
Setelah pembicaraan para anggota, Mereka memutuskan untuk istirahat di rumah dekat markas tersebut. Suasana disana tampak nyaman sekali dan sangat sejuk juga udaranya.
Ricky sudah masuk kedalam kamar pribadinya yang ada di rumah itu untuk beristirahat sementara keempat sahabatnya sedang duduk di gazebo untuk mengobrol.
"Sebenarnya gue masih penasaran dengan rencana Ricky pada Yuli dan juga aliansi yang dia bicarakan tadi". kata Ken membuka pembicaraan
"Sudahlah Ken Lo jangan terlalu kepo pada Ricky. Kalau dia marah Lo gak akan bisa deketin Rani lagi tahu rasa Lo". kata Rere mengingatkan
"Sebaiknya kita istirahat semua". kata Arok.
Dan mereka pun terlelap di gazebo tersebut.
********
Terlihat hari sudah malam dan Ricky sudah bangun dan keluar dari kamarnya.
"nyenyak banget tidur Lo Rick sampai-sampai baru bangun". sindir Ipank
Ricky tidak perduli dengan omongan Ipank dan dia tetap berjalan ke depan mencari keberadaan Sam.
"Sam gue minta ke Lo sekarang pergi ke restoran Ken yang ada di dekat distro dan Lo jemput cewek yang bernama Yuli lalu bawah dia ke bengkel. Gue tunggu di bengkel dan ya gue gak suka menunggu Lo terlalu lama". perintah Ricky pada Sam
"Baik Bos saya akan pergi menjemput cewek tersebut dengan cepat". Jawab Sam. Dia segera pergi menjalankan perintah bos-nya itu.
"Lo mau kemana Rick?" tanya Rere
"Apa telinga Lo sudah gak berfungsi lagi Re? Tadi gue sudah bilang ke Sam kalau gue tunggu dia di bengkel, apa Lo gak dengar?". Kata Ricky dengan dinginnya
Sepertinya sang leader sedang dalam mode on nya jadi dia mereka berempat tidak ingin bertanya lagi padanya.
"Gue pergi dulu dan kalian pantau saja anak buah kalian dan jangan lupa menambah pelatihan nya setiap hari mulai malam ini". kata Ricky
"Untuk Lo Rok, Awasi Dimitri dengan mata dan kepala Lo sendiri jangan menyuruh anak buah Lo yang bodoh-bodoh itu". tambahnya lalu pergi meninggalkan tempat itu.
Ricky mengendarai mobil kesayangan nya dengan kecepatan tinggi agar dia bisa segera sampai ke bengkel dan ingin segera mengerjai cewek sok pemberani itu.
Sesampainya di bengkel Ricky menunggu di ruangan yang sudah di sediakan untuk nya jika berada di tempat itu. Dia duduk dengan santai sambil menunggu Yuli tiba.
__ADS_1
********
Yuli merasa ini semua sangat berlebihan karena dia tidak mengira jika sang leader akan melakukan hal seperti ini untuk membalas nya.
Dia berpikir kenapa harus dipindahkan se enak mereka tanpa meminta persetujuan dulu namun dia juga tidak ingin membantah karena takut akan resiko yang dia dapat nanti nya.
"Pak jika saya menolak apa ada hal lain lagi selain tidak mendapatkan gaji?". tanya Yuli yang ingin memastikan apa prediksi otaknya itu benar.
"Jika kamu menolak maka ayah kamu akan kehilangan pekerjaannya dan kamu juga mungkin akan tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Itu yang di katakan bos kita pada saya. Jadi saran saya lebih baik kamu menerima nya dari pada masalah nya akan menjadi semakin rumit". kata sang meneger
Jika sang meneger tidak berhasil membujuk Yuli diapun juga akan mendapatkan masalah dari bos mereka.
"Ya sudah pak saya menerima semua nya. Dan kalau boleh tahu mulai kapan saya bekerja ditempat itu?". tanya Yuli
"Mulai hari ini dan kamu akan di jemput oleh orang bengkel tersebut". kata meneger nya
benar saja apa yang di ucapkan manager tersebut. Terlihat ada orang yang masuk tanpa permisi ke restoran yang belum di buka itu.
"Apa perempuan yang bernama Yuli sudah ada di sini?". tanya Sam anak buah Ricky
"Ini dia Sam. Dia sudah bersedia di pindahkan ke bengkel milik bos besar". kata sang meneger
Yuli sebenarnya berat meninggalkan tempat ini namun dia juga tidak ingin egois. Jika dia menolak maka akan ada banyak orang yang menjadi korban.
setelah dia selesai beres-beres dia menuju Sam yang sudah menunggu di depan mobilnya
"Motor nya nanti biar diantar ke rumah anda dan sekarang ikut masuk kita naik mobil". kata Sam dengan tenang
"Apa yang harus gue kerjakan nanti Disana. Gue gak tahu tentang otomotif Lo bro". kata Yuli membuka pembicaraan dengan tenang mencoba mengakrabkan diri pada Sam
"Tugas anda nanti akan di jelaskan sendiri oleh Bos Ricky". jawab sam sambil melirik Yuli dari ekor matanya.
Sam melihat Yuli yang masih tenang di tempat duduknya dan itu baginya hal luar biasa karena jika orang mendengar nama sang bos disebut mereka akan ketakutan sendiri meskipun tidak melakukan ini kesalahan apapun tapi berbeda sekali dengan Yuli.
"Apa yang sedang anda pikirkan nona?". tanya Sam pada Yuli yang terlihat menatap lurus kedepannya
"Gak ada tapi gue bingung sama bos songong Lo itu. Kenapa coba pindahin gue ke bengkel, Mana ada juga cewek kerjanya di bengkel". kata Yuli
__ADS_1
"Bos songong. Anda berani sekali nona berkata seperti itu mengenai Bos kami. Jika dia mendengar nya....
"Dia sudah tahu kalau gue manggil dia bos songong yang jelek sombong pula. Se Sadis apa dia itu?". tanya Yuli pada Sam
Dia ingin tahu karena untuk berjaga-jaga saja agar tidak terlihat lemah ketika berhadapan dengan cowok sombong itu.
Sam heran dengan Yuli kenapa dia bisa bicara seperti itu pada leader nya dan masih hidup dengan anggota tubuh yang utuh nya.
"Kelihatan nya hanya anda yang tidak tertarik dengan Bos kami. Dan apa sebelum nya anda pernah bertemu dengannya?". Sam balik bertanya
"Gue tanya belum Lo jawab malah tanya balik, Gimana sih. Oh ya jangan panggil gue nona cukup Yuli saja dan bicara Lo jangan terlalu formal lebih nyaman seperti teman saja gitu". ucap Yuli
"Baiklah Yuli. Sebenarnya Bos Ricky orang nya tidak pandang status jika sedang marah dan dia akan menghabisi mereka yang membuat masalah dengan nya namun jika bos tidak suka dengan orang itu entah apa yang dia tidak sukai dan meskipun hanya hal sepele maka dia akan mengeksekusi nya juga tanpa perduli apa itu anggota keluarga nya sendiri". jelas Sam
"Ngeri banget ya tuh orang, Apa dia tidak punya perasaan sehingga melakukan hal tersebut". kata Yuli dengan santainya
"Sebenarnya hal itu juga terjadi karena dia yang selalu di hianati oleh orang terdekat nya maka dari itu Bos memilih berbuat sadis serta kemungkinan juga dia menutup hatinya." kata Sam
"Jadi intinya dia pernah mengalami sakit hati dan sekarang dia melampiaskan kemarahannya kepada siapapun yang tidak di sukai nya. Ternyata begitu ya kisah sang Leader sombong itu". kata Yuli sambil mengangguk-anggukkan kepalanya
"Gue saranin jangan buat masalah sama Bos karena dia pasti akan menghancurkan Lo melalui orang terdekat Lo terlebih dahulu". peringatan Sam pada Yuli
"Iya gue paham. Masih lama gak sih, Jauh banget dari tadi gak sampai-sampai". celoteh Yuli
"Sebentar lagi kita akan sampai di bengkel tempat kerja Lo yang baru". kata Sam
Sam menambahkan kecepatan mobil itu agar segera sampai karena dia merasa terlalu lama menjemput Yuli dan pastinya sang bos telah menunggunya dan itu bisa membuat nya marah karena dia paling tidak suka menunggu orang apalagi orang itu tidak lah penting.
Mobil Sam telah sampai di area bengkel berada dan dia melihat mobil mewah yang terparkir didepan bengkel tersebut. Dia tahu pemilik dari mobil itu siapa dan seketika raut wajahnya mengkerut
"Kenapa bos cepat sekali datangnya. Pasti dia akan marah karena aku terlalu kamu menjemput cewek ini". batin Sam yang sudah tahu karakter sang Bos dan dia hanya bisa pasrah menghadapi nya dan menerima hukuman karena keterlambatan nya sehingga membuat sang bos menunggu.
"Sebaiknya kita langsung masuk saja karena Bos sudah menunggu di dalam". ajak Sam pada Yuli
"Tahu banget Lo kalau si sombong itu sudah datang". kata Yuli
"Ini adalah mobil kesayangan nya dan hanya dia yang punya Mobel seperti ini. Sebaiknya kita bergegas masuk". ajak Sam sambil mempercepat langkahnya dan di ikuti Yuli dari belakang.
__ADS_1
sesampainya mereka di ruangan rapat yang berada di bengkel tersebut ada sosok pria yang duduk dengan tenang menunggu kehadiran mereka dia adalah Sang Leader Gangster yang memiliki sifat devil yaitu Ricky
Dan untuk kedua kalinya Yuli dan Ricky mereka bertemu namun dengan suasana yang berbeda karena sekarang mereka sedang beradu pandang. Saling menatap dengan tatapan penuh arti masing-masing.