Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Pertemuan Yuli Dan Rani


__ADS_3

Setelah beberapa jam akhir nya mereka berdua sudah sampai di Jepang dan terlihat Dira sudah menunggu kedatangan mereka berdua


"Selamat datang kembali Bos". kata Dira


Ricky pun langsung mengajak Rani untuk segera menuju mobil dan segera pergi ke rumah nya


"Bagaimana Dira keadaan di sana apa aman?". Tanya Ricky


"Beberapa hari yang lalu ada yang mengintai rumah Bu bos dan itu juga sudah di urus oleh Shawn". Kata Dira


"Sesuai dengan apa yang di katakan Sam. apa Lo tahu siapa dia ?". Tanya Ricky


"Sekilas saya melihat itu seperti anak buah dari tuan Hans bos tapi saya belum bisa memastikan hal tersebut". Jawab Dira


"Berani sekali dia masih mencari cara untuk menghancurkan gue". Kata Ricky


Rani sedari tadi hanya diam saja mendengar obrolan kakak nya dengan anak buah nya itu


"Apa kita langsung menuju rumah Bu bos atau ke rumah dulu bos?". Tanya Dira


"Kita pergi ke rumah dulu karena gue rasa Rani juga mungkin lelah jadi biar dia istirahat saja dulu dan nanti gue akan ke sana dengan mobil gue sendiri". Kata Ricky


Dira pun mengantar kan bos nya menuju rumah nya sendiri agar mereka berdua bisa beristirahat nanti nya. Sesampai nya di rumah Dira pun membantu Ricky untuk membawakan barang nya namun Ricky melarang nya


"Biarkan saja yang lain yang melakukan tugas itu sebaik nya Lo pergi ke kantor saja sekarang". perintah Ricky


"Baik bos saya permisi dulu". Kata Dira berpamitan


untuk pertama kali nya Rani menginjak kan kaki ke rumah Ricky dan dia sangat kagum serta takjub sekali melihat rumah kakak nya itu


"Wah rumah nya bagus sekali kak ada tempat bersantai nya juga". Kata Rani


"Ya gue mendesain rumah ini agar terlihat nyaman sekali jika kita sudah berada di sini". Kata Ricky


Rani sangat kagum sekali dengan kecerdasan yang dimiliki kakak nya itu dan dia pun ingin belajar banyak dari Ricky sebenar nya.


"Kak Ricky memang hebat sekali dari dulu". Kata Rani


"Sebaik nya Lo istirahat saja dulu nanti malam kita akan ke rumah kekasih gue. Ayu gue antar ke kamar Lo". Kata Ricky


Dia memang dari dulu sudah menyiapkan satu kamar untuk adik nya ini dan tidak ada yang tahu hal tersebut kecuali Sam saja


"Masuk dan istirahat lah kalau butuh apa-apa tinggal panggil bik Na saja". Kata Ricky


"Jadi bik Na masih ada di sini?". Tanya Rani


"Iya dan mungkin saja dia masih belum tahu jika kita sudah datang". Kata Ricky


Ricky bisa menyimpulkan hal tersebut karena bik Nya tidak ada untuk menyambut nya jadi dia pikir mungkin bik Na sekarang sedang istirahat


"Kalau begitu Rani masuk dulu ya kak". Kata Rani dan Ricky pun mengangguk kan kepala nya kemudian dia pergi menuju kamar nya untuk beristirahat juga agar badan nya segar dan fit saat bertemu dengan pujaan hati nya nanti


Ceklek


Rani pun mulai masuk kamar dia begitu terkejut ketika melihat isi dan desain kamar yang akan dia gunakan itu karena kamar itu sangat mirip dengan kamar impian nya dan barang yang ada di sana juga sesuai dengan apa yang dia inginkan juga. Rani berpikir bahwa mungkin kah kakak nya itu sebenar nya masih sayang dengan dia dan tidak menunjukkan rasa sayang nya di depan banyak orang


"Ternyata kak Ricky masih perhatian kepada ku". Kata Rani yang terlihat sangat bahagia sekali.


Dia pun kini berkeliling di dalam kamar nya dan tidak lupa juga dia melihat segala yang ada di kamar itu. Rani sangat tidak menyangka sekali bahkan dia merasa itu seperti mimpi saja karena dia bisa masuk dalam rumah sang kakak


"Aku istirahat saja dulu agar nanti bisa fresh jadi gak sabar juga bertemu dengan kak Yuli*. Kata Rani


Dia pun kini beristirahat sejenak untuk agar dia kembali segar nanti nya


Di kediaman Yuli kini sangat ramai sekali karena ada Kinara dan juga Hiro di sana tak lupa juga Caesar dan juga Shawn di sana juga


"Bagaimana kalau kita jalan bersama sekarang". Kata Yuli


"Tidak Lo gak boleh pergi dulu keluar dari rumah untuk sementara waktu". Kata Caesar


"Jadi tuan putri nya ganti ya sekarang". Kata Kinara


"Mana ada gue jadi tuan putri yang ada gue jadi tahanan kali". Kata Yuli


mereka pun tertawa dengan ucapan Yuli tadi membuat Ayu menghampiri mereka


"Seru sekali ya seperti nya obrolan kalian". Kata Ayu


"Caesar ini Bun gak memperbolehkan Yuli keluar rumah". Kata Yuli mengadu kepada bunda nya


"Dia kan hanya menjalankan tugas dari kekasih kamu jadi wajar dia seperti itu". Kata ayu


"Ya tapi kan Yuli keluar juga dengan dia dan pasti bukan cuma dia saja yang menjaga Yuli". Kata Yuli


"Sudah kamu Turuti saja karena bunda juga sangat takut jika kekasih kamu marah. Oh ya Caesar bagaimana kabar mama kamu?". Tanya Ayu


"Bunda kenal dengan mama dia?". Tanya Yuli


"Bunda kenal karena kita dulu bersahabat". Jawab Ayu dengan jujur nya


"Jadi dari awal bunda tahu dong Kalau dia anak sahabat bunda". Kata Yuli


"Bunda tahu sayang". Jawab Ayu sambil tersenyum


"Kabar mama baik bunda". Jawab Caesar


"Apa dia masih ada di Singapura?". Tanya Ayu

__ADS_1


"Tidak mama berada di Italia bersama dengan sahabat Caesar". Jawab Caesar


"Syukur lah kalau dia baik-baik saja bunda jadi lega mendengar nya". Kata Ayu


"Bunda lihat deh Yuli mirip sekali loh dengan Caesar". Kata Kinara


"Mungkin gue berjodoh dengan dia". Kata Yuli


"Tidak boleh kamu tidak boleh suka dengan Caesar Yuli". kata Ayu membuat Yuli terkejut di buat nya ketika melihat reaksi ayu yang tampak sedikit berbeda itu


"Kenapa tidak boleh Bun?". Tanya Yuli


"Kan kamu sudah punya kekasih sayang dan lagi pula bunda yakin sekali jika dia bisa melindungi dan membahagiakan kamu". Kata Ayu


"Dan lagi pula gue juga gak akan tertarik kepada Lo ". Kata Caesar


"Sama gue juga gak suka sama Lo mending Ricky dari pada Lo ". Kata Yuli


"Benar itu kakak ipar mending kak Ricky dari pada Caesar". Kata Hiro


"Ya memang lebih baik Ricky kemana-mana dari pada dia". Kata Yuli


"Memang apa kelebihan kak Ricky di banding kan Caesar?". Tanya Hiro


"Ricky baik dan selalu ada di saat gue butuh dan banyak sekali hal yang lain nya yang membuat gue sangat menyukai dia". Kata Yuli


"Oh jadi sekarang sudah suka dengan kak Ricky". Kata Kinara


"Apaan sih Nar kepo banget Lo ya". Kata Yuli


"Sudah lah ngaku saja jika memang sudah ada rasa dengan kak Ricky". Kata Kinara


"Lo tumben juga Nar datang kemari tidak dengan bodyguard Lo yang songong itu". Kata Yuli


"Kak Arok lagi sibuk sekali jadi aku kesini bersama Hiro". Kata Kinara


"Kalian semua makan di sini ya biar bunda buatan makanan". Kata Ayu


"Tidak usah repot-repot Bun kita juga mau pulang". Kata Kinara


"Kenapa cepat sekali sih Nar baru saja datang sudah mau pulang saja Lo ". Kata Yuli


"Tadi aku belum pamit sama kak Arok jadi aku takut dia mencari nanti". Kata Kinara


"Yaelah Lo kan pergi nya dengan Hiro pasti dia tidak masalah". Kata Yuli


"Tapi tadi dia tidak tahu karena Hiro juga baru pulang kan". Kata Kinara


"Ya sudah mendingan Lo pulang saja dan hati-hati ya di jalan". Kata Yuli


Kinara dan Hiro pun berpamitan dengan ayu dan mereka berdua segera pergi dari rumah Yuli untuk pulang kembali.


"Tidak usah kita langsung pulang saja nanti bisa makan di rumah kan". Kata Kinara


"Kelihatan nya bahagia sekali habis dari rumah kakak ipar". Kata Hiro


"Aku memang selalu bahagia setelah bertemu dengan Yuli". Kata Kinara


"Dia memang lucu sekali pantas saja kak Ricky tergila-gila dengan nya". Kata Hiro


"Bukan hanya kak Ricky saja bahkan seluruh sahabat nya juga menaruh rasa kepada Yuli termasuk kak Arok". Kata Kinara


"Iya juga sih tapi tetap pemenang nya adalah kak Ricky". Kata Hiro


"Lucu sekali padahal aku dulu ingin menjodohkan mereka berdua ternyata mereka memang berjodoh tanpa harus dijodohkan". Kata Kinara


Mobil mereka pun sudah sampai di rumah Arok dan terlihat juga mobil Arok sudah berada di garasi rumah tersebut


"Seperti nya kak Arok sudah pulang". Kata Hiro


"Iya ayo kita masuk saja mungkin dia mencari kita". Kata Kinara


mereka berdua pun masuk ke dalam dan segera menghampiri Arok yang sedang duduk bersantai


"Bagus sekali Lo ya Hiro membawa Kinara tidak bilang pada gue". Kata Arok


"Hiro sudah bilang kepada anak buah kakak". Kata Hiro


"kakak kalian itu gue bukan mereka jadi Lo harus nya laporan pada gue bukan pada mereka". Kata Arok


"Maaf kak lain kali Hiro tidak akan mengulangi nya lagi". Kata Hiro


Dia tidak masalah dengan sikap Arok yang seperti ini karena itu untuk kebaikan Kinara juga jadi dia pun memaklumi nya dan hal seperti ini juga sudah biasa buat dia.


"Kapan Lo sampai di Jepang?". Tanya Arok


"Tadi pagi dan setelah sampai di sini Hiro langsung datang ke rumah kakak ipar". Kata Hiro


"ngapain Lo ke rumah Yuli apa ada sesuatu hingga Lo pulang secepat ini dan juga langsung datang menemui Yuli". Tanya Arok


"Tidak hanya saja Hiro membawakan oleh-oleh untuk nya". Kata Hiro


"Dan untuk Rachel apa Lo juga membawakan dia oleh-oleh?". Tanya Arok


"Tentu saja iya dia kan kakak ipar Hiro juga calon istri kakak ku yang tampan ini". Jawab Hiro membuat Arok memukul kepala nya


"Bisa sekali Lo ya. Kinara kamu istirahat saja dulu kakak ingin berbicara berdua dengan Hiro". Kata Arok

__ADS_1


"Ya sudah Kinara pergi ke kamar dulu". Kata Kinara sambil mencium kedua Saudara nya itu


"Bagaimana pekerjaan Lo apa ada kendala Hiro?". tanya Arok


"Semua nya sudah beres kak dia sudah lenyap dari dunia ini". Kata Hiro


"Apa Lo gak menyesal telah melakukan hal tersebut?". Tanya Arok


"Sama sekali tidak karena dia pantas mendapat kan nya". Kata Hiro dengan yakin nya


"Hiro kakak dari dulu sudah mengatakan kepada kamu jangan terlalu gegabah dalam menghadapi Jo dan sekarang kamu telah menghabisi nya". Kata Arok


"Kak itu memang hal yang benar karena jika tidak Hiro lenyap kan dia bisa berbuat lebih jauh lagi". Kata Hiro


"Kakak tidak mau jika Lo akan menyesali perbuatan Lo nanti nya". Kata Arok


"Tidak akan pernah Hiro tidak akan pernah menyesal telah melakukan hal tersebut". Kata Hiro


Meskipun Arok juga tidak suka dengan Jo tapi dia tidak ingin jika Hiro nanti menyesal dengan apa yang dia lakukan kepada Jo walaupun tidak memungkiri Arok juga ingin sekali membunuh nya


Malam pun tiba dan Ricky sudah bersiap untuk menemui kekasih nya


"Nona Rani cantik sekali bibi sampai Pangling melihat nya". Kata Bik Na


"Bibi bisa saja. Apa kabar bik Na?". Tanya Rani


"Alhamdulillah kabar bibi Sangat baik sekali". Kata Bik Na


"Apa kak Ricky hidup dengan baik selama ini?". Tanya Rani


"Sangat baik sekali dan bibi juga melihat banyak sekali perubahan yang ada di dalam diri Den Ricky". Kata Bik Na


"Sudah selesai membicarakan gue nya? Rani ayo kita pergi sekarang". Kata Ricky


"Bik kita pergi dulu ya bibi istirahat saja dan tidak usah masak karena kita akan makan di luar". Kata Ricky


"Baik bibi Tidak akan masak malam ini dan selamat bersenang-senang kalian berdua". Kata Bik Na


Mereka berdua pun pergi bersama menuju kediaman Yuli


"Apa Lo ingin pergi ke suatu tempat selama berada di sini Rani?". Tanya Ricky


"Tidak kak Rani hanya ingin di rumah saja lagi pula kan Rani tidak mempunyai teman jadi siapa juga yang akan menemani Rani pergi jalan-jalan". Kata Rani


"Lo bisa pergi dengan Dira nanti jika ingin dan gue akan menyuruh dia untuk mengantar Lo kemanapun". Kata Ricky


"tidak perlu di rumah saja sudah cukup nyaman apalagi kamar Rani sangat nyaman sekali". Kata Rani membuat Ricky menyunggingkan senyum nya tanpa sepengetahuan dia


Tidak butuh waktu lama mereka sudah sampai di halaman rumah Yuli


"Kak bukan nya ini kompleks tempat tinggal anak buah kak Ricky dan yang lain nya ya". Kata Rani


"Memang benar dan dia sengaja kakak taruh di tempat ini agar aman. Ayo masuk". Kata Ricky


Mereka berdua pun mengetuk pintu rumah tersebut dan tampak Ayu membuka kan pintu nya


"Selamat malam bunda apa kabar" Kata Ricky


"Kamu sudah kembali. kabar bunda baik ayo silahkan masuk". Kata Ayu


Ayu dari tadi juga memperhatikan wanita cantik yang berada di sebelah Ricky


"Apa dia ada di rumah Bun?". Tanya Ricky yang sudah duduk di kursi ruang tamu


"Dia tidak pernah keluar rumah sama sekali karena Caesar tidak mengizinkan nya". Jawab Ayu


"Pasti dia sangat bosan sekali". Kata Ricky


"Iya dia marah-marah Mulu karena tidak bisa bebas pergi dan yang menjadi sasaran kemarahan nya ya Caesar". Kata Ayu


di sela obrolan mereka Ricky melihat Yuli yang kini terlihat emosi sekali


"Caesar Lo ya benar-benar suka sekali bikin gue marah". Teriak Yuli


"Apa sih teriak Mulu dari tadi gak capek apa". Kata Caesar


"Lo kemanakah handphone gue dari tadi gue cari tidak ketemu". Kata Yuli


"Gue buang di tong sampah". Kata Caesar asal


"Lo benar-benar adik durhaka Lo ya berani sekali membuang benda berharga gue". Kata Yuli sambil memukul Caesar


Ucapan Yuli yang menyebut bahwa Caesar adalah adik nya membuat Ricky terkejut tapi dia bersikap biasa saja


"Yuli sini ini ada tamu untuk kamu". Panggil Ayu


tanpa berpikir lama Yuli dan Caesar serta Shawn pun turun kebawah


"Lo sudah kembali". Kata Yuli


Dia juga memperhatikan cewek cantik yang berada di samping kekasih nya itu


"Kenalkan ini Rani". Kata Ricky


Yuli pun tersenyum ketika tahu bahwa Ricky benar-benar menepati janji nya untuk mempertemukan dia dengan Rani


"Waw Rani Lo cantik sekali ya pantas saja Ken sangat mencintai Lo ". Puji Yuli membuat Rani tersenyum

__ADS_1


"Kakak juga cantik sekali pantas saja kak Ricky cinta dan tidak berhenti membicarakan kakak kemarin". Kata Rani membuat Yuli menatap Ricky dengan tajam nya dan sayang nya yang di tatap memasang wajah bodoh amat


__ADS_2