
Mendengar kabar yang dia anggap sangat baik membuat Kinara dari tadi tersenyum senang sekali karena akhirnya apa yang dia inginkan selama ini terwujud yaitu melihat Ricky bahagia dengan orang yang tulus dan juga tepat. Selama ini Ricky memang selalu mementingkan kebahagiaan dia dan juga orang di sekitar nya terlebih dahulu jadi Kinara rasa sudah waktu nya juga Ricky untuk bahagia bersama dengan orang yang tepat seperti sahabat nya ini.
"Nar Gue belum jawab apa-apa kok Lo dari tadi senyum-senyum Mulu". Kata Yuli heran melihat sahabat nya sebegitu senang nya dengan kabar yang dia terima tadi. Dia berpikir apa cocok Ricky dengan nya melihat bagaimana status Ricky yang jauh di atas nya dan lagi Yuli juga belum tahu siapa orang tua kandung nya.
"Tapi kamu juga tidak membantah nya kan jadi aku anggap kabar tersebut benar". Kata Kinara yang masih saja menunjukkan senyum tulus nya itu
"Anda adalah sumber kebahagiaan dan perubahan dalam Bos kami dan kami semua juga sangat senang mendengar hal itu". Kata Greg
"Kalian ini memang benar-benar ya. Sudah gue lanjut kan dulu pekerjaan gue dan setelah selesai kita makan siang bersama dan Lo juga Greg". Kata Yuli
Greg pun mengikuti apa yang Bu bos nya ingin kan tanpa membantah sedikit pun juga. Mereka menanggap Perintah dari Bu bos nya sama saja dengan bos nya sendiri yaitu mutlak dan tidak terbantah kan.
"Oh ya apa Lo tahu kenapa Sam kembali lagi ke sini?". Tanya Yuli
"Aku sih gak tahu Yul karena kak Arok juga tidak bicara apapun dan waktu kak Sam datang juga aku langsung pergi ke sini". Kata Kinara
"Ya sudah kalau begitu gue selesai kan ini dulu". Kata Yuli
Dia pun segera mengerjakan tugas nya agar bisa cepat selesai nanti sebelum jam makan siang. sementara Greg sudah kembali ke ruangan nya. Di sana ada Diego dan juga Betran yang sedang menunggu dia sendiri tadi
"Apa ada kendala hingga Lo lama sekali?". Tanya Betran
"Tidak ada tapi di sana ada nona Kinara". jawab Greg
"Oh jadi nona Kinara datang kemari. Apa ada tuan Arok juga?". Tanya Diego
"Tidak ada mungkin saja nona Kinara datang tidak bersama dengan tuan Arok". Kata Greg
"Tumben sekali tuan Arok tidak mengantar nona Kinara". Kata Betran
"Gue tadi gak sengaja mendengar obrolan dari Bu bos dan nona Kinara kalau Sam sudah kembali lagi ke negara ini dan dia sekarang sedang berkumpul di rumah tuan Arok ". Kata Greg
Sama seperti para sahabat Ricky tadi mereka juga terkejut dengan kedatangan Sam kembali. Mereka semua bisa menerka jika akan ada sesuatu yang terjadi karena tidak mungkin Sam kembali ke negara itu seorang diri jika tidak ada masalah yang terjadi.
"Kenapa Sam kembali lagi ke sini?". Tanya Betran
"Mana gue tahu yang jelas kita harus semakin waspada karena jika Sam saja berada di sini mungkin akan terjadi sesuatu dan yang paling penting jaga Bu bos dengan baik". Kata Diego
Dia sangat yakin jika akan ada sesuatu yang terjadi karena tidak mungkin Sam kembali kalau tidak mengurus hal penting apalagi pekerjaan di Singapura juga sangat penting dan dia tinggalkan agar dapat ke Jepang lagi
******
Galang yang sedari tadi memancing perdebatan dengan Ricky masih saja terus melakukan hal tersebut dan tidak mau berhenti membuat Ricky kesal
"Lang kalau Lo banyak omong seperti ini teman Lo ini akan lama sembuh nya karena dia tidak bisa beristirahat dengan tenang akibat dari ulah Lo ". Kata Ricky
__ADS_1
"Ya kalau dia tidak sembuh berarti Lo ngobatin nya gak benar Rick. Lo ngobatin dia pakai dendam jadi gak sembuh dia malah tambah sakit". Ejek Galang
"Susah banget memang bicara sama manusia batu seperti Lo itu Lang". Kata Ricky
"Hey bro sesama manusia batu dilarang saling mengejek". Kata Galang
mereka yang masih setia mendengar percakapan itu hanya dapat tersenyum dan tertawa mendengar nya karena jarang juga ada yang membuat Ricky se kesal sekarang ini kalau bukan Galang.
"Lo terlihat bahagia sekali ya Lang gue gak ada". Kata Ricky dengan arogan nya
Galang pun tertawa untuk mengejek perkataan Ricky yang tidak masuk akal itu
"Tentu gue sangat bahagia karena tidak ada bos gila yang selalu bikin pusing gue setiap hari nya". Kata Galang
"Sudah gue tutup dulu telfon nya karena masih banyak yang harus gue Urusan di sini". Kata Ricky langsung mematikan handphone nya
Hiro sedari tadi tertawa terbahak-bahak mendengar ocehan dari Galang yang berhasil sekali membuat Ricky sangat kesal hingga sekarang begitu juga dengan Bryan yang tersenyum bahagia melihat Ricky seperti itu apalagi sekarang dia bisa dekat kembali dengan nya rasanya itu adalah mimpi karena jika sudah bermusuhan dengan Ricky pasti sulit untuk kembali lagi bersahabat dengan nya.
"Lo puas banget ya ngetawain gue dari tadi". Kata Ricky menatap Hiro dengan dingin nya
"Lagian ya kak Kenapa setiap bersama Galang Lo ribut terus seperti Tom And Jerry". Kata Hiro yang masih tertawa
"Lo tahu sendiri kan seberapa menjengkelkan nya si Galang itu jika bicara". Kata Ricky yang terlihat masih kesal
"Ya memang begitu lah Galang tapi dia itu sangat menyenangkan sekali lho kak". Kata Hiro
"Kita keluar saja dulu agar dia bisa istirahat kembali dengan tenang serta dia bisa cepat sembuh". Kata Ricky
Mereka pergi dari ruangan itu dan dia berjalan menuju tempat yang biasa dia gunakan untuk bersantai
"Hiro apa Lo siap jika bertarung dengan Jo?". Tanya Ricky
"Aku sangat siap kak dan jangan lupa aku juga sudah menanti kan hal ini cukup lama". Jawab Hiro
Hiro memang sangat membenci Jonathan karena hal yang di masa lalu nya yang membuat Kinara dalam bahaya dan juga sangat bersedih karena kehilangan mama nya itu semua karena Jonathan Kaka Hiro.
"Kelihatan nya Arok sangat khawatir sama Lo tadi". Kata Ricky yang sangat jelas melihat raut wajah khawatir Arok. Dia tahu jika Arok bukan mengkhawatirkan Hiro yang akan kalah sama Jo namun dia pasti khawatir dan takut jika Hiro terlalu emosi dan juga membuat semua hal semakin besar dan juga permusuhan yang tidak ada henti nya kepada mereka.
"Aku tahu pasti kak Arok khawatir dengan apa yang akan aku lakukan kepada si b******k itu". Kata Hiro yang kini mulai terpancing emosi namun seketika itu dia bisa mengendalikan nya lagi
"Lo itu adik Jo jadi wajar saja jika Arok khawatir dengan hal tersebut". Kata Ricky
"Aku pasti tidak akan mengecewakan kak Arok dan kak Kinara karena mereka berdua selalu baik kepada ku". Kata Hiro yang mengingat bagaimana baik nya mereka berdua dari dulu hingga sekarang.
Victor datang menghampiri mereka karena dia membawa kabar yang sangat penting buat Ricky
__ADS_1
"Bos". Kata Victor
"Apa ada sesuatu yang penting yang ingin Lo sampaikan?". Tanya Ricky
"Seperti nya tuan Jonatan dan juga Carlos merencanakan sesuatu untuk anda tuan Hiro". Kata Victor melaporkan apa yang dia dapat kan tadi dari mata-mata yang menjadi anak buah musuh nya.
"Mereka sudah mulai mencari masalah. Lihat saja apa yang sudah mereka persiapan untuk membuat masalah dengan Hiro. Mungkin Jo lupa bagaimana Lo sekarang atau juga dia tidak tahu". Kata Ricky
sedangkan Hiro yang akan menjadi target mereka hanya menanggapi dengan santai saja karena dia tidak ambil pusing akan hal itu. Dia tahu seberapa besar kekuatan mereka dan juga Hiro tahu betul apa yang harus di lakukan dengan anggota geng King Devil itu. mereka memang kuat tapi terkadang mereka juga tidak bisa mengendalikan emosi nya sehingga membuat kekuatan mereka juga melemah karena terpancing oleh emosi sendiri.
"Sedangkan tuan Dean kini mencari tahu tentang tuan Bryan dan dia berencana untuk menghabisi kekasih tuan Bryan yang ada di Indonesia". Kata Victor
Untuk yang satu ini Ricky tidak akan tinggal diam karena jika kekasih Bryan tidak bisa di selamat kan maka Yuli akan bersedih mengingat dia sangat sayang sekali dengan kekasih dari Bryan itu.
"Lo suruh anak buah kita yang ada di sana untuk menjaga kekasih Bryan dan pasti kan mereka tidak kecolongan dan dia bisa baik-baik saja kalau perlu bawah saja dia ke Singapura agar Dira yang menjaga nya di sana". Kata Ricky yang tidak mau mengambil resiko sekecil apapun itu.
"Baik bos saya akan menyuruh anak buah kita untuk menjaga kekasih dari tuan Bryan agar tetap aman". Kata Victor
"Kalian terlalu bodoh hingga melibatkan banyak orang yang tidak bersalah dan jangan salah gue jika gue akan bertindak untuk memberikan pelajaran berharga buat kalian. Mengusik ketenangan kekasih Ricky maka harus siap menerima penderitaan seumur hidup". Kata Ricky
Victor pun pamit dari hadapan mereka berdua dan melanjutkan tugas nya kembali.
*****
Yuli yang sudah hampir menyelesaikan tugas nya kini sudah membereskan berkas yang sudah dia kerajaan dan sisa nya akan dia kerjakan kembali setelah selesai makan siang
"Apa sudah selesai Bu Bos". Tanya Kinara menggoda
"Bu bos apa sih Nar gak usah ikutan alay kayak mereka deh". Kata Yuli
"Ya kan kamu sekarang memang sudah menjadi Bu bos di tempat ini eh bukan di tempat ini saja sih tapi dimana pun". Kata Kinara lalu tertawa
"Sudah cukup ngejek gue nya mending kita makan siang sekarang. Kita samperin dulu Greg". Kata Yuli
Mereka berdua berjalan keluar dari ruangan dan hendak mendatangi Greg namun sebelum dia sampai di tempat Greg mereka sudah bertemu dan berpapasan
"Bu bos mau kemana?". Tanya Betran
"Mau menjemput kalian untuk makan bersama. Jangan memanggil gue Bu bos karena gue gak suka". Kata Yuli
"Tapi jika bos tahu kita tidak sopan
"Dia tidak akan marah dan jika dia marah gue yang akan tanggung jawab". Kata Yuli memotong perkataan Betran
"Ya sudah kalau begitu ayo kita makan sekarang aku juga sudah sangat lapar sekali". Kata Kinara
__ADS_1
mereka pun pergi ke restoran terdekat untuk makan siang bersama menggunakan mobil Diego. Setelah sampai di restoran mereka mencari tempat duduk dan mulai memesan makanan dan mencatat nya " Biar saya yang memesankan makanan nya". Kata Betran yang langsung berdiri menuju tempat untuk memesan makanan dan kebetulan juga restoran tersebut adalah milik Rani adik Ricky namun masih di kelola oleh Ricky hanya saja tidak ada yang tahu akan hal tersebut
"Yuli". Sapa seseorang yang baru masuk ke dalam restoran tersebut