
Raka bisa melihat ke khawatiran dalam raut wajah kakaknya itu namun dia tidak mengetahui apa yang dia khawatir kan sekarang ini, Raka hanya berharap semoga sang kakak tidak melakukan kecerobohan yang bisa menghancurkan keluarga nya.
"Kenapa Ricky tidak memiliki belas kasih sama sekali pada kita padahal kita semua adalah saudara nya". kata Robert
"Kita Juga tidak bisa menyalahkan dia, itu terjadi juga karena kita yang memulainya. Lo masih ingat kan?". kata Raka mengingat kan
"Iya gue masih ingat, tapi bukannya dari itu lebih kental dan kenapa Ricky lebih terlihat sayang kepada orang lain dari pada keluarganya sendiri?". tanya Robert
"Kak Lo ngomong seperti itu bukan berarti Lo Sudah melakukan sesuatu pada Kinara kan? ". tanya Raka yang dari tadi merasa aneh dengan gelagat Robert
"Sebenarnya gue..."
Belum juga Robert menyelesaikan pekerjaan nya terdengar bunyi ponselnya dan tertulis nama sang adik di sana dan Raka sempat melihat nya
"Apa Lo Sudah berbuat sesuatu pada Kinara? gila kalau Lo sudah berani melakukan hal tersebut". kata Raka frustasi
Dia tahu pasti saudara kembarnya itu pasti akan murka jika ada yang ganggu Kinara
"Halo Rick, tumben Lo telfon gue?". tanya Robert
basa-basi
"Apa yang Lo lakukan pada Kinara?". tanya Ricky dengan nada dingin nya
Robert seketika langsung merasa ketakutan mendengar suara Ricky yang begitu menggema di telinganya
"Rick gue cuma memperkenalkan Kinara sama teman gue yang ada di sana agar dia ada yang menjaga". kata Robert dengan suara terdengar gemetaran
"Apa Lo pikir gue bodoh, Lo menyuruh orang untuk mengganggu dia kan?". Teriaknya pada Robert
"Bukan gitu Rick, Lo jangan salah paham dulu. Gue gak akan pernah menyakiti Kinara". kata Robert makin ketakutan
"Lo bersiap untuk menanggung akibat dari ulah Lo itu dan gue gak akan pernah main-main dengan ucapan gue". kata Ricky lalu menutup telfonnya
Robert merasa frustasi dengan perkataan Ricky tadi dan dia menyalakan dirinya sendiri atas semua yang akan terjadi
"Apa yang Ricky katakan hingga ekspresi wajah Lo seperti ini?". tanya Raka
"Gue sudah mengganggu ketenangan Kinara dan Ricky bilang kalau gue akan mendapatkan akibat dari perbuatan gue itu". kata Robert dengan lemahnya
__ADS_1
Dan akhirnya firasat Raka benar, kenapa semua saudara tidak memahami situasi dengan baik. Ricky tidak akan mengampuni seseorang yang mengganggu Kinara meskipun itu keluarga nya sendiri
"Lo begitu bodoh hingga lupa dengan konsentrasi yang akan kita semua terima. Ricky akan melakukan sesuatu hal bukan hanya pada Lo tapi pada kita semua". teriak Raka membuat Daddy dan Maminya keluar karena mendengar keributan di bawah.
"Ada apa ? kenapa kamu teriak-teriak Raka ?". tanya satria sang Daddy
"Dad Robert telah melakukan kesalahan fatal". kata Robert frustasi
"Apa yang terjadi sayang, coba kamu bicara pelan-pelan, cerita sama kami nak?". kata Mayumi dengan nada lembut nya.
"Mam kak Robert telah berani mengganggu ketenangan Kinara di sana dan dia dengan sengaja menyuruh temannya untuk mendekati Kinara. Entah apa yang di lakukan mereka hingga Ricky kembali akan murka kepada kita semua". kata Raka menjelaskan
Ke dua orang tua mereka terduduk lemas mendengar perkataan Raka, kenapa harus bertubi-tubi cobaan yang mereka dapatkan dan itu semua terjadi karena anak mereka sendiri.
Andaikan mereka dapat memutar kembali waktu, mereka akan lebih memilih tidak melakukan hal yang membuat Ricky menggila seperti sekarang ini.
*****
Ryuji yang berada di tempat Max mendapatkan kabar bahwa sang adik Robert telah berani mengganggu Kinara
"Gila si Robert, cari mati dia. Apa dia tidak belajar dari kesalahan Lo ". kata Max tersenyum sinis
"Mungkin memang benar, hanya Ricky yang memiliki otak cerdas dan keahlian lainnya dalam keluarga Lo ". Kat max menyindir
Ryuji tidak bisa membantah perkataan Max, menurutnya mungkin apa yang di katakan max ada benarnya juga karena mereka memang sangat sulit sekali untuk menjangkau pikiran saudara itu.
"Gue juga gak tahu kalau Robert se ceroboh itu. Apa yang akan Ricky lakukan nanti". katanya frustasi
Pasti yang di lakukan Ricky lebih parah dari yang dia lakukan padanya karena Kinara sudah benar-benar di usik oleh para temannya Robert. Entah dengan cara dan bagaimana mereka melakukan hal tersebut.
"Gue juga gak akan bisa membantu Lo jika Ricky makin membabi buta dan Lo tahu bisnis Dimitri hancur dengan hitungan detik karena dia merencanakan sesuatu pada Kinara sama seperti Lo dulu dan gue gak mau itu terjadi pada Gue". kata Max memberi informasi
Ryuji semakin takut jika adiknya akan benar-benar menghancurkan keluarga nya sendiri.
"Seperti nya gue harus pulang untuk melihat kondisi keluarga gue di rumah". kata Ryuji
******
Yuli yang sudah masuk ke dalam kamar nya masih saja mendapatkan Omelan dari kakaknya
__ADS_1
"Lo itu jangan mentang-mentang sekolah sambil kerja terus gak mau mengerjakan pekerjaan rumah, apa Lo gak kasihan sama bunda?". kata Luna yang masih berbicara
"Iya gue ganti baju dulu terus akan gue beresin semua nya". ucap Yuli yang menyahuti dari dalam kamarnya.
"Bagus Lo kalau tahu diri, jangan lupa Lo cuci semua yang kotor dan bereskan ruang tamu". perintah Luna
Yuli tidak menanggapi omongan sang kakak karena dia merasa percuma saja, malah akan bertambah semakin panjang jika respon ucapannya tersebut.
"Sebaiknya gue mandi saja dulu terus beres-beres biar tuh Mak Lampir gak ngedumel terus". kata Yuli
*****
Masih di bengkel Ricky terlihat mereka duduk sambil melihat sang leader dengan penuh tanda tanya, apa yang akan dia lakukan kepada kakaknya nanti? itulah yang jadi pertanyaan mereka saat ini
"Rick apa Lo mau buat bisnisnya bokap Lo hancur sama seperti milik ke tiga saudara Lo ? atau cuma punya Robert saja yang Lo hancurkan?". tanya Arok
"Lebih dari itu. Gue akan membuat mereka terasingkan dari semua orang". kata Ricky
"Apa Lo mau membawa keluarga Lo ke daerah terpencil Rick?". tanya Rere
"Apa itu tidak terlalu berlebihan?." kata Ken
"Kalian gak usah ikut campur apalagi menentang keputusan gue, jika itu terjadi gue gak akan segan untuk bunuh Kalian sekarang juga". kata Ricky dengan tegas nya
Mereka tahu pasti Robert tidak bermaksud untuk melakukan hal yang buruk kepada Kinara dan temannya juga mungkin hanya menggoda saja tanpa melakukan hal yang di luar batas namun Ricky pasti tidak akan menerima apapun alasan dan pembelaannya.
"Rick apa Lo gak kasihan sama Rani jika Lo membuang keluarga Lo ke hutan Amazon?". tanya Arok
"Gue sudah memberikan mereka kesempatan tapi tidak dipergunakan dengan baik, seharusnya mereka memikirkan konsekuensinya sebelum bertindak". kata Ricky yang terlihat tak perduli dengan adik perempuan nya itu.
Mereka tidak akan bisa membantah Ricky meskipun mereka semua kasihan dengan keluarganya namun tidak bisa membantu nya juga karena Ricky masih tetap berada jauh di atas mereka.
*****
Di kamar tampak Rani terlihat begitu bersedih karena kakaknya sama sekali tidak perduli padanya, dia ingin sekali Ricky kembali seperti dulu tapi itu juga terlihat sangat mustahil baginya.
"Apa se benci itu kak Ricky kepada kita? apa tidak ada satupun kenangan indah yang kak Ricky rasakan". kata Rani sambil terisak
Dia merasa sesak di dadanya ketika tahu bahwa memang Ricky tak perduli lagi padanya bahkan Hanya sekedar membalas pesan pun tak di lakukan nya.
__ADS_1
"Apa memang aku harus pergi dari dunia ini agar kak Ricky mau menatap ku lagi". kata Rani yang merasa kacau hidupnya