
Sam dan Bryan masih setia menonton Adegan perdebatan di depan nya itu tanpa ingin melerai mereka juga karena menurut mereka berdua itu sangat menghibur sekali bahkan para pengunjung di taman pun banyak juga yang mencuri pandang agar bisa melihat perdebatan mereka berdua di sana
"Lo ya Lang awas saja Lo gue adukan ke bunda Lo". Kata Ayu
"Dasar Lo cewek tukang ngadu". Kata Galang
"Dari pada Lo cowok ribet bin kepo". Kata Yuli
"Lang Yul apa gak capek dari tadi berantem terus". Kata Bryan
"Capek juga sih Bray tapi dia nih gak sadar banget kalau cowok kan harus nya mengalah". Kata Yuli
"Gak cowok doang kali yang harus mengalah tapi cewek juga harus peka kayak Lo yang gak pernah peka dengan perasaan sahabat gue". Kata Galang
Dia kembali memulai perdebatan namun dengan topik yang berbeda sekarang dan itu pun tentang Ricky
"Kenapa Lo jadi bahas hal itu sih gak jelas banget Lo Lang". Kata Yuli
"Memang itu fakta nya kalau Lo memang orang yang gak peka dengan perasaan sahabat gue kalau gak percaya tanya saja sama Bryan dan juga Sam yang ada di sini". Kata Galang membuat Yuli langsung menatap kedua makhluk yang di sebut nama nya Oleh Galang tadi
"Apa kalian berdua berpikir sama seperti Galang?". Tanya Yuli
"Tentu saja iya". Kata Galang
"Gue bertanya kepada mereka berdua bukan Lo". Kata Yuli
"Dan gue mewakili mereka untuk menjawab nya". Kata Galang
"Sudah jangan berdebat lagi mending kita jalan-jalan Saja sekarang". Kata Bryan
Kini mereka berempat berjalan mengitari taman entah apa yang mereka cari hingga melakukan hal bodoh seperti itu. Berjalan di taman berempat dan menjadi pusat perhatian orang yang ada di sana
"Bray gue capek nih jalan mulu dari tadi mending kita ke tempat lain nya saja". Kata Yuli
Ketika mendengar Yuli ingin pergi ke tempat lain terbesit ide di otak Galang untuk mengajak dia pergi ke rumah Ricky
"Lo beneran mau ke tempat lain Yul?". Tanya Galang
"Benar bosan dari tadi di sini". Kata Yuli
"Ya sudah kalau begitu ayo kita pergi dan biar gue yang mengemudikan mobil nya". Kata Galang
Mereka pun menuruti apa yang di katakan Galang dan kini mereka semua sudah berada di dalam mobil dan Galang sebagai pengemudi nya
"Kita mau kemana Lang?". Tanya Yuli
"Ke tempat yang menyenangkan dan gue yakin Lo pasti suka". Kata Galang
mobil nya melaju dengan sangat santai bahkan Galang memang sengaja mengemudi dengan terlalu cepat.
Jika di perhatikan wajah Sam terlihat sangat serius karena dia tahu kemana arah kendaraan itu melaju namun dia juga tidak bisa menghentikan Galang sebab itu akan percuma saja dan akan menimbulkan perdebatan lagi. Mobil mereka sudah memasuki kawasan rumah Ricky dan tampak sekali pemandangan yang indah serta udara yang menyejukkan di sana
"Gila Lang keren banget ya pemandangan nya". Kata Yuli yang terlihat bahagia
"Lihat Yul rumah itu bagus gak". Kata Galang sambil menunjuk rumah Ricky yang sudah terlihat di sana
"Bagus banget Lang tapi kok sedikit ya rumah di sini". Kata Yuli
"Ya karena memang pemilik nya satu orang saja". Kata Galang
Kini mobil Galang sudah berada di depan gerbang rumah Ricky dan mereka menunggu gerbang itu terbuka otomatis. Setelah terbuka kini Galang kembali melaju kan mobil nya masuk ke dalam. Rumah Tersebut memang sangat lah luas dan juga ada taman serta gazebo di sana untuk mereka bersantai dan juga ada beberapa spot yang bisa di gunakan untuk berfoto juga serta tempat seperti danau pun juga ada di sana.
"Lang Lo kok masuk ke sini sih apa boleh sama pemilik nya?". Tanya Yuli
"Tentu saja pasti sangat boleh karena gue juga mengajak Lo". Kata Galang
Hal itu membuat Yuli bingung kenapa bisa Galang berkata seperti itu namun dia tidak mau memikirkan nya sekarang dan dia masih fokus melihat sekitar rumah tersebut yang terlihat sangat nyaman sekali
"Wah Lang rumah nya bagus sekali ya desain nya beda dari yang lain". Kata Yuli kembali membuka suara tentang ke ter kaguman nya kepada desain rumah tersebut.
"Ya jelas beda karena sang pemilik memang mendesain nya agar tampak beda dari yang lain". Kata Galang
Mereka sudah sampai di garasi rumah Ricky dan Galang pun mengajak mereka semua untuk turun
"Kok kita turun Lang?". Tanya Yuli
"Lo mau gak foto-foto di tempat ini?". Tanya Galang
"Ya mau lah kan gak ada juga tempat seperti ini di negara kita". Kata Yuli yang dari tadi memang sangat kagum dengan rumah milik Ricky kekasih nya itu
"Ya sudah kalau begitu ayo kita izin dulu dan yang izin harus Lo agar bisa cepat mendapat kan izin nanti". Kata Galang membuat Yuli kembali bingung
"Kenapa harus gue Lang kan ada kalian lagian juga gue gak kenal sama pemilik nya". Kata Yuli
"Lo pasti kenal sekarang ayo kita masuk saja". Ajak Galang
Sedari tadi Bryan dan Sam hanya mendengar kan pembicaraan mereka berdua saja karena mereka tahu maksud dan tujuan Galang membawa Yuli ke rumah itu.
Terlihat beberapa orang yang menjaga di sana mendekati mereka dan langsung membungkuk hormat
"Selamat sore tuan Galang silahkan masuk". Kata salah satu anak buah Ricky membuat Yuli mengerutkan kening nya heran karena mereka semua mengenal Galang dan mungkin saj mereka juga mengenal Bryan dan Sam menurut Yuli
"Ayo kita masuk saja ". Kata Galang
Tanpa basa basi dia pun nyelonong masuk duluan dan di ikuti oleh Bryan yang menggandeng Yuli lalu Sam di belakang nya
"Bray kok gue merasa aneh ya". Kata Yuli
__ADS_1
"Sudah ikut saja lagian gak mungkin kan Galang macam-macam sama kita". Kata Bryan
Yuli pun menurut dan kini mereka berjalan masuk ke rumah tersebut. Seketika Yuli di buat kaget dengan tatapan mata yang kini sedang menatap nya itu
"Ricky". Kata Yuli
Galang pun Tertawa melihat keterkejutan Yuli yang melihat ada Ricky di sofa ruang tamu itu
"Wah Lo ngerjain gue ya Lang". Kata Yuli
"Mana ada gue ngerjain Lo kan tari kita juga sepakat untuk masuk ke dalam karena Lo mau minta izin berfoto di depan". Kata Galang
"Kan Lo juga pasti sudah tahu kalau rumah ini milik dia jadi kita gak perlu kan minta izin segala". Kata Yuli
"Kata siapa kita gak perlu minta izin Lo gak tahu kan kalau gak ada seorang pun yang boleh berfoto di rumah ini dan sekitar nya". Kata Galang membuat raut wajah terkejut Yuli muncul
"Itu artinya kita juga tidak boleh kali Lang foto di sini". Kata Yuli
"Kan tadi gue sudah bilang juga kalau Lo yang izin pasti di perbolehkan". Kata Galang sambil tersenyum
Ricky pun masih menatap Yuli yang kini sedang berpegang tangan dengan Bryan setelah Bryan menyadari maksud dari tatapan Ricky dia langsung melepaskan pegangan tangan nya agar dia tidak salah paham dengan nya lagi
"Kalian berdua pasti juga tahu kan kalau ini rumah Ricky?". Tanya Yuli
"Ya past tahu lah Yul kan Sam juga sering ke sini dan Bryan juga menginap di sini kemarin". Kata Galang menjawab nya
"Kalian kenapa kemari?". Tanya Ricky
"Gak boleh kita kemari?". Kata Yuli balik bertanya
"Tidak masalah tapi apa yang membuat kamu datang kemari ?". Tanya Ricky
"Galang yang mengajak kita kemari karena gue bosan Sekali jalan di taman jadi kita cari suasana baru". Jawab Yuli
Mereka semua sedang duduk di sofa ruang tamu dan mengobrol
"Kalau mau berfoto silahkan saja tapi harus hati-hati". Kata Ricky
"Nah kan Yul apa gue bilang kalau yang izin Lo pasti akan di perbolehkan". Kata Galang
"Gue hanya mengizinkan kekasih gue saja Lang dan tidak untuk yang lain nya". Kata Ricky
"Pelit Lo ya Rick foto doang gak boleh". Kata Galang dan seperti biasa nya Ricky tidak menanggapi nya
"Jadi gue foto sendiri nih". Kata Yuli
"Kamu akan di temani anak buah ku yang ada di sana". Kata Ricky
Kini Yuli pun melangkah kan kaki nya untuk keluar rumah dan mencari spot untuk berfoto yang bagus sekali. sementara itu yang lain nya masih di ruang tamu untuk mengobrol
"Rumah gue jadi terserah apa saja gue mau melakukan apa di sini". Kata Ricky
"Ya ya ya bos memang paling benar". Kata Galang
"Bagaimana keberangkatan kalian besok apa sudah siap Sam?". Tanya Ricky
"Sudah bos kami sudah mengurus semua dengan baik". Kata Sam
"Apa Lo sudah memberi tahu Dira di sana agar dia bisa bersiap menyambut kedatangan kalian berdua?". Tanya Ricky
"Untuk hal itu tidak kami lakukan bos karena tuan Bryan ingin memberikan kejutan kepada kekasih nya". Jawab Sam
"Rick terima kasih atas segala bantuan yang Lo berikan dan gue janji akan membalas bantuan Lo suatu hari nanti". Kata Bryan
Ricky hanya diam mendengar ucapan Bryan karena dia juga tidak ingin menjawab perkataan dia tadi
"Yen ingat ya Lo harus jaga diri baik-baik agar tidak terjadi sesuatu lagi pada Lo karena si bos sombong ini pasti tidak akan meluangkan waktu nya untuk kedua kali nya hanya demi menyelamatkan Lo saja". Kata Galang
"Tenang Lang kali ini gue juga akan berhati-hati agar tidak menimbulkan masalah baru lagi selama gue belum membentuk kelompok baru". Kata Bryan
"Rick apa Lo gak bisa meminjamkan anak buah Lo untuk Bryan?" Tanya Galang
"Gak usah repot-repot gue bisa mencari nya sendiri nanti". Kata Bryan
"Gak bisa Yen Lo tahu sendiri kalau.lo sudah di blacklist sama dia pasti akan susah kalau mencari sendiri". Kata Galang
Ya memang akan sangat susah sekali jika sudah di blacklist oleh Ricky maka siapapun pasti akan enggan untuk membantu mereka karena mereka juga tidak ingin berurusan dengan Ricky sebab konsekuensi nya sangat besar sekali bagi hidup mereka semua. Jadi mereka memilih pura-pura tidak mengetahui nya saja demi keamanan dan keselamatan diri sendiri.
"Lo tenang saja sampai di sana nanti Dira akan memberikan beberapa anak buah nya untuk Lo dan Lo bisa membawa mereka untuk membentuk kelompok baru". Kata Ricky membuat Galang tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar bahwa Ricky mau membantu Bryan untuk bangkit kembali itu sangat lah mustahil mengingat bagaimana bencinya dia Kepada Bryan.
"Lo serius Rick gak bohong?". Tanya Galang antusias
"Mana mungkin gue berbohong dan untuk Lo Lang perbaiki sikap Lo yang seperti ini karena tidak pantas saja seorang ketua Geng bersikap kayak Lo". Kata Ricky
Meskipun Ricky tahu jika Galang serius maka apapun bisa dia lakukan namun Ricky tidak ingin Galang selalu seperti itu seolah dia terlihat seperti ketua yang tidak memiliki harga diri jika bersikap seperti itu. Tapi bagaimana pun Galang memang tetap lah Galang yang dengan berbagai macam cara bisa menyelesaikan semua nya juga dengan baik.
"Mulai pembahasan yang gak gue suka males banget gue mending cabut saja menyusul Yuli". Kata Galang lalu beranjak pergi dsn menyisakan mereka bertiga di sana
"Untung saja Lo sahabat gue Lang kalau gak sudah habis Lo dari dulu". Kata Ricky
"Maklumi saja karena memang begitu lah sikap nya namun di balik sifat nya itu tetap saja dia kan masih bisa di andalkan Rick". Kata Bryan
Ricky memang setuju dengan apa yang Bryan katakan tadi karena itu memang benar ada nya.
"Lalu apa rencana Lo setelah bertemu dengan kekasih Lo nanti?" Tanya Ricky
"Gue akan mengakhiri hubungan gue karena gue juga harus fokus membentuk kelompok baru serta gue ingin mereka aman dengan tidak berhubungan dengan gue sementara waktu". Kata Bryan
__ADS_1
"Kalau soal ke amanan kekasih Lo gue masih bisa membantu Bray". Kata Ricky
Bryan tersenyum seperti biasa nya dan itu membuat Ricky juga ikut tersenyum tanpa mereka sadari
"Gue tahu Lo memang baik Rick tapi Terima kasih atas semua nya dan kini gue ingin berdiri sendiri meskipun gue juga masih mendapat kan bantuan Lo melalui para anak buah Lo". Kata Bryan
"Lo jangan memikirkan hal yang aneh-aneh karena gue juga melakukan hal ini karena kekasih gue". Kata Ricky
"Gue tahu hal itu dan gue merasa Yuli sangat beruntung sekali mendapatkan Lo". Kata Bryan
Obrolan mereka pun berlangsung sangat lama dan juga serius sekali karena banyak hal juga yang harus mereka bahas sebelum Bryan pergi
"Sebaik nya Lo katakan kepergian Lo besok kepada dia". Kata Ricky
"Tadi gue sudah berbicara kepada dia tapi gue tidak memberi tahu nya kapan dan kemana gue akan pergi". Kata Bryan
"Terserah Lo saja yang penting Lo tidak menyakiti nya karena jika hal itu terjadi Lo akan berurusan dengan gue". Kata Ricky mengingat kan
Bryan mengerti dengan kekhawatiran Ricky kepada kekasih nya yang selalu perduli dengan para sahabat nya itu
Selang beberapa waktu Yuli dan Galang pun kembali ke ruang tamu dan bergabung bersama mereka semua
"Bray lihat deh foto nya bagus loh". Kata Yuli sambil menunjuk kan foto di handphone nya
"Tumben banget suka Selfi dan foto nya sebanyak ini". Kata Bryan. Dia tahu jika Yuli dulu sangat susah untuk di ajak berfoto tapi sekarang dia melihat Yuli berbeda namun penampilan nya tetap sama
"Mumpung tempat nya bagus dan gratis Bray jadi manfaat saja". kata Yuli sambil mengedipkan sebelah mata nya
"Apa kalian semua lapar kalau ya kita makan sekarang". Tanya Ricky
"Apa si bibi sudah masak Rick kan biasa nya juga jam segini belum masak Karena Lo juga kan jarang makan di rumah". Kata Galang yang hafal sekali dengan sifat sahabat nya itu
"Kita bisa membeli nya dari luar dan memakan nya di sini seperti yang gue lakukan biasa nya bareng Arok dan yang lain nya". Kata Ricky
"Ya sudah pesan saja sekarang tapi nanti kita makan nya di gazebo Depan sana saja. Lumayan sekali pemandangan nya juga indah". Kata Yuli
"Jangan di sana Yul karena Lo kan belum tahu roftop di rumah ini jauh lebih indah loh pemandangan nya". Kata Galang membuat Yuli pun kembali antusias
"Kalau begitu mari kita ke sana saja sekarang". Kata Yuli
Sam kini menyuruh anak buah yang ada di sana untuk memesan makanan di restoran milik Ken dan sesuai dengan permintaan mereka.
Yuli dan yang lain nya sudah berjalan menuju roftop milik Ricky
"Kok gue dari tadi tidak melihat foto keluarga Lo ya sama sekali di sini?" Tanya Yuli sambil tetap berjalan bersama mereka semua.
"Mana ada foto mereka Yul di sini karena sang leader tidak suka memajang foto di rumah nya". Kata Galang
"Jadi foto gue juga gak akan terpasang ya di sini ah sayang sekali". Kata Yuli menggoda Ricky
"Foto kamu ada di rumah ini dan di tempat lain nya juga". Kata Ricky membuat Yuli tidak percaya di buat nya
"Kok gue gak lihat foto gue kalau ada di sini?"? Tanya Yuli yang juga penasaran sama seperti yang lain nya
"Foto nya ada di kamar dsn ruang kerja ku dan ada juga di markas yang aku punya". Kata Ricky membuat Yuli menghentikan langkah nya sangking kaget nya dengan apa yang di katakan Ricky karena dia sangat tidak percaya Sekali dengan hal tersebut
"Hah ngapain foto gue Lo pajang di markas apa Lo mau gue jadi target para musuh Lo". Kata Yuli
"Tidak akan ada yang bisa menarget kan kekasih nya seorang Ricky dan untuk soal foto yang ada di markas itu aku lakukan agar mereka tahu bahwa kamu adalah ratu dan juga Bu bos mereka jadi jika kalian bertemu di jalan maka mereka akan tunduk dan hormat sekaligus bisa membantu kamu jika terjadi sesuatu". Kata Ricky
Dan kini Yuli mulai memahami nya sekarang tapi dia juga masih janggal dengan tidak ada nya foto anggota keluarga Ricky di rumah itu
"Oh ya apa Lo gak tinggal bersama anggota keluarga Hartama?". Tanya Yuli
"Tidak". Jawab Ricky singkat
Kini mereka sudah sampai di roftop rumah itu dan lagi-lagi Yuli di buat sangat terkejut dengan hal itu. Pemandangan yang sangat indah kini bisa dia lihat dengan mata kepala nya sendiri
"Wah wah wah tuan pacar Lo memang hebat banget ya bisa membangun rumah yang sebagus ini". Kata Yuli yang sangat kagum sekali
"Kamu suka dengan rumah ini?". Tanya Ricky
"Siapa yang gak suka dengan rumah seperti ini coba". Kata Yuli menjawab pertanyaan Ricky barusan
"Baguslah karena rumah ini juga nanti nya akan menjadi tempat tinggal kita". Kata Ricky
Yuli pun menoleh ke arah nya "Pede banget kalau nanti Lo bisa menikah dengan gue". Kata Yuli
"Aku sangat yakin dengan hal itu". Kata Ricky
"Tapi gue sangat tidak yakin dengan hal itu". Kata Yuli
"Ingat lah hal ini bahwa kemampuan kamu pergi bersembunyi dan berlari ingat aku pasti akan menemukan mu karena Yuli hanya untuk Ricky dan Ricky juga hanya untuk Yuli". Kata Ricky sambil tersenyum devil membuat Yuli tidak bisa membantah Perkataan dia lagi sekarang
*******
Di Singapura Caesar masih sibuk dengan aktivitas nya setelah beberapa hari yang lalu melakukan pembantaian kepada kelompok yang ada di sana
"Gila kenapa kelompok yang ada di sini hanya tinggal beberapa saja apa ada sesuatu hal yang tidak kita ketahui Shawn?". Tanya Caesar
"Gue juga heran tapi informasi yang gue dapat kan setelah kedatangan Dira dan juga Sam banyak kelompok yang ada di negara ini memilih pergi untuk mengamankan diri$. Kata Shawn menjawab dengan apa yang dia tahu saja
"Jadi Ricky membersihkan tempat ini dari kelompok mafia dan juga gangster". Kata Caesar
"Mungkin saja". Kata Shawn
Kini Caesar bertanya-tanya kenapa Ricky melakukan hal itu semua apa mungkin karena dia akan membantai keluarga nya namun tidak mungkin juga harus menyingkirkan kelompok lain dari negara ini karena mereka juga tidak akan menjadi penghalang Ricky melakukan hal tersebut
__ADS_1