
Setelah mereka mengobrol kini Yuli memilih untuk melihat-lihat taman Ricky lagi karena dia sangat suka sekali melihat bunga yang ada di sana
"Kamu suka bunga?". Tanya Ricky
"Gak begitu suka sih tapi senang aja melihat bunga". Kata Yuli
"apa kamu mau kita jalan-jalan agar kami tidak bosa ada di rumah?". Tanya Ricky
"Apa kamu tidak lelah yang lain nya saja sedang beristirahat dan kami Malah mau jalan-jalan sama aku?". Tanya Yuli
"Aku tidak lelah sama sekali dan jika kamu mau ayo kita jalan-jalan sekarang". Ajak Ricky
Yuli pun kini menggandeng tangan kekasih nya untuk menuju mobil yang akan di gunakan untuk jalan-jalan. Ricky membuka kan pintu mobil untuk kekasih nya itu dan untuk pertama kali nya juga dia melakukan nya karena sebelum nya dia tidak pernah melakukan hal itu kepada siapapun termasuk mantan kekasih nya
Ricky sudah melajukan mobil nya meninggal kan rumah nya dan kini dia ingin mengajak Yuli untuk sekedar jalan-jalan saja
"Kita mau kemana?". Tanya Yuli
"Kami mau kemana? aku akan ikuti apa yang kamu mau sekarang kamu mau kemana aku ikut saja". Kata Ricky
"Kalau aku mau terjun bebas dari lantai atas ke bawah mau ikut juga?". Tanya Yuli
"Aku akan ikut juga asal itu bersama kamu". Kata Ricky sambil tersenyum membuat Yuli ikut tersenyum juga di buat nya
"Aku ikut saja kemana kamu akan membawa aku". Kata Yuli
"Kalau aku bawa ke pelaminan sekarang berarti kamu gak nolak ya". Kata Ricky
"Ya gak ke pelaminan juga kali kita ke mall saja kalau begitu". Kata Yuli
"Ya sudah kalau begitu kita ke mall sekarang". Kata Ricky
mobil dia melaju dengan kecepatan sedang nya menuju salah satu mall ternama di sana.
"Kita sudah sampai cinta ayo turun". Kata Ricky sambil membuka pintu mobil nya sebab mereka sudah sampai di Mall
"Terima kasih sayang sudah di buka kan pintu nya". Kata Yuli
mereka berdua masuk ke dalam mall sambil bergandengan tangan dan Yuli kini mengajak Ricky untuk berkeliling di mall mereka hanya berdua pun menikmati kebersamaan nya sekarang
__ADS_1
"Mau main atau nonton?". Tanya Ricky
"Main saja kalau nonton kan bisa di rumah kamu". Kata Yuli
mereka berdua pun mencoba semua permainan yang ada di mall itu dan tanpa lelah Ricky selalu saja menuruti apa yang kekasih nya itu inginkan bahkan mereka sempat bermain bersama dengan anak-anak di sana walaupun mainan tersebut khusus anak-anak Ricky bisa memasuki nya karena siapa juga yang berani melarang dia Melakukan nya bisa kelar hidup nya kalau berani melakukan hal itu
"Sudah puas bermain nya cinta ku?". Tanya Ricky
"Sangat puas sekali tapi sekarang aku lapar". Kata Yuli
"Kita makan Sekarang kamu mau makan apa?". Tanya Ricky dengan romantis nya
"Apa saja yang penting kita makan sekarang". Kata Yuli
Ricky langsung mengajak Yuli ke sebuah restoran yang ada di dalam mall tersebut dan dia pun segera memesan beberapa masakan untuk dia dan kekasih nya. Kali ini memang Yuli tidak memesan sama sekali makanan sebab Ricky sudah memesan nya banyak sekali jadi dia akan makan apa yang di pesan Ricky saja
"Ponsel kamu bunyi tuh angkat saja siapa tahu penting". Kata Yuli
"Bukan hal yang penting nanti Galang bisa aku telfon kembali". kata Ricky
"Jadi Galang yang menelfon kamu. angkat saja gak apa-apa siapa tahu penting sayang". Kata Yuli
"Ada apa?". Tanya Ricky
"Gak bisa apa Rick Lo basa basi sebentar sama gue". Kata Galang
"Gue sibuk dan tidak ada waktu untuk melakukan nya. cepat katakan atau gue tutup panggilan telepon nya". Kata Ricky
"Lang Lo gak kangen apa sama gue". Teriak Yuli membuat Galang batal mengatakan sesuatu hal kepada Ricky dan kini dia mengganti panggilan telepon nya menjadi video call
"Yuli Lo lagi sama Ricky?". Tanya Galang ketika melihat wajah sahabat nya itu
"Iya gue lagi sama dia. Tumben sekali Lo telfon apa Lo kangen gue?". Tanya Yuli kembali
"Ngapain juga gue kangen sama Lo gak ada untung nya juga kangen dengan kekasih orang". Kata Galang
"Gaya banget Lo ya". Kata Yuli
"Kalian ada di mana kok rame banget tempat nya?". Tanya Galang
__ADS_1
"Kita lagi ada di mall dan Lo mengganggu acara gue dengan kekasih gue sekarang Lang". Kata Ricky
Galang langsung tertawa terbahak-bahak ketika menyadari jika Ricky kini sedang jalan bersama dengan Yuli dan mereka hanya berdua saja itu adalah momen yang sangat langka sekali jadi pantas saja jika Ricky kesal kepada nya. Galang memutuskan untuk mengatakan informasi penting itu nanti saja dan kini dia ingin berniat menggoda mereka berdua terutama Ricky
"Wah Tumben sekali kalian jalan berdua". kata Galang
"Apa ada yang salah jika kita jalan berdua dia kan kekasih gue Lang". kata Yuli
"Sejak kapan Ricky menjadi kekasih Lo padahal setahu gue dia juga memiliki banyak sekali teman wanita apalagi mereka sangat siap sekali jika di ajak naik ke atas ranjang". Kata Galang
"Kalau itu Lo Lang bukan Ricky mana ada dia seperti itu mungkin dulu iya tapi sekarang sudah gak kali". Kata Yuli membela Ricky
" Wah hubungan kalian ternyata semakin jauh ya mungkin kalian juga akan segera menikah". Kata Galang
"Kalau itu sudah pasti. gue akan menikahi dia Lang nanti jika dia sudah siap". Kata Ricky
"Sial sekali Lo Rick jika menikah dengan dia kan dia sangat bawel sekali orang nya". Goda Galang
"Mulut Lo itu ya minta di jahit atau gue lepas saja sekalian biar tidak bisa bicara lagi". Kata Yuli
"Kalau Lo bisa silahkan saja melakukan nya gue tunggu saat Lo bisa melepaskan mulut gue ini dari tempat nya". Kata Galang
"Tunggu saja nanti gue akan melakukan nya dan akan membuat Lo menangis seperti waktu itu Lo menangis karena". Kata Yuli terputus
"Yul awas saja ya Lo buka kartu gue". Kata Galang memotong pembicaraan Yuli
"Lo pernah menangis Lang gila Ketua Geng menangis banci Lo Lang". Kata Ricky
Hal itu membuat mereka berdua tertawa dan Galang kesal di buat nya bisa-bisa nya Yuli mau membocorkan rahasia dia di depan Ricky. tidak terasa obrolan yang mereka lakukan juga agak lama dan makanan yang di pesan Ricky juga sudah datang sejak tadi. Karena mereka sibuk mengobrol jadi lupa jika ada makanan di atas meja
"Sudah dulu Lang kita mau makan apa Lo mau melihat kita makan?". Tanya Yuli
"Males banget gue ngelihat kalian mesra-mesraan". Kata Galang lalu menutup panggilan telfon nya
"Kamu pesan nya banyak sekali kalau gak Habsi kan sayang sekali makanan nya". Kata Yuli
"Kalau tidak habis kasihkan saja kepada para karyawan di sini agar mereka bisa menikmati nya". Kata Ricky
Yuli menyetujui hal tersebut mereka berdua segera makan. Tampak dua orang dengan gaya baju yang santai namun serba hitam kini tengah mengawasi Yuli dan Ricky bahkan sebenar nya mereka berdua sudah mengawasi nya sejak awal keberangkatan mereka tadi dan Ricky memang menyadari itu tapi dia membiarkan itu terjadi.
__ADS_1