Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Bertemu Caesar Kembali


__ADS_3

Matahari sudah menampakkan diri nya dan terlihat Ayu kini sudah mulai sibuk memasak untuk para penghuni rumah di sana


Yuli dan Kinara dia masih terlelap di dalam kamar padahal tadi Ayu juga sudah membangunkan mereka berdua tapi mereka belum juga bangun hingga sekarang


"Bunda sudah selesai bikin sarapan nya?". Tanya Luna


"Bunda sudah selesai sayang. Oh ya apa Yuli dan juga Kinara sudah bangun?". Tanya Ayu


"Belum Bun mereka belum keluar dari kamar nya". Kata Luna


"Kamu tunggu di meja makan saja dulu bunda akan membangun kan mereka lagi". Kata Ayu


Ayu kini pergi menuju kamar Yuli untuk membangun kan dia agar dia ikut sarapan


tok tok tok


"Yuli bangun sayang sudah pagi apa kamu tidak akan bekerja". Kata Ayu


Tidak ada jawaban dari mereka berdua terpaksa ayu kini langsung karena pintu kamar tersebut juga tidak di kunci oleh sang pemilik nya


"Kalian berdua masih tertidur nyenyak rupanya". Kata Ayu


Ayu mencoba membuka gorden kamar tersebut agar sinar matahari masuk ke dalam dan mereka segera bangun


"Yuli Kinara ayo bangun sudah pagi waktu nya kita sarapan". Kata Ayu


"Jam berapa sih Bun ini?". Tanya Yuli


"Sudah pagi dan menjelang siang ini apa kamu gak akan pernah ke kantor jam segini belum bangun juga". kata Ayu


Yuli pun langsung bangun dan dia juga membangun kan Kinara


"Tuan putri ayo bangun sudah Pagi dan waktu nya kita sarapan". Kata Yuli kepada Kinara


Kini Yuli bergegas untuk membersihkan diri nya dan ganti baju lalu turun kebawah begitu juga dengan Kinara dia juga melakukan hal yang sama


"Kalian sudah turun ayo cepat kita sarapan sekarang". Kata Ayu


"Ayah mana Bun kok tidak ikut bergabung bersama dengan kita?". Tanya Yuli


"Jangan tanya soal ayah biarkan saja dan kita makan saja sekarang". Kata Ayu


Dia masih kecewa dengan kelakuan suaminya itu karena ingin mencelakai Yuli


Akhir nya mereka semua makan dengan lahap nya dan juga tenang sekali.


Setelah selesai makan mereka pun membereskan meja makan itu bersama lalu Kinara dan Yuli bersantai di ruang tamu


"Gak kerja Yul?". Tanya Luna


"Kata Diego gue gak perlu masuk hari ini". jawab Yuli


"Enak kan jadi Bu bos jarang masuk kerja tapi di gaji". Goda Kinara


"Nama nya juga Bu bos apapun yang di lakukan pasti akan tetap mendapatkan gaji". Kata Yuli mereka berdua pun tertawa bersama


Luna seperti biasa nya dia kini berangkat kuliah dan memulai aktivitas nya sementara Richard dari tadi dia masih berada di kamar karena masih memikirkan rencana yang telah dia bicarakan bersama Rio tadi malam


Mobil ketiga sahabat Ricky sudah datang dan terparkir di rumah Dira


Kini mereka berlima berjalan menuju rumah Yuli


"Kak Arok pagi sekali datang nya". Kata Kinara ketika melihat kakak nya


"Kakak menginap di rumah depan sana jadi mudah sekali jika ingin datang kemari". Kata Arok


"Kata nya kakak mau ke luar negeri ada urusan apa tidak jadi?". Tanya Kinara


"Tidak urusan nya sudah di bereskan oleh Hiro". Jawab Arok


"Apa kalian semua sudah makan?". Tanya Yuli


"Kita bertiga sudah tidak tahu kalau Ricky dan juga Arok". Kata Rere


"Gue sudah makan hanya Ricky yang belum". Kata Arok


"Aku akan makan setelah ini lagi pula Sam Belum datang membawa makanan". Kata Ricky


"Alasan saja ". Kata Yuli


"Apa ada makanan di sini aku akan makan jika ada?". Tanya Ricky


"Ada tadi coba tanya bunda saja". Kata Kinara


Ricky tidak bertanya kepada Ayu karena ayu tadi terlihat kembali berkebun dia langsung mencari makanan di dapur


Ricky menemukan beberapa makanan dan kini dia mengambil nya sedikit lalu memakan nya agar sang kekasih tidak marah lagi kepada dia


Setelah selesai makan dia kembali bergabung bersama dengan yang lain nya


"Kenapa kembali lagi kemari apa sudah ketemu makanan nya?". Tanya Yuli


"Sudah aku sudah makan". Kata Ricky


"Cepat sekali kamu makan nya apa tadi kami hanya makan angin saja". Kata Yuli


"Kau benar-benar makan sayang kalau kamu tidak percaya coba cek saja ke dapur di sana ada piring bekas makan ku". Kata Ricky


"Ngapain aku harus m ngecek di dapur bikin capek saja". Kata Yuli


"Kalau capek jalan aku bisa menggendong kamu ke sana". Kata Ricky mulai menggoda nya

__ADS_1


"Lumayan Lo Yul kapan lagi Lo bisa di gendong leader kami ini bahkan para wanita di luar sana pasti juga menginginkan nya". Kata Ken


"Gendong saja mereka semua jika memang mereka menginginkan nya". Kata Yuli


"Tidak usah cemburu mana mungkin juga Ricky menggendong sembarang wanita dia hanya akan menggendong kekasih yang dia cintai saja". Kata Ipank


"Apa Stella termasuk dalam hal itu?". Tanya Yuli


"Jangan mulai memancing dan mengungkit masa lalu karena itu tidak baik sekali". Kata Ipank


"Aku hanya bertanya dan jika kalian ingin memberi tahu ku ya sudah tidak masalah juga". Kata Yuli


"Aku juga pernah melakukan hal tersebut kepada Stella dulu". Kata Ricky


"Oh jadi Stella juga pernah merasakan di gendong leader keren ini". Kata Yuli


"Tidak usah cemburu Yul kan itu dulu". Kata Kinara


"Kalau cemburu kan wajar Nar nama nya juga manusia". Kata Yuli


Para sahabat Ricky tersenyum senang ketika Yuli sudah bisa mengakui apa yang dia rasa kepada Ricky seperti sekarang dia mengaku jika cemburu dengan Stella


"Itu hanya masa lalu saja jadi tidak usah terlalu di pikirkan". Kata Ricky


Dia duduk di dekat Yuli dan merangkul nya dengan mesra sekali


ehm


"Hay Ricky". Sapa Caesar yang baru saja datang bersama dengan Shawn


Sebenar nya dia sudah ada sejak tadi Hanya saja dia masih ingin mendengar kan obrolan mereka saja


"Lo kenapa datang kemari?". Tanya Yuli


"Kita berdua di undang oleh leader untuk datang kemari". Jawab Shawn


"Oh di undang Ricky tapi datang nya ke rumah gue lucu sekali kalian ini. Oh ya apa kalian berdua sudah makan?". Tanya Yuli


"Kita akan makan nanti setelah mengobrol dengan Ricky". Jawab Caesar


"Gue tidak akan menerima tamu jika mereka tidak mau makan dulu sebaik nya kalian berdua ambil makanan di dapur dan makan sekarang juga kalau tidak kalian bisa pergi sekarang dari rumah gue dan bertemu dengan Ricky di rumah nya saja". Kata Yuli


"Ada tamu di suruh cari makan sendiri". Kata Caesar


"Ada nih gue orang nya sudah sana cari makan saja dulu cepat". Kata Yuli


Tanpa penolakan juga mereka berdua pun menuju dapur dengan arahan Yuli dan kini mereka mencari makanan dan setelah menemukan nya mereka langsung memakan makanan tersebut agar tuan rumah tidak mengusir nya


"Berani sekali Lo menyuruh Caesar apa tidak takut dia akan marah". Kata Rere


"Gue gak takut sama dia kan ada cowok gue yang lebih galak dari dia". Kata Yuli


"Oh pintar ya sekarang menjadikan Ricky sebagai tameng Lo". Kata Ken


"Iyain saja biar dia gak marah nanti kekasih dia ikut marah juga lagi". Kata Ken


"Sudah selesai kalian makan nya?". Tanya Yuli ketika melihat Caesar dan juga Shawn datang lagi


"Sudah dan terima kasih atas makanan nya". Kata Shawn


"Kalian berdua tadi nyelonong masuk saja tanpa permisi memang siapa yang sudah menyuruh kalian masuk ke rumah ku". Kata Yuli


"Kami sudah di persilahkan oleh penjaga kebun di sini". Kata Shawn


"Penjaga kebun? Tidak ada gila penjaga kebun di rumah gue Lo pikir rumah gue punya orang kaya apa ada tukang kebun nya juga". Kata Yuli


"Memang iya gue si suruh masuk oleh ibu yang merawat tanaman nya tadi di depan". Kata Caesar


Yuli pun langsung bangkit dan memukul Caesar serta Shawn dengan bantal yang tadi ada di sofa nya


"Berani sekali kalian mengatakan kalau bunda gue tukang kebun". Kata Yuli sambil memukul mereka berdua dengan bantal


"Lo bar-bar sekali sih jadi cewek". Kata Caesar


"Sama Lo juga kurang ajar jadi orang". Kata Yuli


"Sudah gak usah berantem melulu nanti tumbuh cinta lagi di antara kalian berdua". Kata Ken membuat dia mendapat kan tatapan tajam dari Ricky


"Sorry Rick gue hanya bercanda saja". Kata Ken


Yuli pun kini kembali duduk di dekat Ricky dan tidak lupa juga dia tadi menginjak kaki Ken karena dia terlalu banyak berbicara


"Biar aku buatkan minum dulu buat kita semua". Kata Kinara


"Gak usah tuan putri nanti Lo capek lagi". Goda Yuli


"Halah gaya banget kamu berkata seperti itu padahal sebenar nya suka kan kalau aku membuat minuman". Kata Kinara lalu pergi menuju dapur


"Caesar kenapa Lo melihat gue seperti itu nasir ya sama gue". Kata Yuli


"Gue hanya heran saja apa yang membuat Ricky suka sama Lo ". Kata Caesar


"Gak usah heran jika Lo penasaran tanya saja kepada orang nya". Kata Yuli


"Sudah lah lupakan saja soal tersebut. Rick dia sudah datang jadi kita akan mulai bergerak sekarang". Kata Ipank


" Nanti malam saja kalian berangkat nya". Kata Ricky


"Kemana Richard kenapa gue tidak melihat nya sama sekali". Kata Arok


"Ayah masih di dalam kamar dan dari tadi juga dia tidak keluar kamar padahal semalam gue mendengar ayah mengobrol dengan seseorang dan menyebut kan nama Hans". Kata Yuli

__ADS_1


"Ada hubungan apa dia dengan Hans?". Tanya Rere


"Apa dia merencanakan sesuatu dengan kakak Stella?". Tanya Ken


"Kelihatan nya Hans itu hebat sekali ya huft beruntung sekali Stella mempunyai saudara seperti Hans". Kata Yuli


"Gak usah iri kamu kan juga punya pacar sehebat kak Ricky". Kata Kinara sambil membawa minuman dan beberapa cemilan


"Pacar dan saudara itu beda Lo Nar. Lo kan bisa merasakan nya kan Lo punya kakak seperti Arok dan adik yang hebat juga seperti Hiro". Kata Yuli


"Iya aku memang beruntung sekali memiliki mereka yang selalu menjaga aku". Kata Kinara


"enak kan apalagi Hiro itu hebat juga Lo gue aja suka dengan dia anak nya kocak juga". Kata Yuli


"Jangan memuji orang lain di depan Ricky nanti dia marah". Kata Ipank


"Mau marah sekarang yakin?". Tanya Yuli


"Aku tidak marah sama sekali". Jawab Ricky


"Bagus kalau begitu". Kata Yuli


"Nurut banget Lo sama kekasih Lo". Kata Caesar


"Nama nya juga cinta ya seperti ini". Kata Rere


"Kalian mau ketemu Ricky memang ada apa?". Tanya Yuli


"Apa kamu lupa kalau dia akan menjaga kamu selama aku pergi menjemput Rani". Kata Ricky


"Kan ada Sam kenapa harus dia yang menjaga aku?". Tanya Yuli


"Sam juga ada urusan penting yang harus dia kerjakan dan malam ini dia akan berangkat ke Spanyol". Kata Ricky


"Iya tapi kan ada Dira dan juga Arok kan". Kata Yuli


"Arok juga pasti akan lebih fokus kepada adik nya saja Yul jadi terima saja jika Caesar yang akan menjaga Lo ". Kata Ipank


"Apa tidak akan merepotkan jika dia menjaga ku?". Tanya Yuli


"Tidak gue tidak merasa repot sama sekali". Kata Caesar


"Ya sudah kalau begitu". Kata Yuli


di sela obrolan mereka Richard kini sudah mulai turun dari tangga dan dia terlihat sangat rapi sekali tampak nya dia akan pergi bekerja tapi jam juga sudah menunjukkan waktu akan siang pasti dia juga akan telat jika ke kantor sekarang


"Buru-buru sekali mau kemana siang seperti ini?". Tanya Rere membuat Richard menoleh ke arah mereka


"S****n Kenapa mereka semua sudah berada di sini". Batin Richard


"Gak usah diam saja jika Lo pergi ke kantor mungkin juga sudah telat". Kata Ken


"Caesar kenapa kamu bisa ada di sini". Kata Richard


"Lo kenal dengan dia ?". Tanya Ricky


"Tidak gue tidak mengenal nya sama sekali". Jawab Caesar


"Sok kenal sekali Lo dengan dia". Kata Rere


"Kalian semua bicara nya yang sopan dengan ayah ku". Kata Yuli


Ricky pun mengisyaratkan pada mereka semua agar menuruti kata Yuli


"Om jam segini tidak mungkin juga bagus jika pergi ke kantor". Kata Ipank


"Saya ada urusan penting dan tidak akan pergi ke kantor karena saya harus menemui rekan bisnis sekarang". Kata Richard


"Menemui rekan bisnis ya bukan menemui Rio". Kata Ken


"Kenapa dia harus menemui Bokap gue?". Tanya Caesar


"Jawab dong om dia bertanya". Kata Rere


"Saya tidak menemui papa kamu lagi pula dia juga tidak ada di sini". Kata Richard


"Ada di mana dia sekarang?". Tanya Caesar


"Dia berada di Prancis". jawab Richard dan dia merutuki kebodohan nya karena menjawab hak tersebut


"Jadi dia ada di Prancis bersama dengan Jonathan bagus kalau begitu sekali jalan dapat dua orang". Kata Arok


"Apa maksud perkataan kamu tadi?". Tanya Richard


"Adik gue Hiro sekarang dia menuju Prancis bersama dengan para teman nya untuk menemui Jo dan melakukan sesuatu kepada dia karena berani sekali membantu kalian melakukan hal buruk kepada Yuli". Kata Arok


Membuat Richard kini memucat dan dia tanpa sengaja menjatuhkan tas yang dia bawa tadi


"Santai saja dan tidak perlu takut nanti Lo juga akan mendapatkan giliran nya". Kata Rere


"Caesar papa kamu dalam bahaya apa kamu tidak berniat untuk membantu nya". Kata Richard


"Aku sudah pernah memperingatkan dia agar tidak berurusan dengan Ricky dan dia masih melakukan nya jadi dia harus menanggung sendiri akibat perbuatan nya itu". kata Caesar dengan santai nya


"Durhaka Lo jadi anak membiarkan orang tua Lo mengalami semua itu padahal Lo bisa kan membantu nya". Kata Yuli


"Membantu nya gue bisa tapi gue juga harus melindungi orang yang sangat berharga dalam hidup gue dari pada harus membantu dia". Kata Caesar


"Gue maksud Lo ?". Tanya Yuli


"Mama gue kenapa harus Lo ". Kata Caesar

__ADS_1


"Ya baru saja gue bahagia karena mungkin saja Lo akan menjadikan gue orang yang spesial seperti Lo akan menjaga gue sekarang. ibaratkan gue kakak Lo lah yang harus Lo jaga tau nya mama Lo yang spesial". Kata Yuli


Sebenar nya dia hanya bercanda saja untuk mencairkan suasana yang ada sekarang


__ADS_2