
Mereka masih sibuk saling menggoda dan Hanya Galang saja yang berani menggoda sang Leader.
"Lo dari tadi gak Latihan Lang? ". Tanya Yuli
"Belum. Gue menunggu Ricky karena Dia akan melatih Gue hari ini". Kata Galang
Yuli menanggapinya hanya dengan anggukan saja dan Dia kembali melanjutkan latihan nya bersama Ipank
"Lumayan Banget melatih Lo". Kata Ipank
"Lumayan capek ya". Kata Yuli
"Bukan, Lumayan enak karena Lo juga mudah sekali menyerap apa yang Gue ajarkan tadi". Kata Ipank
"Bray Lo gabung sini sama Gue. Kenapa di sana sendirian Lo". Kata Yuli
Dan Bryan pun langsung berjalan menghampiri Yuli yang sedang latihan bersama Ipank.
"Makin jago Lo ya". Puji Bryan
"Itu karena Kalian berdua sabar banget ngajari Gue". Kata Yuli
"Itu juga karena kegigihan Lo dalam latihan ". Kata Bryan dan di angguki oleh Ipank
"Kalau Gue di latih Bos makin Kuat kali ya ". Celetuk Yuli
Ricky hanya memberikan tatapan datar saja pada Yuli tanpa ingin menanggapi karena Dia masih sibuk dengan ponsel nya. Entah apa yang sedang Di lakukan nya
"Rick katanya tadi Lo mau tahu kemampuan Gue. Ayo kita mulai sekarang ". Kata Galang
"Lo latihan dulu. Gue masih ada perlu sebentar ". Kata Ricky sambil berjalan keluar dari ruang latihan dan tampak sedang menelfon seseorang
"Lo kembali ke sini bareng sama Kinara dan awasi Dia jangan sampai ada yang curiga". Kata Ricky melalui sambungan telfon nya
"Baik Bos, saya akan mengawasi nona kirana sesuai perintah anda". Kata Nicholas
"Lo jangan melakukan pergerakan apapun jika nanti mereka melakukan sesuatu pada Kinara. Hanya awasi saja mereka ". Kata Ricky
"Baik Bos". Kata Nicholas
"Lo Siap-siap Karena Besok Kinara akan berangkat ". Kata Ricky langsung mematikan telfon nya seperti biasanya. Dia langsung pergi kembali bergabung bersama para Sahabatnya
"Lang. ayo Lo latihan sama Gue". Kata Ricky
"Gue sudah latihan dari tadi. Mending Lo sekarang duel sama Bryan saja". Kata Galang
"Ya sudah kalau Lo gak mau. Apa para orang kepercayaan kalian sudah di suruh ke sini? ". Tanya Ricky
"Mereka masih dalam perjalanan Rick ". Jawan Rere
"Ya sudah. Lanjut kan latihan kalian. Gue menunggu mereka datang dulu". Kata Ricky
Tidak begitu lama mereka semua datang termasuk para orang kepercayaan Ricky juga ikut datang ke sana
"Kenapa Lo datang ke sini juga Dira? ". Tanya Ken
"Gue yang suruh mereka datang kemari karena Gue akan melatih mereka semua ". Kata Ricky
"Apa kita boleh ikut latihan bersama juga Bos? ". Tanya Yuli
"Ikut saja jika kalian ingin ". Kata Ricky
Dia pun langsung bersiap-siap untuk melatih mereka semua
"Apa kalian sudah siap?". Tanya Ricky
"Kita semua sudah siap Bos ". Jawab Yuli penuh semangat
Ricky mulai melatih mereka semua dengan keras dan sesuai keinginan nya karena Ricky memang paling bisa membuat mereka menjadi semakin kuat.
"Posisi kalian jangan sampai salah dan juga jika kalian ingin menyerah sudahi saja sekarang ". Kata Ricky dengan tegas nya
Meskipun latihan tersebut sangat berat tapi mereka sangat menyukai nya karena bisa membuat mereka menjadi semakin kuat lagi. Latihan dari Ricky memang berbeda sekali dan Dia selalu punya cara agar orang yang dilatih bisa semakin kuat.
Latihan kali ini cukup melelahkan bagi mereka semua apalagi Yuli, terlihat sekali kalau Dia sangat kelelahan
"Apa Lo capek sekali? ". Tanya Ipank sambil memberikan air minum pada nya
"Lumayan banget ya kalau si bos yang melatih". Kata Yuli
"Ricky memang selalu begitu dalam melatih kita. Sangat keras dan cukup melelahkan tapi bisa untuk menjaga diri kita dari para musuh ". Kata Ipank
"Jadi Dia yang melatih kalian semua hingga se hebat ini? Baik juga ya Dia". Kata Yuli
"Jika Lo lebih mengenal Dia dengan baik pasti Lo bisa merasa kam kebaikan nya. Tapi cara Dia terkadang sulit untuk kita tebak dalam memberikan kebaikan pada orang lain". Jelas Ipank
Terlihat para anak Buah mereka masih latihan bersama Sang Leader dengan begitu serius nya
__ADS_1
"Dia gak capek ya, masih latihan terus". Kata Yuli
"Ricky memang begitu Yul. Dia tidak ingin para anak buah nya terlihat lemah sedikit pun". Kata Arok yang ikut bergabung bersama mereka
"Kenapa Ricky terlihat serius sekali melatih mereka semua ". Kata Ken
"Ricky kalau seperti ini sudah jelas akan ada sesuatu yang terjadi ". Kata Arok
"Apa Lo sudah mempersiapkan penjemputan untuk adik Lo Rok? ". Tanya Rere
"Gak perlu persiapan apapun karena Gue sendiri yang akan menjemput Dia". Jawab Arok
"Lo harus hati-hati Rok karena keadaan sekarang mungkin tidak terlalu aman". Kata Ken
"Gue tahu dan Gue akan datang sebelum Kinara sampai Di bandara ". Kata Arok
"Apaada sesuatu hal yang serius?". Tanya Yuli
"Gak ada apa-apa . Lo mau langsung pulang apa masih ingin di sini?". Tanya Arok
"Gue nunggu Galang dan Bryan dulu". Kata Yuli
Galang dan Bryan masih ikut latihan bersama dengan anak buah Ricky. Tidak ada kecanggungan sedikit pun antara Bryan dan Ricky meskipun mereka musuhan
"Gila Rick makin lama ajaran Lo makin keras banget ya". Kata Galang
"Untuk membuat Lo kuat harus latihan dengan keras dan ini belum seberapa Lang". Kata Ricky
"Yen Lo gak capek? ". Tanya Galang
"Gue masih ingin latihan jika di izinkan". Kata Bryan
Dulu Bryan juga sering latihan bersama dengan Ricky sebelum ada kesalah pahaman diantara mereka berdua.
"Kalau Lo masih ingin latihan silahkan saja Gue gak akan pernah melarang karena Lo adalah sahabat Galang". Kata Ricky
"Ya sudah kalian lanjut kan saja, Gue mau istirahat dulu. Capek ". Kata Galang berlalu pergi meninggalkan Ricky dan yang lain nya menuju sofa di tempat latihan
"Gue tidur sebentar gak apa-apa kali ya". Kata Galang langsung merebahkan badan nya di sofa tersebut
Sementara itu Yuli yang sedang bersama ke empat anggota inti terlihat mengobrol dengan begitu akrab nya
"Yul apa Lo sudah punya kekasi". Tanya Rere
"Kepo banget Lo". Kata Yuli sambil cengengesan
"Gue gak pacaran". Kata Yuli
"Jadi Lo Jomblo dong sekarang". Kata Ken
"Gue single bukan Jomblo". Kata Yuli sambil meminum air yang diberikan Ipank kepadanya tadi
"Ya elah sama saja kali Yul. Dua-dua nya berarti Lo gak punya pasangan". Kata Rere
"Apa Lo masih tertarik sama Arok atau sudah pindah ke Ricky? ". Tanya Ken
"Gue itu sama Arok cuma kagum doang bro gak lebih dan kalau sama Ricky gak ada rasa apapun ". Jawab Yuli dengan enteng nya
"Apa Lo yakin gak ada rasa suka atau cinta pada Arok?". Goda Rere
"Gak ada. Lagian Dia kan pacar sahabat Gue, ya kali Gue nikung sahabat sendiri ". Kata Yuli
Mereka dapat melihat bahwa yuli memang tidak berbohong dan Dia juga bukan tipe wanita yang suka meniking orang lain menurut mereka
"Berarti kalau Gue suka sama Lo gak apa-apa kan". Kata Ipank
membuat Yuli langsung melotot pada nya karena ucapan nya barusan "apa Lo gak salah ngomong seperti itu? ". Tanya Yuli
"Gak. Lagian dari pada cowok yang ngejar Lo di sekolah tadi mendingan Gue kan". Kata Ipank sambil mengedipkan sebelah mata nya
"Lo gak usah ganjen gitu Pank nanti Yuli ilfil sama Lo Gimana". Kata Rere bercanda
"Apa Lo serius suka sama Diap Pank? ". Tanya Arok
"Apa Lo juga suka sama Dia? ". Kata Ipank balik bertanya pada nya
"Kalian ini apa-apa sih jadi ngelantur banget ngomong nya". Kata Yuli
"Hebat Lo Yul Di sukai mereka berdua". Kata Ken sambil mengacungkan kedua jempol nya
"Gak ada ya. Lagian mana mungkin Arok suka sama Gue. Dia kan sudah punya Rachel. Iyakan Rok? ". Kata Yuli
"Lo itu cewek yang unik dan Gue mulai tertarik pada Lo". Kata Arok
"Tertarik bukan berarti suka kan.". Kata Yuli
"Mungkin berawal dari ketertarikan akan timbul rasa suka pada Lo". Kata Arok
__ADS_1
Yuli pun tertawa mendengar hal tersebut keluar dari mulut Arok karena cowok yang terlihat sangat kaku dan menyeramkan bagi nya bisa berkata seperti itu sangat lucu sekali
"Lo berani sekali menertawakan Arok. Hati-hati Lo Yul. Dia bisa marah sekali ". Kata Ipank sambil tersenyum
"hah Gue gak bermaksud menertawakan Lo sumpah. Tafi kelepasan Gue". Kata Yuli sambil tersenyum manis membuat mereka yang melihatjadi tertawa
Ketawa mereka membuat Ricky mengalihkan pandangannya pada mereka semua dan tatapan nya menyiratkan sebuah makna yang sulit untuk di ungkapkan dan Bryan melihat itu semua terlihat khawatir pada Yuli
"Kalian semua harus latihan lebih keras lagi terutama Lo Lex. Lo pasti tahu akan ada yang menargetkan Rere, jadi Lo harus mempersiapkan semua dengan matang dan rapi meskipun lawan Lo berada jauh di bawah Lo". Kata Ricky
"Baik Bos, Saya akan mempersiapkan semua dengan sangat hati-hati ". Jawab Alex orang kepercayaan Rere
"Dan jika Lo butuh bantuan Gue ataupun yang lain nya, jangan segan untuk mengatakan nya. Gue memang bilang tidak peduli pada mereka tapi bukan berarti Gue juga melepaskan begitu saja tanpa mengetahui rencana kalian. Gue tetap mengawasi segala rencana kalian agar Gue juga dapat membantu agar rencana tersebut berjalan sesuai dengan keinginan kalian". Kata Ricky
"Nicholas akan datang kemari bersma dengan Kinara. Gue tugaskan Ida untuk mengawal Kinara namun harus dengan Hati-hati agar tidak ada yang curiga. Gue tahu ada yang akan menculik Dia untuk mengalahkan Gue. Dan hal itu akan Gue biarkan terjadi karena Gue ingin melihat seberapa keberanian mereka menentang Gue". Kata Ricky
"Jadi kita biarkan nona Kinara sebagai umpan Bos. Apa Tuan Arok tidak akan marah nanti nya? ". Tanya Betran
"Arok biar menjadi urusan Gue dan kalian semua fokus saja pada tugas masing-masing". Kata Ricky
"Bos apa kepergian anda sudah di ketahui oleh mereka? ". Tanya Dira
Bryan terkejut mendengar bahwa Ricky akan meninggalkan negara ini.
"Gue secepatnya akan pergi dari negara ini setelah semua selesai. Gue rasa sudah cukup kekuasaan Gue menyebar Luas disini dam saat nya Gue mengbil alih negara yang lain nya agar semakin Kuat Kelompok dan Geng Kita". Kata Ricky
"Lalu anda ingin berada di negara mana Bos? ". Tanya Greg
"Kalian akan tahu nanti. Yang jelas semua yang ada di sini sudah Gue atur dengan begitu bagus jadi Gue harap nanti kalian bisa bekerja dengan baik". Kata Ricky
"Kami akan melakukan segala sesuatu nya sesuai dengan perintah anda Bos". Kata Mark dan di angguki oleh yang lain nya
"Gue juga berharap kalian bisa menjaga diri kalian dan jangan sampai lengah sedikit pun". Kata Ricky
Ya ini lah Ricky sosok yang terkenal sadis dan tak kenal ampun tapi aslinya Dia adalah pribadi yang sangat baik dan selalu memperdulikan keselamatan orang di sekitar nya. Apapun bisa Dia korban kan asla mereka yang berada di sekitar nya selalu aman dan tidak mendapatkan gangguan sedikit pun
"Latihan untuk hari ini cukup sampai di sini dan kaliqn boleh beristirahat semua". Kata Ricky lalu berjalan menghampiri para sahabatnya
"Lo sudah selesai Rick? ". Tanya Rere
Dan Dia hanya mengangguk kan kepala nya saja seperti biasanya
"Lo belum pulang? ". Tanya Ricky pada Yuli
"Masih nunggu Galang dam Bryan ". Jawab Yuli
"Galanag kemana Yul? ". Tanya Bryan
"Lah bukan nya tadi masih latihan bareng Lo Bray". Jawab Yuli
Mereka pun langsung mencari keberadaan Galang
"Gila tuh anak tidur bro". Kata Yuli
"Lo gak usah menunggu Dia pulang saja bersama Bryan. Biar nanti Dia sama Gue". Kata Ricky
"Bray Lo sudah selesai, Kita pulang Yuk. Gue capek banget nih". Kata Yuli
"Ayo. apa Lo mau makan dulu atau langsung pulang? ". Tanya Bryan
"Langsung pulang saja bro. Pasti bunda juga sudah menyiapkan makanan buat Gue. Sayang kan kalau gak ke makan nanti ". Kata Yuli
"Ya sudah. Kita berdua duluan ya. Dan terima kasih Rick, Lo sudah mau mengajarkan beberapa ilmu bela diri pada Gue hari ini". Kata Bryan
Ricky hanya menatap nya dengan datar tanpa ingin menjawab sedikit pun
"Besok kan hari sabtu, jadi Gue libur ya Bos? ". Tanya Yuli
"Iya. Lo besok gak ke kantor ". Jawab Ricky
"Pank Gimana kalau kita jalan-jalan setelah Gue pulang sekolah besok. Gue mau Traktir Lo". Kata Yuli
"Lihat besok saja, kalau Gue gak sibuk Gue akan jemput Lo di sekolah". Kata Ipank
"Ok kalau gitu Gue pulang duluan bye semua. Ayo Bray". Kata Yuli sambil berjalan pergi meninggalkan mereka semua
"Gila Lo Pank, Kencan Lo besok sama Dia". Kata Ken Menggoda sahabat nya itu
"Mulai pepet terus sampai dapat ". Kata Rere
"Kalian ngomong apa sih. Gue hanya makan saja sama Dia gak lebih ". Kata Ipank
"Makan cuma berdua, yakin gak ada apa-apa ". Goda Rere membuat mereka tertawa senang melihat raut eajah merona dari Ipank
"Gue tabok ya Lo Re. Sudah kita pulang sekarang atau gimana? ". Tanya Ipank mengalihkan pembicaraan mereka
"Lo jangan merubah topik pembicaraan kita Pank". Kata Arok ikut menggoda
__ADS_1
Mereka pun tertawa bersama dengan sangat keras dan terlihat sekali raut bahagia bukan kelelahan dari mereka. Hanya Ricky yang masih terdiam seribu bahasa di sana