
Sam hanya diam saja mengingat apa yang dulu dia lakukan bersama dengan Erick dan kini dia akan melawan nya
"Kalau Lo tidak ingin melawan nya, biarkan Nicholas saja yang mengurus nya". Kata Ricky
"Tidak bos. saya akan melakukan apa yang anda perintah kan dan tentang nona Haruka ternyata tuan Kenzo menjaga nya sekarang namun saya akan menghancurkan nya dari papa nya. Bisnis papa nya akan saya buat mengalami kebangkrutan secara perlahan agar tuan Kenzo tidak menyadari nya". Kata Sam
"Lakukan lah dan yang terpenting gue ingin sekali merobek mulut dia yang selalu saja menghina kekasih gue". Kata Ricky
"Anda akan bisa melakukan nya nanti bos". Kata Sam
"Jangan terlalu sadis Rick mending Lo berikan dia kepada Ken untuk di jadikan mainan nya di atas ranjang". kata Ipank
"Jijik sekali gue main dengan wanita seperti itu". Kata Ken
"Jadi yang Lo mau seperti apa, apa seperti Kinar?". Tanya Rere membuat nya di tatap oleh Arok
"Awas saja jika Lo Berani menyentuh adik gue". Kata Arok
"Mana mungkin juga gue melakukan nya Rok lagian gue juga sudah mendapatkan pengganti Kinar". Kata Ken
"play boy seperti Lo pasti sangat mudah mencari mangsa Ken". Kata Ipank
"Bukan gue saja, kalian semua juga seperti itu kan". Kata Ken tidak mau jika hanya dia saja yang nama nya jelek.
Yuli pun kini sudah selesai memasak dan dia juga sudah menyiapkan semua nya di meja makan sedang kan Rachel kini memanggil mereka semua agar segera makan
"Wah kelihatan nya masakan nya lezat sekali". Kata Ken
"Masakan bunda memang sangat lezat kak Ken". Kata Kinara
"Ya sudah kalian makan sekarang mumpung masyarakat h hangat". Kata Ayu
mereka pun makan bersama di meja makan bahkan terlihat sekali mereka sangat senang dengan masakan Ayu yang memang sangat lezat ini
"Oh ya setelah ini apa bisa kita belanja sebentar?". Tanya Yuli
"Wah Yuli sekarang sudah mulai suka belanja ya". Kata Kikan menggoda
"tidak masalah kali Kikan , kan kekasih nya sultan jadi bebas mau beli apa saja". Kata Kinara
"Kalian ini, bukan begitu maksud ku. Ada barang yang lupa aku beli jadi aku ingin membeli nya sebelum berangkat ke Italia besok". Kata Yuli
"Kita akan pergi belanja setelah ini dan bunda bisa ikut juga". Kata Ricky
"Tidak. bunda mau istirahat saja di sini". Kata Ayu
"Kalau begitu Sam juga akan tinggal di sini menemani bunda". Kata Ricky
Mereka kembali melanjutkan makan nya dan terlihat juga Yuli menyuapi kekasih nya yang terlihat seperti anak kecil ini bahkan Ricky tidak sungkan kepada yang lain nya melakukan hal itu. Sungguh apa pantas seorang Leader yang terkenal garang melakukan hal tersebut.
Selesai makan Ricky tidak membiarkan siapapun membereskan nya dia akan menyuruh asisten rumah tangga untuk melakukan nya dan Ayu pun kini di suruh untuk beristirahat Saja.
"Oh ya Leon, apa Lo sudah membawa semua keperluan Lo untuk Besok?". tanya Hiro
"Sudah. Gue sudah membawa semua nya". Jawab Leon
Yuli menatap mereka berdua dengan Heran nya
"Apa dia juga ikut ke Italia Besok?". Tanya Yuli
"Leon ada pekerjaan di saja dan kebetulan juga kita memiliki jadwal yang sama jadi gak apa-apa kan dia berangkat bersama kita kakak ipar". Kata Hiro
"Tidak masalah tapi gue tidak yakin jika dia ada pekerjaan sendiri pasti ini ada hubungan dengan Ricky". Kata Yuli
"Tidak sama sekali. " Kata Leon
"Sudah, kalau memang Yuli tidak mau jika Leon berangkat bersama mending liat batalkan tiket Lo Leon dan undur saja pekerjaan Lo". Kata Rere
Tentu saja Yuli merasa tidak enak jika Leon memang benar memiliki pekerjaan di sana dan membatalkan nya hanya karena dia.
"Jangan, gue tidak keberatan sama sekali jadi kita bisa berangkat bersama". Kata Yuli
__ADS_1
Memang sangat mudah sekali jika melakukan hal tersebut kepada Yuli tapi itu juga kadang-kadang dan biasa nya Yuli juga bisa menebak kalau memang Ricky yang menyuruh nya.
"Kita pergi belanja sekarang". Kata Ricky
"Hiro dan Leon di rumah saja kak". Kata Hiro
"Gue juga tidak ikut, ada beberapa hal yang harus gue siap kan". Kata Caesar
"Ya sudah kalau begitu kita pergi saja Ke mall terdekat saja ya". Kata Yuli
mereka kini berangkat untuk menuju mall membeli barang yang belum di beli oleh Yuli dan barang tersebut memang akan dia berikan kepada Irene mama nya nanti sebab ini juga mungkin pertama kali nya dia bisa membeli kan mama kandung nya hadiah jadi dia juga ingin yang sangat spesial sekali bahkan Yuli juga sudah memesan nya jauh hari dan sekarang dia tinggal mengambil nya saja.
Sepanjang di perjalanan pun Yuli tidak henti nya bercerita kepada Ricky tentang bagaimana dia dulu di Indonesia bahkan dia juga menceritakan tentang sahabat nya intan yang sangat mengerti sekali diri nya
"Jadi sahabat terbaik kamu adalah intan". Kata Ricky menyimpulkan setiap cerita yang di sampaikan kepada nya tadi
"Semua adalah sahabat terbaik bagi ku tapi aku paling dekat ya dengan intan sebab dia juga sangat mengerti aku sekali karena kita memang berusaha sejak lama sekali bahkan lebih lama dari mereka bertiga". Kata Yuli
Ricky bisa menyimpulkan jika memang intan adalah sahabat terbaik kekasih nya meskipun Yuli mengelak akan hal tersebut tapi Ricky tetap bisa merasakan nya jika itu benar dan dari cerita kekasih nya saja dapat di simpulkan seperti itu
Mobil Ricky dan yang lain nya sudah sampai di mall dan Ricky juga sudah memarkir mobil nya. kini mereka semua berkumpul sebentar sebelum masuk ke dalam mall
"Kita langsung saja ke toko perhiasan". Kata Yuli menyebutkan nama toko perhiasan yang ada di mall tersebut dan dia segera mengajak mereka untuk pergi ke sana sebab Yuli Tidak ingin membuang waktu nya terlalu lama berada di mall tersebut
"Tumben banget beli perhiasan". Kata Rachel
"Aku beli bukan untuk ku tapi untuk mama dan bunda". Kata Yuli yang sudah sampai di toko perhiasan dan langsung menuju karyawan di sana untuk mengambil pesanan nya
Karyawan di sana pun terkejut ketika melihat Yuli datang bersama dengan Ricky sebab pemilik Toko tersebut adalah sang leader.
"Ini nona Pesanan anda waktu itu dan silahkan di bayar di kasir". Kata karyawan di sana
Yuli pun segera menuju kasir dan langsung mengeluarkan kartu nya untuk membayar namun ketika dia ingin membayar malah di buat bingung oleh sang kasir
"Maaf nona pesanan anda sudah di bayar dan anda boleh segera membawa barang anda ini pulang". Kata petugas kasir
"Tapi saya belum membayar nya bahkan saya juga baru saja sampai di sini". kata Yuli
" Yul sudah di bayar kan, ayo pergi aku mau membeli pakaian sekarang". Kata Kikan
"Kau ya tidak akan pernah jauh dari kata shoping jika berada di mall". Kata Yuli yang masih kebingungan dengan pembayaran nya
"Sudah bawa saja lagi pula toko ini adalah milik Ricky jadi Lo gak akan mengeluarkan sepeser pun untuk membeli apapun di sini". Kata Ipank
Yuli langsung menatap kekasih nya itu dan dia juga memicingkan sebelah mata nya
"Jadi ini punya kamu oh pantas saja aku tidak boleh membayar nya tapi apa kamu tidak akan rugi jika aku setiap hari mengambil perhiasan di sini?". Tanya Yuli
"Ambil sepuas kamu dan aku tidak akan bangkrut akan hal itu". Kata Ricky
Yuli pun mengambil pesanan nya saja lalu dia pergi meninggalkan toko tersebut tidak lupa juga dia berterima kasih kepada karyawan di sana yang sudah menyelesaikan Pesanan nya dengan sangat memuaskan
"Jadi beli baju nya?". Tanya Yuli
"Ya jadi lah Yul mumpung masih di sini". Kata Kikan
mereka berjalan menuju toko pakaian dan dengan antusias juga Kikan pun berjalan lebih cepat dari pada yang lain nya. Sampai di toko pakaian Kikan sangat sibuk memilih baju yang akan di beli begitu juga dengan Rachel dan Kinar namun Yuli tampak hanya duduk bersantai saja tidak berniat untuk membeli satu pun baju.
"Kamu tidak makan beli?". Tanya Ricky
"Tidak, baju ku saja sudah sangat banyak sekali di lemari jadi sayang jika beli lagi, takut gak k pakai nanti". Kata Yuli
Dan kini lagi dan lagi hanya mereka bertiga yang membeli baju sedang kan Yuli hanya duduk dan melihat saja.
Setelah selesai pun mereka bergegas untuk pergi dari sana dan segera pulang
"Wah dunia sangat sempit sekali ya hingga kita bisa bertemu lagi di sini". Kata Kenzo
Kenzo tidak sengaja bertemu dengan Yuli sebab dia juga ada meeting di restoran mall ini dan tadi dia melihat Yuli membuat dia bertekad untuk mendatangi nya
"Kita sudah tidak ada urusan ya". Kata Yuli
__ADS_1
"Siapa bilang kita tidak ada urusan. ada hal yang harus kita bicarakan berdua". Kata Kenzo
"Apa Telinga Lo sudah tidak bisa di gunakan hingga Lo masih saja ingin berbicara dengan gue". Kata Yuli
Dia memang sangat tidak menyukai Kenzo bukan karena perselingkuhan nya namun karena dia menghargai Ricky dan Kenzo juga sudah memiliki kekasih jadi dia tidak mau terlalu dekat dengan nya lagi agar tidak terjadi salah paham antara mereka.
"Bukan kah meskipun kita sudah tidak ada hubungan tetapi masih bisa menjadi teman". Kata Kenzo
"Dan hal itu hanya ada di mimpi Lo saja". Kata Yuli lalu menggandeng Ricky untuk pergi dari mall tersebut
"Bagaimana kabar mu Ricky Airlangga Hartama?". Tanya Kenzo dengan seringai nya
"Seperti yang Lo lihat sekarang, gue sangat baik sekali apalagi memiliki kekasih yang cantik seperti dia". Kata Ricky lalu merangkul pundak kekasih nya
"Oh sungguh aku juga bisa melihat jika kau Sekarang terlihat sangat bahagia sekali". Kata Kenzo
"Oh ya, bagaimana kalau kita mengobrol sebentar sambil minum-minum". Kata Kenzo menawarkan
"Ayo kalau begitu kita minum sebentar". Kata Ricky menerima ajakan Kenzo namun berbeda dengan Ricky, Yuli tampak tidak nyaman sekali ketika Ricky mengiyakan ajakan mantan kekasih nya itu apalagi tatapan Kenzo kepada nya membuat Yuli semakin kesal saja
"Tuan kita bisa menggunakan ruangan private room di sini". Kata Erick
"Tidak perlu Erick sebab kita hanya minum sebentar saja". Kata Kenzo
mereka pun duduk di tempat biasa saja dan berbaur bersama dengan pengunjung yang lain nya juga di sana
"Mau pesan makanan?". Tanya Ricky
"Aku masih kenyang kan tadi sebelum kemari makan dulu kan di rumah". Kata Yuli
"Kalau begitu pesan minum saja dan beberapa Camilan". Kata Ricky
mereka semua memesan makanan masing-masing dan terlihat dengan jelas lagi-lagi Kenzo menatap Yuli dengan menyeringai juga
"Mau gue colok mata Lo itu hah. " Kata Yuli
"Kenapa kamu menjadi suka sekali berkata pedas seperti ini". Kata Kenzo
"Mulut gue ya terserah gue lah dan ingat jika Lo menatap gue lagi awas saja". Kata Yuli
Ricky sedari tadi hanya diam saja meski pun dia tahu jika Kenzo memang sedari tadi memperhatikan kekasih nya. entah apa yang kini Ricky pikirkan yang jelas dia pasti merencanakan sesuatu di balik kediaman nya
"Apa kalian menjalin hubungan sudah lama ?". Tanya Kenzo
"Itu bukan urusan Lo ". Kata Yuli
"Aku hanya bertanya jika tidak mau menjawab ya sudah". kata Kenzo
"Kita menjalin hubungan belum genap satu tahun". Jawab Ricky
"Oh jadi kalian bisa di bilang masih baru ya". Kata Kenzo
"Entah apa yang membuat Lo ingin duduk mengobrol dengan kita yang jelas gue tegas kan gue tidak akan mau kembali kepada Lo apapun yang terjadi". Kata Yuli
"Apa kamu terlalu percaya diri hingga menganggap aku ingin mengajak kamu balikan". Kata Kenzo dengan tenang nya
"gue tidak menganggap seperti itu hanya saja gue mau menegaskan nya kepada Lo". Kata Yuli
"Sebaik nya kita makan saja dulu dan lanjut mengobrol nya nanti saja". Kata Kenzo setelah makan yang mereka pesan sudah datang
Mereka tampak makan dan minum bersama dan terlihat juga Yuli kini lebih santai dari sebelum nya bahkan bisa di bilang kini dia terlihat biasa saja
"Bagaimana kabar bisnis yang Lo jalani apa berjalan dengan baik?". Tanya Ipank
"Ya, sejauh ini masih berjalan dengan baik. apa kau tertarik ingin bekerja sama dengan ku?". Tanya Kenzo menwarkan kerja sama kepada Ipank
"Gue akan memikirkan nya. lalu untuk Geng Revolution Lo itu gue dengar baru saja mengalami penyerangan dan banyak yang terluka". Kata Ipank
"Ya itu karena aku kurang beruntung dan salah mengambil strategi". Kata Kenzo
Tentu saja mereka tahu jika memang Kenzo sengaja mengalah agar dia bisa menutupi identitas asli nya di depan Geng yang lain nya dan tadi Ipank hanya lah basa basi saja menanyakan hal tersebut.
__ADS_1
"Bagaimana kalau kita bekerja sama Ricky?". Tanya Kenzo