Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Mengkhawatirkan Dia


__ADS_3

Hiro memang selalu bisa membuat suasana menjadi cair memang berbeda sekali dengan Arok tapi mereka tidak pernah membeda-bedakan hal tersebut karena mereka semua menganggap bahwa setiap orang memiliki ciri nya tersendiri.


"Bagaimana dengan mereka?". Tanya Ricky


"Mereka menghentikan pencarian terhadap Bryan dan juga mereka kini terlihat sangat waspada sekali". Kata Hiro yang memang kemarin sempat melihat kondisi mereka yang menambah tingkat penjagaan nya.


"Apa Lo sudah bertemu dengan Jonathan?". Tanya Ricky


"Kenapa aku harus bertemu dengan dia". jawab Hiro datar


"Mungkin saja ada yang ingin kalian berdua selesaikan". Kata Ricky sambil tersenyum devil


"Kak apa kita akan menyerang mereka?". Tanya Hiro sambil menatap Ricky


"Apa Lo ingin sekali bertarung dengan Jonathan?". Tanya Ricky Balik


Hal itu membuat Hiro semakin kesal saja "Jika aku bertarung dengan nya pun aku sangat yakin pasti menang". Kata Hiro dengan arogan nya.


"Oh ya kita akan berada di sini dalam waktu yang mungkin cukup lama". Kata Ricky


"Apa kita akan melakukan penyerangan kepada mereka hingga membuat kita berada di sini cukup lama?". Tanya Hiro


"Tentu saja tidak tapi jika mereka melakukan perlawanan baru kita akan bergerak". Kata Ricky.


Ricky memang tipe orang yang tidak akan melakukan penyerangan terlebih dahulu jika mereka tidak memulai atau memancing kemarahan dia


"Kalau kita terlalu lama di sini lalu kapan aku akan bisa bertemu dengan Kakak ipar ku". Kata Hiro


"Lo gak usah berteman dengan dia". Kata Ricky


"Kenapa gak usah kan aku hanya ingin kenalan saja". Kata Hiro


"Tidak perlu berkenalan dan gue gak akan mengizinkan Yuli bertemu dengan Lo ". Kata Ricky dengan dingin nya


Hiro pun mengeluarkan senyum jahil nya "Apa kak Ricky takut kalau dia akan berpaling ke Hiro". Kata Hiro kembali menggoda membuat Bryan yang mendengar hal tersebut tersenyum senang. Dulu dia juga sering melihat senyuman dari Ricky sebelum kesalahan pahaman itu terjadi.


"Mana mungkin juga dia bisa suka dengan cowok seperti Lo ". Kata Ricky


"Ya ya ya. Oh ya Bryan Lo berhutang nyawa sama kak Ricky dan pasti tidak akan murah nanti Lo mengganti nya". Kata Hiro


Ricky sangat tidak suka jika Hiro terlalu banyak bicara di depan Bryan


"Sebaik nya kita keluar dulu agar dia bisa beristirahat agar dia bisa cepat pulih kembali dan kita bisa kembali dengan cepat". Kata Ricky


mereka berdua kini pergi keluar dan menuju ruang tamu untuk melanjutkan obrolan nya


"Kak aku dengar dari orang ku yang ada di Jepang bahwa Hans akan melakukan penyerangan dan dia membawa beberapa kelompok yang kuat juga dan salah satu nya kelompok mafia dari Texas yang pernah di urus oleh Sam". Kata Hiro yang baru saja mengetahui informasi tersebut


"S****n pintar sekali dia memanfaatkan keadaan". Kata Ricky dan dia pun mengecek handphone nya. setelah melakukan hal tersebut Ricky hanya tersenyum devil


"Lalu apa kita harus pulang untuk menyelesaikan nya?". Tanya Hiro setelah melihat senyum Ricky yang aneh itu


"Tidak perlu. Sebelum Nicholas dan yang lain nya memberikan informasi kepada gue kita tidak perlu gegabah dulu". Kata Ricky


Dia merasa mungkin anak buah Hiro salah dalam mendapatkan informasi atau bisa saja mereka merekayasa hal tersebut karena tidak mungkin jika Nicholas dan ketiga orang kepercayaan Ricky tidak mengetahui hal tersebut apalagi ada anggota mafia yang pernah Sam kalahkan pasti mustahil juga mereka bangkit begitu cepat.


"Hiro Lo harus waspada terhadap anak buah Lo karena gue merasa ada yang tidak beres dengan anak buah Lo ". Kata Ricky


insting dia yang tajam tidak akan di ragukan oleh siapapun termasuk Hiro


"Apa mungkin mereka membohongi ku? berani sekali mereka jika sampai hal itu benar dan awas saja tidak akan ku biarkan mereka lolos begitu saja". Kata Hiro dengan emosi


Dia merasa kecolongan jika sampai apa yang di ucapkan Ricky itu benar dan dia akan menyelidiki hal itu secepat nya.

__ADS_1


"Mungkin saja ada penghianat yang baru saja bergabung atau mengelabui Lo ". Kata Ricky dengan santai nya


Tanpa berpikir lama lagi Hiro menghubungi orang yang dia percaya untuk membereskan semua yang terjadi dan kini dia terlihat sangat emosi sekali. Ricky yang melihat hal tersebut hanya bersikap biasa saja seperti tidak ada yang terjadi.


"Terima Kasih kak atas peringatan nya


dan aku akan semakin waspada lagi setelah ini". Kata Hiro


"Lo itu hebat dan gue yakin sekali Lo akan sukses nanti nya melebihi gue". Kata Ricky


"Jangan bicara seperti itu karena sehebat apapun aku tetap tidak akan pernah bisa menandingi sang leader devil ini". Kata Hiro sambil tersenyum


mereka berdua kini berbicara sekaligus juga bercanda dan banyak sekali obrolan yang mereka lakukan bersama. Jarang sekali mereka seperti itu karena kesibukan masing-masing dan ini adalah momen yang bagus juga untuk Hiro bisa dekat dengan Ricky lebih lama dan dia bisa belajar lebih banyak lagi dari nya.


******


Yuli yang hendak berangkat ke kantor dia berpamitan dulu kepada orang tua nya dan sebelum dia berangkat dia melihat ada mobil yang sudah terparkir di halaman rumah nya


"Mobil siapa lagi itu". Kata Luna


mobil yang mereka lihat ini bukan seperti yang biasa nya menjemput Yuli yaitu milik Galang atau Bryan


"Apa Bryan menjemput kamu sayang?". Tanya Ayu


"Tidak bunda kan Bryan lagi ada di Prancis mana mungkin dia menjemput Yuli". Jawab Yuli


"Lalu siapa dia?". Tanya Ayu


Yuli baru ingat kalau kemarin Diego berkata bahwa setiap kali dia pergi ke kantor akan di jemput oleh Betran.


"Mobil nya juga beda dengan yang mengantar Lo kemarin". Kata Luna


"Itu adalah anak buah Ricky yang memang di tugaskan untuk menjemput Yuli bunda mulai hari ini". Kata Yuli


Richard terlihat semakin tidak suka jika Yuli banyak yang mendukung apalagi mereka juga dari kalangan atas yang mendukung nya.


"Sudah siap?". Tanya Betran


"Sudah ayo kita berangkat". Kata Yuli dan Betran pun langsung bergegas ingin membuka kan pintu buat Yuli namun Yuli sudah mengetahui maksud dia dan dengan cepat dia berjalan untuk membuka pintu nya sendiri. Tak lupa juga Betran berpamitan kepada orang tua Yuli


"Lo kalau jemput gue bisa gak gak usah di depan rumah kita janjian di depan halte saja giman? atau di taman?". Kata Yuli


"Tidak bisa karena aku tidak berani melawan perintah dari Bos". Kata Betran


"Selalu saja seperti ini Ricky memang benar-benar di takuti semua orang". gerutu Yuli


Betran tidak mau menanggapi omongan Yuli karena dia tidak lancang dengan kekasih bos nya itu


Ricky sudah memberi tahu kepada semua anak buah nya bahwa Yuli adalah kekasih nya jadi mereka tampaknya terlihat segan kepada Yuli namun hal itu tidak mereka tunjukkan secara terang-terangan karena Ricky sudah mengatakan pasti Yuli akan risih dan tidak suka.


"Oh ya gue mau bertanya apa boleh?". Tanya Yuli


Seperti apa yang di katakan Diego kemarin kepada nya jika mau bertanya Yuli meminta izin dulu dan menurut Betran itu memang sangat lucu sekali


"Silahkan". Kata Betran


"Apa sudah ada kabar dari Ricky di sana?". Tanya Yuli


"Sejauh ini bos masih belum memberikan kabar apapun". Kata Betran berbohong


Dia tidak akan memberi tahu Yuli jika kemarin Ricky menelfon nya


"Apa dia baik-baik saja ya di sana". Kata Yuli yang terlihat lesu setelah mendapat Jawaban dari Betran

__ADS_1


"Apa kamu menghawatirkan bos?". Tanya Betran sambil melirik Yuli sekilas


"Sekuat-kuatnya Ricky pasti dia juga bisa di kalahkan kan dan gue takut saja kalau sampai dia kenapa-kenapa dan itu semua karena gue yang meminta bantuan dia untuk membantu Bryan". Kata Yuli dengan jujur nya


Betran tersenyum mendengar ucapan Yuli yang tulus tersebut meskipun dia belum tahu apa Yuli sudah mulai mencintai bos nya atau belum namun perhatian dia akan membuat sang Bos senang.


"Tidak usah cemas dengan hal itu karena fakta nya sejauh ini tidak ada yang bisa mengalahkan bos kita apalagi dia di sana bersama dengan tuan Hiro". Kata Betran


"Hiro? Apa dia sahabat nya Ricky yang memang ingin membantu dia di sana?". Tanya Yuli


"Bukan, Hiro adalah adik dari tuan Arok dan juga nona Kinara". Kata Betran


Yuli kaget ketika mendengar bahwa Kinara punya adik cowok karena selama ini juga dia tidak tahu dan Kinara juga tidak pernah menceritakan nya


"Jadi Kinara punya adik namanya Hiro kok gue gak tahu ya Soal hal tersebut tapi gak masalah juga sih karena gak semua nya juga harus dia katakan". Kata Yuli


"Oh ya apa Hiro juga sekuat Arok?". Tanya Yuli yang mulai muncul jiwa keponya


"Kita semua tidak bisa menilai hal tersebut karena tuan Arok dan juga tuan Hiro memiliki karakter berbeda dalam menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi". Kata Betran


Yuli hanya mengangguk paham dengan jawaban nya dan setelah itu tidak ada obrolan lagi dari mereka hingga tiba di kantor


"Terima Kasih ya dan gue masuk dulu". Kata Yuli sambil tersenyum ramah sekali


Setelah memarkir mobil nya kini Betran masuk ke dalam untuk menyelesaikan pekerjaan nya tak lupa juga dia memberikan kabar kepada Ricky bahwa Yuli sudah dia jemput dan sampai di kantor dengan selamat.


Ricky memang menyuruh para anak buah nya melaporkan setiap kegiatan yang Yuli lakukan secara rutin dan dia terperinci mungkin saja Ricky bisa di juluki sebagai kekasih yang overprotektif karena hal tersebut.


"Apa Lo sudah menjemput nona Yuli dan membawa nya kemari dengan selamat?". Tanya Greg


"Ya. Dia memang terlihat sangat unik apalagi jika sedang bicara terlihat sangat sopan sekali bahkan ketika tersenyum juga mampu membuat orang lain yang melihat nya ikut tersenyum juga". Kata Betran mengingat kembali bagaimana imut nya Yuli dan dia bisa menebak bahwa Yuli adalah orang yang sangat menyenangkan.


"Lo jangan punya pikiran seperti itu tentang Bu bos kita karena jika bos Ricky tahu bisa habis Lo di tangan nya dan Lo jangan terlalu memperhatikan Bu bos". Kata Diego mengingat kan


"Hehehe gue terbawa suasana saat menjemput Bu bos tadi". Kata Betran sambil cengengesan


"Apa ada kabar dari bos kita di sana?". Tanya Diego


"Menurut gue bos di sana baik-baik saja dan kemarin dia menghubungi hanya untuk memastikan keadaan Bu bos dan tuan Galang saja". Kata Betran menjelaskan kepada mereka berdua.


"Jadi benar bos begitu mencintai nya hingga menyuruh kita semua untuk membuat dia nyaman dan aman". Kata Greg


"Kali ini mungkin bos akan menemukan cinta lama dia cari dan gue juga suka sekali dengan Yuli karena dia sangat cocok dengan bos". Kata Diego


sedangkan di ruangan nya Yuli nampak tidak bisa fokus karena memikirkan keadaan Ricky dan juga Bryan di sana


"Apa mereka baik-baik saja di sana ya". Kata Yuli


dia tidak henti-hentinya bicara sendiri seperti orang yang gila


"semoga Ricky bisa kembali lagi ke negara ini dalam keadaan sehat". Kata Yuli dan tanpa dia tahu juga Ricky mendengar nya karena dia melihat nya dari cctv yang terkoneksi di handphone dia


Ricky senang Yuli kini mulai mengkhawatirkan dia dan dia merasa bahwa hubungan nya akan bisa berjalan dengan baik seperti apa yang dia inginkan


"Kenapa kak Ricky senyum-senyum sendiri seperti orang gila". Kata Hiro membuat Ricky terkejut


"Lo gak sopan banget ya masuk ruangan gue tanpa mengetuk pintu". Kata Ricky


"Gini ya kalau orang yang sedang jatuh cinta mudah sekali marah dan terkejut karena terlalu memikirkan cinta nya bahkan juga bisa menjadi orang yang paling bodoh sedunia". Ejek Hiro


"sekali lagi Lo bicara seperti itu gue gak akan segan-segan untuk merobek mulut Lo". Kata Ricky dengan dingin nya


"Kak ada hal penting yang ingin aku sampaikan ". Kata Hiro dengan raut wajah serius nya membuat Ricky langsung menatap nya dengan tajam karena jika Hiro sudah seperti itu pasti hal tersebut memang begitu penting untuk di bicarakan

__ADS_1


"Apa yang ingin Lo bicarakan?". Tanya Ricky


"Ini berita nya memang benar bahwa Max akan menyerang dan dia juga bekerja sama dengan Ayden dan juga Hans". Kata Hiro membuat Ricky memicingkan mata nya menatap Hiro


__ADS_2