
Mereka sekarang masih berada di restoran milik Ken dan masih asik memakan hidangan yang telah di pesan. tanpa Yuli sadari ada beberapa pasang mata yang dari tadi menatap dia yang saat ini sedang asik makan tanpa canggung sama sekali.
"Yul setelah ini kita jalan bareng Yuk?". Kata Galang
Yuli yang masih asik makan langsung menghentikan nya dan menatap Galang
"Jalan kemana? apa Lo gak ada urusan?". Kata Yuli balik bertanya
"Gak ada. gue pingin jalan-jalan saja dan sudah lama kan kita gak jalan bareng". Kata Galang
"cepat habis kan dulu makanan nya lalu ngobrol lagi". Kata Bryan
memang semua sudah selesai makan dan tinggal Yuli saja yang masih sibuk memakan makanan nya sekarang bukan karena dia lambat tapi memang banyak sekali makanan yang dipesankan buat dia dan membuat nya harus menghabiskan makanan nya itu.
"Kita mau jalan kemana?". Tanya Yuli
"Ke Ueno Park saja enak. kita bisa menikmati keindahan taman kota di sana". Kata Galang
"ngapain jauh-jauh kan kita tadi habis jogging di taman". Kata Yuli
"Lo itu ya giliran gue ajak gak mau tapi kemarin di ajak Ipank gak nolak Lo Yul". kata Galang
"Gak usah cemburu gitu lagian gue sama Ipank gak ada apa-apa kali. Ya kan Pank". Kata Yuli sambil tersenyum menatap Ipank
"Untuk saat ini mungkin Lo gak ada apa-apa sama Ipank tapi kedepannya kita semua gak tahu kan". Kata Rere
"Kalian gak usah ngomong sesuatu hal yang gak akan mungkin terjadi dan lagi gue sama Ipank memang gak ada hubungan apapun". Kata Yuli
"Lo gak peka atau gimana sih Yul. Ipank suka sama Lo". Kata Ken
Yuli tersenyum mendengar hal tersebut dan memang dia juga tahu akan hal itu karena melihat tingkah Ipank kepada nya yang tidak seperti dulu tapi Yuli sama sekali tidak punya rasa sama siapapun untuk sekarang.
"Pank gue sudah bilang kan sama Lo kalau gue gak suka sama Lo . Gue gak melarang jika Lo suka sama gue tapi yang jelas gue gak mau membuat Lo salah faham saja . Gue mau jalan sama Lo kemarin kan memang sudah kesepakatan kita waktu latihan bersama waktu itu". Kata Yuli
"Iya gue tahu dan Lo gak usah perduli sama omongan mereka". Kata Ipank dengan santai nya
"Gak apa-apa lagi Yul kalau kak Ipank suka sama kamu Biar kak Ricky ada saingan nya". Kata Kinara
"Saingan apa sih Nar. Gak ada ya saingan-saingan antar sahabat. Gue gak mau persahabatan kalian rusak hanya karena gue dan juga mana mungkin Ricky suka sama gue". Kata Yuli dengan santai nya
Dia merasa tidak cocok dengan mereka semua apalagi mereka adalah orang-orang yang sangat berkuasa hal itu juga membuat Yuli sebenarnya tidak ingin dekat dengan mereka namun takdir malah membuat dia semakin dekat dengan para anggota geng itu.
"Kita jalan sekarang". Kata Ricky
"Kalian jalan saja gue pulang dulu". Kata Bryan yang merasa tidak enak berada di antara mereka mengingat hubungan nya yang masih kurang baik dengan Ricky
"Kalau Lo pulang gue juga Bray kan tadi gue bareng sama Lo ". Kata Yuli mencoba untuk menahan Bryan
"Rick Lo jangan terlalu dingin sama Bryan dan apa gak bisa Lo ma'af kan dia dan melupakan segalanya". Kata Galang
"Lo ikut kita atau gue hancurkan usaha yang baru Lo rintis itu". Kata Ricky
"Selalu saja ngancem orang sesuka hati. itulah Ricky". Kata Yuli dengan santai nya
mereka menatap Yuli karena berani berkata seperti itu.Bryan pun tidak ada pilihan dan dia mau ngikutin kemauan Ricky untuk jalan bersama
mereka pun berangkat menggunakan dua mobil. satu mobil punya Ricky yang di tempat nya bersama Galang, Bryan dan Yuli dan satu mobil lagi punya Arok yang di gunakan oleh ketiga sahabatnya bersama Kinara juga di sana
Seperti biasa Galang selalu berbicara ketika ad di dalam mobil dan pasti mengajak yang lain untuk berbicara dengan nya
"Yul apa Lo sudah bilang Sama bunda Lo soal kepindahan Lo". Tanya Galang
"Belum tapi ayah dan Luna sudah tahu hal itu jadi pasti mereka bisa memberikan penjelasan kepada bunda". Kata Yuli
ada rasa sedih dalam hatinya jika mengingat sang bunda yang sangat menyayangi nya. Yuli sebenarnya tidak tega jika harus meninggalkan bunda nya namun keadaan lah yang memaksa dia harus pergi.
"Jika Lo gak mau pergi gak usah pergi". Kata Ricky yang tahu jika Yuli sebenarnya berat untuk pergi dan dia dari tadi melirik Yuli tanpa ada yang tahu
"Gue ingin pergi kok.". kata Yuli
"Oh ya Yul mulai besok gue gak akan bisa antar jemput Lo lagi karena gue harus ke Canada untuk melakukan sesuatu". Kata Bryan
"Iya gak apa-apa Bray dan Lo di sana hati-hati ya jangan godain cewek Mulu". Canda Yuli
"Mana pernah gue godain cewek Yul Lo tahu sendiri kan gue orang nya gimana". Kata Bryan
__ADS_1
"Gue tahu Lo orang yang setia dan beruntung Banget Kak Dinda pacaran sama Lo". Kata Yuli
Bryan memang sudah memiliki kekasih sejak dulu dan kekasihnya berada di Indonesia. hubungan mereka sangat baik sekali meskipun pacaran jarak jauh.
"Lo juga beruntung Yul dikelilingi banyak orang yang sayang sama Lo dan tanpa Lo sadari hal itu". Kata Bryan
"Ya elah gue sadar kali kalau Lo sama Galang sayang kan sama gue sebagai adik dan gue juga sayang sama kalian berdua tenang saja.". Kata Yuli sambil tersenyum
Bryan pun ikut tersenyum mendengar hal tersebut "Lo belum sadar Yul kalau sekarang Lo sedang di kelilingi oleh orang hebat yang mungkin akan selalu melindungi Lo. mereka pasti akan selalu ada buat Lo apa lagi Ipank dan Ricky serta Arok pun gue rasa juga punya rasa sama Lo". Batin Bryan
Mobil mereka sudah sampai di taman Kota. banyak yang heran serta takut ketika melihat kedatangan Ricky dan para sahabatnya. mereka segera minggir dari taman agar tidak membuat kesalahan yang akan merugikan diri mereka sendiri
"Bagus banget ya pemandangan nya. Bray foto gue dong". Kata Yuli yang sudah berlari ke spot yang akan dia gunakan untuk berfoto.
Yuli pun berpose beberapa kali dan Bryan langsung memotret nya. "Lang kita foto bertiga Yuk. buat kenang-kenangan". Kata Yuli mengajak Galang
Galang pun langsung menghampiri Yuli dan menuruti permintaan nya dan mereka pun langsung berfoto dengan posisi Yuli yang berada di tengah-tengah mereka.
"Yul sekarang Lo foto bareng Ricky". Kata Galang
"Benar Yul. anggap saja kenang-kenangan bersama bos sebelum kamu pindah ke luar negeri". Kata Kinara
"Gak mau ah gue foto Sama Ricky". Kata Yuli yang langsung berjalan mencari tempat buat foto lagi dan dia menggandeng Bryan bersama nya.
"Bray sini Lo gue foto, pose yang ganteng ya dan nanti Lo kirimkan ke Kak Dinda biar di makin terpesona pada Lo". Kata Yuli
mereka berdua asik sekali mengambil foto masing-masing dan juga terlihat mereka tertawa bersama hal itu membuat Ricky dan yang lainnya menatap Yuli dan Bryan dengan sangat tajamnya. Sedangkan Kinara juga sudah mencari tempat yang bagus untuk berfoto.
"Apa Yuli ada rasa sama Bryan". Kata Ken
"Gak mungkin lah dia hanya menganggap kita sebagai sahabat nya saja". Kata Galang
"Tapi mereka terlihat sangat dekat sekali Lang beda jika sama Lo". Kata Ken
"Lo gak tahu saja Ken kalau kita bertiga itu dekat banget dan Bryan juga sudah punya kekasih". Kata Galang
"Pank Lo dari tadi diam saja Kenapa?". Tanya Rere
"Mungkin dia takut jika kalah saing sama Ricky". Kata Ken bercanda
"Kalian berdua mungkin akan susah mendekati Yuli meskipun dia sudah pernah jalan sama Lo Pank belum tentu dia suka sama Lo. Yuli itu orang nya gak enakan kalau mau menolak ajakan orang". Kata Galang
"Dia gak punya pacar tapi setahu gue dia juga gak mau pacaran karena terlalu sering disakiti pacarnya yang dulu". Kata Galang
"Apa dia trauma menjalin hubungan?". Tanya Arok
"Mungkin saja. karena yang membuat dia sakit hati adalah orang terdekat nya sendiri. Cowok nya selalu di tikung sama teman ataupun saudarinya sendiri". Kata Galang
"Dan kelihatan dia cocok sama Lo Rick". Tambah Galang lagi
"Gak bisa gitu Lang. Ipank juga cocok sama dia". Kata Rere
"Kaku kalian serius sama dia gue akan mendukung dan gak boleh ada yang curang sedikit pun. Khususnya Lo Rick jangan coba-coba Lo mempermainkan perasaan Yuli. jika itu terjadi gue gak akan memaafkan Lo ". Kata Galang
"jadi kalian bersaing secara sehat ya". Kata Rere
mereka pun menghampiri Yuli dan Bryan yang sedang asik berfoto dari tadi
"Yul sini deh. Lo sekarang berdiri di antara Ricky dan para sahabatnya". Kata Galang
"Gak mau gue". Kata Yuli
"Sekali saja Yul. gak akan lebih". Pinta Galang lagi
"Mending Lo turunin maunya Galang dari pada dia nanti marah". Kata Bryan berbisik pada Yuli
Yuli pun menghampiri mereka dan segera berfoto dengan anggota Geng Ricky
"Yul pose yang bagus dong Lo". Kata Galang
"Itu tadi sudah bagus Lang. Lo ngerjain gue ya". Kata Yuli
dari tadi Yuli sudah berpose sangat bagus dan dia berada di antara Ricky dan Ipank
"Lo coba bersandar pada Ricky". Kata Galang
__ADS_1
"Wah gila Lo ya gak sekalian saja gue di peluk sama dia". Kata Yuli
tanpa aba-aba Ricky pun langsung memeluk Yuli dari belakang dan membuat Yuli terkejut lalu menoleh kearahnya. hal tersebut tidak di sia-sia kan oleh Galang dan dia langsung memotret mereka berdua
"Lo ngapain prluk-peluk gue ". Kata Yuli dengan kesal nya
"Nah bagus tadi Yul". Kata Galang
"Bray ayo kita pulang. gue sudah males di sini". Kata Yuli sambil berlalu pergi. Dia tampak sangat marah sekali dengan sikap Ricky yang seperti itu padanya.
"Yul tunggu dulu". Kata Galang namun dia tidak perduli
"Lo sih Rick main prluk-peluk orang sembarangan". Kata Rere
"Biar gue kejar dia". Kata Ricky Langsung berlari menyusul Yuli
mereka semua menunggu Yuli dan Ricky di taman dan Bryan juga masih di sana
Ricky berlari menyusul Yuli yang saat ini pergi sendiri untuk pulang
"Gue minta maaf". Kata Ricky sambil memegang pergelangan tangan Yuli
"Gue gak suka Lo seperti itu". Kata Yuli tanpa menatap Ricky
"Gue janji gak akan melakukan hal yang gak Lo suka lagi". Kata Ricky
"Lo gak perlu janji seperti itu dan lagian gue gak suka ya sama Lo jadi jangan coba-coba untuk deketin gue". Kata Yuli
Ricky pun menyipitkan sebelah matanya melihat kearah Yuli. memang benar apa yang dia duga kalau cewek satu ini sangat spesial sekali
"Mending kita kembali lagi ke taman". ajak Ricky
"Gue pulang duluan saja. bye". Kata Yuli lalu pergi dengan kendaraan umum dan Ricky tidak sempat menghentikan nya
Ricky pun kembali lagi ke taman untuk menemui yang lainnya
"Loh Yuli kemana kak?". Tanya Kinara
"Dia sudah pulang. ayo kita pulang saja dan Lo Bryan gue antar Lo ambil mobil di rumahnya". Kata Ricky
mereka pun segera pergi meninggalkan taman dengan kecepatan tinggi nya.
"Rick dia marah ya sama Lo karena kejadian tadi". Kata Galang
Ricky hanya diam tanpa ingin menjawab sedikit pun perkataan Galang
"Lo coba saja ke rumahnya nanti minta ma'af sama dia". Kata Galang
"Lo bego ya Lang kita kan mau ke rumah dia sekarang". Kata Ricky
"Oh iya gue lupa". Kata Galang
"Lebih baik Ricky gak usah ke rumah Yuli. bisa-bisa dapat masalah dia nanti". Kata Bryan
"Kenapa dia dapat masalah kalau gue datang ke sana?". Tanya Ricky
"Siapa yang gak tahu Lo dan pasti tetangga nya mengira dia ada urusan sama Lo dan dia pasti akan dapat masalah". Kata Bryan
"Lo tenang saja gue pastikan dia gak akan dapat masalah karena kedatangan gue". Kata Ricky
"Lo adalah cewek yang unik dan gue akan mendekati Lo mulai sekarang". batin Ricky
dia pun sudah sampai di depan rumahnya Yuli dan terlihat mobil Bryan masih terparkir di sana namun rumah Yuli terlihat sepi
"Apa dia belum pulang. kok sepi banget". Kata Ricky
"Mungkin dia sedang istirahat di dalam. coba gue ketok dulu". Kata Bryan
beberapa kali dia mengetuk pintu rumah itu dan masih tetap tidak ada jawaban sama sekali
"Apa mungkin dia pergi ya. bunda juga kelihatan gak ada". Kata Galang
Mereka masih mengetuk pintu Yuli yang terlihat rumah itu sangat sepi sekali. tak lama kemudian pintu itu terbuka dan sosok perempuan cantik telah berdiri di depan pintu tersebut.
"Bunda Yuli nya ada?". Tanya Bryan
__ADS_1
Bunda Yuli kaget melihat ada Ricky datang ke rumahnya dan dia merasa sangat khawatir dan was-was
"Ada dia baru saja sampai rumah. kalian masuk saja dulu bunda akan panggil kan dia". Kata bunda mempersilahkan mereka bertiga untuk masuk kedalam.