
Kemampuan Caesar untuk mengalah kan para musuh nya memang sangat bagus bahkan dia juga bisa bertarung dengan King Devil dengan anggota nya saja tanpa bantuan kelompok lain nya sayang nya dia terlalu emosi dan mudah di pancing oleh hal sepele yang menjadi kelemahan nya itulah yang membuat Ricky bisa saja mengalahkan dia dengan sangat mudah
"Apa Lo akan melakukan sesuatu Rick kepada Rio?". Tanya Arok
"Pasti sekarang dia ingin melarikan diri dari gue karena Caesar pasti juga lebih memilih melindungi mama nya dari pada si tua bangka itu dan juga untuk membalas dia gue sudah menyuruh Sam untuk melakukan nya". Kata Ricky dengan tersenyum devil nya
Mereka sudah menduga kalau Ricky pasti akan melakukan balas dendam kepada Rio karena dengan berani melakukan hal tersebut kepada kekasih tapi mereka tidak tahu apa yang akan di lakukan Ricky untuk membalas nya
"Lalu dengan Bryan bagaimana Rick?". Tanya Arok
"Gue akan membantu dia untuk bangkit dan mendirikan kelompok baru agar dia tidak menyusahkan lagi". Kata Ricky
mereka berempat pun tersenyum mendengar nya karena mereka tahu meskipun Ricky membenci Bryan tapi pasti masih ada rasa persaudaraan dan persahabatan seperti dulu di hati nya yang memang dia sembunyikan dengan sangat baik untuk mengelabuhi semua orang.
"Jadi Lo akan memberikan anak buah Lo untuk nya?". Tanya Ipank
"Iya gue akan memberikan anak buah yang di Pegang Dira untuk dia". Kata Ricky
"Anak buah yang sudah sangat ahli dan hebat yang Lo berikan enak sekali ya jadi Bryan". Kata Ipank menyindir
"Anak buah Lo juga banyak yang dari gue kan jadi sama saja". Kata Ricky
"Apa tidak tersisa sedikit pun anak buah nya Rick?". Tanya Arok
"Tidak ada bahkan keluarga dia juga tidak tersisa hanya tinggal dia saja". Kata Ricky
Mereka pernah mengenal dan dekat dengan keluarga Bryan jadi mendengar hal tersebut ada rasa kaget dan juga bersalah karena tidak bisa membantu melindungi keluarga sahabat nya.
Dulu memang Ricky dan para sahabat nya sering sekali menginap di rumah Bryan karena kedua orang tua Bryan sangat lah ramah dan penyayang bahkan mereka juga sudah di anggap anak sendiri oleh keluarga Bryan bahkan tak jarang mereka sering berlibur bersama layak nya keluarga besar.
"Kenapa mereka pergi begitu cepat bahkan kita belum meminta maaf karena melakukan banyak kesalahan kepada mereka". Kata Ken yang tampak begitu sedih
Mereka menyesali apa yang terjadi dulu hingga membuat keluarga Bryan pergi meninggalkan negara kelahiran nya dan juga mungkin saja mereka tidak memaafkan semua kesalahan Ricky dan yang lain nya tapi itu menurut mereka saja
"Apa untuk hal itu Lo membantu Bryan Rick?". Tanya Arok
Ricky tidak menjawab nya dan dia hanya diam saja sambil menatap lurus ke depan entah apa yang kini dia pikirkan
"Untuk semua yang terjadi dengan keluarga Bryan gue pastikan akan membuat perhitungan juga kepada mereka". Kata Ipank
"Benar kita harus membuat perhitungan juga. Kehancuran markas mereka belum seberapa di bandingkan dengan kepergian mereka semua". Kata Rere
"Mereka sekarang sudah pergi menghindar dari kak Ricky". Kata Hiro
"Tapi Lo tidak lupa kan jika Jonathan akan datang kemari". Kata Ricky
"Kita habisi saja Jo di sini". Kata Ken penuh semangat namun dia langsung mendapat kan tatapan dari Arok dan juga Ricky
"Lakukan saja apa yang menurut kalian benar dan jangan memperdulikan ku". Kata Hiro yang tahu maksud dari tatapan mereka berdua Kepada Ken
"Jangan melakukan sesuatu dulu kepada Jo bantai saja anggota lain nya dan Jo biar menjadi urusan Arok dan juga Hiro". Kata Ricky
"Ya sudah kalau begitu kita mulai saja membuat perhitungan kepada mereka karena sudah berani menghabisi keluarga Bryan". Kata Rere penuh semangat
Ricky menyetujui apa yang akan di lakukan para sahabat nya dan dia akan membantu jika memang mereka memerlukan bantuan Ricky karena dia juga tidak akan ikut dalam membuat pelajaran di anggota King Devil. Ricky sekarang akan fokus merebut hati kekasih nya itu
Setelah beberapa jam kini Yuli dan sang bunda sudah selesai membuat makanan dan dia membawa nya menuju ruang tamu
"Tidak perlu repot-repot bunda". Kata Ricky
"Bunda tidak pernah repot justru bunda senang karena bisa memasak kembali". Kata Ayu
"Oh ya kemana Galang dan Bryan kenapa gak terlihat". Kata Yuli sambil ikut duduk bersama mereka
Belum juga mereka menjawab Galang sudah muncul di hadapan mereka semua
"Kenapa Lo mencari gue kangen ya". Goda Galang
"Pede banget Lo. kenapa Lo ke sini sendirian dimana Bryan?". Tanya Yuli
"Dia tadi di jemput Sam kata nya ada urusan". Kata Galang
"Ada urusan apa dia dengan Sam?". Tanya Yuli
"Mana gue tahu Lo tanya sendiri saja pada dia". Kata Galang dengan Santai nya sambil memakan makanan yang di sediakan tadi
Kini Yuli menatap Ricky dan yang di tatap pun paham dengan maksud tatapan nya
"Seperti apa yang di katakan Galang tanya saja kepada dia sendiri". Kata Ricky
"Jadi Lo beneran gak tahu." Tanya Yuli sambil tetap menatap nya dan Ricky hanya mengangguk kan kepala nya sambil tersenyum melihat kekasih nya itu
"Oh ya kapan gue bisa kembali lagi bekerja?". Tanya Yuli
"Terserah kamu saja kapan mau memulai nya kembali". Kata Ricky
"Kalau gitu besok gue mau kerja lagi". Kata Yuli
"Bunda bagaimana kondisi Luna apa sudah membaik?". Tanya Ricky
"Luna sudah sehat dan dia sudah bisa kembali beraktivitas seperti sebelum nya". Kata Ayu sambil menyunggingkan senyum nya
"Kalau begitu kita pergi jalan-jalan sekarang." Ajak Ricky
"Jalan-jalan lagi?". Tanya Yuli
__ADS_1
"Iya tapi untuk hari ini jalan nya bersama keluarga kamu juga". Kata Ricky
"Gak usah repot-repot mending bunda dan yang lain nya di rumah saja kalau mau jalan-jalan kamu dan sahabat mu serta Yuli saja". Kata Ayu
"Sudah lah Bun jangan menolak ajakan Ricky nanti dia bisa marah Lo ". Kata Galang
"Mana mungkin gue bisa marah sama bunda dan kekasih Gue". Kata Ricky sambil menatap Galang
"Ya kali saja Lo khilaf Rick". Kata Galang
"Kalau khilaf sama mereka itu tidak akan mungkin". Kata Ricky
Ya dia akan berusaha sekuat tenaga untuk menahan emosi dan ego nya untuk kekasih nya yang sekarang ini.
"Ya sudah kalau begitu ayo jalan dan Lo Lang panggil Luna dan ayah nya supaya ikut bersama kita". Kata Ricky
Galang pun kini memanggil Richard dan Luna agar dia bisa ikut bersama dengan Ricky dan yang lain nya untuk jalan-jalan. Setelah menunggu lima belas menit mereka akhir nya turun dan sudah siap untuk pergi
"Rick sebaik nya kita tidak perlu ikut". Kata Ayu
"Tidak apa-apa bunda lagian juga menantu mu ini tidak pernah kan mengajak kalian semua jalan bersama". Kata Ricky membuat yang lain nya tersenyum mendengar ucapan dia barusan
Bahkan Arok dan Hiro serta Galang pun terlihat sangat bahagia ketika melihat ekspresi bahagia Ricky sekarang. Mereka masih berharap agar Yuli bisa membuka hati nya untuk Ricky secepat mungkin agar dia bisa bahagia sepenuh nya sama seperti dulu
"Ya sudah kalau begitu kita berangkat saja sekarang". Kata Rere
Kini mereka sudah menuju mobil masing-masing dan akan berangkat ke pusat perbelanjaan. Mobil mereka berjalan beriringan dan jalanan Tampak sedikit lenggang jadi mereka bisa mengemudikan mobil nya dengan cepat
Sesampai nya di mall Ricky langsung mengajak mereka untuk jalan dan membeli keperluan yang di perlukan
"Beli saja apa yang kalian perlukan dan jangan sungkan sama sekali dan ingat jika ada yang pulang dengan tangan kosong maka aku tidak akan segan untuk menutup mall ini". Kata Ricky
"Gila Lo ya melakukan hal itu seenak nya saja". Kata Ricky
"Sudah lah turuti saja keinginan Ricky karena omongan dia pasti akan dia wujud kan ". Kata Galang berbisik kepada Yuli
"Ya sudah kalau begitu ayo kita masuk saja". Kata Yuli
Mereka pun kini masuk kedalam mall untuk berbelanja dan tidak membutuhkan waktu Lo Ama juga mereka semua sudah selesai dan juga sudah membawa barang belanjaan masing-masing
"Kita pulang kalau begitu". Kata Yuli
"Tidak kita tidak akan pulang sekarang karena kita harus mencari rumah baru untuk kalian tinggali karena kalian semua tidak bisa tinggal di rumah Sam selama nya". Kata Ricky
Yuli dan keluarga nya sangat terkejut dengan hal itu bagaimana bisa dia menerima rumah dari Ricky yang notabene nya bukan siapa-siapa dia
"Kita akan beli sendiri tapi tidak sekarang". Kata Yuli
"Aku tidak akan menerima penolakan untuk kali ini karena rumah ini adalah pemberian dari perusahaan untuk pegawai nya dan jika kamu tidak percaya Isa tanya kepada pegawai yang lain nya". Kata Ricky
Dan bukan Rere saja yang membantu Ricky meyakinkan mereka tapi semua para sahabat Ricky juga melakukan hal tersebut
"Rick gue capek Lo gak bisa apa cari rumah nya kapan-kapan saja". Kata Yuli mencoba untuk membatalkan rencana Ricky
"Ya sudah kalau begitu kita pulang saja sekarang". kata Ricky
Akhir nya mereka semua memutus kan untuk pulang sesuai dengan instruksi sang leader karena kekasih nya yang mendadak kelelahan itu.
Beberapa menit perjalanan mereka sudah sampai kembali di rumah Sam dan Yuli beserta keluarga kini memutuskan untuk istirahat di kamar mereka masing-masing sementara Ricky dan yang lain nya berada di ruang kerja Sam
"Akhir nya Si bucin sudah menunjukkan kebucinan nya sekarang di depan semua orang". Kata Galang mengejek tingkah Ricky tadi
"Apa Lo yakin Rick jika kekasih Lo tadi benar-benar lelah?". Tanya Ipank
"Tentu saja gue tahu kalau dia hanya pura-pura saja agar kita membatalkan acara untuk membeli rumah baru untuk mereka". Kata Ricky
Mereka semua tersenyum ternyata sang leader masih tajam sekali mengetahui dan insting nya
"Lalu apa rencana Lo karena gue rasa dia akan selalu mencari cara agar tidak jadi membeli rumah bersama Lo ". Kata Rere
"Gue akan membeli nya sendiri dan juga gue akan memastikan bahwa dia akan menerima nya dengan cara apapun". Kata Ricky sambil menyeringai devil
"Rick apa kita sudah bisa melakukan hal untuk balas dendam kepada king devil sekarang". Tanya Rere
"Gue sudah mengatakan lakukan saja kapanpun asalkan jangan menarget kan Jo karena dia bagian Arok dan juga Hiro". Kata Ricky dan mereka semua mengangguk mengerti kecuali Galang
"Kenapa kalian ingin balas dendam kepada king Devil?". Tanya Galang. Meskipun dia tahu bahwa keluarga Bryan sudah tidak ada namun dia tidak tahu jika mereka masih memikirkan perasaan Bryan dan masih menyayangi anggota keluarga nya hingga sekarang jadi wajar saja jika Galang kebingungan dengan perkataan Rere tadi
"Lo gak perlu tahu Lang karena itu tidak ada urusan nya dengan Lo ". Kata Ricky
"Oh ya Rick gue akan kembali ke Inggris karena papa sudah menyuruh gue untuk pulang". Kata Galang yang ingat kemarin papa nya menelfon dan menyuruh dia untuk kembali karena Ricky sudah berhasil menjadikan Yuli sebagai kekasih nya
"Kapan Lo akan kembali? ". Tanya Ricky
"Paling juga satu Minggu lagi". Kata Galang
"Ok. gue akan meminta Greg untuk mempersiapkan itu semua atau mungkin Lo mau gue antar". Goda Ricky
"Spesial banget gue kalau sampai Lo mau repot-repot mengantar gue kembali ke sana". Kata Galang menanggapi godaan Ricky
"Tentu saja gue akan melakukan itu karena kau memang orang yang sangat spesial sahabat ku". Goda Ricky lagi sambil merangkul bahu Galang
"Dasar lelaki bucin". Kata Galang
"Tidak masalah karena gue bucin dengan kekasih gue sendiri bukan kekasih orang lain". Kata Ricky
__ADS_1
"Ya ya ya bos selalu benar". Kata Ipank
Mereka pun langsung tertawa bersama setelah mendengar hal tersebut
******
Di lain tempat Sam dan juga Bryan sedang mengurus segala keperluan nya untuk berangkat ke Singapura besok
"Apa ada yang anda perlukan tuan?". Tanya Sam kenapa Bryan
"Sudah cukup semua sudah beres dan juga jangan memanggil ku tuan karena aku bukan tuan ataupun bos mu". Kata Bryan
"Ya sudah apa kita kembali sekarang Bryan?". Tanya Sam
"Iya kita kembali saja sekarang". Jawab Bryan dengan ramah
Sam tahu tentang apa yang terjadi antara Bryan dan juga Ricky tapi dia tidak ingin ikut campur sedikit pun tentang hal tersebut karena itu bukan lah wilayah nya
Dalam perjalanan Sam dan Bryan mengobrol banyak sekali dan mereka pun juga mengobrol tentang Ricky bagaimana dia dulu serta bagaimana baik nya dia dan banyak orang yang tidak mengetahui nya
"Sam bagaimana Lo sama Ricky bertemu dulu?". Tanya Bryan
"Kami bertemu dulu di rumah tuan Galang. Dulu saya adalah anak dari anak buah papa tuan Galang". Kata Sam
"Oh jadi dulu kau ikut bersama Galang pasti sangat menyenangkan ikut dengan dia sama tapi mungkin juga rasa nya sama seperti ikut bersama Ricky ya". Kata Bryan
"Ya mungkin saja begitu tapi menurut saya semua sama saja dan juga sangat lebih menyenangkan jika ikut dengan bos". Kata Sam
"Karena Lo tertantang melakukan banyak hal baru dengan dia". Kata Bryan dan Sam mengangguk kan kepala menyetujui perkataan Bryan Barusan
"Oh ya Sam apa boleh gue sekarang mampir ke rumah Lo sebentar karena sebelum gue pergi gue ingin bertemu dengan Yuli dulu". Kata Bryan
"Baik kita akan ke rumah dulu". Kata Sam
Kini mobil nya berbalik arah dan menuju kediaman nya sendiri untuk mempertemukan Bryan dan juga Yuli sebelum dia berangkat ke Singapura besok
Sesampai nya di sana Bryan Melihat banyak sekali mobil di sana dan dia tahu siapa pemilik mobil tersebut serta dia juga melihat mobil Galang di sana
"Galang ada di sini". Kata Bryan dan Sam pun melihat memang ada mobil Galang terparkir di sana
"Mungkin saja mereka sedang berkumpul bersama. Ayo masuk dan jangan sungkan". Kata sam
Dia suka dengan Bryan karena dia terlihat sama menyenangkan jadi pantas saja Yuli terlihat sangat dekat dengan dia dan juga membagi segala cerita nya kepada Bryan sebab dia adalah orang yang bisa bisa berpikir jernih dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan dan juga mencerna segala cerita
"Kemana mereka kok rumah Lo terlihat sepi sekali?". Tanya Bryan
"Mungkin sedang istirahat karena ini juga sudah waktu nya untuk tidur siang kan". Kata Sam menjawab pertanyaan Bryan tadi
"Kalau Yuli istirahat ngapain gue kesini tadi ya kok jadi bego gini sih gue". Kata Bryan membuat Sam tersenyum
"Ya gak apa-apa istirahat saja dulu di sini kan nanti sore bisa bertemu dengan Yuli". Kata Sam
"Tapi gue gak biasa istirahat siang Sam jadi mungkin gue balik saja kali ya". Kata Bryan
"ngapain Lo balik jika sudah Sampai di sini Sam". Kata Galang
"Lang Lo di sini juga". Kata Bryan
"Ya gue di sini dan Lo juga pasti sudah tahu karena mobil gue yang sangat bagus dan mahal hadiah dari seseorang sudah terpampang di depan". Kata Galang membuat Bryan tertawa
para sahabat Ricky menatap Bryan dengan tatapan serius nya karena dia mengingat yang di katakan Ricky dan mereka merasa sangat bersalah kepada Bryan
"Lo pamer banget ya Lang jadi orang". Kata Bryan
"Yuli sedang istirahat kalau Lo mau ketemu nanti saja mending sekarang kita olah raga saja". Kata Galang mengajak Bryan
"Mau olah raga apa siang-siang Lang Lo ada-ada saja ya". Kata Bryan
"Ya olah raga apa saja Bryan. Lagian kan gak ada larangan untuk kita olah raga siang kan". Kata Galang
"Ya memang gak ada tali gue juga gak pernah melihat ada yang olah raga siang seperti yang akan Lo lakukan". Kata Bryan
"Bukan gue saja kali tapi Lo juga". Kata Galang
"Lo saja karena gue gak setuju jika olah raga di siang hari". Kata Bryan
Mereka masih menyaksikan perdebatan Bryan dan juga Galang namun untuk kali ini Galang bisa di patahkan oleh Bryan membuat mereka tertawa bersama
"Bryan bagaimana persiapan Lo untuk berangkat besok?". Tanya Ricky
"Sudah beres semua tinggal berangkat saja besok maka dari itu gue minta Sam untuk mengantar gue ke sini agar bisa bertemu Yuli untuk yang terakhir kali nya". Kata Bryan
"Lo pikir Lo mau meninggalkan apa bertemu dengan Yuli untuk terakhir kali nya". Kata Galang
"Maksud gue mungkin kita akan berjumpa lagi namun menunggu waktu yang agak lama karena gue harus melakukan sesuatu". Kata Bryan
"Bryan Lo Jangan melakukan hal yang membahayakan diri Lo sendiri karena gue juga gak akan membiarkan hal tersebut terjadi". Kata Galang
Bryan pun tersenyum" Gue hanya ingin membangun kembali kelompok gue dan juga perusahaan gue Lang jadi gue butuh fokus dan konsentrasi yang tinggi untuk melakukan hal tersebut". Kata Bryan
"Lo butuh berapa anak buah gue bisa kasih beberapa anak buah gue untuk membantu Lo ". Kata Galang
"Terima kasih tapi tidak perlu Lang sebab gue ingin membangun nya sendiri dan dari nol seperti dulu". Kata Bryan
"Mana mungkin Lo bisa membangun nya tanpa gue. Lo masih ingat kan kalau Ricky mem-blacklist Lo jadi Lo akan sulit melakukan hal tersebut". Kata Galang sambil melirik Ricky yang tampak biasa saja mendengar hal tersebut
__ADS_1
Ricky tidak akan menanggapi sindiran Galang karena dia mereka bahwa hal tersebut tidak lah penting sama sekali bagi dia