Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Berada Di Rumah Yuli


__ADS_3

Mereka bertiga pun Langsung duduk dan menunggu Yuli keluar. Ricky melihat sekeliling rumah Yuli yang nampak sederhana itu dengan di beberapa foto yang terpasang di sana namun dia tidak melihat foto Yuli sama sekali


"Lang kenapa tidak ada foto Yuli di sini. apa Lo gak salah rumah". Kata Ricky dengan bodohnya


Galang pun tertawa mendengar hal tersebut "Lo kok jadi bego sih Rick, gerogi ya Lo. ini memang rumah orang tua angkat Yuli dan memang mereka tidak mau memasang foto Yuli di rumah nya". Kata Galang


Ricky mengerti akan hal tersebut. tanpa ada yang tahu Ricky sudah mendapatkan informasi yang sangat akurat mengenai Yuli dan siapa orang tua kandungnya. Jangan heran jika dia dapat dengan mudah menemukan informasi tersebut karena memang Sam sangat bisa di andalkan dalam melakukan tugas yang di berikan.


Tidak lama Yuli pun keluar dan menghampiri mereka. Dia terkejut melihat Ricky ada di rumahnya


"Ngapain Lo ke sini, gila Lo ya". Kata Yuli


"Gue cuma mengantar Bryan". Kata Ricky


"Ya kalau ngantar gak usah masuk juga kali". Kata Yuli yang terlihat tidak suka dengan kedatangan Ricky ke rumahnya. Bunda Yuli membawa minuman serta cemilan ringan buat mereka


"Gak usah repot-repot Bun". Kata Galang dengan sopan nya


"Gak apa-apa lagian Galang juga sudah lama tidak kemari". Kata Bunda


"Iya maaf Bun Galang sibuk jadi gak bisa sering main ke mari". Kata Galang


"Silahkan di makan dan ma'af makannya seadanya". Kata Bunda


"Tidak apa-apa Tante dan ma'af kita merepotkan sekali". Kata Ricky


Bunda Yuli pun memberikan mereka mengobrol namun dia juga sangat khawatir kenapa Ricky bisa berada di rumahnya


"mending kalian cepat pergi apalagi Lo Rick, bunda gue takut gara-gara Lo datang kemari". Kata Yuli


"Yul gak boleh Lo bicara seperti itu nanti kalau bunda dengar marah Lo dia". Kata Galang


"Lang Lo kan tahu posisi gue di rumah ini dan seharusnya Lo gak bawah dia kemari". Kata Yuli


Ricky dari tadi hanya mendengar perdebatan mereka saja tanpa ingin menanggapi ucapan Yuli. Jika saja bukan Yuli yang berkata seperti maka bisa dipastikan dia akan tidak bisa bicara lagi.


"Yul lagian Ricky ke sini juga mau minta maaf soal yang di taman tadi". Kata Bryan


"Gue sudah ma'af kan dia Bray dan Lo Rick mendingan pergi sekarang sebelum kakak gue pulang ". Kata Yuli


Ricky tetap diam dan tidak mau beranjak sama sekali dari tempat duduknya


"Wah Lo benar-benar ya. Kalian pulang sekarang semua nya". Kata Yuli sambil berteriak


"Gak biasanya dia marah seperti ini". Gerutu Galang


belum juga mereka pergi pintu sudah terbuka dan sosok wanita cantik telah berdiri disana dan menatap Yuli dengan tajamnya.


Dia pun kini menghampiri Yuli dan meraik nya "Ikut gue". Kata Luna


Yuli pun mengikuti Luna dan dia tahu pasti apa yang akan Luna lakukan


"Lo itu selalu bikin masalah Ya. Kenapa Lo bawah dia kemari?". Kata Luna penuh emosi


Dia tidak ingin keluarga nya memiliki masalah dengan leader yang terkenal sadis itu.


"Gue gak bawah mereka hanya saja mobil Bryan tertinggi di sini dan mungkin mereka mengantar Bryan untuk mengambil nya". Kata Yuli dengan santai nya


"Lo itu benar-benar tidak tahu diri sekali ya. Sudah baik kita mau menampung Lo di sini dan kenapa Lo selalu bikin masalah". Kata Luna


Yuli mencoba menenangkan dirinya agar tidak terpancing oleh perkataan Luna


"Gue gak pernah buat masalah sedikit pun lagian Lo gak usah takut gue jamin keluarga ini tidak adak mendapatkan masalah dari Ricky dan anggota Geng nya". Kata Yuli


sedangkan ketiga cowok itu masih memperhatikan mereka yang terlihat sedang bertengkar apalagi dari wajah Luna terlihat sangat emosi tapi Yuli tidak terpancing akan hal tersebut


"Lo sih Rick masuk rumah ini jadi gini kan". Kata Galang


Ricky pun beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri mereka berdua


"Lo gak punya sopan santun ya. ada tamu dan Lo tinggal begitu saja". Kata Ricky yang sudah berdiri dihadapan mereka


"Ma'af Bos saya sedang ada perlu sama Yuli". Kata Luna dengan nada suara terdengar gemetaran


"Lo jangan coba-coba untuk membentak dia apalagi berteriak jika sampai hal itu terjadi Lo pasti akan menanggung akibatnya". Ancam Ricky


"Lo apaan sih, gak usah membicarakan hal yang gak masuk akan dan gak penting". Kata Yuli lalu dia menarik Ricky pergi dari Luna


"Kalian mending pergi sekarang". Kata Yuli


mereka pun berpamitan untuk pergi dan terlihat Ricky sekilas melirik kearah Yuli


Kini Yuli hendak pergi ke kamar nya namun di tahan oleh Luna "Awas saja Lo ya nanti gue aduhin ke ayah". Kata Luna Lalu berlalu pergi

__ADS_1


"Huh kenapa mereka harus ke sini sih. bikin masalah saja". Kata Yuli


Diapun menuju kamar nya untuk beristirahat


Sementara Ricky dan Galang sudah sampai di rumah


"Rick tunggu". Kata Galang


"Ada apa lagi?". Tanya Ricky


"Lo kenapa sekarang dekatin Yuli?". Tanya Galang


Dia merasa heran dengan tingkah Ricky hari ini dan dia tidak ingin Ricky hanya memainkan peranan Yuli saja meskipun Galang ingin mereka berdua bersatu


"Gue mulai tertarik dengan nya. apa ada masalah?". Tanya Ricky


"Jadi Lo mau bersaing dengan Ipank?". Tanya Galang


"Kenapa tidak. jika kita sama-sama tertarik dengan dia". Kata Ricky sambil berjalan pergi menuju ruangan pribadi nya


"Dia memang unik dan gue suka itu". Kata Ricky Sambil menyeringai tipis


Ricky sekarang sedang duduk di kursi ruang nya dan mengamati dokumen yang sudah di kirim Sam kepada dia.


"Rumit juga kehidupan Lo". Kata Ricky


Diapun segera menghubungi Sam untuk memberikan tugas buat dia


"Sam Gue ada tugas buat Lo lakukan tanpa lo harus pulang ke negara ini". Kata Ricky


"Apa yang harus saya kerjakan Bos". Tanya Sam


Ricky pun menjelaskan semuanya dan Sam pun segera melakukan apa yang di perintahkan oleh bos nya itu.


***********


Pagi hari Yuli sudah bersiap untuk berangkat ke sekolah dan dia menuju meja makan untuk makan bersama dengan anggota keluarga nya


setelah selesai makan Yuli pun beranjak ingin berangkat namun ayah nya menahan dia.


"Yuli apa benar kemarin Tuan Ricky datang kemari?". Tanya Sang ayah


Yuli tahu pasti Luna sudah mengadu kepada sang ayah soal yang kemarin


"Berapa kali ayah sudah bilang kepada kalian berdua jangan sampai berurusan dengan Tuan Ricky tapi kamu malah membawa dia kemari". Kata Sang ayah penuh emosi


Yuli tidak berniat untuk menjawab omongan sang ayah karena dia tidak ingin beliau semakin marah kepadanya. sang ayah masih terus marah kepadanya karena kejadian kemarin dan tiba-tiba terdengar ketukan di pintu rumah Yuli


"Biar bunda lihat dulu". Kata sang bunda lalu berjalan untuk membuka pintu


Bunda kaget melihat siapa yang datang kerumahnya pagi ini dan dia sedikit khawatir


"Selamat pagi Tuan, apa sesuatu hal yang membuat anda kemari?". Tanya sang bunda yang terlihat ketakutan


"Selamat pagi Tante. Jangan memanggil ku dengan sebutan seperti itu panggil saja namaku. Apa Yuli ada?". Tanya Ricky


"Ada Nak. silahkan masuk". Kata Bunda dengan ekspresi wajah takut nya


Ricky pun berjalan masuk dan mencari keberadaan Yuli. Dia melihat mereka sedang berada di meja makan dan tampak sang ayah sedang emosi. Ricky bisa menebak apa yang telah terjadi.


"Selamat pagi Tuan apa yang membuat anda datang kemari?". Tanya ayah Yuli dengan gugup


"Aku ke sini hanya untuk menjemput Yuli. apa aku mengganggu?". Tanya Ricky dengan santai nya


dia bisa melihat ekspresi kekesalan dari raut wajah Yuli namun dia mengabaikan hal tersebut dan tersenyum tipis


"Lo sangat mengganggu sekali". Jawab Yuli dan langsung mendapat tatapan tajam dari sang ayah


"Silahkan duduk Tuan. apa anda ingin makan sesuatu?". Tanya ayah Yuli


"Tidak. Lanjut kan saja makan kalian dan aku akan menunggu". Kata Ricky


Luna yang melihat Ricky datang kemari heran sekaligus takut. heran kenapa Ricky bisa datang kemari untuk menjemput Yuli dan takut jika keluarga nya akan mendapatkan masalah dari sang leader devil itu.


"Ayah Yuli sudah selesai. Yuli berangkat dulu". Kata Yuli berpamitan kepada kedua orang tuanya lalu pergi meninggalkan Ricky dengan langkah cepat nya.


Ricky hanya tersenyum melihat kelakuan Yuli yang mulai menghindari nya itu.


"Untuk kalian gue peringkat kan jangan sampai melakukan hal yang tidak baik pada Yuli dan jangan anggap gue gak tahu apapun. Jika sampai kalian berani maka gue tidak akan segan melakukan hal yang tak terlupakan untuk kalian semua". Kata Ricky lalu berjalan pergi menyusul Yuli


Dia berjalan keluar dan mencari di mana keberadaan Yuli namun dia tidak menemukan nya


"Berani juga dia mengabaikan gue". Kata Ricky lalu pergi meninggalkan rumah itu dan menuju sekolah nya.

__ADS_1


Sedangkan Yuli yang sedang berada di bus merasa sangat kesal sekali dengan kedatangan Ricky tadi dan itu pasti akan membuat dia semakin di salahkan oleh sang ayah


"Bisa-bisa nya dia datang kerumah bikin kesel Mulu". Gerutu Yuli


Dia sudah sampai di sekolah dan terlihat para anggota geng punk sudah berada di depan sekolah nya


"Kenapa mereka ada di sini". Kata Yuli yang sudah beranjak turun dari bus


"Yuli lama banget datangnya". Kata Kikan


"Jalanan macet". Jawab Yuli


"Gak di jemput sama Bryan?". Tanya Ipank


"Bryan sudah kembali ke Prancis karena ada kerjaan penting". Jawab dia


"Kenapa muka Lo terlihat kesel banget Yul?". Tanya Rere


Belum juga dia menjawab Ricky sudah datang dan menghampiri mereka


"Lo kenapa ninggalin gue di rumah". Kata Ricky


membuat mereka langsung menatap Yuli bersama


"Lo di jemput Ricky Yul?". Tanya Ken


"Gue gak minta di jemput. dan Lo kenapa sih selalu bikin gue dapat masalah Mulu". Kata Yuli dengan kesal nya


"Bikin masalah apa gue?". Tanya Ricky dengan dingin nya


"Dengan Lo datang ke rumah gue itu berarti Lo bikin masalah. kemarin kan sudah gue bilang jangan ke rumah gue lagi tapi kenapa Lo masih datang saja. Sudah gue masuk dulu". Kata Yuli yang terlihat masih kesal berlalu meninggalkan mereka


"Kak kita masuk dulu ya". Kata Kikan berpamitan dan menyusul Yuli bersama Rachel


"Ternyata ada juga cewek yang nolak Lo Rick". ejek Rere


Ricky tidak menjawab namun dia hanya mengeluarkan seringai mematikan nya saja


"Apa Lo benar-benar ingin mendekati nya Rick?". Tanya Ipank


"Itu bukan urusan Lo". Jawab Ricky lalu pergi meninggalkan sekolah tersebut


"Mungkin dia kali ini bersungguh-sungguh ingin dekat dengan Yuli". Kata Rere


Mereka pun pergi untuk menyelesaikan tugas masing-masing


Dan Ricky sekarang berada di kantor SH Corporation untuk melihat kinerja Greg dan Betran. Mereka berdua mengambil alih pekerjaan Dira karena dia ditugaskan Ricky ke Singapura


Para pegawai di sana menunduk hormat kepada Ricky dan semenjak perusahaan tersebut ada di tangan nya para pegawai di sana sangatlah di siplin dalam melakukan pekerjaannya berbeda sekali ketika di pegang oleh Daddy Ricky


Dia menuju ruang rapat dan menunggu kedatangan mereka berdua untuk memberikan informasi


"Selamat pagi Bos". Sapa Betran


Ricky hanya mengangguk kan kepalanya saja


"Apa ada sesuatu yang mencurigakan?". Tanya Ricky


"Benar apa kata anda Bos, banyak yang memanfaatkan kebaikan Tuan Satria untuk merobohkan perusahaan ini. Banyak orang dalam yang bekerja sama dengan berbagai macam perusahaan di luar sana dan mereka dengan berani nya membocorkan beberapa dokumen penting milik perusahaan". Kata Greg melaporkan apa yang dia dapat


"Sudah gue duga hal tersebut. Kenapa bisa mereka tidak tahu dan Ryuji juga kenapa sebodoh itu". Kata Ricky


Dia heran sekali dengan para saudara itu kenapa mudah sekali di bodohi oleh orang padahal mereka juga terlihat cerdas dan pintar


"Kenapa para saudara anda tidak sehebat anda Bos". Kata Betran tanpa sadar


Greg pun langsung menyenggol dia agar tidak berbicara sembarangan lagi mengenai keluarga sang Bos


"Mungkin mereka kurang terlatih dalam menghadapi orang yang bermuka dua". Kata Ricky


"Lalu apa kalian sudah memberikan mereka pelajaran?". Tanya Ricky


"Sudah Bos. Kami sudah membawa mereka ke hutan dan saya jamin tidak akan ada yang bisa menemukan mereka meskipun hanya jasad nya saja". Kata Greg


"Bagus. Ingat jangan memberikan ampunan kepada para penghianat agar mereka tahu akibat yang akan mereka dapatkan dan juga agar yang lainnya juga berpikir lagi untuk melakukan hal tersebut dan untuk Lo Betran mulai besok kerjalah di perusahaan Edward dan jalanan perusahaan itu hingga menjadi besar". Kata Ricky


"Siap Bos." Jawab Betran


Kali ini semua orang yang menjadi kepercayaan Ricky dengan terang-terangan sudah masuk di dalam perusahaan para saudara. Hal itu pasti akan membuat berita yang sangat heboh sekali mengingat bagaimana perlakuan Ricky kepada para keluarga nya.


"Gue ada di ruangan dan jangan ada yang masuk ruangan gue kecuali Yuli nanti". Kata Ricky lalu pergi menuju ruang nya


"apa Bos punya hubungan khusus dengan cewek itu?". Tanya Greg

__ADS_1


"Lo gak usah mengurus percintaan bos jika masih ingin hidup ". Jawab Betran lalu pergi menuju ruangannya lagi


__ADS_2