Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Perang Di Mulai


__ADS_3

Malam pun sudah tiba dan ini adalah waktu nya mereka untuk melakukan penyerangan dan Yuli pun terlihat sangat sehat sekali sekarang bahkan lebih sehat dari pada sebelum nya


"Siapkan segala nya dan kita rumah itu. pastikan dia tidak akan lolos dari sana". Kata Ricky


"Yang lain nya sudah siap bos". Kata Sam


mereka sudah membawa senjata mereka masing-masing dan terlihat juga Yuli pun sudah siap sekali dengan senjata nya juga.


"Ingat kamu harus hati-hati dan jangan sampai Terluka". Kata Ricky kepada kekasih nya


"Tenang saja, aku akan berhati-hati nanti dan kamu juga jangan sampai terluka juga". Kata Yuli


"Jika kamu tidak terluka maka aku juga akan baik-baik saja dan bawah pisau Serta pistol ini mungkin nanti akan berguna buat kamu sayang". Kata Ricky sambil memberikan pistol kecil kesayangan nya serta pisau yang biasa dia gunakan


Dia pun segera memeluk kekasih nya bahkan terlihat sekali dia sangat mencintai sang kekasih. Mereka semua juga bisa melihat hal tersebut bahkan mereka tidak ada yang berkata sedikit pun ketika melihat hal tersebut.


"Kita bergerak sekarang". Kata Ricky


dia pun segera bergegas masuk ke dalam mobil nya dan Yuli pun ikut berada di mobil Sam berbeda dengan Ricky.


terlihat di rumah Caesar penuh sekali dengan penjagaan bahkan terlihat mereka sangat serius dan berkompeten sekali. di rumah itu ada Hiro dan juga Bryan serta Mark yang menjaga bahkan ada Shawn dan juga Daniel di sana untuk mengamankan bunda ayu dan juga mama Irene


Ricky dan yang lain nya pun sudah bergerak menuju rumah Demian dan mereka semua juga sudah tidak sabar untuk menghabisi nya sekarang juga


Demian yang tahu jika Ricky sedang bergerak ke arah rumah nya pun kini dia sudah siap untuk pergi lewat ruangan bawah tanah yang ada di sana bahkan dia juga membawa banyak sekali barang untuk keperluan mereka nanti jika mereka selamat


"Ayo cepat kita pergi dari sini sebelum mereka datang". Kata Demian


"Tunggu sebentar Demian karena ada beberapa dokumen yang harus aku bawah juga". Kata Justin


Dia bergegas mengambil dokumen milik nya lalu segera pergi menuju Demian berada


Dor


Dor


Dor


Dor


Terdengar Hujaman dari luar rumah itu dan ternyata Ricky dan yang lain nya sudah sampai di Sana bahkan mereka semua sedang menghujani rumah Demian dengan tembakan yang tidak berhenti sama sekali


"Mereka sudah ada di sini, ayo segera pergi". Kata Demian


tidak semudah itu untuk pergi dari Ricky bahkan dia juag sudah menghanguskan tempat yang akan menjadi tembusan keluar Demian dan yang lain nya nanti


"Sialan, Ricky Sudah mengebom tempat itu". Kata Demian


"Lalu kita harus bagaimana Demian?". Tanya Raya


"Tenang saja. Kita pasti bisa menang sebab Ricky hanya membawa pasukan sedikit sementara kita masih memiliki pasukan dari Leon". Kata Demian


Tembakan bertubi-tubi itu kembali mereka dengar bahkan terdengar semakin dekat sekarang


"Sial mereka sudah masuk ke dalam Sebaik nya kita berpencar sekarang". Kata Demian


Dia menggandeng yang Stella kekasih nya sementara itu Justin bersama dengan adik nya sendiri Raya. mereka mencari tempat yang aman di sana bahkan Justin pun juga mencari cara agar bisa keluar dari sana


"mereka memang sedikit tapi anak buah yang di bawah Ricky bukan seperti anak buah biasa nya". Kata Justin


"Lalu kita harus bagaimana kak. Aku tidak mau mati konyol di sini". Kata Raya


"Sebaik nya kita cari cara agar dapat keluar dari sini sekarang". Kata Justin

__ADS_1


mereka yang berada di luar pun kini terlihat saling baku tembak juga bahkan anak buah Leon yang ada di rumah itu pun berpihak kepada Ricky setelah mereka mendapatkan tatapan tajam dari Ricky


"Sam ingat jaga kekasih gue dengan baik". Kata Ricky lalu dia berpencar dari Yuli mencari di mana keberadaan Demian sekarang


Ricky dan yang lain nya memang sedang berpencar sekarang dan dia pun kini akhir nya menemukan Demian


Dor


Satu kali tembakan melesat ke arah Demian namun dia pun bisa mengantisipasi nya


"Sialan dia sudah ada di sini". Kata Demian


"Lo gak akan bisa kabur dari sini Demian sebab tempat ini sudah di kepung bahkan para sahabat Lo pun tidak akan ada yang membantu Lo termasuk Kenzo". Kata Ricky


Dor


Demian mencoba untuk menembak Ricky namun tidak berhasil dan kini terlihat Ricky berjalan menuju arah Demian berada tanpa rasa takut sedikit pun


Sementara itu Raya yang kini sudah terpisah dari kakak nya berhasil keluar dari rumah itu terlebih dahulu dan dia pun berlari menjauh mencari tempat aman namun langkah nya terhenti ketika dia mendapat kan hantaman dari Yuli


"Mau kemana kau mantan". Kata Yuli


Raya menyeringai melihat ada Yuli di depan nya dan dia pun berdiri dari posisi jatuh nya


"Ternyata wanita j****g nya sang leader ikut berperang juga ya. Apa kau tidak cukup memuaskan di ranjang hingga Ricky menyuruh mu untuk ikut berperang juga". Kata Raya dengan sinis nya


Yuli hanya menanggapi nya dengan senyuman saja lalu dia pun memukul wajah raya dengan sangat keras nya


"Itu adalah hadiah untuk wanita penghianat seperti mu". Kata Yuli


dan belum juga raya bangkit Yuli kembali menendang nya dengan begitu keras nya membuat raya semakin kesakitan di buat nya


"Itu untuk kau yang memang suka mengadu domba orang". Kata Yuli


"Rasakan itu. Kau terlalu Sombong wanita murahan". Kata Raya lalu dia pun memukul wajah Yuli dengan keras nya namun ternyata tidak berhasil karena Yuli bisa menghindari nya


"Kau bahkan menggunakan cara kotor untuk menang dariku Raya". Kata Yuli


mereka pun saling pukul tanpa senjata dan beberapa kali pukulan Yuli mendarat sempurna di wajah dan perut Raya bahkan dia pun juga menjambak serta menyeret Raya sekarang


"Lepaskan tangan mu ini wanita bodoh". Kata Raya namun Yuli tidak perduli bahkan dia tetap menyeret raya dengan cara memegang rambut nya itu membuat raya semakin kesakitan di buat nya


Terlihat di sana Stella melihat raya di bawah paksa oleh Yuli membuat nya datang menghampiri Yuli lalu menendang nya dari belakang membuat Yuli jatuh tersungkur di tanah


"Wanita bodoh seperti mu ternyata bisa berkelahi juga ya". Kata Stella


"Apa kau tidak salah bicara. bukan nya kalian berdua yang bodoh yang dengan mudah nya melepas kan lelaki yang baik dan hebat seperti kekasih ku itu". Kata Yuli


Meskipun dia habis jatuh Karena tendangan Stella dia pun terlihat tetap tenang karena Ricky memang mengajar kan agar Yuli tetap tenang dimana pun berada


Raya dan Stella merasa sangat kesal sekali dengan apa yang di katakan oleh Yuli dan mereka pun segera menghajar Yuli secara bersama. terlihat dua lawan satu namun tetap saja Yuli bisa mengatasi mereka berdua di sana


pukulan dan tendangan yang Yuli berikan membuat mereka meringis kesakitan di buat nya bahkan kini Raya pun terpental di buat nya sambil meringis kesakitan.


Yuli pun berjalan mendekati Raya untuk melakukan pukulan nya kembali


Bug


bug


bug


Dia menghajar Raya tanpa henti membuat Raya menjadi lemah sekarang bahkan darah pun kini bercucuran di sekujur tubuh nya membuat nya terlihat sangat mengenaskan sekali

__ADS_1


Di rumah Demian terlihat seringai Ricky tersungging di sana Bahkan tidak hanya Ricky saja yang ada di sana Arok dan Ipank pun sudah membereskan bagian mereka dan kini mereka sudah berada di tempat Demian berada


"Keluar lah Demian Jangan menjadi banci di rumah mu sendiri". kata Ipank


"Sialan mereka bertiga sudah ada di sini". Kata Demian dengan lirih nya


"Kita bom saja Rick tempat ini agar dia hangus terbakar". Kata Arok


Mereka masih menunggu agar Demian keluar namun Demian tetap berada di dalam persembunyian nya dan tidak mau keluar dari sana


"Atau Lo ingin gue datang ke sana Demian?". Tanya Ricky


Masih tetap tidak ada suara dan pergerakan di sana bahkan terlihat hening sekali tempat itu


"Mungkin Lo harus mendatangi nya sendiri Rick". Kata Arok


Ricky pun berjalan menuju arah Demian bahkan dia berjalan dengan santai nya untuk mendekati musuh nya itu


Di rumah Caesar ternyata di luar dugaan banyak sekali yang datang ke sana untuk menyerang bahkan Bryan dan yang lain nya pun terlihat sangat Kualahan sekali.


"Bryan sebenar nya apa yang terjadi?". Tanya Ayu


Dia dan Irene kini merasa sangat takut sekali bahkan terdengar bunyi tembakan terjadi tanpa henti membuat jantung Ayu terasa sangat tidak menentu


"Bunda tetap tenang dan harus bersama dengan Bryan terus". Kata Bryan


"Bagaimana ini dan mereka anak buah siapa kenapa bisa menyerang di sini?". Tanya Shawn


"Mereka adalah anak buah dari tuan Kevin dan tuan Ayden bahkan ada tuan Dimitri juga di sini. Mungkin saja ini jebakan dari mereka semua karena bos dan yang lain nya lebih fokus kepada tuan Demian maka dari itu mereka datang kemari untuk menyerang". Kata Mark


Dia juga bingung karena mereka terlalu banyak dan juga di sana ada anak buah Jonathan yang masih setia bahkan terlihat juga jika Felix ikut bergabung bersama dengan mereka karena Felix juga sudah kehilangan harta nya karena Ipank bahkan Felix pun juga membawa anak buah hebat milik para sahabat nya dan itu berjumlah tiga ratus orang


"Bagaimana pun cara nya kita harus bisa melindungi bunda ayu dan mama Irene". Kata Bryan


"Seharus nya kak Ipank dan Leon ikut bersama dengan kita di sini". Kata Hiro


Dor


terdengar tembakan yang begitu keras di ruang tamu membuat mereka kaget apalagi Ayu


"Kita pergi mencari jalan keluar dari rumah ini karena aku tahu pasti ada jalan di sini. iya kan Shawn". Kata Bryan


mereka pun segera pergi mencari jalan keluar dan sebelum mereka menemukan nya kini Felix dan juga Dimitri sudah bisa masuk ke dalam membuat mereka harus bersembunyi terlebih dahulu


"Hahaha rupa nya mereka bodoh sekali dengan membiarkan rumah ini sedikit penjagaan". Kata Dimitri


"Kita habisi mereka yang ada di sini tanpa sisa Dimitri". Kata Felix


Dor


Satu tembakan Felix lesat kan dan mengenai tangan ayu membuat nya merintih kesakitan


"Bunda tidak apa-apa?". Tanya Bryan khawatir


"Bunda tidak apa-apa Bryan. Dan apa Yuli baik-baik saja?". Tanya ayu


"Dia baik Bun karena ada Ricky yang berada di samping nya". Kata Bryan sambil membalut luka ayu dengan kain yang dia bawah


sedangkan Hiro dan juga Shawn kini membawa Irene ketempat lain nya. mereka memang berpencar karena jika bersama pasti akan sangat sulit


"Daniel kita harus menyerang mereka dan melindungi Tante Irene dan Lo Shawn basah Tante Irene ke tempat yang aman di rumah ini pasti Lo tahu kan di mana tempat nya itu". Kata Hiro


Shawn pun mengangguk kan kepala nya lalu dia pun bergegas pergi menuju tempat yang dia tahu akan aman dari mereka semua sementara itu Hiro dan juga Danil menghadang mereka yang ingin menghentikan langkah Irene dan Shawn

__ADS_1


__ADS_2