
Kini Ricky sudah meninggal markas khusus nya yang dia gunakan untuk mengeksekusi para penghianat dan Sam pun yang mengemudikan mobil milik Ricky
"Apa kita juga akan memanggil Leon dan yang lain nya bos untuk persiapan selanjutnya?". Tanya Sam membuka obrolan
"Kita tidak perlu melakukan itu karena Leon sudah mendapatkan tugas dari gue menjaga keluarga Hartama yang ada di Belanda". Kata Ricky
"Jadi anda menugaskan Leon di sana dan apa cuma Leon saja atau mereka semua bos?". Tanya Sam
"Leon saja sudah cukup sebab dia juga sangat kuat sekali jadi tidak masalah juga apalagi saudara gue juga bisa berkelahi dan anak buah gue juga ada di sana jadi itu sudah cukup". Kata Ricky
"Mungkin kah tuan Justin ingin membalas dendam kepada anda bos?". Tanya Sam
"Lo pasti tahu Sam kenapa dia melakukan hal itu dan gue mau Lo temukan di mana raya berada Sam". Perintah Ricky
"Baik saya akan segera mencari keberadaan nona Raya bos". Kata Sam
"Lo akan bersama dengan Greg mengantar Rani setelah itu langsung saja kembali setelah dia sampai di rumah di Belanda". Kata Ricky
"Baik bos". Kata Sam
"Gue yakin sekali Justin akan mengajak mafia dari Texas untuk menyerang gue cari tahu juga siapa saja yang akan bergabung dengan nya". Kata Ricky
Banyak sekali tugas yang Ricky berikan kepada Sam kali ini dan dia akan meminta Nicholas dan juga Diego untuk membantu nya karena mereka berdua juga patner yang bagus sekali buat Sam sementara Dira akan di kirim oleh Ricky ke Indonesia untuk memberi pelajaran kepada Grace yang dengan berani ingin merusak hubungan nya dengan Yuli.
Hari sudah mulai pagi dan Ricky baru saja datang di rumah nya. Dia melihat mobil para sahabat nya masih berada di halaman rumah nya mungkin saja mereka semua memang menginap di rumah nya dan Ricky tidak keberatan untuk kali ini. Dia pun masuk ke dalam rumah bersama dengan Sam mereka berdua mendengar ada keributan yang terjadi di arah dapur Ricky pun segera melihat nya karena dia juga penasaran sedang terjadi apa di sana. Dia mengeluarkan handphone nya dan mengecek cctv ketika melihat nya Ricky pun menyunggingkan senyuman nya sebab yang membuat kegaduhan adalah Yuli kekasih nya sendiri dengan kode yang di berikan Sam pun berjalan masuk ke lantai atas menuju kamar nya untuk membersihkan diri sementara Ricky kini dia menuju dapur untuk menemui kekasih nya itu. Ricky kemudian memeluk nya dari belakang membuat Yuli kaget dan memukul nya dengan tutup panci yang dia pegang tadi
"Aw kamu itu kenapa kasar sekali cinta". Kata Ricky
"Siapa suruh mengagetkan orang". Kata Yuli
Yuli pun kini menghadap ke kekasih nya dan dia melihat Ricky sejak dan tetap memeluk dia juga
"Baru pulang?". Tanya Yuli
"Iya aku baru saja pulang bersama Sam". Jawab Ricky
"Mandi dulu sana kamu bau sekali". Goda Yuli
"Meskipun bau tapi tetap tampan kan". Kata Ricky
"Ya sangat tampan sekali jika di lihat dari atas patung Liberti". Kata Yuli
"Hanya kamu yang tidak mengakui jika aku ini tampan cinta". Kata Ricky
"Apa semua mantan kekasih kamu mengatakan jika kamu sangat tampan?". Tanya Yuli
"Ya bahkan mereka sangat menganggumi ketampanan Ku ini". Kata Ricky dengan percaya diri nya
"Mungkin mereka tidak benar-benar cinta tapi hanya nafsu saja sebab kamu tampan kata mereka tapi menurut ku sih kamu biasa saja dan aku akan selalu menganggap bahwa kamu memang biasa saja agar aku menjadi orang yang satu-satunya mengatakan seperti itu agar kamu mengingat nya terus". Kata Yuli
"Kalau tentang kamu ingatanku pasti sangat baik sekali cintaku". Kata Ricky
"Kenapa sih memanggil aku cinta ?". Tanya Yuli
"Karena aku cinta sama kamu". Kata Ricky
"Aku saja yang juga cinta sama kamu tidak memanggil kamu seperti itu". Kata Yuli
"Ya itu terserah kamu kan aku juga tidak meminta kamu memanggil ku sayang atau cinta panggil saja senyaman kamu yang terpenting sekarang aku sudah tahu kalau kamu cinta juga dengan ku". Kata Ricky
Mereka pun kini berpelukan dan dengan erat nya Yuli memeluk Ricky dia tidak pernah bosan untuk bersyukur karena memiliki Ricky di hidup nya yang selalu ada di saat dia membutuhkan nya
"Makasih selalu ada untuk ku". Kata Yuli
"Tetap lah bersama ku selama nya karena aku sangat mencintaimu". Kata Ricky sambil mengelus rambut nya
Ricky melepaskan pelukan nya dan dia menatap kedua bola mata kekasih nya itu dengan tulus nya
"Jujur saja aku tidak pernah mencintai wanita sedalam ini dan apapun bisa aku lakukan untuk kamu jadi jika kamu bersedih pasti kamu tahu kan aku akan melakukan apa". Kata Ricky
"Aku berjanji tidak akan pernah bersedih karena hal sepele". Kata Yuli
Ricky pun mencium kening Yuli lalu turun ke pipi nya kemudian....
"Wah pagi-pagi sudah berduaan saja kalian". Kata Ken
Ada sahabat Ricky yang lain nya juga sedang ada di situ mengganggu kemesraan nya bersama sang kekasih
"Baru selesai Lo Rick?". Tanya Arok
"Seperti yang Lo lihat". Jawab Ricky Santai dan dia juga kini masih memeluk kekasih nya
"Lo buat sarapan untuk kita semua?". Tanya Ken
"Ya enggak lah kan gue gak jago masak". Jawab Yuli
__ADS_1
"Lalu kenapa se pagi ini Lo ada di dapur?". Tanya Arok
"Ya terserah gue dong mau ngapain saja di sini pemilik rumah saja tidak melarang kenapa Lo tanya-tanya". Kata Yuli
"Pagi-pagi sudah mulai resek nya kekasih Lo Rick". Kata Arok
"Ya Lo yang mulai tapi gue juga berterima kasih kepada kalian karena membantu bunda kemarin". Kata Yuli dengan tulus nya
"Sudah sewajarnya kita melakukan itu karena Lo bagian dari kita". Kata Ipank
"Dan jika suatu saat gue gak bersama dengan Ricky apa gue masih bagian dari Kalian?". Tanya Yuli
"Tidak mungkin jika Lo tidak bersama Ricky atau Lo masih ingin melanjutkan rencana Lo yang mau pindah ke Singapura?". Tanya Arok
"Karena kalian semua sudah mengetahui nya jadi gue ubah rencana gue sekarang gue akan tinggal di New York nanti". Kata Yuli bercanda
"Ngapain Lo di sana mau cari kerjaan?". Tanya Arok
"Mau jual ramen gue di sana". Kata Yuli
"Jual ramen gak usah jauh-jauh ke sana buang-buang waktu saja Lo ". Kata Arok
"Waktu-waktu gue ya terserah gue lah". Kata Yuli
"Kalian berdua ini memang sangat tidak cocok jika di persatukan. Gue jadi membayangkan bagaimana jadinya jika kalian berdua menikah ya". Kata Ken membuat nya mendapatkan tatapan tajam dari Ricky
"Kan hanya seandainya Rick gak mungkin juga hal itu terjadi". Kata Ken
"Ya gak mungkin lah mana mau gue sama manusia es yang menyeramkan seperti dia". Kata Yuli
" untung saja Lo kekasih nya Ricky kalau gak sudah sobek mulut Lo ". Kata Arok emosi
dia selalu saja dapat cepat emosi ketika berdebat dengan Yuli karena dia selalu kalah dengan nya .
"Ken sebaik nya Lo pesan makan sekarang untuk kita semua". perintah Ricky
"Kamu juga sebaik nya bersihkan dulu diri kamu sudah jelek makin jelek saja nanti kamu". Kata Ricky
"Tidak apa-apa aku jelek yang penting kamu cinta". Kata Ricky sambil mencium pipi kekasih nya dengan karena gemas nya lalu dia pergi menuju kamar nya
Sementara Yuli dan para sahabat Ricky kini berada di ruang makan milik Ricky meskipun makanan baru di pesan Yuli memilih duduk di meja makan dan mereka pun mengikuti nya.
"Apa dia tidak memiliki pembantu di rumah ini?". Tanya Yuli
"Ada satu dan itu juga berasal dari Indonesia tapi sejak kemarin kita juga tidak melihat nya". Kata Rere
"Tenang saja bunda Lo baik-baik saja gue sudah memeriksa nya kemarin". Kata Ken
"Hebat juga ya Lo Ken bisa mengobati orang anggota Geng ini memang paket komplit sekali". Kata Yuli
"Bukan anggota kita saja yang paket komplit Ricky malah jauh lebih dari kita". Kata Rere
"Kenama yang lain nya kenapa hanya Lo saja yang turun?". Tanya Ipank
"Mungkin mereka masih tidur kali tadi gue bangun juga karena lapar dan ternyata tidak ada makanan sama sekali di sini". Kata Yuli
"Padahal mereka tidak ikut bertempur kemarin kenapa mereka semua masih tertidur". Kata Ken
Di sela perbincangan mereka kini Ricky pun turun beserta dengan Sam dan juga Hiro Serta Caesar
"Belum datang juga makanan nya?". Tanya Ricky yang sudah duduk di kursi nya berdekatan dengan Yuli
"Belum apa mungkin belum buka ya kan ini masih pagi". Kata Yuli
"Tidak akan ada masalah meskipun Belum buka jika perintah itu dari Ricky mereka pasti akan membuat kan nya". Kata Rere
"Kasihan sekali mereka seharusnya kamu tidak se enak nya seperti itu kali sayang kan kasihan mereka mungkin saja masih tidur dan sekarang buru-buru membuat makanan untuk kita". Kata Yuli
"Tidak masalah itu juga sudah menjadi tugas mereka dan mereka juga mendapat kan bayaran yang sesuai juga dengan pekerjaan nya". Kata Ken
"Ya sudah kalau begitu". Kata Yuli
"Kenapa Kinara dan yang lain nya belum turun?". Tanya Ricky
"Hiro panggil dulu mereka kak". Kata Hiro
Baru saja dia melangkah ke lantai atas mereka semua sudah turun dengan pakaian rapi nya dan Hiro pun kini kembali turun juga menuju ruang makan
"Sudah kumpul semua Ternyata. Bagaimana Yul apa tidur kamu nyenyak semalam?". Tanya Kinara
"Sangat nyenyak sekali". Jawab Yuli
"Itu pasti karena kamar Ricky kan Sangat nyaman sekali apalagi banyak sekali foto artis di sana". Kata Kinara
"Artis siapa maksud Lo Nar?". Tanya Yuli
__ADS_1
"Ya artis yang foto nya ada di setiap sudut kamar itu eh bukan di setiap sudut sih tapi di manapun ada". Kata Kinara
"Wah Lo menghina gue ya mana ada artis yang seperti gue yang ada gue cuma jadi asisten mereka saja untuk membawakan barang mereka". Kata Yuli
"Di banding kan dengan artis manapun kamu jauh lebih cantik cinta". Kata Ricky
"Gak usah bilang kalau aku cantik karena memang aku tidak cantik tapi aku itu baik hati dan tidak sombong". Kata Yuli bercanda
"Lo baik hati dan tidak sombong wah gak percaya banget gue yang benar itu Lo bawel dan juga suka sekali membuat orang emosi". Kata Arok
"Memang nya Lo gak punya kaca apa di rumah hah Lo kan juga sama seperti gue malah lebih parah Lo yang muka nya selalu saja tegang dan gak ada romantis nya sama cewek". Kata Yuli
"Kalau cewek nya kayak Lo mana mau gue romantis-romantisan kan Lo cewek jadi-jadian". Kata Arok
"Sebaik nya Lo diam Rok dan jangan bicara lagi". Kata Ricky membuat Yuli tersenyum mengejek ke arah Arok
Tidak lama kemudian anak buah Ricky datang dan dia memberikan paket makanan yang baru saja tiba dan para wanita di sana pun mengambil makanan itu dan segera menyiapkan nya untuk di makan setelah menyiapkan nya mereka pun kini makan bersama di meja makan punya Ricky
"Caesar ada yang ingin gue bicarakan dengan Lo nanti setelah kita makan". Kata Yuli
"Ok kita bicara nanti". Kata kata Caesar
mereka semua pun kembali melanjutkan makan nya dan Ricky hanya diam saja sambil memakan makanan nya karena dia sudah bisa menebak apa yang akan mereka bicarakan setelah ini
"Lahap banget kak makan nya". Kata Rani
"Ya dia tidak akan bisa tidak makan karena ada satpam nya dan jika dia tidak makan pasti satpam itu akan marah". Kata Arok
"Lah kan gue dikatain satpam dasar bodyguard". Kata Yuli
"Kak kenapa sih berantem terus dengan Yuli kita saja yang mendengar nya bosan". Kata Kinara
"Apa lagi gue Nar sangat dan sangat bosan sekali mendengar suara dia". Kata Yuli
Tidak berselang lama juga dari perdebatan di meja makan itu handphone Ricky berbunyi dan dia enggan mengangkat nya sebab telfon tersebut dari Galang
"Angkat saja siapa tahu penting". Kata Yuli
Ricky pun memberikan handphone nya kepada Yuli "Kamu saja yang angkat dari Galang itu". Kata Ricky
Yuli pun langsung mengambil handphone nya lalu mengangkat panggilan video call dari Galang
"Ricky Lo benar-benar ya kenapa gak bilang jika Yuli dalam bahaya". Kata Galang yang Terlihat tidak menyadari jika Yuli yang sekarang melakukan panggilan bersama dia
"Ngomel mulu Lo Lang kayak cewek". Kata Yuli dan Galang pun langsung melihat wajah orang yang melakukan panggilan video Dengan nya
"Yul apa Lo baik-baik saja apa ada yang terluka?". Tanya Galang
"Yuli sayang bagaimana kabar kamu apa kamu baik-baik saja?". Tanya mami Galang
Yuli tersenyum mendengar kekhawatiran mama Galang "Yuli baik-baik saja mi jadi tidak usah khawatir". Kata Yuli
"Bagus lah kalau kamu baik-baik apa Ricky menjaga kamu dengan baik sayang?". Tanya mami Galang
"Dia menjaga Yuli dengan sangat baik sekali mi". Kata Yuli
Ricky pun kini juga menampakkan wajah nya ke layar membuat mami Galang tersenyum
"Wah anak mami yang tampan terlihat bahagia sekali ya sekarang". Kata mami Galang sambil tersenyum bahagia melihat Ricky yang juga bahagia
"Ricky memang sangat bahagia sekali mi karena kekasih Ricky yang sekarang sangat baik sekali". kata Ricky sambil tersenyum
"Syukur lah kamu sudah menemukan wanita yang cocok apalagi dia Yuli mami sangat merestui nya dan lagi pasti papi akan bahagia juga jika melihat kamu seperti ini sayang". Kata mami Galang dengan lembut nya
"Jadi mami suka jika Yuli menjadi istri Ricky nanti?". Tanya Ricky
"Sangat setuju sekali". Kata papa Galang yang baru saja datang
"Papa dan mami kalau dengan Ricky kenapa lembut sekali sih sedang kan dengan Galang selalu marah". Kata Galang
"Karena kamu memang selalu membuat mami dan papa kesal dengan bantahan kamu itu jika kita ajak bicara". Kata mami Galang membuat mereka semua yang mendengar nya pun tertawa
"Memang benar mi Galang itu sangat menyebalkan sekali apalagi kalau berdebat dia tidak mau mengalah kepada Yuli". Kata Yuli
"Kalau dia tidak mau mengalah pukul saja kepala nya agar dia sadar kalau dia itu laki-laki dan harus mengalah kepada kamu karena kamu adalah adik nya". Kata mami Galang
"Gak mau Galang punya adik pecicilan kayak dia mi dan juga dia terlalu banyak bicara". Kata Galang
"Sama seperti Lo ". Jawab mereka semua yang ada di rumah Ricky
"Kompak sekali ya kalian menyudutkan gue di Depan kedua orang tua gue ya sudah kalau begitu gue tutup saja telfon nya bye". Kata Galang lalu mengakhiri panggilan telepon nya
"Kak Galang lucu sekali ya dia". Kata Rani
"Caesar ayo bicara sebentar". Kata Yuli mengajak Caesar bicara di tempat lain
__ADS_1
mereka memilih berbicara di teras depan rumah Ricky "Ada apa?". Tanya Caesar
"Gue ingin bertemu dengan mama kita apa bisa Lo mempertemukan gue dengan nya?". Tanya Yuli membuat Caesar sangat terkejut di buat nya