
mereka dimarkas khusus hanya untuk anggota inti dan para orang kepercayaan saja yang bisa masuk dan tahu tempat tersebut.
"apa Ryuji sudah mulai melakukan pergerakan Rick?". tanya Ipank
"sebelum kita ke rumah utama dia sudah mempersiapkan untuk melakukan aksinya namun sekarang masih mereka tunda. jadi kita bergerak lebih dulu untuk peringatan bagi mereka". kata Ricky
"jadi apa rencana Lo Rick?". tanya Arok
"Lo re hancur kan beberapa perusahaan Ryuji buat bisnisnya bangkrut dan tak bisa diselamatkan lagi dengan cara apapun kecuali dia datang kepada kita". kata Ricky
"Lo pank buat kekasih nya celaka sampai koma tapi jangan sampai meninggal karena itu akan membuat permainan kita tidak seru". tambahnya lagi
mereka semua mengangguk mengerti mendengar perintah Sang leader. dia terlihat sangat sadis bahkan pada kakak kandungnya sendiri.
"kalau bagian gue Rick apa?". tanya Ken
"elo urus keluarga Hartama. terserah mau Lo apakan mereka". kata Ricky
"gue gak yakin kalau Ken bisa melakukan hal itu karena dalam keluarga itu ada wanita yang dia cintai". kata Rere
"karena itu juga gue suruh Ken yang membereskan nya. gue mau tahu seberapa kuat dia untuk melakukan hal tersebut". kata Ricky dengan nada dingin nya
"gue akan melakukan sesuai perintah Lo Rick". Jawab Ken dengan tegas nya
"bagus dan gue harap elo gak mengecewakan gue ken". ucap Ricky
"untuk Lo rok habisi semua yang membantu Ryuji. elo tahu kan siapa saja orang nya". tanya Ricky
"iya gue tahu dan gue baru tahu juga kalau Stella pergi dari elo juga ada campur tangan Ryuji yang bekerjasama dengan kakak Stella". jawab Arok
mereka semua kaget mendengarnya. kenapa Ryuji melakukan hal tersebut. dia jelas tahu apa akibat jika Ricky kehilangan cinta nya dan juga penghianatan yang akan mendapatkan hadiah paling spesial dari nya
"pantas saja kemarin Lo bicara seperti itu Rick dan elo terlihat sekali kalau tidak suka dengan kakak pertama Lo itu". jelas Ipank
"pastikan semua rencana kita lakukan sesegera mungkin. dan untuk Ryuji biar gue sendiri yang memberikan peringatan padanya". titah Ricky
mereka tidak akan pernah bisa menebak rencana apa yang akan dilaksanakan Ricky untuk memberikan pelajaran pada saudara nya itu dan itu pasti akan sangat mengerikan mengingat bagaimana sifat Ricky yang terkenal paling Sadis dan sulit dikendalikan itu.
"mereka yang berani mengusik kita harus mendapatkan balasan yang tidak akan bisa dilupakan dan akan menjadi pelajaran bagi mereka yang berusaha ingin dan berencana mengusik anggota kita". jelas Ricky
"dan yang kita lakukan adalah bukti bahwa Kita bukan lawan yang mudah dihadapi". tambah Arok
mereka berlima memang ahli di bidangnya masing-masing dan tetap memegang prinsip tidak ada kata kawan keluarga atau cinta pad mereka yang memulai permusuhan dengan mereka
meskipun yang dihadapi adalah orang yang di cintai mereka tetap akan menghabisi nyawa nya tanpa perduli perasaan nya
"kita juga tidak bisa memungkiri kalau cinta juga bisa membuat kita menjadi kuat dan bisa juga menjadi lemah". kata Ricky mengingat kan para sahabatnya
"Rick apa kita perlu latihan bersama lagi?". tanya Rere
"betul Rick ayo kita agenda kan lagi untuk mengasah kemampuan Kita agar bertambah kuat lagi. karena diantara kita semua elo yang paling tak terkalahkan dan kita masih jauh dibawah elo Rick". Kata Ken
"iya. seenggaknya kita tidak terlalu jauh Rick bedanya". tambah Ipank
"kalau begitu kita mulai malam ini latihan di tempat biasanya". jawab Ricky
******
disekolah Yuli disibukkan dengan berbagai macam pertanyaan yang diajukan oleh dua temannya
"kok bisa kamu diantar Ipank Yul?". tanya Rachel
"apa kamu sudah jadian sama dia Yul?". tanya Kikan penasaran
Yuli menghembuskan nafas nya dengan kasar mendengar berbagai macam pertanyaan yang menurutnya tidak masuk akal itu
__ADS_1
"ayolah pertanyaan macam apa itu. apa kalian baru mengenalku hem. mana mungkin aku dengan mudah berpacaran sama si Ipank itu apalagi baru kenal". jawab Yuli
"tapi kenapa kamu bisa diantar Ipank padahal setahu ku dia tidak akan perduli sama siapapun kecuali orang yang dianggap penting oleh nya". jelas Rachel
"iya Yul aku juga denger dari kak Rere bahkan dia juga tidak pernah perduli kepada orang tua nya". tambah Kikan
"nih aku ceritakan ke kalian berdua biar gak salah faham. aku tadi mau berangkat sekolah nunggu kendaraan gak ada yang lewat jika adapun sudah penuh terus tiba-tiba aku lihat si Ipank dan dia menawarkan untuk mengantar ku kesini karena memang tadi sudah kesiangan banget aku putuskan menerima tawaran nya". jelas Yuli
temannya pun mengerti dengan penjelasan yang dia berikan. "aku kira kamu sudah jadian sama Ipank tapi kalau itu benar ya kan gak apa-apa juga kan". kata Kikan meskipun berat mengucapkan nya dia akan tetap mendukung jika Yuli memang ditakdirkan untuk Ipank.
"sudah deh gak usah ngaco kalau bicara mana mungkin juga aku jadian sama Ipank". kata Yuli
"hati-hati loh Yul sama ucapan kamu nanti jadian beneran gimana?". celoteh Kikan
"oh iya Yul pulang sekolah kita main kerumah kamu ya? sudah kangen banget nih sama masakan bunda". kata Kikan
"boleh saja sih nanti tinggal totalan saja habis berapa makannya". goda Yuli
"perhitungan banget ya sama teman sendiri". kata Kikan
" gak usah dihitung mah sudah kelihatan kalau temanku cuma dua". canda Yuli lagi
"tuh kan selalu begitu. gak ada serius-seriusnya jadi orang". kesal Kikan
Rachel hanya mendengar sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah keduanya yang bertolak belakang itu.
******
mereka telah sampai dikediaman Yuli dan bunda Yuli menyambut kedatangan mereka dengan bahagia karena mereka memang sudah lama tidak main ke rumah nya lagi.
"bunda apa kabar?". tanya Kikan
"Alhamdulillah baik nak. bunda perhatikan kamu makin cantik saja Kikan ". kata bunda Yuli
"bunda bisa saja". jawab Kikan malu-malu
"mana ada coba besar kaki yang ada itu besar kepala Yuli Ramadhani". kesal Kikan
"tuh lihat bunda dia kerasukan wajah nya jadi serem banget". goda Yuli yang langsung mendapat lemparan bantal dari Kikan
"sudah jangan bertengkar terus mending sekarang kita makan. bunda tadi sudah masak buat kalian". jelas nya
mereka semua menuju meja makan dan banyak sekali hidangan yang telah disajikan diatas meja tersebut. Kikan Dan Rachel sangat terlihat antusias karena memang mereka tidak pernah dimasakkan oleh ibu mereka dan dari bundanya Yuli lah mereka bisa merasakan kasih sayang dan perhatian seorang ibu
"kelihatan nya enak sekali Bun makanan nya". kata Kikan dengan antusias nya
"baru tau aku kalau cuma dilihatin doang bisa tahu rasanya". ejek Yuli
"Yuli kamu gak boleh gitu sama Kikan dan Rachel". kata bunda
"iya Bun disekolah dia selalu godain aku terus sampai aku kesel sama dia". kata Kikan mengadu ke bunda
mereka memang akrab dengan kedua orang tua Yuli jadi tidak heran kalau Kikan dan Rachel memangnya dengan sebutan yang sama seperti Yuli
"ayo dimakan keburu dingin nanti gak enak Lo". kata bundanya
mereka langsung memakan dengan antusias nya terlihat sekali wajah bahagia dari kedua temannya dan Yuli tersenyum melihat itu semua.
"Kikan nanti pulang bareng kamu hel?". tanya Yuli sambil mengunyah makanannya
"gak sih. katanya nanti dijemput sama Rere kesini". jawab Rachel
"gak apa-apa kan Yul kalau kak Rere kesini?". tanya Kikan memastikan apa temannya keberatan apa tidak namun sebenarnya dia bisa menebak pasti Yuli mengizinkan
"ya gak apa-apa kali. memang didepan rumah ku ada tulisan dilarang kesini gitu". kata Yuli
__ADS_1
"Yuli gak boleh godain Kikan terus dong". kata bunda nya
"habisnya ekspresi mukanya lucu banget bunda kalau kesal dan cemberut". Jawab Yuli
"ya tapi tetap gak boleh ngomong kayak gitu". jelas bundanya lagi
"iya Bun Yuli gak bakalan godain Kikan didepan bunda tapi kalau dibelakang ya gak tau lagi". kata Yuli dengan candaannya
"tuh kan Bun tahu sendiri kan dia tiap hari godain aku seperti itu". lapor Kikan
Dimeja makan mereka masih asik dengan candaannya. entah itu bercerita atau menggoda Kikan tawa mereka terdengar dengan jelas.
****
"Rick apa rapat hari ini sudah selesai? gue harus jemput Kikan dirumah temannya". tanya Rere
"tumben Lo jemput dia?". tanya Arok
"setiap hari juga gue antar jemput dia rok. semenjak dia tinggal dirumah gue karena gue gak mau ada orang lain keluar masuk rumah". kata Rere
"Lo kalau mau jemput Kikan pergi saja nanti malam kita kumpul ditempat biasanya untuk latihan". kata Ricky
"pank Lo gak mau ikut gue jemput Kikan?". tanya Rere
"gak nanti gue elo jadiin sopir kalian lagi". jawab Ipank
"hahaha elo tahu juga maksud gue. tapi yakin elo gak mau. gue jemputnya dirumah Yuli Loh pank". goda Rere sambil menaik turun kan alisnya
"gue ada perlu sebentar dan kayak nya gue nebeng elo saja re". kata Ipank
Rere pun tertawa mendengar kata Ipank sementara yang lain menatap dengan heran apalagi Ricky dia tahu kalau Ipank dulu suka sama Stella namun yang dia lihat sekarang Ipank seperti nya sudah mulai suka sama Yuli
"Lo suka sama Yuli Yuli itu pank?". tanya Ricky
jika sang leader bertanya maka semua harus menjawabnya termasuk para anggota inti mereka karena Jika tidak dijawab maka Ricky menganggap mereka membohongi nya dan itu berarti mereka berkhianat serta harus mendapatkan hadiah dari nya
"kayaknya gue mulai suka sama dia Rick. dia berbeda dari cewek pada umumnya dan penilaian dia terhadap kita pun juga berbeda". jelas Ipank
"betul itu Rick". Kata Ken dan Rere bersamaan
"jika elo suka kejar dia dan jangan sampai Lo permainkan dia . Lo tahukan dia teman baik kekasih gue dan sepupunya Rere". kata Arok
"rok elo serius banget tumben?". tanya Rere
"seperti yang dikatakan Ipank kalau dia cewek yang berbeda jujur gue juga tertarik kepadanya". kata Arok sambil menatap lurus kedepannya
"kalian harus ingat jangan sampai karena wanita kalian jadi saling serang". kata Ricky dengan tegasnya
"kalau gitu gue pergi dulu jemput Kikan. ayo pank berangkat dan mobil Lo Gimana?". tanya rere
"gue tinggal disini nanti biar Mark yang mengambil nya". kata Ipank
dan mereka berdua pergi menuju rumah Yuli dalam perjalanan Rere selalu menggoda Ipank karena dia sudah mengatakan jika memang suka pada Yuli
"nanti gue bisa bantu elo deketin dia pank. dan gue akan minta Kikan untuk jodohin kalian berdua". Kat Rere
"Lo yakin minta Kikan buat bantu gue?". tanya Ipank karena dia merasa Kikan memiliki rasa suka padanya
"ya yakin lah kan Kikan teman baiknya". jawab Rere dengan tenang. sebenarnya dia tahu maksud dari Ipank yang memancing nya untuk mengetahui perasaan sepupunya itu.
******
setelah selesai makan mereka duduk di ruang tamu melanjutkan obrolan yang di meja makan tadi. Yuli yang selalu usil menggoda Kikan dan terus menjahili Rachel mendapatkan cubitan dari sang bunda.
tok tok tok
__ADS_1
Ketukan pintu membuat mereka menghentikan pembicaraan dan Yuli berjalan hendak membuka pintu dia kaget melihat mereka berdua datang kerumahnya
"siapa Yul?". tanya sang bunda