
Ricky sekarang pergi dengan penjaga nya Shin untuk mencari makan. Dia terlihat seperti manusia pada umum nya yang normal dan jauh dari kata menyeramkan yang memang menjadi julukan nya itu. Ricky di bonceng oleh Shin menuju tempat makan sederhana yang terletak agak jauh dari rumah nya. Dalam perjalanan menuju tempat makan mereka berdua asik mengobrol dan juga bercanda. Usia Shin tidak terlalu tua bisa di katakan usia dia seperti Robert kakak ketiga nya Ricky namun dia sudah berkeluarga jadi Ricky menghormati nya dengan memanggil nya pak bukan nama nya saja
"Tidak ada yang berubah selama saya tidak ke sini". Kata Ricky
"Benar tuan namun jika anda amati lebih seksama lagi tempat ini ada beda nya karena semua itu juga berkat ide dari anda juga". Kata Shin yang mengingat awal Ricky datang kemari dan membawa pengaruh yang baik bagi tempat tersebut.
"itu bukan karena saya tapi memang sebenar nya orang di sini sangat hebat semua dan mereka belum sadar saja akan hal tersebut". Kata Ricky
"Benar dan dengan ada nya anda membuat kita semakin hebat lagi". Kata Shin memuji majikan nya itu
"ala anda bisa saja pak". Kata Ricky
"Tuan sebenar nya saya risih sekali kalau tuan memanggil saya dengan anda apa tidak bisa di ganti saja". Kata Shin yang merasa tidak enak dengan sebutan seperti itu
"Apa mau bicara pakai Lo gue saja biar terlihat gaul". Goda Ricky
"Ya jangan Lo gue juga tuan. kalau bisa aku kamu saja atau panggil nama saya saja langsung". Kata Shin
"Kalau manggil nama saya tidak sopan dong kan anda lebih tua dari saya". Kata Ricky lalu mereka tertawa bersama
"Kalau begitu panggil senyaman anda saja tuan saya tidak keberatan kok". Kata Shin
"Kalau berat biar saya bantu untuk membawa nya agar menjadi ringan". Kata Ricky semakin bercanda
"Oh ya tuan gadis yang pernah anda tolong sering menanyakan kapan anda akan datang ke rumah lagi". Kata Shin baru mengingat kalau Keiko sering datang untuk menanyakan tentang majikan nya. Dia adalah gadis tercantik di tempat itu dan juga sering membawa kan Ricky makanan jika dia ada di rumah tersebut.
tidak terasa mereka sudah sampai di tempat makan yang di tuju tadi dan obrolan mereka pun terhenti.
"apa yang ingin anda pesan tuan?". Tanya Shin
"Gak usah panggil tuan pak kesannya saya terlalu tua saja". Kata Ricky
__ADS_1
"Tapi anda adalah majikan saya jadi tidak sopan jika saya memanggil dengan tidak menyertakan julukan tuan bagi anda". jawab Shin
"Pesan saja apapun yang anda suka dan samakan juga punya anda dan saya". Kata Ricky
inilah sosok lain dari Ricky yang sangat tenang dan penuh senyuman di depan orang yang ada di rumah sekitar nya itu dia di kenal hanya sebagai pengusaha yang baru merintis usaha nya dan rumah yang Ricky gunakan juga terlihat sangat sederhana dari luar namun jika di perhatikan dari dalam tampak sangat mewah sekali.
"saya sudah pesan ramen tuan apa anda mau yang lain nya?". Tanya Shin
"Tidak usah pak itu saja sudah cukup". Kata Ricky
"Sambil menunggu makanan nya Ricky mengamati daerah sekitar nya dan terlihat banyak sekali penjual dengan berbagai makanan yang harga nya cukup terjangkau bagi mereka yang ada di sana
"Tuan apa anda tidak lelah hanya berdiri saja dari tadi. Silahkan duduk sini". Kata Shin sambil memberikan kursi yang tadi dia pakai
"Tidak usah anda saja yang duduk karena saya juga sudah lelah dari tadi duduk melulu". Kata Ricky sambil memberi kan senyuman nya
makanan yang di pesan kini sudah selesai dan Ricky sudah membayar nya dan kini mereka kembali ke rumah Ricky nya.
"ayo pak kita makan dulu makanan nya". kata
Ricky
"Biar saya cuci tangan sendiri lagian tempat cuci tangan nya kan dekat juga." Kata Ricky sambil berjalan menuju tempat cuci tangan yang ada di dekat gazebo.
mereka berdua kini makan di gazebo kecil yang ada di depan halaman Ricky. inilah sosok Ricky yang tidak di ketahui oleh banyak orang termasuk para sahabat nya. Dulu Dia memang sebenar nya sosok yang ramah dan juga sangat mudah bergaul dengan orang-orang di sekitar nya hingga peristiwa yang buruk terjadi dan membuat dia menjadi Ricky yang kejam dan juga ditakuti di seluruh dunia.
"Lebih baik tuan makan di dalam saja karena udara di sini sangat dingin sekali". Kata Shin
"saya juga ingin merasakan dingin nya udara di sini yang sudah lama tidak saya rasakan". Kata Ricky
Ricky memang sudah la tidak mampir ke rumah itu dan kini dia berada di sana dan tidak mau membuang waktu jadi dia menikmati udara di sana.
__ADS_1
"Apa bapak ada keluhan selama saya tidak ada di sini?". Tanya Ricky
"Tidak ada tuan". Kata Shin
"Kalau ada sesuatu jangan sungkan untuk mengatakan nya kepada saya". Kata Ricky
"Baik tuan. Sejauh ini saya masih sangat betah bekerja di sini karena anda sangat baik sekali". Kata Shin
Ricky tersenyum penuh arti ketika mendengar perkataan penjaga rumah nya itu.
"andaikan anda tahu siapa saya mungkin anda tidak akan berkata seperti itu ". batin Ricky
Dia tidak pernah berniat untuk menutupi jati diri nya karena dia memang sedang mendiri kan usaha di daerah itu dan jika ada yang bertanya tentang dia pasti dia kan menjawab nya dengan jujur namun penduduk di sana tidak pernah menanyakan siapa Ricky yang sebenar nya karena penampilan Ricky tidak terlalu mencolok hanya saja dia membawa mobil mewah.
"Pak saya sudah selesai kalau gitu saya istirahat dulu ya". Kata Ricky berpamitan
Ricky kini berada di dunia yang jauh dari kata perkelahian dan permusuhan karena di sana memang tempat yang sangat minim informasi jadi dia bisa menikmati kehidupan normal nya dengan tenang tanpa khawatir akan ada nya musuh yang akan menyerang. Dia sudah mengantisipasi itu semua sebelum memilih tempat tersebut untuk dia beristirahat dengan damai.
"Gue harus hubungi bengkel agar mereka mengambil motor Yuli besok. itu bisa menjadi awal kedekatan kita Yuli Ramadhani". Kata Ricky sambil tersenyum.
dia menelepon salah satu montir nya agar besok pergi ke rumah Yuli untuk mengambil motor nya dan segera membetulkan nya agar Yuli tidak perlu naik angkutan umum lagi.
"Gue harus beres-beres dulu sebelum istirahat agar rumah ini kembali rapi dan indah". Kata Ricky
Dia mulai membersihkan rumah itu mulai dari dapur hingga kamar mandi dia sendiri yang membersihkan nya tanpa bantuan siapapun. Dia mencuci piring hingga membersihkan kamar mandi tanpa rasa risih sekali pun. Sosok Ricky yang seperti ini tidak ada yang pernah tahu sama sekali bahkan keluarga nya pun juga tidak tahu
jika Ricky ingin mendapatkan ketenangan pasti dia akan ke rumah ini dan biasa nya dia menginap cukup lama di sini namun beda dengan hari ini karena besok dia harus mengantar Yuli ke sekolah nya dan dia tidak mau menyia-nyiakan hal tersebut. karena untuk mendekati Yuli sangat sudah sekali dia lakukan.
"Gue istirahat saja dulu agar besok bisa kembali fit lagi". Kata Ricky
setelah melakukan pekerjaan nya dia langsung pergi ke kamar nya dan langsung beristirahat. kamar tersebut berbeda sekali dengan kamar yang ada di rumah Ricky yang utama. di kamar itu terlihat lebih hidup dengan perpaduan warna yang sangat indah sekali dan juga banyak sekali lukisan dan beberapa foto yang terpajang di sana.
__ADS_1
foto keluarga Ricky terpajang dengan rapi di sana dan juga ada foto Rani dan juga Ricky yang terlihat sedang tertawa bahagia dan juga beberapa foto Ricky dengan saudara kembar nya juga ada bahkan foto dengan kedua orang tua nya terpajang besar sekali di kamar itu.
Ricky tidak pernah membenci mereka hanya saja dia melindungi mereka dengan cara yang berbeda dan sangat tidak masuk akal bagi orang karena memang itu lah Ricky yang memiliki banyak sekali rencana tak terduga untuk melindungi orang yang di sayangi nya.