdua punya momen berharga bersama". Kata Caesar


"Di rumah saja bisa kok membuat momen berharga bersama jadi Lo tenang saja untuk hal tersebut gampang bisa di atur". Kata Yuli


Di apartemen yang Demian sewa kini mereka sedang terlihat membahas sesuatu hal yang cukup penting


"Apa kau berpikir Ricky ada di sini setelah kejadian di mall tadi?". Tanya Justin


"Ya. Aku rasa wanita itu hanya beruntung saja hari ini". kata Justin


"Kapan kita bisa melakukan rencana kita? Apa kita harus menunggu lama lagi untuk hal ini?". Tanya Dimitri


"Sabar saja karena aku hanya ingin memastikan kalau rencana kita bisa berjalan dengan baik". Kata Demian


Demian merasa kalau Leon tahu keberadaan dia namun yang dia heran kenapa Leon diam saja jika dia tahu keberadaan nya tadi dan jika Leon ada di pihak Ricky tentu nya dia akan melakukan perlawanan tadi namun ternyata Leon hanya diam saja itu yang membuat Demian belum melakukan rencana nya sama sekali


Di rumah Ricky yang tepat berada di depan rumah Caesar mereka sedang bersantai dan Ricky pun tetap saja memantau kekasih nya itu dari dalam rumah tersebut.


"Gila mereka tadi mau melakukan nya di tempat umum". Kata Ken


"Tidak gila sama sekali dan apa Lo lupa bagaimana mengamuk nya leader kita dulu di tempat umum". Kata Rere


"Iya bahkan dia memang seperti seorang devil yang sedang marah besar". Kata Ken


"Tapi gue sangat suka sekali dengan akting Lo Rick waktu itu". Kata Ipank


Kejadian tersebut memang terlihat sangat nyata sekali dsn ternyata itu hanya akal Ricky saja untuk mengelabuhi musuh nya dan rencana itu pun berhasil juga dengan baik


Sam datang menghampiri mereka dan kini dia memberi hormat kepada Ricky


"Maaf bos saya ingin m nyampai kan bahwa tuan Kenzo ternyata ada di Italia juga tapi dia berada di kota Roma". Kata Sam


mereka terkejut mendengar Kenzo juga ada di sana bahkan mereka berpikir apa mungkin Kenzo tahu jika Yuli ada di negara ini tapi itu mustahil bisa dia tahu sebab Sam sudah merahasiakan nya dan pasti tidak akan ada yang tahu hal itu jika Sam sudah merahasiakan nya.


"Untuk apa dia berada di Italia?". Tanya Ricky


"Dia ada pekerjaan di Roma bos dengan pengusaha besar di sana". Kata Sam


"Biarkan saja dia dan jika dia datang kemari biarkan saja karena gue yakin jika dia tahu kalau Demian ingin mencelakai Yuli pasti dia tidak akan tinggal diam dan kita bisa melihat peperangan antara Demian dan juga Kenzo yang dulu nya mereka adalah partner sekarang akan menjadi musuh dan saling serang nanti". kata Ricky


"Baik lah kalau begitu bos". kata Sam


"Bagaimana keadaan di Jepang Sam, apa mereka semua yang ada di sana baik-baik saja?". Tanya Arok


"Nona Kinar baik-baik Saja tuan di rumah bos bahkan dia terlihat senang juga di sana bersama dengan nona Rachel dan juga nona Kikan


Arok dan Rere yang mendengar hal tersebut pun merasa lega dan senang sekali apalagi kinar bisa akrab dengan Rachel juga di sana.

__ADS_1


"Lo istirahat saja sekarang Sam dan jika gue butuh Lo nanti gue akan mengatakan nya kepada Lo ". kata Ricky


Sam pun pergi meninggal kan mereka dan segera beristirahat. Sementara Ricky dan yang lain nya hanya duduk santai saja sambil mengobrol Tentang bisnis mereka masing-masing.


Di rumah Caesar pun kini penuh dengan canda tawa sama seperti Rumah Ricky dulu dan terlihat juga beberapa kali Yuli berhasil membuat Leon kesal dengan nya


"Hati-hati kakak ipar jika Leon kesal Lo pasti tidak akan selamat meskipun Lo adalah kekasih kak Ricky sekali pun". Kata Hiro


"Gue pun juga tidak akan takut dengan dia sedikit pun". kata Yuli


"Lo mana ada takut-takut nya dengan orang bahkan Lo pun sudah sering bersama orang yang menakutkan seperti Ricky dan Kenzo serta lain nya". Kata Leon


Bryan yang mendengar tersebut Kenzo pun langsung menatap Yuli sekarang


"Lo bertemu dia lagi Yul?". Tanya Bryan


"Iya. ternyata dia ada di Jepang". kata Yuli


"Di Jepang, bukan nya Kenzo ada di Italia. gue tahu jika dia ada di Italia karena dia memiliki hubungan bisnis dengan orang yang gue kenal". kata Bryan


"Sebelum gue datang kemari gue bertemu dengan nya di Jepang jadi mana mungkin juga dia kembali lagi kemari". kata Yuli


"Lo harus hati-hati dengan nya , karena dia bisa saja merusak hubungan Lo dengan Ricky Bahkan dulu Ricky juga sempat berperang dengan dia". Kata Bryan


"Jadi dia memang sangat hebat sekali dan dia merahasiakan nya dari gue". Kata Yuli


"Lo memang wanita hebat dan spesial yang selalu saja di kelilingi mafia hebat". Kata Leon


"Wah gue curiga kalau Lo naksir sama gue". Kata Yuli


"Mana mungkin gue naksir sama Lo bahkan memikirkan hal tersebut saja gue tidak pernah jadi Lo jangan terlalu percaya diri nona". Kata Leon


"Ya siapa tahu saja Lo juga naksir dengan gue kan gak ada yang tahu apa isi hati orang lain". Kata Yuli


"Benar Bryan jika berbicara sama Lo itu harus selalu mengalah agar tidak kesal sendiri". Kata Leon membuat Yuli tertawa di buat nya. Jadi Bryan mengalah hanya tidak ingin terlihat kesal saja dan Yuli baru menyadari hal tersebut. sungguh lucu sekali sahabat nya itu


"ah gue jadi ingat Galang. telfon dia saja deh Sekarang". kata Yuli


Dia pun langsung menelfon Galang dengan panggilan video call. tanpa menunggu lama juga Galang kini sudah mengangkat nya


"Hay bro apa kabar". Kata Yuli


"Tumben sekali Lo telfon gue, apa Ricky menyakiti Lo ?". Tanya Galang


"Mana mungkin juga dia melakukan hal itu. apa Lo bisa menebak gue ada di mana sekarang?" Tanya Yuli


Galang mengamati apa yang ada di Belakang Yuli dan tentu saja dia tahu jika di sana bukan rumah Ricky


"Lo ada di mana? Oh ya nomor Lo seperti sedang ada di negara Italia. apa Lo memang sedang ada di sana". Kata Galang


Yuli pun tersenyum kepada sahabat nya yang kepoan itu "Iya gue ada di Italia dan gue sekarang sedang bersama dengan Bryan di sini dan juga sepupu Lo Leon". kata Yuli


Galang pun menatap Yuli dengan tajam ketika dia menyebutkan nama dua orang tadi. Galang merasa jengkel ketika tahu jika Ricky tidak melibat kan dia dengan urusan nya yang ini


"Kenapa muka Lo seperti itu Lang?". Tanya Yuli


"Kenapa Leon ada di sana, bukan nya dia di Jepang". kata Galang


"Dia jadi bodyguard gue di sini". kata Yuli


"Apa, dia jadi bodyguard Lo ? Apa Ricky gak salah?". Kata Galang pura-pura terkejut saja


"Dia hebat Lo Lang beda sama Lo ". kata Yuli lalu tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Galang yang kesal karena dia di banding kan dengan Leon


"Kurang ajar memang Lo itu Yul". Kata Galang


"Lah itu memang kenyataan nya kan jadi Lo gak boleh marah sama gue Lang". Kata Yuli


Sementara itu yang lain nya hanya menyimak obrolan mereka saja bahkan Caesar pun kini tampak sedang berkirim kabar dengan Ricky melalui pesan singkat di ponsel nya itu.


"Mana Leon gue ingin lihat muka dia". Kata Galang


Yuli pun segera mengarah kan ponsel nya kepada Leon dan terlihat jelas wajah Leon di sana


"Leon jaga dia dengan baik karena Lo sebagai bodyguard nya harus benar-benar menjaga dia dengan segenap jiwa, Lo gak tahu kan kalau dia kesayangan papa dan mami gue". kata Galang


"Berisik sekali Lo ya Lang. Sudah gue hanya bercanda tadi, dia ke Italia juga karena ada bisnis dengan Bryan". Kata Yuli


tentu saja Galang tidak percaya akan hal tersebut karena dia sudah tahu alasan sebenar nya Leon ada di sana dan Galang sangat kesal sekali sekarang.


"Sukses sekali Lo Bryan di sana". Kata Galang


"Itu semua juga berkat doa dan dukungan kalian semua kepada gue". Kata Bryan


"Lang lihat gue punya apa". Kata Yuli sambil menunjuk kan gelang nya karena Galang

__ADS_1


"Gelang apa itu, apa itu untuk gue". Kata Galang


"Tentu saja tidak karena gue membeli gelang ini untuk hadiah buat Ricky". Kata Yuli membuat Galang tidak percaya dengan apa yang dia dengar. Ricky memakai gelang seperti itu bahkan tidak bermerek dan bernilai sama sekali membuat Galang ingin sekali tertawa namun dia menahan nya


__ADS_2