
Obrolan mereka memang berlangsung sangat lama sekali dan Sam tetap mendengar kan nya hingga sekarang
"Jika gue bisa membantu maka gue akan membantu Lo Caesar karena Lo adalah saudara Yuli". Kata Bryan
"Lo bisa membantu gue dengan menjaga nya saja Bray dan gue yakin sekali Lo bisa melakukan nya". Kata Caesar
"Bukan gue yang akan menjaga dia tapi Ricky Lo jangan lupa dia pun tahu jika Yuli ingin pergi ke Singapura dan akan menetap di sana". Kata Bryan
"Kakak ipar gue memang hebat beruntung sekali Kak Yuli mendapat kan nya". Kata Caesar
Dia sekarang sangat lega sekali mengetahui seberapa cinta Ricky kepada kakak kandung nya itu dan mungkin saja Ricky juga akan menjadikan Yuli wanita nya yang harus di jaga seumur hidup nya dan Caesar sangat yakin dengan hal tersebut mengingat pertemuan mereka waktu itu di Jepang membuat nya sangat yakin sekali
"Gue rasa Ricky juga tahu jika Lo itu mengetahui bahwa Yuli adalah kakak di Lo hanya saja dia selalu bagus dalam berakting". Kata Bryan
"Lo benar Bray mungkin juga dia tahu oleh sebab itu dia menggertak gue agar segera membawa mama pergi karena dia Ingin sekali menghancurkan papa". Kata Caesar
Shawn sedari tadi hanya mendengar apa yang di katakan oleh Caesar melalui panggilan telepon nya karena itu adalah hal pribadi jadi dia tidak ingin ikut campur sama sekali dengan permasalahan pribadi mereka
"Mungkin gue akan pergi ke Italia mengganti kan posisi Lo sementara di sana". Kata Bryan sambil tertawa bercanda
"Silahkan saja kalau Lo mau berada di sana. Lo juga kan sudah mengenal anak Bu gue jadi Anggap saja mereka adalah anak buah Lo sendiri". Kata Caesar
"Tidak perlu Caesar sebab Ricky sudah memberikan anak buah nya untuk gue dan itu juga berkat Yuli pasti nya". Kata Bryan tersenyum
Dia tidak pernah memanfaatkan apa yang ada apalagi sekarang dia bisa mendapat kan anak buah Ricky yang hebat itu Bryan tidak pernah m ngingin kan nya sama sekali. Bantuan Ricky waktu di Prancis saja sudah cukup bagi nya dan sekarang dia memberi anak buah nya. Bryan merasa Ricky masih perduli dengan nya sama seperti dulu
"Gue tahu Ricky jika Lo masih sama seperti dulu". Kata Bryan
Dan hal itu di dengar oleh Sam dan juga Caesar bahkan Ricky yang masih melakukan panggilan telepon pun mendengar nya. Perkataan Bryan itu memang lah sangat tulus dan Ricky dan yang lain nya bisa merasa hal itu
"Bryan besok Lo akan di jemput anak buah gue di sana". Kata Caesar
"Gak usah apa Lo gila gue membawa anak buah Ricky dan besok gue di jemput anak buah Lo spesial sekali ya gue". kata Bryan bercanda
"Di mata gue Lo memang spesial Bryan". Kata Caesar
"Oh ya gue gak percaya dengan kata Lo barusan". Kata Bryan
"Apa Lo mau gue membuktikan nya sekarang dengan menjemput Lo di Singapura?". Tanya Caesar
"Boleh juga ide Lo itu sekalian Lo bisa melihat kehancuran Rio yang serakah itu". Kata Bryan
Dan mereka pun akhir nya tertawa bersama setelah Bryan mengatakan hal tersebut
"Ucapan Lo ada benar nya juga Bryan mungkin asik sekali melihat nya hancur di depan mata gue sendiri". Kata Caesar
Dia memang berjanji kepada Irene untuk membantu Rio papa nya tapi janji tersebut hanya lah janji palsu saja sebab dia tidak ingin mama nya kecewa karena tidak mau membantu sang papa
"Apa Lo yakin tidak membantu Rio sama sekali?". Tanya Bryan
"Gue yakin sekali tapi gue juga akan berpura-pura untuk membantu nya dulu". Kata Caesar
"Ya terserah Lo saja kalau begitu gue tutup dulu panggilan nya". Kata Bryan lalu mengakhiri panggilan telepon nya kepada Caesar dan kini dia pun pergi beristirahat dengan nyenyak nya tanpa tahu jika dari tadi Ricky sudah mendengar apa yang dia bicarakan kepada Caesar
"Biar kan saja dia melakukan sesuatu kepada Rio nanti nya dan fokus Lo sekarang adalah hancur kan dia Sam dalam waktu dua hari setelah itu kembali lah ke Jepang bersama Dira". Kata Ricky
Sam pun langsung menuruti apa yang di perintahkan bos nya itu dan kini dia juga sudah melancarkan aksi nya waktu pertama kali datang jadi dia hanya perlu menambahkan sedikit lagi untuk membuat Rio benar hancur sekarang
*******
__ADS_1
Ricky yang mendengar apa yang di katakan Bryan tadi hanya bersikap biasa saja dan dia juga sudah tahu semua nya jadi dia tidak perlu terkejut atau pun shock dengan semua itu
Ricky yang kini sedang berada di markas setelah memberikan pelajaran kepada para pemuda yang berani mengganggu Yuli dia pun ingin pergi kembali ke rumah Sam dan menikmati istirahat nya.
Galang yang tadi juga ikut dengan Ricky tidak mengetahui percakapan nya dengan Sam dan kini dia mengajak Galang untuk segera pulang
mobil yang di pakai adalah punya Ricky jadi sia juga yang mengemudikan nya dengan kecepatan tinggi nya agar cepat sampai di rumah Sam dan lagi jalanan yang mereka lalui tampak lenggang sekali jadi Ricky pun memacu kendaraan nya dengan sangat kencang sebab dia adalah raja jalanan jadi melakukan hal tersebut sangat bisa sekali buat nya
Tidak butuh waktu yang lama akhir nya mereka berdua sudah Samapi di rumah Sam dan Ricky segera memarkir kan mobil nya itu. Kini dia dan Galang pun masuk ke dalam untuk menuju kamar nya sendiri agar bisa cepat beristirahat
"Dari mana saja kalian berdua jam segini?". Tanya Yuli
"Kita cari angin lagi pula Lo kenapa belum tidur juga jam segini?". Tanya tanya Galang
"Gue terbangun karena mobil kalian itu berisik sekali dan juga jika hanya cari angin saja tidak perlu kan bawa mobil di balkon saja angin nya sudah sangat kencang sekali". Kata Yuli menatap Ricky dengan tatapan tajam ingin pengertian
"Kita hanya ada urusan sebentar jadi kita berdua pergi tadi dan Ma'af jika mobil ku mengganggu tidak kamu". Kata Ricky
"Mobil itu sangat berisik sekali jadi pasti bukan aku saja yang merasa terganggu sayang nya mereka pasti akan diam saja dan tidak berani menegur". Kata Yuli
"Lain kali aku tidak akan menggunakan mobil itu lagi jika pergi dan akan aku ubah juga agar tidak membuat semua orang kebisingan". Kata Ricky yang mengalah dengan kekasih nya hanya karena mobil saja dan Yuli juga sengaja melakukan hal tersebut untuk mengetes Ricky saja apa benar semua yang dia katakan atau ingin kan akan langsung di turuti oleh nya dan benar saja Ricky langsung mengalah demi Yuli walaupun dia sangat suka dengan mobil nya itu dia akan mengubah nya seperti semula demi sang kekasih yang tidak suka.
"Lo bohong ya Lang kata nya tadi cari angin doang ternyata kalian pergi karena ada urusan memang urusan apa yang penting hingga pergi se malam ini". Tanya Yuli penuh selidik
"Tidak ada hanya urusan dengan seseorang saja yang memang harus di selesaikan hari ini juga". Kata Ricky
Baru kali ini Ricky tidak bisa berkata menghadapi seseorang yaitu menghadapi kekasih nya ini
"Apa urusan kali ini ada hubungan dengan para pemuda tadi yang berkelahi dengan ku?". Tanya Yuli
"Lo ya Yul kepo banget jadi orang dan juga banyak tanya sekali kayak polisi". Kata Galang
Membuat Galang emosi lalu mengajak nya untuk berkelahi. Yuli pun langsung berlari masuk ke dalam kamar untuk menghindari kejaran Galang karena dia memang sangat emosi tapi sebenar nya emosi Galang hanya di buat-buat saja agar Yuli segera pergi dan tidak bertanya lagi kepada diri nya dan juga Ricky
"Dasar cewek Lo itu Rick menyebal kan sekali". Kata Galang
"Menyebalkan juga gue tetap cinta sama dia". Kata Ricky
lalu pergi menuju kamar nya untuk beristirahat. Hari ini dia ingin segera beristirahat dengan nyenyak karena sebelum nya Ricky juga jarang sekali beristirahat hanya saja semua urusan yang dia punya Sudah ada yang membereskan.
Tinggal penjemputan keluarga nya saja yang mungkin akan dia lakukan dalam waktu dekat ini untuk membawa Rani bertemu Yuli
"Mungkin seminggu lagi aku akan menjemput kalian semua di sana ". Kata Ricky lalu dia tidur
********
Rio yang tidak terima dengan semua yang terjadi terhadap diri nya kini mencari bantuan lagi dan kini dia bekerja sama dengan Jonathan dan juga Hans untuk menghancurkan Ricky
"Kita tidak bisa gegabah dalam melakukan perlawanan tunggu dia lengah dulu baru kita hancur kan semua nya". Kata Jo
Ya Hans dan juga Jonathan serta Rio mereka semua berkumpul di Prancis untuk membahas rencana mereka karena Prancis di anggap paling aman sebab Ricky tahu jika King Devil tidak ada di sana jadi kemungkinan dia tidak akan pernah menduga hal itu juga
"Aku dengar dia sekarang memiliki kekasih yang sangat dia cintai bagaimana Kalau kita target kan dia saja untuk menghancurkan Ricky". Kata Hans
"Jangan Langsung menargetkan kekasih nya lebih baik kita targetkan orang terdekat kekasih nya saja itu jauh lebih menyenangkan". Kata Jo
"Benar lagi pula aku kenal dengan keluarga dari kekasih nya itu". Kata Rio
"Jelas sekali kau pasti mengenal nya karena kau juga pernah berusaha mencelakai mereka semua dan itu sebab nya Ricky marah sekali". Kata Jonathan
__ADS_1
"Waktu itu aku tidak menyangka saja jika dia mendapat kan perlindungan dari Ricky". Kata Rio
"Tapi kenapa kau berusaha untuk menghancurkan mereka semua?". Tanya Hans
Hans merasa ada yang tidak beres dengan Rio karena dia memang terlihat sangat tidak menyukai Yuli dan sangat berusaha sekali untuk melenyapkan nya
"Aku hanya ada dendam pribadi dengan Richard jadi jika keluarga nya terluka pasti dia juga akan terluka". Kata Rio beralasan
"Kau jangan pernah membohongi kita berdua karena jika sampai itu terjadi maka kita akan membunuh mu". Kata Jo yang juga merasa ada yang janggal dengan Rio
"Mana berani aku berbohong kepada kalian berdua dan lagi aku juga tahu bagaimana kalian berdua anggota kelompok yang cukup terkenal". Kata Rio
"Bukan nya anak mu Caesar juga orang yang sangat hebat". Kata Hans membuat Rio bingung dengan maksud ucapan Hans sebab memang dia tidak mengetahui tentang Caesar yang menjadi bos Mafia di Italia itu
"Kenapa wajah mu seperti orang bodoh Hem apa kau tidak mengetahui nya". Kata Jo
"Apa maksud dari perkataan tuan Hans tadi aku benar-benar tidak mengerti sama sekali". Kata Rio membuat mereka berdua tertawa bersama dengan keras nya dan bagaimana bisa Rio tidak mengetahui jika anak nya adalah ketua mafia Italia luar biasa sekali bagi mereka padahal berita itu sudah tersebar di mana-mana dan banyak sekali yang sudah mengetahui nya
"Wah ternyata Caesar sangat hebat sekali bisa menutupi ini semua dari keluarga nya padahal jika dia bertindak pun mungkin dia juga bisa mengalahkan Ricky". Kata Jo
Hal itu semakin membuat Rio tidak mengerti dengan apa yang mereka berdua katakan itu
"Apa sebenar nya yang terjadi kenapa jika Caesar turun tangan dia bisa mengalahkan Ricky?". Tanya Rio
"Ku beri tahu tentang satu rahasia yang cukup besar bahwa anak mu yang bernama Caesar itu adalah bos dari mafia di Italia". Kata Hans membuat Rio kaget di buat nya. Dia masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar baru saja bahwa anak nya adalah bos dari mafia
"Apa tuan yakin dengan hal tersebut?". Tanya Rio
"Apa kau pikir bahwa aku bercanda dengan hal ini". Kata Jo
"Dari awal kita berdua sudah bilang kenapa kau tidak meminta bantuan pada anak mu saja dan kita juga sangat heran kenapa dia diam saja melihat kehancuran dari ayah nya sendiri". Kata Hans
"Jadi memang benar kalau Caesar adalah bos mafia". Kata Rio yang masih terlihat tidak percaya
"Coba saja kau tanya kan langsung kepada nya". Kata Jo
"Sayang nya dia tidak bisa di hubungi setelah membawa mama nya pergi dia pun tidak bisa di hubungi". Kata Rio
"Wah jadi dia lebih memilih menyelamatkan mama nya saja dari pada membawa kedua orang tua nya mungkin saja dia mempunyai dendam pribadi dengan mu". Kata Hans
"Dasar anak s****n dia tidak menghargai ku sebagai orang tua nya". Kata Rio
"Sudah soal Caesar itu tidak penting yang terpenting bagaimana kita menghancurkan Ricky ayo kita mulai dari keluarga Kekasih nya saja kita bantai mereka". Kata Hans
"Benar kita habisi mereka tapi tidak sekarang karena mereka masih berada di rumah Sam". Kata Jo
"Justru itu jika kita berhasil melenyapkan mereka meskipun berada di rumah Sam itu akan sangat menyenangkan karena mungkin saja mereka merasa kecolongan dengan hal tersebut dan itu akan sangat menyenangkan sekali". Kata Hans
Membantai di rumah Sam itu terlihat sangat mustahil sekali bagi Jo karena pasti cukup sulit juga untuk masuk ke dalam rumah itu
"Tidak jangan melakukan nya ketika mereka berada di rumah Sam karena hal tersebut cukup mustahil untuk di lakukan apalagi ku dengar Sam dan Dira akan kembali ke Jepang jadi lebih baik kita cari waktu mereka sudah keluar dari rumah itu saja". Kata Jo
resiko nya sangat tinggi sekali jika mereka benar-benar akan membantai di rumah Sam bisa jadi mereka akan kalah dengan mudah karena penjagaan di sana cukup ketat sekali
"Lalu kapan kita akan melakukan nya?". Tanya Rio
"Itu tugas Lo untuk mencari informasi kapan mereka keluar dari rumah itu". Kata Jo
"Baik lah aku akan mencoba mencari tahu lewat Richard karena dia mudah sekali jika di iming-iming dengan imbalan". Kata Rio
__ADS_1