
Ricky senang jika Yuli tertawa seperti itu apalagi setelah perdebatan nya dengan Ipank tadi tapi Ricky belum bisa meredam amarah nya sebelum dia melampiaskan nya
"Apa tugas gue sudah selesai ?". Tanya Caesar
"Belum karena nanti juga gue harus mengantar Rani kembali ke Belanda". Kata Ricky
"Kenapa tidak Lo ajak juga kakak gue ini". Kata Caesar
"Belum waktu nya dia bertemu dengan keluarga gue". Kata Ricky
"Lalu kapan aku bisa bertemu dengan mereka semua?". Tanya Yuli
"Nanti ketika kita akan menikah". Jawab Ricky
"Yakin sekali ya dari dulu kalau kamu bakalan nikah sama aku". Kata Yuli
"Harus yakin karena dari keyakinan itu juga yang akhir nya bisa membawa kita ke pelaminan nanti nya". Kata Ricky
"Mungkin saja keluarga kamu tidak menyetujui hubungan kita". Kata Yuli
"Setuju atau tidak nya mereka aku tidak akan perduli". Kata Ricky
"Kamu tidak boleh begitu biar bagaimanapun mereka adalah keluarga kami dan jika kita menikah maka akan jadi keluarga aku juga". Kata Yuli
"Iya aku janji akan mempertemukan kami dengan keluarga aku nanti". Kata Ricky
"Awas saja kalau bohong. Rani lapor saja pada gue jika dia melakukan hal yang kasar". Kata Yuli
"Siap kakak". Kata Rani
mereka semua sudah sampai di rumah Yuli termasuk Arok dan yang lain nya juga
"Nar ayo masuk kita makan strawberry nya bersama". Kata Yuli
"Kita bersantai saja di gazebo Yul". Kata Kinara
mereka bertiga pun berjalan ke gazebo dan Ricky pun mengikuti nya
"ngapain ikut juga mending kalian para kaum lelaki cari tempat sendiri saja". Kata Yuli
"Jadi gak boleh kita gabung kakak ipar?". Tanya Hiro
"Tidak karena kami ingin mengobrol serius dan hanya wanita saja yang boleh mendengar nya". Kata Yuli
"Kita pergi ke sana saja". Kata Ricky
Mereka pun memilih duduk di dekat garasi mobil sebab Ricky tidak akan membiarkan Yuli di luar tanpa pengawasan dari nya
"Rick seperti nya orang itu mengintai rumah ini karena dari awal gue datang tadi dia juga berkeliaran di sini dan sekarang pun tetap sama". Kata Arok yang menyadari gerak gerik yang mencurigakan dari orang yang ada di dekat rumah Yuli
"Gue tahu hal tersebut dan gue sengaja membiarkan nya karena Sam juga belum tahu siapa yang menyuruh nya mengintai rumah ini". Kata Ricky
"Gue juga sudah mencari tahu tapi belum juga menemukan informasi nya". Kata Caesar
"Apa Hiro saja kak yang mencari tahu". Kata Hiro
"Boleh juga jika Lo ingin mencoba melakukan nya". Kata Ricky
"Hiro akan meminta bantuan Leon untuk melakukan nya". Kata Hiro
"Leon dia sangat cerdas sekali sama seperti Lo Rick". Kata Arok
Ricky hanya menyeringai mendengar hal tersebut
"Tapi gue masih mengakui Ricky yang paling atas di antara yang lain nya". Kata Caesar
"Peringkat itu tidak penting yang penting adalah kenyataan yang ada". Kata Ricky
"Soal Albert apa Lo akan menyuruh Sam untuk melakukan nya?". Tanya Arok
"iya gue sudah menyuruh Sam untuk menghabisi Albert dan dia akan bergerak malam ini". Kata Ricky
"Apa urusan Sam di Spanyol sudah selesai?". Tanya Arok
"Sudah selesai dia begitu cepat menyelesaikan nya hanya butuh tiga jam saja dia menyelesaikan hal tersebut". Kata Ricky
"Jadi Sam membantai Beberapa mafia hanya dalam waktu tiga jam hebat sekali dia". Kata Hiro
"Jika Sam saja hebat apalagi bos nya". Kata Caesar
"Jangan terlalu memuji gue karena gue gak suka dengan pujian". Kata Ricky
"Gue tidak memuji Lo tapi gue hanya mengatakan hal yang benar saja". Kata Caesar
"Kenapa muka Lo masih seperti itu Rick apa Lo masih marah dengan Ipank?". Tanya Arok
"Gue tidak akan pernah melupakan hal itu dan Ipank lihat saja nanti jika dia sudah bertemu dengan gue". Kata Ricky yang kembali sangat emosi
"Kenapa Lo semarah itu padahal Yuli saja sudah ceria". Kata Caesar
"Gue tidak akan membiarkan dia bersedih dan dia juga pasti tahu kalau ekspresi sedih nya akan menyulut Amara gue". Kata Ricky
"Lalu bagaimana Rick dengan acara besok apa Lo yakin ingin berlibur ke Indonesia?". Tanya Arok
"Tidak ada salah nya kan Kalau kita pergi ke sana lagi pula sudah lama juga kita tidak kesana". Kata Ricky
"Apa Lo tidak masalah?". Tanya Arok lagi
"Tidak sudah lah Rok lagi pula gue juga sudah tidak perduli dengan nya jadi gak masalah jika kita berlibur ke Indonesia". Kata Ricky
"Apa harus Hiro siapkan semua nya kak?". Tanya Hiro
"Tidak perlu gue sudah menyuruh Dira menyiapkan semua nya jadi besok kita tinggal jalan Saja". Kata Ricky
__ADS_1
"Apa tidak bisa gue tidak ikut Rick banyak hal yang harus gue selesai kan juga". Kata Caesar
"Lo dengar sendiri kan apa yang dia bilang tadi bahwa kita semua harus ikut". Kata Ricky
"Apa tidak bisa Lo nego sedikit saja". Kata Caesar
"Apa Lo bisa melakukan nya? jika bisa mobil gue semua buat Lo". Kata Ricky
"Mustahil sekali gue memang jika harus bernegosiasi dengan kepala batu itu". Kata Caesar
"Lo sudah tahu kan kalau dia memang pandai sekali memutar omongan bahkan juga bisa membuat kita sangat jengkel". Kata Ricky
"Selama gue bareng dia juga diomelin tiap hari". Kata Caesar
"Mungkin dia seperti mama nya yang suka mengomel". Kata Hiro
"Tidak mama tidak pernah mengomel sama sekali". Kata Caesar
"Memang mama siapa yang Lo maksud? gue di sini membahas mama kakak ipar gue bukan mama elo". Kata Hiro
Sementara para cewek yang ada di gazebo sedang sibuk mengobrol dan juga memakan buah strawberry yang tadi di petik
"Kak Yuli hebat sekali loh bisa membuat kak Ricky mau ke kebun strawberry apalagi menemani memetik dan juga mau memakan nya". Kata Rani
"Itu mah biasa kali Ran. Apa Lo tidak pernah melakukan hal tersebut dengan Ricky?". Tanya Rani
"Tidak pernah kak bahkan setelah kejadian itu juga Rani menjadi jauh dari kak Ricky". Kata Rani
Yuli tahu kejadian apa yang Rani maksud dan dia kini ingin membuat Rani dan Ricky dekat kembali agar tidak ada lagi salah paham di antara mereka
"Tenang saja Ran gue janji bakalan buat Ricky kembali seperti dulu lagi dan mengukir momen indah bersama Lo ". Kata Yuli
"Terima kasih kak. Memang benar apa yang kak Ricky bilang jika kakak memang orang yang asik dan juga baik". Kata Rani
"Bisa banget dia Berkata seperti itu". Kata Yuli
"Rani kamu kalau ada apa-apa bisa cerita kepada kita dan anggap saja kita sahabat kamu". Kata Kinara
"Iya kak Rani akan cerita jika mempunyai masalah". Kata Rani
"Bagaimana kalau kita foto bersama". Kata Yuli
mereka berdua menyetujui nya dan Yuli pun mengambil gambar mereka beberapa kali
"Lihat lah bagus kan hasil nya". Kata Yuli
"Bagus sekali jangan lupa di kirim ya". Kata Kinara
Yuli pun mengirim gambar kepada Kinara dan juga Rani. Dia sudah bertukar nomor dengan Rani tadi.
"Oh ya aku mau tanya kenapa kamu ingin sekali bertemu dengan Stella?". Kata Kinara
"Aku hanya penasaran saja dengan dia". Jawab Yuli
"Iya kak Rani juga heran kenapa kak Yuli ingin sekali bertemu kak Stella padahal bisa saja kan itu membuat hubungan kakak renggang nanti nya". kata Rani
"Jika Ricky memang mencintai aku dengan tulus pasti dia tidak akan pernah berpaling meskipun dia bertemu dengan cinta lama nya". Kata Yuli dengan yakin nya
"Tapi apa kamu gak cemburu jika nanti kak Ricky bertemu dengan Stella?". Tanya Kinara
"Ya kalau dia melakukan hal yang gak wajar seperti bermesraan ya pasti gue cemburu lah karena gue kan pacar nya yang sah sekarang". Kata Yuli
"Berarti kalau begitu tidak usah bertemu saja agar tidak terjadi salah paham di antara kalian dan hubungan kalian tetap aman". Kata Kinara
"Tapi gue tetep ingin bertemu dengan nya Nar". Kata Yuli
"Kak aku kasih tahu ya sebenar nya kak Ricky itu sangat setia sekali kepada kekasih nya jadi buang saja pikiran bahwa kak Ricky masih menyimpan rasa untuk kak Stella". Kata Rani
"tidak ada pemikiran gue yang seperti itu. kalian kenapa sih kok tidak ingin sekali gue bertemu dengan Stella apa mungkin ada yang kalian semua tutupi". Kata Yuli
"Tidak ada yang perlu di tutupi juga dari kamu dan tenang saja aku akan mempertemukan kamu dengan Stella nanti". Kata Ricky
"Kenapa kesini sih aturan nya kan kalian di sana saja". Kata Yuli
"Aku mau membahas tentang liburan kita". Kata Ricky
"Rencana nya Lo mau pergi kemana saja?". Tanya Arok
Yuli pun menyebut kan tempat yang ingin dia datangi nanti dan mereka semua menyimak nya dengan tenang sekali
"Jadi berapa lama kita di sana?". Tanya Caesar
"Dua Minggu". Jawab Yuli
"Kakak ipar yakin jika kita akan berlibur dua Minggu lama sekali". Kata Hiro
"Itu juga sebentar Hiro kan perjalanan dari satu tempat ke tempat yang lain nya juga memakan waktu". Kata Yuli
"Kita juga banyak pekerjaan yang penting kali". Kata Hiro
"Pending saja semua dan gue gak mau tahu juga lagi pula kapan lagi kita bisa berlibur bersama dengan Rani". Kata Yuli
"Kamu tenang saja kita akan berlibur bersama besok dan semua nya juga sudah siap. kita tinggal berangkat saja". Kata Ricky
"Kekasih aku ini memang tidak ada dua nya hebat sekali". Kata Yuli
"Sekarang kita masuk ke dalam dan waktu kalian istirahat juga karena hari sudah mulai siang". Kata Ricky
"Kinara kamu Istirahat di sini saja ya kakak ada urusan bersama Ricky. Hiro Lo jaga dia di sini". Kata Arok
"Baik lah kak hati-hati ya". Kata Kinara
"Aku pergi dulu dan kamu istirahat saja sekarang ingat istirahat bukan mengobrol di kamar". Kata Ricky
__ADS_1
Ricky dan Arok pun pergi meninggalkan rumah Yuli menggunakan mobil Arok sementara mereka semua pun kini pergi masuk ke dalam dan juga langsung beristirahat
*******
Di Australia Rere merasa kesal sekali dengan Ipank karena dia tidak bisa menahan emosi nya tadi ketika berbicara dengan Yuli
"Pank seharus nya Lo bisa tahan sedikit emosi Lo". Kata Rere
"Semua sudah terlanjur Re" Kata Ipank dengan datar nya
"Lo tahu kan bagaimana cinta nya Ricky kepada dia dan gue yakin Ricky masih marah sama Lo ". Kata Rere
"Gue juga tahu hal itu karena tatapan mata dia tadi sudah menunjukkan nya". Kata Ipank
"Ya dan gue sarankan kepada Lo untuk tidak menemui di beberapa Minggu atau bulan agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan". Kata Rere
"Sejauh apapun gue menghindari nya Ricky pasti akan menemui gue dan melakukan sesuatu karena gue membuat kekasih nya bersedih". Kata Ipank
Ipank tahu jika dia salah tadi tapi dia hanya tidak ingin saja jika Yuli terluka kalau tahu mungkin Ricky masih menyukai Stella walaupun rasa itu tidak besar seperti rasa yang dia punya untuk Yuli
"Tapi gue juga heran kenapa Yuli ingin sekali bertemu dengan Stella apa dia mempunyai maksud tertentu". Kata Rere
"Mungkin dia ingin memastikan apa Ricky masih mencintai Stella atau tidak". Kata Ipank
"Jadi dia masih ragu padahal banyak sekali bukti bahwa Ricky benar-benar mencintai nya. dia terlalu bodoh hingga tidak menyadari hal itu". Kata Rere
"Jika Ricky mendengar ucapan Lo barusan sobek itu mulut". Kata Ipank
membuat Rere dan dia pun tertawa ketika mengingat Tingkah Ricky yang di luar kebiasaan ketika menghadapi sang kekasih
*******
Malam pun tiba-tiba kini mereka semua sudah siap untuk makan malam di rumah Yuli. Ayu memasak banyak sekali makanan karena banyak juga yang ikut makan di sana
"Apa urusan kalian tadi sudah selesai?". Tanya Yuli
Seperti biasa dia akan mengajak ngobrol orang ketika dalam meja makan
"Kalau belum selesai mana mungkin kita berada di sini". Jawab Arok
"Manusia es nyolot banget jadi orang". Kata Yuli
"Selama Caesar di sini tidak pernah sama sekali melihat ayah Yuli makan malam bersama dan juga kakak nya pun demikian. apa mereka berdua sesibuk itu?". Tanya Caesar
"Tidak dulu kita sering makan bersama tapi semenjak tinggal di sini kita jarang melakukan nya". Kata Ayu
"Sudah lah Bun mungkin saja mereka sibuk. Oh ya Bun besok Yuli akan pergi berlibur ke Indonesia apa bunda mau ikut?". Tanya Yuli
"Kami mau liburan ? bersama mereka?". Tanya Ayu
"Iya bersama mereka semua". Jawab Yuli
"Bunda di rumah saja dan kamu berangkat saja". Kata Ayu
"Bunda yakin gak mau ikut?". Tanya Yuli
"Yakin sekali". Jawab Ayu
"Ya sudah kalau begitu bunda nanti di rumah jaga diri dengan baik ya kalau ada apa-apa minta bantuan saja sama tetangga kita". Kata Yuli
"Bukan tetangga tapi anak buah kak Ricky". kata Hiro
"Iya bunda mengerti jika ada hal yang buruk bunda juga akan meminta bantuan mereka. Oh ya ngomong-ngomong kemana teman kamu Caesar kok bunda tidak melihat nya?". Tanya Ayu
"Dia ada urusan untuk beberapa hari bunda jadi dia tidak bisa berada di sini". Kata Caesar
"Ya sudah kalau begitu kita lanjutkan makan nya". Kata Ayu
Mereka semua pun melanjutkan makan nya kembali. Setelah selesai makan dan juga membereskan semua nya mereka langsung pergi beristirahat agar mereka bisa fit karena menempuh perjalanan jauh besok
"Kinara kamu menginap di sini saja dan kakak akan mengambil semua perlengkapan yang kamu butuhkan". Kata Arok
Kinara pun menuruti perkataan kakak nya dan mereka semua pun kini beristirahat
Tidak terasa juga hari sudah mulai pagi dan mereka semua pun kini sudah sangat rapi sekali
"Kalian semua rapi sekali dan apa ini kenapa ada koper di sini?". Tanya Luna
"Mereka semua akan berlibur ke Indonesia untuk beberapa waktu ayah". Kata Ayu
"Ke Indonesia apa aku boleh ikut juga bersama kalian?". Tanya Luna
"Boleh saja jika Lo mau ikut taoi apa kuliah pekerjaan Lo bisa di tinggal kan Lo baru juga bekerja". Kata Yuli
"Bisa itu semua bisa di atur". Kata Luna
"Kamu yakin sayang mau ikut dan cuti bekerja apa boleh kamu meminta izin?". Tanya Ayu
"Pasti boleh Bun tenang saja". Kata Luna
"Kamu tidak perlu ikut Luna karena kamu juga akan menghadapi ulangan kan apa mau kamu mengulang semester ini lagi". Kata Richard
Luna baru menyadari gak tersebut dan dia tidak mau juga jika harus mengulang
"Lain kali mungkin kamu bisa ikut sayang". Kata Ayu
"Ayah bunda Yuli dan yang lain nya pamit dulu ya". Kata Yuli
"Hati-hati ya dan Ricky tolong jaga dia baik-baik di sana". Kata Ayu
"Baik bunda Ricky akan menjaga dia dengan baik". Kata Ricky
mereka pun berpamitan dan segera menuju pesawat pribadi milik Ricky yang akan mereka gunakan untuk terbang ke Indonesia
__ADS_1