Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Mengundang Caesar Bertemu


__ADS_3

Setelah kepergian Richard kini mereka ganti menatap Ricky dengan tatapan penuh tanya dan meminta penjelasan dari sang leader devil itu tentang hubungan Rio Fernandez Danuarta dengan kejadian dialami oleh Richard barusan. Ada juga yang menerka-nerka bahwa kejadian penyerangan di rumah Yuli mungkin juga akibat dari ulah Richard yang menyinggung Rio


"Apa Rick sebenar nya yang terjadi?". Tanya Rere


"Si bodoh itu sudah ingin bekerja sama dengan Rio Danuarta untuk menyakiti wanitaku". Kata Ricky


"Rio Fernandez Danuarta papa dari Arya Caesar Danuarta Ketua Mafia Italia sekaligus pengusaha yang cukup sukses itu". Kata Ken


"Benar". Kata Ricky


"Kenapa dia berusaha untuk mencelakai Yuli apa dia ada dendam dengan Lo Rick tapi gue rasa juga gak mungkin apalagi dengan Caesar kalian berdua kan jarang bertemu dan berurusan kecuali soal bisnis dan itupun Sam atau Dira kan yang mengurus nya". Kata Rere


"Apa Yuli pernah menyinggung nya Rick? secara dia kan orang nya suka ikut campur urusan orang sama seperti awal pertemuan kalian dulu". Kata Galang


"Kalian jangan berpikiran terlalu jauh dan semua yang kalian terkah itu salah besar". Kata Ricky


"Jangan membuat orang penasaran Rick cepat katakan saja apa yang sebenar nya Lo ketahui dan kita tidak tahu". Kata Galang


"Cari tahu saja sendiri kata nya Lo tidak bodoh jadi Lo cari saja sendiri". Kata Ricky


Mereka semua langsung tertawa mendengar ejekan Ricky untuk Galang


"Rick gue denger Lo mengundang Caesar ke Jepang untuk bertemu". Kata Arok


"Iya gue memang ingin bertemu dengan dia sebab gue ingin melakukan kerja sama dengan nya". Kata Ricky


"Kenapa Lo tiba-tiba mengajak orang lain untuk bekerja sama biasa nya juga Lo yang selalu di ajak dan di cari banyak orang". Kata Ipank


"Rick untuk Richard apa yang akan Lo lakukan selanjut nya?". Tanya Galang


"Tidak ada tadi saja sudah cukup karena gue juga gak mau jika Yuli bersedih dan kerepotan mengurus Richard". Kata Ricky


Ricky tidak ingin memberikan pelajaran lagi kepada Richard untuk saat ini tapi dia akan melakukan hal yang lebih dari ini jika dia berani mengusik Yuli lagi


****


Richard yang kini sudah berada di lantai atas ingin segera istirahat agar tubuh nya bisa sehat setelah mendapat kan beberapa pukulan dari Ricky


"Ayah kok jalan seperti itu Kenapa?". Tanya Yuli yang memang ingin pergi ke bawah bersama para sahabat nya dan tidak sengaja bertemu dengan Richard


"Ayah tadi jatuh terpeleset jadi gini". jawab Richard


"Lain kali hati-hati om kalau jalan". Kata Kikan


"Ayo Yul kita kebawah sekarang". Ajak Kikan


"Yuli turun dulu yah dan ayah hati-hati ya kalau jalan jangan sampai jatuh lagi". Kata Yuli


Dan Richard menjawab dengan senyuman sambil mengangguk kan kepala nya. Kini mereka turun ke bawah karena mereka semua ingin pergi jalan-jalan agar Yuli tidak merasa bosan


"Kita pakai apa jalan nya? tadi kan gue sama kak Rere dan Lo juga sama Arok kan Hel". Kata Kikan


"Iya juga ya. Kinara Lo kesini naik apa?". Tanya Yuli


"Kalau dia jangan di tanya Yul pasti antar jemput karena Arok tidak akan membiarkan dia mengendarai mobil sendirian". Kata Rachel dan Kinara pun tersenyum mendengar perkataan calon kakak ipar nya itu


"Apa kita pinjam saja mobil Sam satu?". Tanya Yuli


"Lo saja yang pinjam kalau gitu". Kata Kikan

__ADS_1


"Kenapa gue sih kalian kan juga bisa". Kata Yuli protes dengan ucapan Kikan


"Ya karena Lo itu bos nya Sam jadi dia pasti akan meminjam kan salah satu mobil nya buat kita tapi kalau gue atau yang lain nya yang pinjam pasti tidak akan di kasih oleh dia". Kata Rachel


"Betul itu Yul". Kata Kinara sambil tersenyum


"Ya sudah gue coba dulu". Kata Yuli dan mereka sekarang pergi mencari Sam untuk meminta izin meminjam mobil nya. Mereka masih mencari dan belum menemukan Sam dan yang lain nya bahkan Yuli juga mencari ke tempat yang tadi digunakan untuk berkumpul namun tidak ada


"Sam ini kemana sih di cari sampai kaki mau copot belum juga ketemu". Kata Kikan


"Iya susah juga mencari mereka semua". Kata Yuli


"Pak lihat Sam gak?". Tanya Yuli pada salah satu anak buah Sam yang ada di rumah nya


"Tuan dan yang lain nya tidak keluar nona mungkin mereka ada di ruangan rahasia milik tuan Sam". Kata anak buah Sam


"Apa tahu di mana tempat nya?". Tanya Yuli


"Kalau itu saya tidak tahu karena tempat tersebut adalah privasi untuk tuan dan para bos besar". Jawab nya membuat Yuli dan yang lain nya frustasi


"Batal dong kita jalan-jalan nya". Kata Kikan


"Ya sudah mending kita nonton film saja kan di sini ada tempat seperti di bioskop". Kata Kinara yang mengetahui sedikit bagian dari rumah Sam ini


Mereka berjalan menuju tempat nonton dan sebelum sampai di sana mereka sudah bertemu dengan Ricky dan yang lain nya


"Gila ya Sam Lo gue cari dari tadi gak ketemu-ketemu". Kata Yuli membuat Sam mengerutkan dahi nya karena ucapan kekasih bos nya itu pasti akan membuat dia mendapat kan amukan dari sang bos


Kikan paham dengan situasi ini dan dia segera menyenggol lengan Yuli agar dia peka terhadap keadaan yang ada sekarang


"Kenapa mencari Sam?". Tanya Ricky sambil memicingkan mata nya


"Gak usah cemburu. Gue mencari dia karena ingin pinjam satu mobil nya buat jalan-jalan bareng mereka". Kata Yuli menjawab pertanyaan Ricky barusan


Dia memang tidak akan pernah membiarkan Kinara pergi sendiri tanpa dia ataupun Mark anak buah nya karena Arok tidak ingin terjadi sesuatu kepada adik perempuan kesayangan ini


"Mau jalan sebentar saja kak bareng mereka". kata Kinara dengan lembut nya


"Kamu gak boleh jalan jika tidak bersama kakak atau Mark dan yang lain nya". Kata Arok


"Hanya Sebentar saja kak lagian kita jalan di dekat sini doang kok gak jauh-jauh". Kata Kinara


"Gak usah lagian kamu mau ngapain Japan ke luar. Di sini saja kamu bisa melihat dan menonton apapun yang kamu inginkan dsn mau sepuas nya tanpa gangguan apapun". Kata Arok


Kinara sebenar nya kecewa dengan apa yang di katakan oleh Arok taoi dia tidak pernah menunjukkan rasa kecewa nya itu kepada kakak nya karena dia tidak ingin Arok malah makin marah kepada nya. Kinara paham dengan apa yang di lakukan Arok itu demi kebaikan dia jadi dia akan berusaha untuk selalu menuruti keinginan nya.


"Ya sudah kak Kinara gak akan ikut mereka". Kata Kinara sambil tetap tersenyum menjawab nya


"Rok apa gak boleh gitu sebentar saja kita pergi". Kata Yuli


"Gak bisa". Kata Arok


Mereka semua tahu alasan kenapa Arok Melakukan hal itu jadi mereka tidak ingin juga membuat perdebatan dengan Arok kecuali Ricky nanti karena pasti dia akan membela Yuli dan juga Kinara seperti sebelum nya


"Sebentar saja Rok boleh ya". Kata Yuli tidak putus asa untuk meminta izin kepada kakak sahabat nya itu


"Kak biarkan saja kali kak Kinara pergi bersama mereka". Kata Hiro


"Gue gak akan mengizinkan dia dan Lo tahu kan kalau gue sudah bilang tidak itu artinya apa". Kata Arok

__ADS_1


"Sudah gak usah berdebat hanya karena hal sepele saja dan maaf ya aku gak ikut kalian". Kata Kinara menengahi mereka


"Ya gak seru kalau Lo gak ikut juga Nar kan kita jarang juga kumpul seperti ini". Kata Yuli dengan wajah sedikit di tekuk nya


"Kamu pergi saja Kinara kak Ricky mengizinkan kamu pergi bersama mereka dan pakai saja mobil hitam punya Sam Yang ada di depan sana". Kata Ricky membuat Arok langsung menatap nya


"Rick gue gak mau jika Kinara pergi keluar untuk jalan-jalan sekarang". Kata Arok


"Gue gak tanya pendapat Lo. Kalian pergi saja sekarang. Sam berikan kunci mobil Lo biar Rachel yang mengemudikan nya". Kata Ricky


Sam langsung mengambil kunci mobil yang bisa dia pakai dan segera memberikan nya kepada Rachel


"Aku kasih kamu dan mereka semua waktu dua jam jika lewat dari jam itu maka tidak akan ada jalan-jalan bersama lagi dengan mereka". Kata Ricky kepada Yuli


"Ah memang Lo itu baik banget makasih ya. Ayo gaes kita berangkat. bye Arok". Kata Yuli dengan senyuman mengejek nya


Arok hendak menyuruh Mark untuk mengikuti adik nya namun Ricky melarang nya karena dia yakin mereka akan baik-baik saja dan tidak akan ada yang menggangu nya


"Rick gue gak mau jika terjadi sesuatu dengan Kinara". Kata Arok


"Lo gak usah meragukan insting gue Rok. Dan biarkan saja Kinara bersenang-senang lagian selama ini juga jika dia ada di dekat Lo dia tidak pernah bisa bebas sama sekali". Kata Ricky


Memang benar apa yang di katakan Ricky tapi Arok juga tidak ingin kecolongan seperti sebelum nya


"Jangan takut jika kejadian dulu terulang lagi Rok karena gue yakin Jo juga akan berpikir ribuan kali untuk menyakiti Kinara kembali". Kata Ricky meyakinkan sahabat nya itu


"Benar kak. Jangan khawatir dengan semua itu karena jika si b******n itu melakukan hal tersebut lagi maka dia akan mati di tangan Hiro". Kata Hiro dengan serius nya


Kini Arok bisa melepaskan Kinara pergi itu juga karena dia memang tidak ingin bertengkar lagi dengan Ricky yang jelas akan membela Kekasih baru nya itu dan Arok juga berpikir mungkin ini saat nya untuk Kinara menikmati kehidupan nya dengan baik tanpa ada sifat over protektif dari nya yang selalu melarang setiap gerakan Kinara


*******


Di jalan mereka nampak terlihat bahagia sekali apalagi Kinara untuk kedua kali nya dia bisa jalan sendiri tanpa ada pengawalan dari anak buah kakak serta adik bahkan sepupu nya itu


"Gila ya Nar si Arok over protektif banget sama Lo padahal gue lihat dengan Rachel dia biasa saja". Kata Yuli


"Pacar dan adik sendiri beda kali Yul". kata Rachel


"Iya juga sih. Terlihat sekali kalau Arok sayang banget dengan Lo Nar". Kata Yuli


"Apalagi kak Ricky dia juga terlihat cinta banget sama Lo Yul ". Kata Kikan menyahuti omongan Yuli


"Dan dia juga orang yang hebat pula beruntung sekali Lo Yul mendapatkan dia". Kata Rachel yang memang sudah mengetahui sifat dan karakter seorang Ricky


"Mungkin Yuli Belum bisa menerima ataupun membalas cinta kak Ricky tapi aku yakin sekali suatu saat kamu akan mencintai dia". Kata Kinara dengan sangat yakin nya


"Ya kita lihat saja nanti". Kata Yuli sambil menghela nafas panjang nya


Mereka kini menuju pusat perbelanjaan untuk berkeliling dan melihat-lihat namun jika Nanti ada yang cocok maka tidak menutup kemungkinan untuk mereka berbelanja tersebut terutama Kikan yang suka sekali shopping itu.


"Beli saja Yul yang Lo suka atau ingin kan". Kata Kikan


Yuli dari tadi hingga sekarang hanya melihat-lihat saja tanpa ingin membeli karena dia juga tidak terlalu membutuhkan barang-barang ataupun baju baru.


mereka semua asik memilih dan melihat-lihat dan tanpa terduga juga Yuli menabrak seseorang


Buk .....


dia terjatuh ke lantai membuat para sahabat nya langsung berlari untuk membantu dia

__ADS_1


"Lo gak apa-apa Yul". Tanya Rachel


Mereka pun Kini berganti melihat siapa tadi yang bertabrakan dengan Yuli dan ketika mengetahui nya mereka semua terkejut bukan main melihat sosok tersebut yang kini berdiri tepat di hadapan mereka semua nya


__ADS_2