
Part ini dan sebelum nya author tulis sambil berlinang air mata bahkan mata author sampai bengkak di buat nya serasa mengalami hal ini sendiri , siapkan tisu untuk part ini juga ya teman-teman online ku
happy reading
Ken dan yang lain nya hanya bisa pasrah sekarang bahkan mereka masih diam terpaku di sana dengan apa yang terjadi kali ini dan ini juga bisa membuat Ricky murka nanti nya jika dia mengetahui hal tersebut bahkan kesedihan kekasih nya adalah amarah bagi nya
"Ken apa Lo tidak bisa mengupayakan agar bunda bisa tetap hidup?". Tanya Bryan dengan nada serak nya
Dia juga merasakan kesedihan yang mendalam sebab Bryan juga sudah menganggap ayu sebagai bunda nya sendiri bahkan ayu juga sangat menyayangi Bryan sama seperti dia menyayangi Yuli. kilasan masa lalu pun muncul di kepala Bryan bagaimana ayu dengan lembut nya bertanya kepada dia apa yang sedang terjadi bahkan dulu ketika dia sakit pun ayu juga yang akan merawat nya dengan senang hati hal itu semua pun kini terputar di kepala Bryan membuat air mata nya jatuh tanpa terduga sedikit pun
"Gue bukan tuhan yang bisa menghidupkan kembali mahluk ciptaan nya dan ini mungkin memang sudah jalan Tuhan memanggil bunda terlebih dahulu karena Tuhan lebih menyayangi nya". Kata Ken
Dia pun mengatakan hal tersebut dengan berat hati juga sebab meski pun hanya sebenar dia juga pernah merasakan kasih sayang dan kelembutan ayu juga
"Lalu apa yang harus kita katakan kepada kakak ipar dan aku takut sekali jika nanti kak Ricky akan marah sebab kita tidak becus menjaga bunda ayu". Kata Hiro
Ya, konsekuensi dari tanggung jawab mereka akan mereka hadapi karena itu adalah tugas mereka dan kelalaian mereka meski pun mereka sudah berusaha dengan keras tapi tetap saja mereka tidak bisa menyelamatkan bunda Ayu
"Kita tidak bisa apa-apa dan jika Ricky marah pun kita harus bisa menerima nya". Kata Rere
"Gue tidak menghawatirkan amukan Ricky sama sekali tapi yang gue khawatir kan adalah Yuli bahkan dia tidak akan sanggup jika tahu bunda nya meninggal". Kata Bryan
"Bahkan bunda belum melihat Yuli menikah dengan Ricky". Kata Ken
Mereka juga tahu akan hal tersebut bahkan mereka juga merasa kan kesedihan itu meskipun mereka baru kenal dengan ayu tapi sifat ayu yang ramah dan penyayang itu membuat Ricky dan yang lain nya nyaman sekali bersama dengan dia
sedang kan Irene di sana masih saja menangisi kepergian sahabat nya yang sudah menjaga anak nya itu bahkan jika bisa dia ingin menukar nyawa nya dengan ayu dia mau melakukan nya agar ayu tetap bisa hidup dan melihat putri nya menikah dan hidup bahagia nanti namun sayang nya dia tidak bisa melakukan nya
Ricky dan yang lain nya pun kini sudah di tempat medis milik Ricky bahkan Ricky Sudah meminta Yuli untuk membersikan luka nya terlebih dahulu namun dia menolak nya dan dia pun berlari menuju ruangan bunda nya. Sampai di sebuah ruangan Yuli sudah melihat mereka semua di Depan pintu bahkan terlihat wajah Bryan yang sangat sedih
"Bray bunda gak apa-apa kan?". Tanya Yuli namun Bryan tidak menjawab nya sama sekali
__ADS_1
Ricky yang ada di sana pun menatap Ken dan dia pun terlihat terkejut melihat isyarat yang di berikan oleh Ken dan itu menandakan jika dia tidak berhasil menyelamatkan Ayu
"Kenapa kalian di sini, bagaimana keadaan bunda Ken?". Tanya Yuli
"Sorry Yul ". Kata Ken
membuat Yuli pun menggeleng kan kepala nya mendengar perkataan Ken barusan bahkan dia tidak ingin mempercayai hal tersebut. Yuli pun masuk ke dalam ruangan tersebut dan di sana ada ayu yang sudah terbaring tanpa nyawa bahkan terlihat sekali jika wajah nya sangat pucat dan mata nya tertutup rapat. Di sana juga ada Irene yang masih setia menemani ayu hingga Yuli datang
"Ma, bunda baik-baik saja kan bunda hanya tertidur saja kan". Kata Yuli seperti anak kecil yang tidak mempercayai akan kenyataan itu.
"Sayang mungkin Tuhan lebih sayang kepada bunda Ayu maka dari itu bunda ayu di panggil duluan". Kata Irene mencoba menenangkan Yuli
seketika Yuli pun langsung memeluk bunda nya itu dengan erat bahkan dia pun menangisi nya juga. Dia tidak menyanyi jika Ayu akan pergi meninggalkan dia untuk selama nya bahkan Yuli tidak pernah berpikir jika ayu akan pergi meninggalkan dia dengan cara seperti itu
Flashback on
Yuli yang sedang duduk bersantai di balkon kamar nya pagi itu di kejutkan dengan kedatangan ayu ke dalam kamar nya bahkan ayu masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu
Ayu menatap Yuli yang terlihat sangat bahagia itu bahkan kebahagiaan Yuli itu terlihat sangat jelas sekali
"Sayang apa kamu bahagia?". Tanya Ayu
Yuli pun memeluk bunda nya "Tentu saja Yuli bahagia bunda bahkan sangat bahagia sekali sebab Yuli sudah menemukan mama kandung Yuli dan juga Yuli mempunyai bunda yang sangat pengertian dan sabar". Kata Yuli sambil tersenyum senang dan menyandarkan kepala nya di bahu sang bunda
"Jika kamu senang maka bunda akan sangat senang sekali serta bunda pun bisa tenang meninggalkan kamu nanti. bunda harap kamu akan selalu bahagia Yuli". Kata Ayu
"Yuli akan selalu bahagia dan bunda akan melihat kebahagiaan Yuli itu setiap hari dan bunda juga tidak boleh meninggalkan Yuli karena Yuli ingin selalu bersama bunda meskipun Yuli sudah bertemu dengan mama Irene tapi bunda tetap lah bunda Yuli yang paling Yuli sayang". Kata Yuli sambil memeluk bunda nya itu dan ayu pun tersenyum kepada Yuli anak kesayangan nya itu
"Jika nanti bunda tidak berada di sisi Yuli kamu harus berjanji agar tetap selalu bahagia sayang dan kamu juga Jangan sering bertengkar dengan Ricky". Kata Ayu membuat Yuli mendongak kan kepala nya
"Yuli akan selalu bahagia jika bunda ada di samping Yuli bahkan kita akan berbahagia bersama bunda". Kata Yuli
__ADS_1
Ayu hanya tersenyum saja mendengar hal tersebut dan entah kenapa dia juga kini memeluk anak nya itu dengan sangat erat
"Ingat pesan bunda sayang, jadilah wanita yang hebat dan kuat dan Jangan melampiaskan amarah kamu dengan kekerasan karena itu akan merugikan diri kamu sendiri dan juga jika bisa bantu Ricky untuk mengontrol emosi nya juga". Kata Ayu sambil mengelus anak nya itu penuh sayang
"Yuli akan melakukan nya bunda". Kata Yuli
"Kamu memang anak bunda yang sangat baik sekali dan bunda sangat menyayangi kamu sayang. Oh ya mari kita mengambil beberapa foto berdua". Kata Ayu
Yuli pun menyetujui nya dan dia pun mengambil beberapa foto bersama sang bidan Dan Terlihat sekali wajah bahagia mereka berdua di dalam foto itu
Flashback off
"Kenapa bunda, kenapa harus bunda yang pergi lebih dulu meninggalkan Yuli. kenapa". Kata Yuli sambil menangis sesenggukan. Dia bahkan masih ingat jika pagi tadi dia dan bunda nya memasak bahkan ayu beberapa kali menggoda nya. Kilasan tentang kebahagiaan nya bersama ayu pun jelas sekali di pikiran nya membuat Yuli pun tak kuat menghadapi kenyataan itu lalu dia pun pingsan di sana membuat Ricky pun langsung berlari ke arah nya lalu menggendong nya
"Sayang bangun". Kata Ricky lalu dia pun menggendong Yuli menuju ranjang yang ada di sana di samping Ayu
"Ken siapkan alat untuk mengeluarkan peluru itu dan bawakan oksigen kemari". Kata Ricky
Dia sangat panik melihat kekasih nya tak sadarkan diri bahkan Ricky pun kini bisa meneteskan air mata karena kejadian ini
"Kalian akan menerima akibat nya nanti Demian". Kata Ricky dengan emosi nya
"Rick maaf kita terlambat datang dan menyelamatkan bunda Ayu". kata Rere
Ricky seakan tuli di buat nya bahkan dia pun tidak memperdulikan apa yang di katakan oleh Rere Kepada nya tadi
Ken sudah datang dengan Steven sambil membawa beberapa alat yang di perlukan oleh Ricky dan mereka semua pun di suruh keluar dari tempat itu dan membawa jenazah ayu untuk segera di urus.
kini Ricky sendiri lah yang mengurus sang kekasih bahkan dia juga lah yang mengeluarkan peluru itu dari Yuli namun denyut nadi sang kekasih kini melemah membuat Ricky pun sangat panik di buat nya
"Sayang aku mohon bertahan lah dan aku berjanji akan melindungi kamu dan tidak akan membiarkan mereka semua mati dengan mudah". Kata Ricky dan air mata dia pun kembali jatuh setelah melihat bagaimana kondisi Yuli yang semakin melemah itu
__ADS_1