
Dalam perjalanan menuju kantor mereka berdua terlihat sangat asik mengobrol dan Ricky pun sering mengeluarkan senyum nya sekarang
"Ternyata Hiro itu tidak tinggal di Jepang ya aku pikir dia tinggal di Jepang namanya saja seperti orang Jepang". Kata Yuli
"Dia memang lahir dan di besarkan di negara ini Namun ada hal yang membuat dia harus menetap di New York". Kata Ricky
"Kenapa Arok gak bersama dia saja di sana kenapa harus bersama kamu di sini". Tanya Yuli
"Arok pun sebenar nya juga tidak menetap di Jepang dia dulu juga tinggal nya di Belanda Ya sama seperti Hiro karena beberapa hal dia kemari". Kata Ricky
"Kalau Ken, Ipank dan Rere bagaimana apa mereka juga sama seperti yang lain nya?". Tanya Yuli lagi
"Ken Sebenar nya tinggal di Spanyol sedangkan Ipank dia dulu berada di Korea kalau Rere dia menetap nya di Brazil". Kata Ricky dengan sabar menjawab semua pertanyaan kekasih nya itu
"Jadi sebenar nya kalian semua dulu tidak berada di sini?". Tanya Yuli lagi
"Kami Semua memang tidak di lahir kan di negara ini". Kata Ricky
"Ya aku juga sudah mendengar nya bahwa hanya Arok dan kamu kan yang mempunyai darah dari keluarga yang memang keturunan Jepang". Kata Yuli
Ricky pun tersenyum senang mendengar Yuli yang sedikit tahu tentang dia apalagi sekarang dia mengganti panggilan dari Lo gue ke aku kamu jadi dia makin suka dengan kekasih nya ini
"Oh ya kapan aku bisa bertemu dengan Rani?". Tanya Yuli
"Secepat nya". Jawab Ricky
"Baik lah aku tidak sabar menunggu dan ingin melihat secantik apa sih Rani itu". Kata Yuli
"Sudah aku bilang kan dia memang cantik tapi lebih cantik kamu". Kata Ricky sambil tersenyum
"Sudah berapa wanita yang mendapat kan pujian dari seorang Ricky ya". Goda Yuli
"Tidak ada wanita yang ku puji selain kamu kalau tidak percaya bisa tanya saja kepada para sahabat mu itu". Kata Ricky
"Oh benar kah aku tidak yakin dengan hal itu". Kata Yuli
Ricky pun menghentikan mobil nya sebentar dan dia menatap Yuli dengan benar dan tajam
"Sekarang tatap mataku dengan benar dan lihat apa ada kebohongan di sana karena mata tidak pernah bisa berbohong". Kata Ricky
"Aku percaya sudah kita jalan lagi nanti terlambat". Kata Yuli
Dia tidak ingin terlalu lama melihat mata Ricky sebab dia masih takut jika akan jatuh cinta kepada nya
Mobil mereka kembali berjalan dan melaju menuju kantor. Selang beberapa menit mereka berdua sudah sampai di kantor dan langsung masuk ke dalam
Hari ini Ricky terlihat sangat berbeda sekali tidak seperti biasa nya. Tampak sekali kebahagiaan terpancar di wajah nya dan para pegawai pun heran dengan hal tersebut tapi mereka berusaha untuk tetap tidak kepo dengan atasan nya karena akan berakibat gatal jika melakukan hal yang seperti mencari tahu informasi bos.
"Selamat pagi Bos dan Bu Bos". Sapa Diego
"Selamat pagi juga Diego oh ya gak usah memanggil dengan sebutan Bu bos segala deh gak enak dengan yang lain nya". Kata Yuli yang memang sekarang menjadi pusat perhatian karena sapaan Diego tadi
"Biarkan saja Diego menyapa seperti itu memang benar kan kamu Bu bos di sini". Kata Ricky membenarkan sapaan Diego
"Ya sudah ayo kita masuk saja". Kata Yuli yang merasa tidak enak dengan para pegawai di sana. Dia sekarang masuk ke dalam ruangan kerja Ricky.
"Kok gak ada ya berkas yang harus aku kerjakan". Kata Yuli
"Tunggu saja mungkin Diego masih mengambil kan nya". Kata Ricky yang ikut duduk di sofa bersama kekasih nya
"Kamu gak ada kerjaan apa kok duduk di sini juga?". Tanya Yuli
"Kerjaan bos adalah memantau pegawai nya kan jadi aku duduk di sini untuk melihat kinerja kamu sayang". Kata Ricky
"Mana ada melihat kinerja kan berkas nya belum di kasih sama Diego". Kata Yuli
tok tok tok
Pintu ruangan Ricky di ketuk dan dia tahu pasti Diego yang melakukan nya. Ricky pun menyuruh nya untuk langsung saja masuk ke dalam
"Ini berkas yang harus di periksa dan di kerjakan pak bos dan Bu bos". Kata Diego
"Makasih ya Diego selama gue gak masuk Lo sudah mengerjakan semua pekerjaan gue". Kata Yuli
"Itu sudah menjadi tugas saya". Kata Diego dan dia pamit kembali ke ruangan nya
"Besok aku akan menyuruh Diego membawakan meja untuk kamu agar nyaman dan tidak mengerjakan nya di sofa dan hari ini kamu bisa memakai meja kerja ku saja karena aku ingin bersantai sebentar di sini". Kata Ricky
Yuli pun menuruti keinginan Ricky dan dia kini duduk di kursi kebesaran milik Ricky. Dia kini terlihat sangat fokus mengerjakan pekerjaan nya sementara itu Ricky tampak memang benar-benar beristirahat sekarang di sofa tersebut
"Jadi dia benar-benar istirahat dasar bos suka seenak nya sendiri". Kata Yuli lalu melanjut kan pekerjaan nya
__ADS_1
Beberapa jam dia berkutat dengan pekerjaan nya tak terasa jam istirahat pun kini tiba saat nya dia untuk makan siang sekarang.
"Sudah selesai kerajaan nya". Kata Ricky membuat kaget Yuli
"Kamu ya ngagetin orang saja. Aku sudah selesai dan sekarang mau makan siang". Kata Yuli
"Kita pergi makan siang bersama di restoran milik Ken". Kata Ricky
"Kenapa harus di sana kan jauh sekali lagi pula di sini juga ada kantin nya kan". Kata Yuli
"Di sini memang ada kantin nya tapi kita di undang makan siang bersama oleh Rachel coba deh kamu cek handphone dulu". Kata Ricky
Yuli pun segera mengambil handphone nya dan mengecek nya dan benar saja ada pesan dari Rachel yang memang mengajak dia makan bersama di restoran milik Ken
"Ayo kita berangkat sekarang". Kata Yuli
Mereka berangkat tak lupa juga Ricky menggandeng tangan kekasih nya itu untuk berjalan bersama.
"Bos Anda mau makan siang bersama". Kata Diego
"Kita berdua akan makan siang di luar jadi kalau nanti terlambat kembali maklumi saja ".Kata Ricky
"Mana bisa seperti itu aku gak mau ya jika nanti aku terlambat kasih saja hukuman seperti pegawai lain nya". Kata Yuli
Tak ingin melakukan perdebatan Ricky pun langsung membawa Yuli keluar dari kantor dan menuju restoran Ken yang jarak nya memang tidak jauh dari kantor Daddy Ricky. Mobil mereka sudah menuju restoran dalam beberapa menit saja mereka sudah sampai di sana
"Mereka sudah datang Semua". Kata Ricky yang mengenali mobil para sahabat nya itu
Ricky pun langsung mengajak Yuli untuk segera masuk ke dalam dan bergabung bersama mereka semua
"Lama sekali ya pasangan baru ini". Kata Ken
"Maaf ya telat tadi gak tahu kalau di ajak makan bareng". Kata Yuli
"Santai saja kali Yul jangan dengar kan apa kata Ken". Kata Ipank
"Galang gak ikut kemari?". Tanya Yuli
"Kita memang tidak mengajak nya jadi dia gak ikut". Kata Rere
"Lagi pula dia ada urusan sendiri dan Jika diajak pun pasti dia tidak mau". Kata Ricky
Tadi Galang memang sempat memberi kabar kepada nya bahwa dia ingin membereskan beberapa urusan nya di sini Sebelum kembali ke Inggris
"Sudah Yul tenang saja kita sudah pesan makanan kesukaan Lo kok". Kata Kikan
Yuli pun merespon nya dengan memberikan Acungan jempol kepada sahabat nya itu
"Kenapa Lo Rick gue lihat dari tadi kayak nya senang sekali". Kata Ipank
"Tidak ada apa-apa". Kata Ricky
"Gak usah pegangan tangan Mulu Rick dia juga gak bakalan kabur kali". Kata Ken menggoda
"Lo jangan coba-coba mendekati dia Ken kalau masih ingin hidup". Kata Ricky memperingatkan
"Rick apa Lo sudah mendengar kabar kalau Caesar sekarang berada di New York?". Tanya Ipank
"Gue tidak tahu kalau dia ada di sana karena kabar terakhir yang gue dapat dia ada di Singapura mengunjungi orang tua nya". Jawab Ricky dengan santai nya
"Dia sekarang di New York dan membawa serta mama nya. Yang menjadi pertanyaan gue kenapa dia pergi dari Singapura hanya membawa mama nya saja dan juga di saat bisnis papa nya sedang memburuk". Kata Ipank
"Jadi bisnis Rio mengalami kebangkrutan?". Tanya Ken
"Benar dan pasti itu ulah Lo kan Rick". Kata Ipank
Ricky pun mengeluarkan seringai nya untuk menjawab pertanyaan dari sahabat nya itu
"Caesar tidak pernah perduli dengan papa nya jadi wajar saja dia pergi tanpa mengajak nya". Kata Arok
para wanita yang duduk di meja sama dengan mereka hanya mendengar kan saja tanpa ingin mengomentari nya mereka tidak mengerti apa yang di bicarakan jadi mereka memilih bermain ponsel saja tapi tidak untuk Yuli dia tampak terlihat fokus mendengar mereka semua berbicara
"Apa hubungan ayah dan anak itu tidak baik jadi Caesar tidak mau membantu papa nya sama sekali". Kata Ken
"Mungkin saja karena yang gue denger tadi Rio sempat meminta bantuan Max dan dia di tolak". Kata Ipank
"Kasihan sekali tua bangka itu padahal itu hanya lah hadiah kecil yang gue berikan kepada nya". Kata Ricky
"Apa rencana Lo setelah ini Rick? ". Tanya Ipank
"Gue tidak mempunyai rencana apapun saat ini dan yang menjadi fokus gue sekarang adalah dia kekasih yang aku sayang ini". Kata Ricky Sambil mencubit gemas pipi kekasih nya
__ADS_1
"Dari tadi gombal Mulu ya kamu heran aku". Kata Yuli
Mereka merasa kini hubungan kedua sangat berkembang dengan baik apalagi panggilan dari Yuli juga sudah sedikit berubah Kepada Ricky
"Ehm sudah mulai romantis-romantisan ya sekarang". Kata Ken
"Gak usah sirik Lo Ken mangkanya segera cari pacar sana". Kata Rere
"Penantian Lo sangat panjang Ken jika Lo tidak berusaha untuk menjemput nya sendiri". Kata Ipank
"Asal kalian tahu saja selama ini Gue juga sudah mencari di mana keberadaan dia tapi sangat sulit sekali karena Ricky menutup semua nya". Kata Ken
"Ya Lo harus berusaha meskipun gue menutup semua nya. apa Lo gak punya otak Ken hingga tidak bisa memikirkan bagaimana cara agar bisa menemukan Adik Gue". Kata Ricky
Ken kesal jika Ricky berkata seperti itu seolah dia terlihat bisa melakukan nya meskipun fakta nya memang begitu
"Untung saja Lo sahabat gue Rick kalau gak sudah gue hajar Lo". Kata Ken kesal
"Hajar saja Ken gak usah memandang persahabatan itupun kalau Lo bisa menghajar Ricky". Kata Rere memancing emosi Ken
"Gue gak akan melakukan hal tersebut supaya hubungan persahabatan kita tidak rusak karena hal sepele saja". Kata Ken
Mereka pun semua langsung tertawa mendengar penjelasan dari Ken
"Bilang saja Lo gak berani Ken melakukan hal itu kepada Ricky. Lo pasti takut gak di Restui kan sama dia". Kata Rere
"Sudah deh berantem Mulu dari tadi gak capek apa kalian. Ken makanan nya mana lama banget". Kata Yuli
"Masih di proses kali Yul sabar sedikit lah". Kata Ken
"Gue dari tadi sudah bersabar Ken apa Lo lupa". Kata Yuli
"Padahal kita pesan nya sebelum mereka berdua datang dan hingga sekarang makanan Belum tersedia juga". Kata Rachel
"Keburu jam istirahat gue habis Ken". Kata Yuli
"Kekasih bos itu bebas Yul jadi Lo gak usah khawatir". Kata Ipank
"Justru karena gue kekasih nya bos jadi gue harus memberikan contoh yang baik dan lagi gue juga gak mau jika di istimewa kan di kantor". Kata Yuli sambil melirik Ricky
"Ken kalau dalam waktu tiga menit makanan nya belum tersedia di meja gue akan menghancurkan restoran ini sekarang juga". Kata Ricky yang memang terlihat serius dan para sahabat nya menyadari hal tersebut
Ricky melihat jika kekasih nya itu mungkin sedang kelaparan dan dia tidak suka jika kekasih nya di suruh menunggu hingga kelaparan juga seperti itu.
Tanpa berpikir lama Ken menyuruh menejer di sana untuk segera melihat dan membantu agar makanan nya cepat tersaji di meja agar si leader devil itu tidak mengamuk dan menghancurkan segala nya.
Tidak butuh waktu lama setelah ancaman dari Ricky makanan nya pun kini sudah di hidangkan di atas meja mereka sesuai dengan pesanan
"Nunggu di ancam dulu ya baru datang". Kata Yuli
"Kekasih Lo saja Yul yang memang gak sabaran dan suka sekali kekerasan". Kata Ken
"Bukan dia saja yang suka kekerasan tapi kalian semua kan juga begitu". Kata Yuli sambil mengambil makanan kesukaan nya
Tidak ada obrolan sama sekali sekarang karena mereka sibuk dengan makanan masing-masing.
"Kamu gak makan?". Tanya Yuli
"Tadi sudah makan di rumah Arok". Jawab Ricky
"Itu kan pagi tadi sekarang siang jadi harus makan lagi. Kalau gak makan mana bisa kuat nanti kamu yang ada malah sakit dan gak bisa melindungi aku nanti nya". Kata Yuli
Ricky menatap Yuli yang kini tengah makam dan dia kaget ketika Yuli menyodorkan sendok kedepan nya
"Buka mulut". Perintah Yuli
Tidak ada penolakan dari Ricky dan dia pun segera membuka mulut nya dan memakan makanan yang di sodorkan Yuli kepada nya
"Memang susah sekali dia Yul kalau di suruh makan". Kata Arok
"Gak ada susah makan mulai sekarang dan kalian semua laporkan kepada gue jika dia tidak mau makan". Kata Yuli yang masih menyuapi Ricky sekarang
Para sahabat yang melihat keromantisan mereka semua merasa bahagia dan lega karena pada akhir nya Yuli bisa sedikit luluh pada Ricky. Mereka juga menangkap raut wajah gembira dari Ricky dengan adanya adegan tersebut
"Yul mungkin setiap hari Lo harus makan bersama Ricky agar dia bisa makan dengan teratur". Kata Ipank memberikan saran
"Boleh juga saran Lo Pank. Kalau Ricky setiap hari makan mungkin dia bisa semakin sehat". Kata Rere menambahkan
"Apa kalian pikir gue sakit? Gue bahkan sehat walaupun jarang makan". Kata Ricky
"Dan kalau pun Kamu sembuh meskipun jarang makan itu juga hanya kebetulan saja dan kebetulan itu tidak akan datang setiap hari Ricky Jadi mulai sekarang makanlah dengan teratur". Kata Yuli
__ADS_1
"Baiklah aku berjanji akan makan dengan teratur". Kata Ricky membuat Yuli tersenyum karena dia bisa membujuk nya.
Mereka semua pun kembali melanjutkan makan nya dan tidak ada lagi obrolan seperti tadi.