Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Pindah Tempat


__ADS_3

Ricky menggenggam tangan kekasih nya dengan penuh kelembutan. memang sosok Ricky yang menakutkan serta aura nya yang mematikan akan hilang jika bersama dengan sang kekasih


"Kamu jangan khawatir jika ingin tahu keadaan bunda aku akan menelfon Dira". Kata Ricky


"Apa Dira tidak sibuk?" Tanya Yuli


"Tidak karena selama kita pergi aku menugaskan dia untuk menjaga bunda". Kata Ricky


"Kamu memang baik sekali terima kasih atas segala perhatian nya". kata Yuli


Ricky pun menarik Yuli ke dalam pelukan nya dan Yuli pun membalas pelukan dari kekasih nya itu


"Kalian selalu saja bermesraan tak kenal tempat dan waktu". Kata Caesar


"Kita beres-beres sekarang dan siang nanti kita akan pindah tempat". Kata Ricky


Mereka semua bersiap untuk berbenah segala yang dia bawa agar tidak ada yang tertinggal sedikit pun nanti


"Kalau begitu kita tidak usah istirahat siang dong agar tidak ketinggalan pesawat". Kata Yuli


"Kita tidak akan tertinggal pesawat Lo tenang saja ". Kata Arok


"Kan ada bos besar jadi kita aman kali kakak ipar". Kata Hiro


"Bersenang-senang saja di sini sebelum kita meninggalkan tempat ini atau kalian mau belanja di sini?". Tanya Ricky


"Tidak lebih baik kita belanja di tempat tujuan terakhir kita saja agar bawa nya juga tidak terlalu ribet". Kata Yuli


"Kita setuju kalau begitu". Kata Kinara


"Ya sudah lakukan saja apa yang ingin kalian lakukan sebelum kita pergi". Kata Ricky


Ricky mengajak para lelaki di sana untuk mengobrol bersama di tempat berbeda dengan para wanita namun dia masih bisa melihat mereka semua


"Ada apa Rick kelihatan nya Lo serius sekali?*. Tanya Arok


"Untuk Albert apa sudah beres Hiro?". Tanya Ricky


"Sudah di bereskan oleh Leon kak". Jawab Hiro


"Jadi Leon yang bergerak untuk membereskan Albert cepat sekali dia melakukan nya". Kata Caesar


"Kapan Lo menyuruh Leon melakukan nya Hiro dan Lo kok bisa tahu Rick?". Tanya Arok


"Hal seperti itu bagi gue sangat mudah untuk di dapat kan informasi termasuk keadaan mama Lo Caesar". Kata Ricky


"Lo jangan coba-coba untuk menyakiti nya Rick gue juga gak akan segan untuk membalas Lo jika sampai terjadi sesuatu kepada mama gue". Kata Caesar


"Jika yang melakukan sesuatu kepada Mama Lo adalah Rio apa yang akan Lo lakukan?". Tanya Ricky


"Gue tidak segan untuk membunuh nya dengan tangan gue sendiri". Kata Caesar dengan serius nya dan mereka semua bisa merasakan bagaimana aura yang di tampilkan Caesar sekarang ini


"Dan jika dia menargetkan Yuli apa yang akan Lo lakukan juga?". Tanya Ricky


"Dia tidak mungkin berhasil melakukan nya karena ada Lo yang menjaga dia". Kata Caesar


"Bukan nya seharus nya yang menjaga dia adalah Lo adik kandung nya sendiri". Kata Ricky membuat Hiro menatap Caesar dengan terkejut nya


"Jadi Lo adik nya kakak ipar?". Tanya Hiro


"Pelan kan suara Lo Hiro jika sampai Yuli mendengar nya gue bisa jamin Lo tidak akan bisa berbicara seumur hidup Lo bahkan makan dan minum pun Lo juga tidak akan bisa". kata Ricky


"Maaf kan Hiro hanya kaget saja dengan apa yang kakak katakan tadi". Kata Hiro


"Apa Rio masih merencanakan sesuatu Rick?". Tanya Arok


"Dia masih merencanakan nya bahkan Hans juga bergabung bersama dia dan dia juga meminta bantuan seseorang untuk melakukan hal tersebut". kata Ricky


"Seseorang siapa yang ingin membantu nya menyerang Lo semua juga tahu jika melakukan hal itu sama saja bunuh diri". Kata Arok


Ricky hanya menyeringai Devi dengan apa yang di katakan oleh Arok tadi


"Apa kita bunuh saja mereka berdua?". Tanya Caesar


"Apa Lo mau jika mama Lo bersedih ketika mendengar bahwa suami nya di bunuh oleh anak nya sendiri?". Tanya Ricky


"Mama tidak mungkin mengetahui nya asal usul kakak gue saja bisa Gue tutup dari siapapun apalagi hal seperti itu pasti sangat mudah sekali". Kata Caesar


"Lo bisa menutup nya dari orang lain tapi tidak dari kak Ricky". Kata Hiro


"Lo benar Sam memang sangat handal bisa menemukan informasi tersebut dan gue juga sangat susah untuk menggagalkan nya". kata Caesar mengakui kehebatan Sam


"Dibalik hebat nya Sam ada bos nya yang lebih hebat lagi". Kata Arok


"Kalian semua terlalu memuji ku". Kata Ricky


"Itu bukan pujian Rick itu adalah fakta yang semua orang juga mengetahui nya". Kata Arok


"Serius sekali kalian semua bicara nya membahas apa sih?". Tanya Kinara


"Kita tidak membahas hal yang penting hanya Pembahasan kaum lelaki saja ". Kata Hiro


"Mana Yuli kenapa kalian berdua saja?". Tanya Arok


"Dia lagi ke kamar mandi sebentar kak". Kata Kinara

__ADS_1


"Kalau begitu kita makan siang dulu setelah itu kita akan pergi menuju kota selanjut nya kita akan berpindah tempat untuk liburan". Kata Ricky


Mereka kini makan siang dan segera menyelesaikan nya untuk melanjutkan perjalanan ke tempat selanjutnya


"Semua nya sudah siap dan tidak ada yang tertinggal kan?". Tanya Ricky yang sudah ada di dalam pesawat


"Sudah semua kak". Jawab Kinara


"Sebaik nya kalian tidur saja lagi pula kita akan melakukan penerbangan selama dua jam". Kata Ricky


mereka pun menuruti kata Ricky termasuk juga Yuli dia juga merasa sangat lelah sekali dan juga mengantuk


"Tidur saja Kalau ngantuk nanti akan aku bangun kan kalau sudah sampai". Kata Ricky


"Halah aku gak percaya kalau kamu mau bangun kan aku pasti kamu nanti akan menggendong aku jika aku ketiduran". Kata Yuli


"Kalau kamu mau aku gendong tidak masalah aku akan menggendong kamu nanti". Kata Ricky


Yuli memukul Ricky dengan gemas nya " Kamu ya aku gak mau pokok nya nanti kalau sudah sampai kamu harus membangun kan aku Kalau tidak aku akan marah sama kamu nanti lihat saja". Kata Yuli


"Iya nyonya Ricky nanti akan aku bangun kan kamu sesuai dengan keinginan nyonya Ricky". Kata Ricky membuat Yuli semakin gemas saja dengan dia


"Dasar leader bucin". Kata Yuli


"Dan kamu memang sukses selalu membuat sang leader ini menjadi sangat bucin". Kata Ricky


"Kalian berdua menyuruh kita tidak ternyata hanya untuk bermesraan saja ya". Kata Caesar


mereka berdua Tidak menanggapi apa yang di katakan oleh Caesar dan kini mereka juga ikut tertidur dengan sangat pulas nya sekarang


Tidak terasa akhir nya mereka sampai juga di kota tujuan dan Yuli pun juga sudah bangun sejak tadi


"Gak tidur lagi nyonya". Kata Kinara sambil tersenyum


"Terus saja Lo ejek gue Nar awas saja ya Lo nanti". Kata Yuli


Kinara tidak perduli dan kini dia bergegas turun bersama dengan Rani


mobil yang menjemput mereka juga sudah datang dan seperti sebelum nya mereka berada di mobil sesuai dengan sebelum nya. perjalanan mereka menuju penginapan juga lumayan jauh tapi tidak masalah bagi mereka karena tempat yang mereka kunjungi sangat lah bagus dan tidak akan mengecewakan


"Sampai juga di penginapan". Kata Yuli yang baru saja Sadar jika mobil mereka sudah memasuki kawasan Villa di sana


"Wah penginapan kita yang sekarang jauh lebih bagus dari yang sebelum nya ya". Kata Kinara begitu takjub


"Beda tempat beda gaya Nar jadi mungkin saja tempat ini di desain sesuai dengan keadaan sekitar nya". Kata Yuli


"Iya juga ya pintar juga si nyonya ini". Kata Kinara


"Kalau gak pintar gak akan jadi nyonya Ricky dong gue". Kata Yuli


mereka pun tertawa bersama dengan ucapan Yuli barusan


dengan semangat nya para wanita itu masuk ke dalam villa tersebut dan mereka memilih kamar masing-masing di sana


"Kenapa kamar ini tulisan nya private sih". Kata Yuli bingung


"Itu artinya tidak boleh ada yang menempati nya". Kata Arok


"Gue juga tahu hal itu tapi kenapa di sewakan Kalau gak Boleh". Kata Yuli


"Apa Lo yakin jika kita menyewa di sini". Kata Arok


"Lah kalau tidak menyewa lalu apa". Kata Yuli dan dia melihat tatapan Arok tertuju kepada Ricky


"Apa tempat ini punya kamu?". Tanya Yuli


"Iya tempat ini memang milik ku". kata Ricky


"Dan yang sebelum nya apa juga Milik kamu?". Tanya Yuli lagi


"Tentu saja". Jawab Ricky dengan santai nya


"Oh ya sudah Kalau begitu kita masuk saja ke kamar dan menaruh semua barang nya". Kata Yuli


Dia hendak pergi namun Ricky mengehentikan langkah kaki kekasih nya itu. Ricky memegang tangan Yuli untuk menghentikan nya


"Apa kamu tidak penasaran apa alasan aku mengunci kamar yang ini". Kata Ricky


"Tidak aku sama sekali tidak penasaran". kata Yuli


"Jangan bohong". Kata Ricky


"Untuk apa aku berbohong lagi pula tidak ada guna nya juga kan sudah ayo kita masuk ke kamar dan segera menata barang-barang kita". Kata Yuli


Dia kini pergi menuju kamar nya sendiri dan segera merapikan pakaian yang dia bawa


"Dia kelihatan nya biasa saja Rick tapi gue yakin dia ngambek sama Lo meskipun ekspresi nya biasa saja". kata Arok


"Gue tahu hal itu sudah sebaik nya kita pergi ke kamar juga". Kata Ricky


"Lagian kenapa Lo tidak membuka nya apa barang-barang dia masih ada di sini?". Tanya Arok


"Bukan urusan Lo Rok dan gue harap Lo tidak ikut campur dengan urusan gue". Kata Ricky kemudian berlalu pergi meninggalkan Arok dan yang lain nya


"Apa di dalam sini masih ada kenangan Ricky dan juga Stella mantan kekasih nya?". Tanya Caesar

__ADS_1


"Mungkin saja". Kata Hiro


mereka berdua kini juga menyusul Ricky dan juga Arok yang sekarang sudah pergi ke kamar nya


Sementara di Australia mereka berempat sudah bersiap-siap merapikan pakaian yang akan mereka bawa untuk berlibur ke Indonesia


"Kikan apa sudah siap?". Tanya Rere


"Sudah kak". Jawab Kikan


"Ya sudah Kalau begitu kita berangkat sekarang". Kata Ipank


Mereka semua berangkat menuju pesawat pribadi milik Ken yang akan di gunakan untuk terbang ke Indonesia


"Apa mereka sudah sampai di tempat tujuan nya Re?". Tanya Ken


"Seharus nya sudah karena mereka hanya butuh waktu beberapa jam saja dari untuk pergi ke sana". Jawab Rere


"Gila Ricky mengajak kekasih nya ke sana apa dia tidak takut jika Yuli tahu semua nya". Kata Ken


"Diam lah Ken Lo terlalu banyak bicara". Kata Ipank


Kikan tidak perduli dengan ucapan mereka dan dia Kini sibuk membaca dan juga dia memakai handset untuk mendengar kan lagu


"Ken jangan membahas hal itu di sini Lo tahukan Kalau Kikan adalah sahabat Yuli kekasih nya Ricky". Kata Rere


"Sorry Re gue lupa akan hal itu". Kata Ken


"Sudah sebaik nya kita tidak membahas hal ini sekarang mungkin Ricky bisa mengatasi nya sekarang". Kata Ipank


"Jangan sampai Ricky bertindak bodoh hingga bisa saja dia akan kehilangan kekasih nya yang sekarang". Kata Rere


"Semoga saja dia tidak bodoh". Kata Ipank


mereka kemudian tertidur setelah melakukan beberapa obrolan tadi


Makan malam pun tiba saat nya mereka semua kini makan malam bersama


"Kelihatan nya enak sekali ya makanan nya". Kata Rani


"Pasti sangat enak ini kan sesuai selera kalian". Kata Hiro


"Lebih tepat nya selera kakak gue ini". Kata Caesar


Yuli pun tertawa dengan perkataan mereka berdua "Kalian kalau tidak suka ya tidak usah makan beres kan". kata Yuli


"Lo mau kita kelaparan wah tega juga Lo ya sama adik sendiri". kata Caesar


"Gak makan sehari juga gak akan mati kali kalian berdua". Kata Yuli


"Tidak mati tapi kita kekurangan gizi dan tidak bertenaga sama sekali". Kata Hiro


"Tenang meskipun kekurangan gizi kalian tidak akan mati paling juga hanya sekarat saja,". kata Yuli kembali membuat mereka tertawa bersama sementara Ricky hanya melihat kekasih nya itu yang sedang tertawa lepas


"Ayo kita makan dan cepat habis kan juga". Kata Yuli


Mereka Kini menyantap makanan yang ada di depan mereka dengan semangat nya setelah selesai makan mereka kini berkumpul di ruang tamu hanya sekedar berbagi cerita saja


"Yul apa yang membuat Lo suka dengan pantai atau lautan?". Tanya Arok


"Gue suka karena tempat itu tenang dan sangat nyaman sekali". Jawab Yuli


"Padahal jika Lo sering ke pantai juga Lo akan terpapar sinar matahari kan lebih enak jika belanja di mall". Kata Arok


"Setiap orang itu mempunyai tempat favorit yang berbeda kali bro dan gue memang suka air sejak dulu". Kata Yuli


"Jadi laut memang tempat favorit Lo ya". Kata Arok


"Iya laut adalah tempat yang bisa menghilangkan kesedihan dan juga mendatangkan kebahagiaan". Kata Yuli


"Lo pernah bersedih dan pergi ke laut untuk menghilangkan kesedihan Lo ?". Tanya Arok


"Iya dulu gue pernah sangat sedih sekali dan gue ke pantai untuk meluap kan kesedihan gue dan akhir nya gue bisa melakukan nya". Kata Yuli


"Serius sekali pembicaraan kalian". Kata Ipank yang baru saja datang bersama dengan yang lain nya


"Kikan". Teriak Yuli yang terlihat bahagia ketika melihat sahabat nya datang ke Indonesia juga


"Apa kabar Lo lama tidak bertemu?". Tanya Yuli


"Lebay nya ganti ke Lo ya aku baik kali lagian liburan gak ajak-ajak". Kata Kikan


"Lo kan sudah liburan duluan jadi siapa nih yang gak ajak-ajak". Kata Yuli


"Mungkin sebaik nya kita mengobrol saja di tempat lain nya untuk menumpahkan rasa rindu kita". Kata Kinara


"Setuju kalau begitu kita ke atas saja". Kata Yuli


mereka berempat kini pergi ke lantai atas untuk mengobrol bersama


"Rick". Sapa Ipank


"Kenapa kalian bisa tahu Kalau kita di sini?". Tanya Arok


"Gue menghubungi adik Lo Kinara untuk menanyakan dimana kalian berlibur dan kita memutuskan untuk menyusul kemari". Kata Ipank

__ADS_1


"Apa Lo yakin Rick menginap di tempat ini?". Tanya Rere


"Kalian sebaik nya diam saja dan terlalu ikut campur urusan gue". kata Ricky


__ADS_2