Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Selalu Percaya Diri


__ADS_3

Maaf jika ada salah kata mungkin author nya lupa dan untuk kekasih Intan memang Ipank,, maaf ya jika membuat bingung para pembaca


Setelah mereka selesai makan kini Yuli pun kembali mengobrol bersama dengan Intan


"Jika Lo dengan Ipank lalu Kikan dengan siapa nanti nya, apa gue jodohkan saja dia dengan Caesar". Kata Yuli sendiri


"Kikan sahabat Lo yang cerewet nya sama seperti Lo itu ya". Kata intan


"Gue tidak cerewet sama sekali justru dia yang sangat cerewet sekali". Kata Yuli


"Ya ya ya terserah Lo saja dan menurut gue dia cocok nya dengan Bryan karena Bryan itu dewasa orang nya jadi bisa nanti seimbang dengan dia". kata Intan


"Ya Lo benar juga dan Bryan juga sudah putus dengan kekasih nya yang dulu". Kata Yuli


"Jangan suka menjodohkan orang kalau mereka tidak nyaman bagaimana". Kata Rere


"Apa tidak boleh Re jika gue menjodoh kan Kikan dengan Bryan kan agar dia bisa move on dari Ipank ". Kata Yuli


"Ya sebenar nya tidak masalah tapi kalau Kikan menolak ya jangan memaksa nya". Kata Rere


"Kalau itu sudah pasti dan mana pernah juga gue memaksa". Kata Yuli


"Gak pernah memaksa tapi suka membuat orang kesal setiap hari itu sudah pasti". Kata Ipank


"Ya itulah dia tapi ngangenin". Kata Intan


Yuli pun memeluk sahabat nya itu penuh sayang " Gue ingin bertemu dengan mama Flo, apa dia ikut ke sini juga?". Tanya Yuli


"Mama tidak ikut sebab papa masih banyak kerjaan sekali di cafe nya". Kata Intan


"Dan Lo anak yang gak berbakti sebab tidak mau membantu orang tua Lo ". Kata Yuli


intan sudah biasa mendapat kan pujian lalu di jatuhkan seperti itu oleh Yuli dan mereka memang selalu melakukan hal seperti itu juga dan itulah bumbu dari persahabatan mereka


"Oh pinter sekali ya kalian pergi makan tidak mengajak kami". Kata Galang


Dia datang bersama dengan Bryan dan juga Caesar ke mall tersebut


"Kalau mengajak Lo bisa menghabiskan banyak uang kan sayang". Kata Intan


"Ketularan Yuli ya Lo jadi pelit sekarang". Kata Galang


"Bukan pelit bro tapi menghemat". Kata Intan


"Dan itu sama saja". Kata Galang


Dia pun duduk di sana dan kini memesan beberapa makanan untuk dia makan di sana dan di bawah pulang


"Wah gila dia Yul makan sebanyak itu sendirian. Kasihan sekali Bryan yang menjadi sahabat nya harus menanggung beban seberat itu". Kata intan


"Benar Tan apalagi jika belanja dia juga tidak kenal harga langsung ambil saja dan banyak sekali juga, gak tahu diri sekali kan itu". Kata Yuli


Kini dia pun menggosip kan Galang tepat di depan orang nya dan mereka pun tidak perduli jika Galang kesal atau marah sebab Yuli dan Intan memang sangat senang jika melihat Galang yang marah


"Sudah kenapa kalian menggoda Galang terus, biarkan dia makan dulu". Kata Bryan


"Lo gak makan Bray?". Tanya Intan


"Gue gak lapar dan tadi sebelum ke sini juga sudah makan". Kata Bryan


"Berarti Galang sangat rakus sekali ya sudah makan malah pesan makanan lagi". Kata Intan


"Tidak masalah mumpung gratis". Kata Galang lalu memakan makanan nya yang baru saja datang. Ricky dan yang lain nya sedari tadi hanya diam saja mendengar perdebatan mereka bahkan Yuli dan intan selalu saja kompak untuk menjahili Galang


"Apa kabar Lo Intan?". Tanya Bryan


"Alhamdulillah sehat. Gimana usaha Lo Bryan apa berhasil?". Tanya Intan


"Ya gue bisa melakukan nya berkat mereka semua". Kata Bryan


"Dan berkat Lo yang bekerja keras juga jadi bisa sesukses ini lagi". Kata Intan


"Bagaimana kalau kita membeli sesuatu dulu dan kita tinggal kan saja Galang di sini". Kata Yuli


"Ayo kita berangkat". Kata intan sambil menggandeng tangan Bryan membuat Ipank menatap Bryan dengan tajam nya


"Bryan lepaskan pegangan nya jika Lo masih ingin punya tangan". Kata Ken


"Dia kekasih Ipank jadi Lo jangan macam-macam dan pegang dia karena dia tidak untuk di pegang". kata Rere


"Lo pikir gue barang kali ya tidak untuk di pegang". Kata Intan


"Mau kemana?". Tanya Ipank


"Mau cari sesuatu dulu sama mereka berdua hanya sebentar saja dan tunggu saja di sini". Kata intan sambil tersenyum dan Ipank pun menuruti nya lalu intan pun pergi bersama dengan Yuli dan Bryan


"Wah Lo kini sama dengan Ricky". Kata Ken


"Untuk wanita spesial seperti dia apapun akan gue lakukan". Kata Ipank

__ADS_1


Galang yang mendengar apa yang di katakan Ipank pun kini langsung menoleh kepada nya lalu menatap nya dengan tajam


"Lo kekasih nya Intan?". Tanya Galang


"Ya dia kekasih nya intan". kata Ken membuat Galang pun tertawa terbahak-bahak di buat nya


"Ternyata Lo kalah dengan Ipank, kasihan sekali Lo Ken tapi ya untung saja intan milih Ipank dari pada Lo ". Kata Galang


"Lo jangan mengejek gue dan belum tentu juga kan Kinar mau sama Lo dan Arok pun juga tidak merestui Lo kan". Kata Ken


"Lihat saja nanti pasti gue akan menikah dengan dia, bukan begitu Arok " Kata Galang sambil mengedipkan sebelah mata nya untuk menggoda Arok


"Lo lanjut kan saja makan nya Lang dan Jangan banyak bicara". Kata Ricky


Galang pun melanjut kan makan nya dan dia terlihat sangat menikmati makanan tersebut apalagi itu di traktir Ricky jadi dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang ada


Sementara itu kini Bryan dan yang lain nya sudah sampai kembali dengan belanjaan nya masing-masing


"Wah Tumben si nyonya Ricky beli sesuatu di mall". Kata Galang


"Tadi nya mau membeli mall ini dan mem-blacklist Lo agar tidak bisa masuk ke sini tapi sayang nya gue terlalu berbaik hati jadi tidak jadi melakukan nya". Kata Yuli


"Sombong nya keluar". Kata Galang


"Beli apa?". Tanya Ricky dan Ipank bersama


Intan tersenyum saja "Kompak banget kalian tumben sekali". Kata Yuli


"Kalau sudah selesai sebaik nya kita pulang sekarang". Kata Arok


Mereka pun bergegas meninggalkan tempat tersebut dan tak lupa juga Ricky membayar makanan nya sebelum meninggal tempat itu


"Tan ikut ke rumah gue dulu yuk, kita kan belum mengobrol banyak dan kalau bisa juga Lo menginap di sana". Kata Yuli


"Ya sudah untuk hari ini gue akan menginap di tempat Lo ". Kata intan


Lalu mereka semua pun masuk ke dalam mobil kemudian kembali pulang lagi ke kediaman Caesar


Sampai di sana kini mereka masuk ke dalam rumah bersama dan Yuli pun langsung memeluk mama Irene


"Baru pulang?". Tanya Irene


"Iya ma dan ini kenalin intan sahabat Yuli ". Kata Yuli


intan pun kini memeluk Irene juga dan dia pun terlihat tersenyum kepada Irene


"Dan Lo pun juga begitu. Mama dan papa juga cantik dan tampan tapi Lo jelek sekali". Kata Yuli tidak mau kalah dengan intan


Kini mereka terlihat asik sekali mengobrol bersama di sana bahkan beberapa kali juga tawa lepas Yuli terdengar di sana


"Dia sangat bahagia sekali apalagi ketika berada bersama Intan". Kata Rere


"Ya dan dari dulu memang intan adalah sandaran nya ketika sedih". Kata Bryan yang sedikit tahu tentang persahabatan mereka berdua karena Yuli yang menceritakan nya juga


"Oh ya Luna mana ya kok gak kelihatan?". Tanya Yuli


"Aku di sini ". Kata Luna lalu berjalan menghampiri mereka semua


"Intan apa kabar?". Tanya Luna


"Baik sekali dan Lo terlihat sangat cantik ya sekarang". Kata intan


"Masih kalah dari kau juga kali". Kata Luna


Yuli memberikan barang yang dia beli tadi kepada Luna


"Ini buat kakak ku tersayang". Kata Yuli sambil terus dan Luna pun menerima nya


"Sudah gak usah bersedih gitu lagian bunda juga sudah tenang di sana". Kata Intan yang paham sekali dengan Yuli karena dia tahu Yuli suka membelikan Ayu barang kalau dia dari Mall


"Gue tidak sedih hanya saja gue rindu bunda. itu wajar kan ". Kata Yuli lalu tersenyum


"Wajar sekali bahkan Lo juga sering rindu kepada gue juga wajar Yul ". Kata intan


membuat Yuli tersenyum saja dengan perkataan intan itu


"Malam ini tidur bareng gue ya". Kata Yuli


intan hanya mengangguk kan kepala nya saja dan sekarang ini memang sudah larut malam jadi mereka pun berpamitan untuk pergi semua nya lalu intan dan Yuli pun masuk ke dalam kamar untuk beristirahat sekarang.


"Tan banyak hal yang sekarang ada di pikiran gue". Kata Yuli


"Katakan jika itu bisa membuat Lo bahagia". Kata Intan


"Apa gue pantas bersama dengan Ricky dan tentang mama Irene, gue juga belum bisa jika harus melupakan bunda Ayu". Kata Yuli


"Lo sangat pantas sekali dengan Ricky dan gue juga pernah berada di posisi Lo karena Ipank dan mama bilang orang seperti mereka itu sebenar nya baik jadi kita beruntung jika mendapat kan mereka". Kata intan


"Dan hari ini gue baru saja menyiksa orang yang menjadi dalang di balik meninggal nya bunda". Kata Yuli

__ADS_1


intan tersenyum kepada sahabat nya itu dan tentu saja dia tahu jika seperti itu bukan lah seperti Yuli sahabat nya karena Yuli tidak akan melakukan hal tersebut tapi Intan paham Sekali jika keadaan lah yang memaksa Yuli untuk melakukan hal tersebut


"Yul, gue tahu jika Lo tidak seperti itu dan bunda pun pasti tidak suka jika Lo melakukan nya maka dari itu Ma'af kan dan bebaskan saja mereka dan lupakan semua nya. Kita mulai dari awal lagi bersama". Kata Intan


"Ya. gue akan mengatakan hal tersebut kepada Ricky jika dia tidak mau melepaskan mereka ya gue tidak bisa berbuat banyak". Kata Yuli


intan pun menyetujui nya dan kini dia mengajak Yuli tidur dan obrolan nya akan dia lanjut kan besok saja sebab besok dia juga akan ada kerjaan di pagi hari.


*****


Beberapa bulan setelah semua kejadian yang menimpa mereka bahkan Ricky juga sudah melepas kan Raya dan juga Stella namun mereka tidak dalam kondisi baik waktu di lepas kan dan untuk Demian serta Justin mereka sudah di Habisi oleh Ricky dengan kesadisan dia dan kini Ricky masih ada di Indonesia sebab kekasih nya memilih untuk tinggal dan menetap di sana saja di kota kelahiran bunda ayu bahkan usaha yang di dirikan oleh Yuli pun kini sudah sangat berkembang dengan pesat dan itu juga tanpa bantuan sang kekasih awal nya dan ketika sudah besar dan muncul banyak pesaing bahkan mereka pun juga melakukan hal yang curang membuat Ricky turun tangan. Dan kini mereka sedang menikmati liburan di sebuah tempat yang sangat indah menurut Yuli


"Sam ". Panggil Ricky yang sedang di ruangan kerja di rumah nya


"Iya bos". Kata Sam


"Bagaimana untuk persiapan nanti malam, apa sudah beres?". Tanya Ricky


"Sudah bos dan saya sudah menyiapkan segala nya sesuai dengan apa yang anda inginkan". Kata Sam


"Baik lah dan ingat Sam jangan sampai ada yang menggagalkan segala nya". Kata Ricky


Sam mengangguk paham dan dia pun memang sudah menyiapkan kejutan untuk Yuli nanti nya di sebuah pantai yang terletak tidak jauh dari villa Ricky


Kini Ricky pun menghampiri Yuli yang sedang sibuk dengan para sahabat nya itu


"Tumben sekali pilihan Lo bagus Yul ". Kata Intan


"Menghina sekali Lo ya Tan ". Kata Yuli


"Biasa nya kan pilihan Lo itu tidak bisa di datangi kembali". Kata intan


"Sekarang dia sudah banyak berubah tan apalagi dia juga sudah menjadi pengusaha sukses". Kata Kikan


"Tapi pelit nya masih sama padahal dia sudah menjadi juragan kaos". Kata intan


"Penghinaan yang halus sekali saudari ku". kata Yuli membuat mereka semua tertawa di sana


"Kalian ini ya selalu saja bertengkar apa tidak bosan jika setiap hari seperti itu". Kata Kinar


"Justru hal itulah yang membuat kita semakin dekat. iya kan Yul ". kata Intan


"Benar sekali dan Walaupun Lo mengesalkan pun gue tetap saja tidak bisa marah sama Lo apalagi sekarang Lo menjadi kekasih si cowok kardus". Kata Yuli


"Kikan apa kau sudah move on dari Ipank?"


Tanya Rachel


"Tentu nya sudah Hel bahkan dia juga akan segera menikah mendahului kita semua". Kata Intan


"Dan itu semua berkat kalian juga. Terima kasih ya Yul dan kamu intan". Kata Kikan


"Tidak perlu berterima kasih hanya saja kalau bisa traktir kami jalan-jalan saja". Kata Intan


"Tenang saja kalau itu pasti akan ada nanti dan kita akan merecoki acara hanymoon mereka". Kata Yuli


"Dasar si biang kerok". Kata Rachel membuat mereka kembali tertawa lagi


"Serius sekali sih obrolan kalian". Kata Rere


"Kita lagi mengobrol tentang acara pernikahan Kikan dan juga Bryan sebentar lagi". Kata Yuli


Rere pun Terlihat senang sekali melihat Kikan sepupu kesayangan nya itu terlihat sangat bahagia sekali


"Yang mau nikah kelihatan bahagia sekali ya". Kata Galang


Kikan hanya bisa tersenyum saja sedari tadi bahkan dia terlihat sangat bahagia sekali


"Kak Re makasih ya sudah mau menjadi kakak yang baik untuk Kikan". Kata Kikan sambil memeluk Rere


Rere pun memeluk Kikan juga bahkan dia terlihat sangat sayang sekali kepada Kikan


"Selama kamu bahagia apapun akan kak Rere lakukan". Kata Rere


"Nah itu baru kakak yang baik gak seperti Arok yang tidak perduli dengan kebahagiaan adik nya sendiri". Kata Yuli


"Apa maksud Lo ?". Tanya Arok


"Yah pura-pura bodoh dia. kan Lo belum memberikan restu kepada Galang padahal Kinar cinta kepada nya". kata Yuli


"Itu bukan urusan Lo ". Kata Arok


"Ya memang bukan urusan gue dan gue juga gak mau tahu sih hanya saja gue mau ngomong saja". kata Yuli


"Makin lama Lo makin menjadi ya". Kata Arok


"Jadi lebih cantik ya ah Lo bisa saja memuji Gue". Kata Yuli sambil tersenyum membuat Arok pun semakin kesal saja di buat nya


"Kenapa Lo selalu se percaya diri itu". Kata Arok dan Yuli hanya tersenyum saja menanggapi nya

__ADS_1


__ADS_2