Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Ricky VS Galang


__ADS_3

Galang yang masih tidak mempercayai penjelasan dari sahabatnya itu dia mulai mencari cara agar Ricky mengakui apa yang telah dia rencanakan pada Yuli sahabat perempuannya.


"Gak mungkin hanya karena itu saja, ayolah gue tahu siapa Lo Ricky Airlangga Hartama". kata Galang


Ricky tersenyum mendengar Galang menyebutkan nama lengkapnya, jika dia menyebut seperti itu berarti dia masih tidak menerima alasan dari Ricky tadi.


"Kalau Lo tahu siapa gue, berarti Lo juga sudah tahu rencana gue Lang". jawab Ricky membalikkan omongan sahabatnya itu


"Lo ya Rick benar-benar buat gue kesel, tinggal ngomong apa susahnya sih". kata Galang dengan kesalnya


Ricky pun tertawa mendengar nada bicara Galang, dan semua orang disana merasa heran karena tidak biasanya sang leader tertawa seperti itu dan yang belum tahu dia berbicara dengan siapa disana jadi penasaran sedang kan keempat sahabatnya itu memiliki rasa lega karena bisa melihat tawa Ricky yang lepas seperti itu dan bahkan mereka sulit untuk melihat nya.


"Lo ya Lang tinggal percaya omongan gue apa susahnya sih". kata Ricky yang makin membuat Galang kesal dan Ricky suka sekali jika melihat ekspresi kesal sahabat jauhnya itu. Ricky mengganti panggilan itu menjadi video call agar bisa melihat ekspresinya.


"Apa Lo ngajak gue video call, kayak pacaran LDR-AN saja". kata Galang dengan wajah yang menurut Ricky lucu sekali yang terlihat di layar ponsel


Mereka berempat melihat Galang dan memperhatikan interaksi keduanya melalui sambungan telepon itu.


"Lo kan memang orang yang gue sayang, apa Lo Lupa?". kata Ricky degan seringai menggodanya yang bisa membuat cewek salah tingkah jika melihatnya.


"Jijik gue denger omongan Lo Rick, pantes Lo jomblo dan di tinggalkan cewek Mulu ternyata Lo itu gak normal". kata Galang menyindir


Dia berani berkata seperti itu karena tahu Ricky tidak akan marah padanya Hanya karena hal sepele seperti itu dan mereka sudah sering saling mengejek satu sama lainnya.


"Lo ngomongin diri Lo sendiri ya Lang". ucap Ricky sambil tertawa mengejek


"Kurang ajar ya Rick Lo, awas Saja kalau gue balik ke sana habis Lo sama gue". kata Galang semakin kesal


Mereka yang ada ditempat balapan makin penasaran siapa yang sedang berbicara dengan sang leader dan berani sekali mengancamnya. Mereka berfikir apa ada yang lebih hebat dari dirinya.


"Gue tunggu kedatangan Lo kesini dengan senang hati Galang cowok yang gagal move dan memilih pergi meninggalkan negara nya untuk melupakan cinta nya". ejek Ricky yang sukses membuat Galang semakin bertambah kesalnya


"Ok dan jika gue sudah sampai Disana,gue pastikan Lo bakalan gue kuliti hingga habis dan minta ampun sama gue". kata Galang yang masih kesal.


"Gue menantikan hal itu sahabat ku tersayang". kata Ricky dengan seringai menggodanya


"najis gue mendengar panggilan itu keluar dari mulut Lo. Lo lagi dimana sekarang? kedengarannya ramai sekali?". tanya Galang yang dari tadi mendengar suara kebisingan mobil


"Gue lagi di tempat balapan, sudah lama gak turun ke jalanan jadi sekarang pengen ikutan". jawab Ricky yang masih melakukan panggilan video call

__ADS_1


"Oh. Lo sendiri apa bareng anggota Lo yang lainnya?". tanya Galang


Ricky langsung membalik camera handphone nya menjadi Kamera belakang dan memperlihatkan suasana disana serta keempat sahabatnya yang masih mendengar pembicaraan dia dari tadi.


"Ada Lo juga Rok,l. Apa kabar Lo ?". tanya Galang yang melihat wajah Arok


Arok yang mendengar pertanyaan itu belum menjawab, dia masih berfikir kenapa Ricky bisa se asik itu ketika mengobrol dengan Galang


"Lo gak usah memikirkan hubungan gue dan Galang, jawab pertanyaan yang dia ajukan pada Lo tadi". kata Ricky yang tahu apa yang sedang difikirkan oleh Arok


"Hahaha memang ada hubungan apa Lo sama gue Rick hingga Arok pun berekspresi seperti orang bodoh". kata Galang yang melihat wajah Arok penuh dengan tanda tanya tentang keakraban dirinya dengan Sang Leader.


"Kabar gue baik, Lo sendiri gimana?". tanya Arok balik


"Gue pasti baik banget Rok, Kan Lo tahu juga siapa yang bikin hidup gue setenang ini, tapi sekarang dia malah bikin gue khawatir pada seseorang". sindir Galang


"Gue sudah bilang sama Lo kalau gue gak ngapa-ngapain dia, kalau Lo gak percaya tanya saja pada Sam. Tapi gue tahu anak buah Lo ada yang mengintai gue dari tadi di bengkel". kata Ricky


"Ya ketahuan deh gue, Sudah bunuh saja deh dia. Lagian gak guna juga jadi anak buah, hal sepele saja bisa ketahuan". kata Galang bercanda


"Dia siapa, cewek bodoh itu?". jawab Ricky memancing Galang


"Lang, gue kasih tahu sama Lo , bukan gue yang mengincar cewek bodoh kesayangan Lo itu tapi mereka berempat yang berlomba-lomba untuk mendekati nya". kata Ricky sambil tetap mengarahkan kamera ponselnya ke sahabatnya


Galang juga tahu mengenai hal itu, karena dia juga mendapat informasi tersebut dari anak buahnya yang ditugaskan mengikuti Yuli sejak dia berurusan dengan Ricky


"Awas saja Rick, sampai para Lo itu nyakitin Yuli, gue gak segan-segan untuk membuat perhitungan padanya, meskipun gue kalah dengan mereka gue gak akan takut". kata Galang dengan yakinnya


Dan Ricky tahu persis bagaimana sifat sahabat dia yang satu itu. " Gue gak akan biarkan mereka nyentuh Lo Lang, mereka juga kelihatan nya sayang sama sahabat Lo itu. Jadi gak mungkin ada yang berbuat macam-macam padanya apalagi ada Lo dan Bryan di belakang dia". kata Ricky


Galang pun mengangguk kan kepalanya menyetujui perkataan Ricky tadi.


"Oh ya Rick katanya Lo mau balapan, sudah sana dan kalau menang belikan gue mobil sport keluaran terbaru Ok". kata Galang


Ricky pun menggelengkan kepalanya mendengar permintaan bodoh sahabatnya itu, namun jika Galang memang benar-benar menginginkan mobil tersebut maka Ricky akan membelikan nya.


"Ya sudah gue tutup dulu.....


Belum selesai Ricky berbicara Galang memotong pembicaraan nya

__ADS_1


"Rick, Lo jangan suruh Yuli pulang terlalu malam. Awas Lo kalau dia pulang malam, gue kencanin Kinara nanti". ancam Galang


Arok yang mendengar hal itu refleks kaget karena nama adik kesayangannya disebut


"Lo Jangan macam-macam sama adik gue Lang. Jika dia kenapa-kenapa gue gak segan untuk....


perkataan Arok terhenti karena mendapat tatapan tajam dari sang leader.


"hahaha kenapa Lo berhenti Rok, apa ada monster yang menatap Lo dengan tajam". tebak Galang


"Sudah gue tutup dulu telfonnya dan Lo gak usah terlalu serius dalam bisnis yang Lo jalan kan sekarang, gue akan selalu ada di belakang Lo , jadi Lo nikmati saja semuanya dengan tenang dan santai*. kata Ricky Sambil menutup telfonnya


Dia melihat keempat sahabatnya dengan tatapan serius nya " Gue kasih tahu kalian, jangan ada yang membuat masalah dengan Galang atau bisnisnya, jika itu terjadi maka kalian akan merasakan akibatnya dari gue. Gue sendiri juga yang akan turun tangan. Untuk Lo Rok, jangan mengucapkan kata yang gak gue suka dari mulut Lo untuk Galang". kata Ricky serius


Mereka kemudian pergi ke area balapan dan Ken menanyakan kapan balapan itu akan di mulai karena dari tadi mereka menunggu sangat lama sekali.


******


Sementara di bengkel Yuli sudah di beri tahu oleh Sam bahwa dia boleh pulang duluan.


"Lo pulang nya gue antar karena motor Lo tadi sudah kita kembalikan ke rumah Lo". kata Sam


"wah Lo gila, bisa ngomel-ngomel bunda gue nanti. Dikiranya gue habis nabrak Sam". kata Yuli panik


Dia harus bisa memberikan alasan yang bagus agar bundanya tidak marah dan melarang dia bekerja lagi.


"Kenapa bunda Lo ngomel-ngomel?." tanya Sam


"Ya pasti ngomel lah,. Kan gue belum pulang, tapi motor gue sudah nangkring di rumah. Ajaib banget dong kalau gitu. Pasti dia nyangka nya gue kelayapan atau gak tabrakan mangkanya tinggal motornya doang". kata Yuli bercanda


"Lo tuh bisa saja Yul. Apa Lo betah kerja di sini?". tanya Sam


"Kerja dimana pun asal halal gue mah betah Sam. Lagian ini masih hari pertama, gue gak akan menyerah. Sayang banget gajinya gede bro". kata Yuli sambil tersenyum


Dan Sam pun mengantar Yuli pulang dan untung nya sesampainya dia dirumah semua sudah terlelap tidur, jadi Yuli tidak perlu mencari alasan untuk menjelaskan kepada mereka.


Dia memilih membersihkan tubuhnya lalu tidur agar besok tidak terlambat datang kesekolah. Sementara Sam pergi ke markas karena ingin mengambil mobil bosnya


"Dia sudah pulang bos". lapor seseorang pada Bos-nya

__ADS_1


__ADS_2