Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Berangkat Bersama Ipank


__ADS_3

Matahari sudah mulai menampak kan sinar nya dam terlihat Yuli masih asik dengan mimpi indah nya. alarm pun berbunyi membuat dia segera bangun dengan gelagapan


"Ternyata sudah pagi. Mandi dulu lah lalu Siap-siap berangkat sekolah ". Kata Yuli lalu bergegas kekamar mandi tak lupa juga menyiapkan seragam yang akan dia pakai terlebih dahulu.


Setelah Yuli rapi dengan seragam nya Dia segera memoles wajah nya sedikit. Yuli tidak terlalu suka berdandan jadi dia memake up wajah nya sesuai selera nya saja. Dia pun turun untuk sarapan


"Pagi ayah dan Bunda ". Sapa Yuli dengan sopan nya


"Pagi juga. Seger banget kamu Yul". Kata Bunda


"Bunda bisa saja. Oh ya nanti Yuli ada acara sama teman makan siang di luar, jadi bunda gak usah menyiapkan makan siang untuk Yuli ya". Kata Yuli


"Apa kamu tidak bekerja? ". Tanya Ayah


"Yuli libur yah setiap sabtu". Kata Yuli


Hal itu membuat semua nya kaget termasuk Luna sang kakak


"Lo kayak kerja di kantor saja sabtu Libur ". Celetuk Luna


"Memang Kerja di kantor Gue". Kata Yuli


lagi-lagi omongan Yuli membuat mereka heran karena kantor mana yang mau mempekerjakan anak yang masih sekolah dan itu pasti merugikan sekali karena jam nya akan tidak sesuai dengan jam kantor pada umumnya


"Yul apa kamu sedang bercanda? ". Tanya ayah


"Yuli gak bercanda kok yah. Sekarang Yuli bekerja di perusahaan SH Corporation. Lehat deh Ya". Kata Yuli sambil menunjukkan foto dia yang berada di dalam kantor tersebut yang sempat dia abadikan di ponsel nya


"Kok bisa kamu kerja di tempat Tuan Ricky? ". Tanya Ayah Yuli


"Karena Galang adalah sahabat Rickydan dia meminta nya agar yuli bisa bekerja di sana". Kata Yuli berbohong


"Jadi Galang kenal dengan Bos Geng yang terkenal itu? ". Tanya Luna dengan ekspresi tidak percaya nya


Di heran kenapa Yuli selalu beruntung dalam segala hal. Mulai dari memiliki sahabat yang bisa di katakan di tingkat ekonomi atas bahkan sekarang bisa bekerja di perusahaan yang sangat sulit sekali jika ingin masuk ke sana namun Yuli bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan di sana.


"Apa Lo bisa meminta Galang untuk memasukkan Gue di sana? ". Tanya Luna


"Luna kamu jangan macam-macam nak. Perusahaan itu bukan lah perusahaan sembarangan apalagi sekarang yang memegang kendali adalah Tuan Ricky. Jika kamu melakukan kesalahan sedikit saja maka bisa di pastikan kamu tidak akan hidup di dunia ini lagi". Kata sang ayah melarang Luna agar anak nya baik-baik saja


"Yuli kamu harus hati-hati kerja di sana dan jangan buat Tuan Ricky marah". Kata Bunda memperingat kan


Yuli pun mengangguk mengerti dan mereka kemudian makan bersama dan menyudahi obrolan tersebut.


"Yuli berangkat dulu". Kata Yuli berpamitan kepada kedua orang tuanya


Yuli berjalan ingin keluar rumah dan segera membuka pintu rumah nya. Dia terkejut melihat Ipank sudah berada di depan rumah nya


"Lo ngapain ada di sini? ". Tanya Yuli


"Gue mau jemput Lo dan mengantar Lo ke sekolah hari ini ". Kata Ipank


Yuli merasa bingung dengan tingkah Ipank ini karena awal pertemuan mereka juga tidak baik sekali dan Yuli masih merasa Ada hal yang mungkin Ipank rencanakan padanya


"Lo gak usah jemput Gue karena biasanya Bryan yang akan mengantar Gue ke sekolah". Kata Yuli


"Gue sudah di sini dan lagian Bryan juga belum datang, jadi hari ini Lo berangkat sama Gue saja". Kata Ipank


Terjadi perdebatan didepan rumah Yuli dan meskipun banyak orang lewat dan melihat hal tersebut tapi mereka tidak berani untuk ikut campur karena tahu siapa lelaki yang sedang berdebat bersama tetangga mereka itu.

__ADS_1


Luna yang baru saja keluar dari rumah nya menghentikan Langkah nya begitu melihat sosok lelaki yang sedang mengobrol bersama Yuli


"Kenapa Lo belum berangkat Juga? ". Tanya Luna dengan ketus nya


"ini Gue mau berangkat. Ayo Pank kita berangkat sekarang ". Kata Yuli sambil menggandeng tangan Ipank menuju mobil nya


Dia segera pergi karena tidak ingin bertengkar dengan Luna di depan rumah nya karena itu akan membuat orang tua nya malu.


Mobil Ipank pun berjalan pergi dari rumah Yuli menuju arah sekolah nya dengan pelan sekali


"Mobil Lo ke habisan bensin ya Kok pelan banget jalan nya". Kata Yuli


"Gue sengaja jalan pelan karena ingin mengobrol sama Lo saja. Dan Gue jamin Lo gak akan telat juga datang ke sekolah nya". Kata Ipank


"Mobil balap tapi jalan nya pelan banget, heran Gue". Gerutu Yuli


"Lo jangan Lupa mengabari Bryan kalau untuk hari ini Dia gak usah antar jemput Lo karena Lo akan sama Gue". Kata Ipank memgingatkan


Yuli pun langsung mengambil ponsel nya dan segera mengirim pesan pada Bryan agar tidak menjemput nya hari ini


"Lo seharusnya jemput gue pas pulang sekolah saja karena kita makan nya nanti setelah Gue selesai sekolah ". Kata Yuli


"Apa ada yang marah jika Gue jemput Lo sekarang? ". Tanya Ipank


"Gak ada sih. tapi Lo pasgi nya sangat sibuk dan Gue jadi gak enak kalau kayak gini". Kata Yuli mencari alasan


"Yul Lo lupa apa yang gue bilang kemarin kalau gue itu Bos jadi terserah gue masuk apa gak nya ". Kata Ipank


"Gue jadi Curiga sama Lo Pank ". Kata Yuli


"Curiga Kenapa?". Tanya Ipank


"Lo kok gak ketawa sih Pank. Gak lucu ya". Kata Yuli sambil memanyunkan Bibir nya membuat Ipank merasa gemas dengan tingkah laku nya itu dan dia langsung mengelus rambut Yuli dengan lembut nya


"Gue kayak nya suka sama Lo". Kata Ipank


Yuli pun langsung melotot melihat Ipank yang berbicara seperti itu dengan santainya dan terlihat tanpa beban sama sekali


"Wah Lo sakit ya, bicara ngelantur kayak gini". Kata Yuli


'Kalau Gue sakit Lo mau gak jadi penyembuh luka Gue". Kata Ipank


Yuli pun tertawa dengan keras nya mendengar ucapan Ipank barusan yang menurut nya lucu sekali


"Lo bisa ngelucu juga sama kayak Arok kemarin". Kata Yuli


"Gue serius Yuli Ramadhani". Kata Ipank


"San Gue gak percaya kakak Ipank ". Kata Yuli kembali menggoda nya


"Lo bener-bener cewek unik ya. Pantas banyak yang suka sama Lo termasuk Gue". Kata Ipank


"Sudah ngobrol nya nanti saja dan buruan tancap gas Pank nanti telat Gue ke sekolah nya". Kata Yuli


Ipank pun menuruti perkataan Yuli dan dia segera menambah kecepatan nya agar mereka bisa sampai di sekolah dengan tepat waktu


mereka sampai di depan sekolah dan bersamaan dengan kedatangan mobil Rere yang mengantar Kikan


Yuli bergegas turun dari mobil dan di ikuti oleh Ipank

__ADS_1


"Lo kenapa ikut turun juga? ". Tanya Yuli


"Gue hanya ingin menghampiri Reresaja". Jawab Ipank


Dan benar saja dia pergi menghampiri sahabat nya itu.


"Lo ngantar Dia Pank? ". Tanya Rere


"Iya. tadi Gue jemput dia di rumah nya". jawab Ipank


"Kelihatan nya Lo serius kali ini dekati dia". Kata Rere


"Dia unik dan Gue gak pernah menemukan cewek se unik dia". Kata Ipank


"Lo benar juga. Awas Jangan sampai Lo menyakiti nya karena pasti Galang tidak akan tinggal diam dan jika demikian pasti Ricky juga akan bertindak". Kata Rere mengingat kan


"Lo tenang saja Re karena kali ini gue benar-benar serius suka sama dia". Kata Ipank


Tanpa mereka sadari ada hati yang terluka mendengar ucapan mereka berdua tadi. Namun Kikan bisa merelakan cinta nya kepada Ipank karena cewek yang dia suka adalah Yuli sahabat yang begitu baik pada nya


"Kikan ayo kita masuk". Ajak Yuli


Kikan pun berpamitan pada mereka berdua lalu berjalan menghampiri Yuli untuk masuk bersama


"Gak kerasa ya beberapa hari lagi kita akan menghadapi ujian sekolah. rasa nya baru kemarin Gue kenal sama Lo". Kata Yuli


"Iya Yul, Gue juga merasa kita baru saja menginjak kaki ke sekolah ini untuk pertama kali nya". Kata Kikan


"ngomong-ngomong Rachel mana ya kok gak ada di kelas? ". Kata Yuli


Kikan pun mencari dimana sahabat dia yang satu nya itu nanun dia juga tidak melihat nya


"Mungkin dia belum datang. Ya sudah kita duduk saja". Kata Kikan mengajak Yuli untuk duduk di meja nya


Mereka semua asik mengobrol serta bercanda tawa. Tidak lupa juga mereka mengabadikan momen kebersamaan di handpone masing-masing


"Kan kok dia belum datang juga ya?". Tanya Yuli khawatir


"Sebentar gue telfon dulu Rachel ". Kata Kikan mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi Rachel. Belum juga dia menelfon sahabat nya itu sudah muncul.


"Tumben Hel Lo telat. apa ada sesuatu yang terjadi? ". Tanya Yuli


Rachel hanya tersenyum kecil melihat raut wajah khawatir dari Yuli


"Gue tadi ada barang yang ketinggalan Yul jadi harus putar balik dulu". Kata Rachel


"Oh kirain Lo ada sesuatu tadi di jalan". Kata Kikan


Rachel pun langsung duduk di bangku nya lalu mengeluarkan buku pelajaran yang akan dia pelajari hari ini.


Suasana di sekolah terlihat sangat tenang sekali karena ujian semakin dekat dan mereka semua semakin hari makin serius belajar nya.


*******


Arok sekarang berada di dalam ruangan nya di kantor perusahaan yang dia miliki. Tidak biasa nya dia berada di kantor seperti sekarang ini. Entah apa yang terjadi hingga membuat dia datang sekarang tapi bukan cuma Arok yang di sana namun Ken juga berada disana. Didalam ruangan yang sama dengan sahabat nya itu


"Mereka berdua masih belum datang juga. Tumben sekali Ipank telat. apa dia ada urusan? ". Tanya Ken


"Belum. Rere mengantar Kikan dulu baru kesini tapi kalau Ipank gue gak tahu kemana dia pergi ". Jawab Arok

__ADS_1


__ADS_2