
udara di tempat itu sangat sejuk sekali di pagi hari dan terlihat Ricky masih betah untuk memejamkan mata nya mungkin dia sangat lelah dan sekarang sedang menikmati istirahat nya yang sangat tenang dan damai ini.
sementara itu Shin sudah sibuk membersihkan halaman rumah Ricky dan sesekali dia mengelap mobil Ricky meskipun Ricky pernah melarang nya namun dia tetap melakukan nya tanpa sepengetahuan Ricky. Shin tidak bisa masuk ke dalam rumah tersebut karena memang Ricky tidak mengizinkan siapapun untuk masuk ke dalam sana.
Dia yang kini mulai menggeliat dan membuka mata tersadar
"Jam berapa ini". Kata Ricky lalu melihat jam dinding di kamar nya. Dia kaget karena bangun kesiangan
"Bisa-bisa Yuli berangkat sendiri nanti . Gue harus cepat bersihkan badan dan berangkat menjemput nya". Kata Ricky
Dia pun bergegas untuk mandi dan setelah itu memakai pakaian yang seperti biasanya dan berjalan menuju mobil nya.
"Pagi Tuan. apa tidur anda nyenyak kemarin?". Tanya Shin
"Saya sangat nyenyak sekali pak hingga bangun nya kesiangan". Jawab Ricky
Shin sangat bingung dengan jawaban majikan nya itu karena hari memang masih pagi dan kenapa sang majikan bilang kalau di kesiangan
"apa anda memiliki pekerjaan penting tuan hingga membuat anda terburu-buru seperti ini?". Tanya Shin
"Saya ada janji dengan seseorang dan itu sangat penting sekali". Kata Ricky
di sela obrolan mereka ada seorang wanita yang datang menghampiri mereka berdua dan nampak membawa sebuah tempat makan
"Halo kak Ricky lama kita tidak bertemu". Kata Keiko menyapa dengan senyuman
Dia memakai dres se lutut dengan warna pink fanta yang dapat menambah kecantikan nya dan tak lupa juga make up tips di wajah nya menambah ke cantik nya. Keiko adalah anak orang terpandang di tempat tersebut dan dia termasuk wanita yang baik hati.
"Hai pagi juga". Jawab Ricky dengan lembut
"Ada apa nona Keiko datang se pagi ini?". Tanya Shin
"Ah iya saya hanya ingin mengantar kan makanan buat kak Ricky dan pak Shin". Kata Keiko dengan sopan nya
"Wah kelihatan nya makanan itu enak sekali ya. Apa nona Keiko yang masak itu sendiri?". Tanya Shin
"iya pak Shin tadi saya memasak makanan ini karena tahu bahwa kak Ricky ada di sini". Kata Keiko
"Jadi makanan ini spesial buat tuan Ricky ya non". Kata Shin
Keiko hanya tersenyum malu mendengar perkataan pak Shin tersebut sementara Ricky hanya diam saja karena dia masih memikirkan janjinya pada Yuli yang akan mengantar nya ke sekolah hari ini.
"Tuan apa tidak sebaiknya anda makan dulu bersama nona Keiko. Kasihan kalau makanan nya tidak di makan karena nona Keiko sudah mempersiapkan nya khusus buat anda". Kata Shin memberikan saran
"Terima kasih Keiko tapi hari ini aku sedang buru-buru jadi makanan nya boleh kah aku bawa saja bekerja. nanti biar aku makan di kantor". Kata Ricky
Keiko tidak keberatan dengan hal tersebut dan dia mengangguk kan kepala nya menyetujui perkataan Ricky
"Jadi sekarang anda akan berangkat tuan dan nanti apa anda akan pulang kemari lagi?". Tanya Shin
"Tidak pak. Saya ada banyak pekerjaan jadi tidak bisa pulang kemari. kalau begitu saya pergi dulu. bye Keiko". Kata Ricky lalu melajukan mobilnya menuju rumah Yuli yang jarak nya memang cukup jauh dari rumah Ricky itu
******
Di rumah, Yuli yang sudah selesai makan ingin berpamitan kepada kedua orang tua nya
"Yuli ayah ingin bicara sebentar dengan mu". Kata Richard ayah Yuli
"ada apa Yah?". Tanya Yuli
__ADS_1
"Yah Yuli sudah mau berangkat sekolah bicara nya nanti saja kalau dia sudah pulang takut nya nanti dia telat". Kata Ayu ibunda Yuli
"Gak apa-apa kok bun lagian juga ini masih pagi pasti gak akan telat nanti". Kata Yuli
"Ayah mau tanya apa hubungan kamu dengan tuan Ricky?". Tanya Richard
"Ricky adalah bos Yuli di kantor yah". Jawab Yuli
"apa cuma sebatas Bos saja?". Tanya Richard
"Benar Yah". Jawab Yuli
"Gak mungkin hanya sebatas Bos pasti Lo jadi cewek pemuas nya di ranjang". Kata Luna
Yuli terlihat sekali sangat marah dengan perkataan Luna barusan dan bagaimana dia bisa berfikiran seperti itu pada nya. Tapi Yuli bisa menahan emosinya karena dia tidak mau bunda Ayu bersedih nanti dan biar bagaimanapun mereka adalah orang yang merawat nya sejak kecil.
"Ma'af yah Yuli memang bekerja di kantor Ricky dan jika ayah tidak percaya akan hal tersebut ayah bisa bertanya kepada nya atau Galang.". Kata Yuli
"Tapi kamu terlihat begitu dekat dengan nya Yuli. Apa tidak ada hubungan spesial antara kalian karena ayah juga tahu bagaimana tuan Ricky dan dia sangat susah untuk di dekati oleh siapapun". Kata Richard
Yuli mencoba sekuat tenaga untuk menenangkan pikiran nya agar tidak terpancing oleh emosi karena perkataan ayah dan kakaknya.
"Ayah jika masih ragu bisa tanya ke Galang tentang Yuli yang bekerja di kantor Ricky karena dia tahu segala nya dan lagi tidak ada hubungan spesial Antara kami berdua. Kalau begitu Yuli berangkat dulu". Kata Yuli lalu berjalan keluar rumah dengan hati yang luka.
dia mengamati di sekitar rumah apa Ricky sudah datang atau belum dan ternyata dia tidak datang
"Mungkin dia sibuk. Gue berangkat sendiri saja lah kalau begitu". Kata Yuli yang beranjak pergi menunggu kendaraan umum yang biasa nya dia gunakan untuk pergi ke sekolah.
Sesampainya di sekolah dia juga melihat Kikan yang baru turun dari mobil Rere
"Yul baru datang". tanya Kikan
"apa Lo baik-baik saja?". Tanya Kikan lagi
"Kalau gue sakit ya pasti sekarang ada di rumah sakit lah. Gue baik-baik saja kok. memangnya ada apa kok Lo tanya hal itu". Kata Yuli
"Ya kirain Lo sakit hati sama kak Ricky tentang hal kemarin". Kata Kikan
Rere Hanya mendengar kan obrolan mereka berdua dari dalam mobil dan juga sesekali mengamati Yuli yang sedang berbicara
"Kenapa juga gue harus sakit hati sama dia lagian dia sudah menepati janjinya kok.". Kata Yuli
"Apa kemarin kalian mengobrol berdua setelah dari restoran itu? soalnya kak Ricky juga kemarin pergi katanya mau menyusul Lo ". Kata Kikan
"Iya kemarin gue sama dia ". Kata Yuli
"Jadi kemarin Ricky bersama dengan Yuli. sejauh apa perkembangan hubungan mereka berdua". Batin Rere
"Wah ngapain Lo sama kak Ricky, jalan bareng ya atau ngedate berdua?". Tanya Kikan
"Gak ada ya ngedate-ngedate berdua ya. Lo gak usah kepo sama urusan gue . ayo kita masuk saja". Kata Yuli
mereka berdua masuk ke dalam kelas dan langsung duduk di tempat nya karena sebentar lagi juga akan di mulai kelas nya
"Gak kerasa ya besok kita sudah mulai ujian". Kata Kikan
"Iya benar. Dan kita juga kayaknya gak bisa ketemu lagi setelah ujian". Kata Yuli membuat Kikan melotot tidak suka
"Lo kok ngomong kayak gitu sih Yul. Kita pasti bisa ketemu tapi mungkin juga gak setiap hari seperti ini". Kata Kikan
__ADS_1
"Kalian sibuk ngomong apa sih kok serius banget?". Tanya Rachel yang baru saja masuk
"ngomong tentang masa depan Hel". Kata Yuli
"Oh ya Yul gue heran kenapa Ricky bisa tahu tentang keluarga Lo ?". Tanya Rachel
"Iya gue juga heran kok kak Ricky bisa tahu ya". Kata Kikan
"Gak usah heran kali dia kan ahli dalam segala hal". Jawab Yuli
"gak nyambung ya Lo , apa hubungan nya ahli dalam segala hal dengan informasi tentang keluarga Lo ?". Tanya Kikan
"Karena dia ahli dalam segala pasti dia dapat dengan mudah mengetahui tentang siapa gue". Kata Yuli
"Kenapa dia mencari tahu ya?". Kata Kikan terlihat memikirkan hal tersebut
"Ya karena Galang meminta bantuan pada nya dan gue salut dengan kinerja nya yang sangat cepat itu. Bahkan gue rasa tidak butuh berjam-jam dia pasti sudah bisa mendapatkan nya mengingat besar sekali kekuasaan yang dia miliki". Kata Yuli
"Oh jadi kak Galang minta bantuan pada kak Ricky". Kata Kikan
"Iya. Karena gue Galang dan Bryan tidak mendapatkan informasi sedikit pun jadi Galang berinisiatif untuk minta bantuan pada Pak Bos". Kata Yuli
Mereka sudah mendapatkan jawaban kenapa Ricky bisa mengetahui segala nya tentang Yuli dan juga memang tidak bisa di ragukan lagi cara kerja anak buah Ricky dalam mencari informasi dan mereka berdua tahu akan hal itu
******
Sementara Ricky yang baru sampai rumah Yuli merasa sangat kesal sekali karena dia bisa menebak kalau Yuli pasti sudah berangkat ke sekolah sendiri.
"S**l kenapa juga gue harus ke siangan tadi, jadi terlambat Menjemput dia". Kata Ricky sambil memukul setir mobil nya
kini dia pergi dari rumah Yuli tanpa ingin turun sedikit pun dengan perasaan kesal nya dan dia pergi menuju perusahaan SH untuk mengecek berkas laporan dari Diego karena dia tadi sudah memberi tahu Ricky bahwa ada laporan yang sangat penting
Mobil nya kini sudah sampai di parkiran khusus dan dia segera pergi ke ruangan nya untuk berbicara dengan Diego
Ricky melihat Diego sudah ada di dalam bersama dengan Greg
"Selamat pagi Bos". Sapa mereka berdua
Ricky hanya mengangguk kan kepala nya saja dan kini dia berjalan menuju kursi nya dan segera duduk di sana.
"apa hal yang sangat penting yang ingin kalian laporkan pada ku?". Tanya Ricky
"di dalam dokumen ini ada laporan keuangan yang sangat menyimpang bos dan juga pengeluaran yang di lakukan perusahaan sangat lah tidak wajar". Kata Diego
"Lalu?". Tanya Ricky
"Di dalam perusahaan ini ternyata ada orang yang bekerja sama dengan tuan Hans bos dan kami baru mengetahui nya". Kata Greg
"Jadi dia mulai beraksi lagi". kata Ricky sambil mengetuk meja dengan jari tangan nya
"dulu mereka yang di tugas kan sudah berhenti bos setahu saya dan mungkin ini orang yang baru saja dia sogok untuk melancarkan aksi nya menghancurkan perusahaan ini lewat dalam". Kata Greg
"Biarkan saja dulu dan apa Betran ada kendala dalam perusahaan yang dia pegang sekarang?". Tanya Ricky
"Tidak ada bos . menurut informasi Betran dan juga Nicholas sudah membuat kedua perusahaan milik kakak anda menjadi semakin maju dalam waktu satu Minggu ini". Kata Diego melaporkan
memang perusahaan milik Edward dan juga Raka saudara kembar nya telah berkembang dengan begitu cepat di bawah pimpinan para orang kepercayaan Ricky bahkan hanya dengan beberapa Minggu mereka berdua bisa mengantarkan perusahaan tersebut menjadi tak tergoyahkan oleh pesaingnya
"Bagus kalau begitu. Oh ya nanti jangan tambah pekerjaan Yuli karena yang kemarin masih belum selesai dan nanti ketika dia sudah ada di sini kalian berdua boleh pulang dan jangan biarkan pegawai lain mengganggu ku di ruangan ini". Kata Ricky
__ADS_1
Greg merasa aneh dengan perintah bis nya ini dan dia berfikir apa sang bos akan melakukan hal aneh pada cewek yang sekarang menjadi sekertaris nya itu mengingat Ricky suka sekali melakukan hubungan terlarang dengan banyak wanita dan pasti tidak akan mau di ganggu dan juga tidak pernah mengenal tempat jika melakukan nya