
Didalam kamar tempatnya beristirahat Arok dia masih belum tidur namun masih sibuk menghubungi adik kesayangannya. sebenarnya dulu dia tidak mengizinkan Kinara untuk tinggal jauh dari nya karena dia adalah seorang perempuan dan Arok tidak ingin terjadi sesuatu kepadanya namun Kinara tetap ingin pergi ke sana bahkan mengancam Arok jika tidak mengizinkan dia maka dia akan membencinya seumur hidup. "Hay adik cantik kesayangannya kakak apa sudah tidur". pesan Arok pada Kinara
"tumben kakak ku yang sombong ini chat apa ada masalah". balas Kinara
"kenapa kamu belum tidur sayang". tanya Arok
"lagi mengerjakan tugas banyak banget. sampai pegel aku ". keluh Kinara
"mangka nya kalau sekolah jangan jauh-jauh biar kakak bantu mengerjakan". balas Arok
"mau bahas itu lagi. ya udah aku marah ni sekarang". kata Kinara
"kamu selalu berani ngancem kakak ya". kata Arok
"gak usah bahas itu lagian sebentar lagi aku juga akan pulang dan melanjutkan di sana puaskan ". kata Kinara
"kalau kamu masih betah berada di sana gak usah kembali dulu. yang penting kamu bisa jaga diri dengan baik. kamu tahukan kakak seperti apa orang nya". kata Arok mengingat kan sang adik
"iya bawel lagian kakak juga pasti sudah nyuruh orang untuk mengawasi ku kangimana hubungan kakak dengan Rachel?". kata Kinara
"sejauh ini masih cukup baik dan yang tidak baik sekarang Ricky." kata Arok
"aku juga denger kemarin kakak dihajar dia di bandara memang aku dari dulu sudah gak suka sama Stella dan raya kedua mantan Ricky itu". kata Kinara
"kalau kamu punya teman cewek coba kenalkan pada Ricky mungkin itu bisa membuat dia sedikit melupakan hal buruk dalam percintaan nya". kata Arok
"kalau teman banyak kak tapi aku rasa mereka gak cocok sama kak Ricky dan pasti mereka juga takut sama dia tapi ada satu sahabat baik aku dia beda banget dari kebanyakan orang tapi kayak nya dia juga pasti gak suka sama kak Ricky. kenapa gak kakak aja yang coba Carikan dia pasangan?". tanya Kinara
"kamu kan tahu gimana Ricky yang gak suka diatur dan di usik kehidupan pribadi nya. tapi kalau sama kamu dia selalu nurut-nurut aja dan gak pernah marah sama kamu". kata Arok
"iya juga sih dan kalau bukan karena kak Ricky mungkin aku gak bakalan bisa pergi sekolah disini." kata Kinara
"ya sudah jangan begadang terlalu sering nanti sakit kamu gak ada yang ngurus di sana". kata Arok menyudahi pembicaraan nya
setelah berkirim kabar dengan adik nya Arok langsung istirahat agar besok bisa kembali fresh lagi karena Ricky memberikan pesan digrup mereka bahwa mereka akan berangkat ke kampus besok.
*******
di rumah Rere dia melihat sang sepupu masih belum tidur berada di ruangan untuk bersantai. "kenapa belum tidur jam segini?". tanya Rere
"masih belum bisa tidur kak". jawab Kikan
"apa yang membuat elo gak bisa tidur Hem. apa ada yang mengganggu mu". tanya Rere
"gak ada kok. aku hanya rindu papi dan mami saja". kata Kikan
"Kikan bukan nya gue melarang elo untuk mendekati Ipank tapi gue tahu siapa orang yang dia sukai dan kita semua juga tahu Ipank sulit untuk berpaling dia akan setia meskipun cinta nya tak terbalas kan". ucap Rere
"mungkin kalau dengan Yuli dia bisa melupakan kak Stella". celetuk Kikan
"hahaha elo benar kan. teman elo yang satu itu terlihat berbeda". ucap Rere
"wah jangan-jangan kak Rere suka lagi sama Yuli". goda Kikan
"bukan suka tapi kayak nya gue tertarik sama dia". jawab Rere
"apa beda nya coba suka sama tertarik?." tanya Kikan
"ya bedah lah kalau tertarik itu ingin mengenal nya lebih jauh dan kalau suka ya gitu. duh gue bingung kan jelasin nya". jawab Rere
"kak apa kak Arok dan Ipank juga tertarik sama Yuli soalnya aku perhatikan waktu makan tadi mereka berdua selalu melirik Yuli". tanya Kikan penasaran
"teman kamu itu kayak punya daya tarik sendiri yang kamu dan Rachel gak punya selain itu juga dia sangat berani". ucap Rere
"aku jadi penasaran kalau Yuli bertemu kak Ricky apa dia juga gak takut ya secara Aura kak Ricky sangat kuat banget seremnya" kata Kikan
"sudah gak usah dibahas lagi mending elo tidur besok biar gak kesiangan kalau sekolah". kata Rere berlalu pergi menuju kamar nya dan Kikan juga beranjak menuju kamar yang sudah di siapkan pembantu di rumah ini untuk nya.
******
__ADS_1
pagi hari yang cerah Yuli sudah sampai di halaman sekolah nya dan dia melihat Rachel yang baru saja turun dari mobil nya dan Yuli langsung melambaikan tangan nya pada temannya itu.
"gak di antar baby Arok ke sekolahnya?". goda Yuli
"kan memang gak pernah diantar dia kan aku selama ini". jawab Rachel
"ya kirain hari ini ada keajaiban dia mau nganterin kamu sekalian bertemu aku". canda Yuli
Rachel pun tersenyum mendengarnya "kamu kalau tertarik sama Arok nih aku kasih nomor telepon nya". kata Yuli
"jangan dikasih nomor telepon nya tapi kasih orang nya aja biar bisa aku bawa pulang dan dipamerkan di tetangga dekat rumah". canda Yuli lagi
" memang kamu pikir Arok barang apa dibawa pulang dan pamerin segala". kata Rachel
"cie belaian pacar nih". celetuk Yuli
"sudah deh yul seneng banget godain orang". kata Rachel
"lihat tuh si Kikan diantar siapa dia?". kata Yuli yang melihat Kikan keluar dari mobil dan berjalan menghampiri mereka berdua
"Hay guys nungguin aku ya". ucap Kikan
"diantar pacar ni ye". goda Yuli
"pacar apaan sih yul. tadi yang nganter kak Rere kata nya sekalian dia mau berangkat kuliah". jawab Kikan
"dia kuliah juga aku pikir sudah pintar bunuh orang jadi gak usah belajar lagi". kata Yuli sambil tertawa
"wah itu mulut memang benar-benar minta dijahit ya awas Lo nanti jatuh cinta sama kak Rere tahu rasa kamu". kata Kikan
" aku udah jatuh cinta kali kan". jawab Yuli sambil tersenyum
"wah serius ini aku comblang in kamu sama dia mau gak?". tanya Kikan dengan antusias nya
"aku jatuh cinta nya bukan sama si Rere tapi Sama Arok". kata Yuli sambil berlari menuju kelas meninggalkan temannya
"bener-bener tuh anak bicaranya dari kemarin gitu Mulu hel". kata Kikan
didalam kelas Yuli sudah duduk sambil bercanda dengan beberapa anak cowok di sana dan mereka berdua tidak heran dengan hal itu karena Yuli memang selalu bisa cepat akrab dengan banyak orang.
*****
"Rick kita berangkat kuliah sekarang. mereka berdua bilang kata nya langsung berangkat gak mampir lagi kesini". kata Arok
"kenapa gak bareng kita berangkat nya Rere dan ken." kata Ipank karena biasanya mereka berlima akan berangkat bersama meskipun menggunakan mobil masing-masing
"Rere harus antar Kikan sekolah dan Ken dia ada perlu sebentar jadi berangkat duluan". jelas Arok
"Rere nganter Kikan?". tanya Ricky
"iya mulai kemarin Kikan tinggal bareng Rere karena orang tuannya pergi keluar negeri ada urusan bisnis". jawab Ipank
Ricky hanya mengangguk paham dan dia segera berjalan menuju garasi mobil nya serta langsung berangkat menuju kampus dengan kecepatan tinggi.
mereka sampai di kampus bersamaan dan memarkirkan mobilnya sejajar ditempat parkir khusus hanya untuk mereka berlima. banyak mata menatap kagum kepada lima sosok lelaki yang baru keluar dari mobil nya itu. meskipun mereka terkenal dengan kesadisannya namun masih banyak yang kagum dan terpesona akan ketampanan mereka.
"cepat juga kalian datang nya" kata Rere
"apa ada masalah re dengan bisnis Bokap nya Kikan?" tanya Ricky
"gak ada. cuma memang waktu nya mereka melihat perkembangan perusahaan yang di sana saja Rick". jawab Rere
"berapa lama Kikan akan tinggal bareng elo?". tanya nya lagi
"ya sampai kedua orang tuanya pulang. gue juga kasihan kalau dia di rumah hanya dengan pembantu dan bodyguard saja". kata Rere
"oh ya Rick kemarin Kinara kirim salam ke elo dia bilang dipesannya kalau mau jodohin elo sama temannya yang ada di new York". kata Arok sambil melihat Ricky yang hanya tersenyum mendengar perkataan nya
"kapan dia akan kembali kesini rok?". tanya Ricky
__ADS_1
"mungkin beberapa Bulan lagi dia akan kembali dan melanjutkan sekolah nya disini". jawab Arok
mereka semua berjalan menuju ruang kelas nya dan segera mengikuti perkuliahan nya. ya mereka berlima terkenal dengan kegeniusan nya dan hal itu sudah terbukti dengan banyaknya penghargaan yang kampus dapat dari perlombaan yang mereka ikuti sebagai peserta kompetisi nya
"tumben kalian masuk kuliah apa kalian sudah salah minum obat kemarin?". tanya Bu Yora salah satu dosen di sana dan dia yang paling dekat dengan mereka berlima
"kami rindu ibu makannya hari ini masuk". goda Ken sambil mengedipkan sebelah matanya
"kalian rindu ibu atau rindu menjahili ibu?". tanya Bu Yora lagi
"jangan su'uzon kali Bu sama kita. mana berani juga kita menjahili ibu bisa-bisa kita dimakan sama pak Chan". canda Ken
pak Chandra atau lebih akrab dipanggil dengan nama pak Chan adalah suaminya Bu Yora dan om dari Ipank jadi tidak heran jika mereka memang akrab dengan Bu Yora dan segan dengan nya.
setelah selesai kuliah Ricky dan yang lainnya menuju atap kampus tempat mereka nongkrong Jika di kampus.
" Rick apa yang sudah elo persiapkan untuk nanti malam". tanya Ipank
"gak ada". jawab Ricky singkat
"mungkin bukan Ricky yang mempersiapkan semua agar terlihat bagus dan sesuai harapan tapi mereka yang ada di rumah utama keluarga Hartama yang mungkin sibuk menyiapkan sesuatu untuk menyambut kedatangan anggota keluarga kesayangan mereka". kata Arok
"elo memang hebat banget rok . tahu tentang segala". celetuk Ken
"apa kita harus bawa hadiah untuk kakak elo Rick si Edward?". tanya Ipank
"itu terserah kalian. tapi yang jelas pasti Ken akan membawakan hadiah spesial. iya kan Ken". tanya Ricky sambil menaikkan sebelah alisnya
"iya dan hadiah itu pasti untuk adik elo Rick si Rani". tambah Rere
"ada masalah kalau gue bawah sesuatu buat Rani?". tanya Ken dengan sinis nya
"wah sudah mulai berani elo sama Ricky Ken". kata Ipank
" elo Jangan jadi kompor deh manusia kardus". celetuk Ken dengan kesalnya
"kurang ajar elo berani panggil gue seperti itu". kata Ipank sambil menatap Ken tidak suka
"sudah kita kembali pulang sekarang dan nanti kita akan berangkat bersama kesannya". perintah Ricky
mobil mereka berjalan meninggalkan kampus dan menuju kediaman Ricky mereka akan bersiap-siap di rumah Ricky dan untuk pakaian sudah dibawah kan oleh tangan kanan mereka masing-masing
sesampainya dirumah mereka menuju ruftop tempat favorit semua anggota karena tempat tersebut dianggap nyaman dan bagus sekali pemandangan nya dan tatanan tempat nya juga keren sesuai dengan karakter mereka berlima
drrrt drrrt drrrt
bunyi handphone milik Arok dan tertulis nama adik kesayangannya di sana yang melakukan panggilan video call dengan nya dan Arok langsung mengangkat nya
"Hay kakak ku yang tampan lagi apa. sibuk gak. aku ganggu gak nih". tanya Kinara
"kalau tanya itu satu-satu dong dek". kata Arok dan Kinara hanya tersenyum
"Hay sayang kapan pulang?". tanya Ricky yang langsung merebut ponsel Arok ketika tahu kalau Kinara yang sedang telfon
"kakak kesayangan aku makin hari makin ganteng banget. Alhamdulillah aku baik disini dan kakak apa kabar". tanya Kinara
"kakak baik disini sayang cuman kakak rindu sama kamu". kata Ricky sambil tersenyum
"nanti juga ketemu. kak aku kenalin sama teman aku mau gak?". canda Kinara
"terserah kamu saja lah". jawab Ricky
" Rick udah kali gantian kita semua juga kangen kali sama Kinara bukan cuma elo doang". celoteh Rere
"sudah sayang aku dulu telfonnya nanti aku hubungan kamu". kata Ricky langsung mematikan telfonnya
"sudah kita siap-siap dan tiga puluh menit lagi kita berangkat". perintah Ricky
semua sudah siap dan segera berangkat menuju kediaman Hartama dengan kecepatan tinggi membela jalanan. sesampainya di sana Ricky dan yang lainnya langsung masuk dan benar saja mereka semua sudah mempersiapkan penyambutan dengan begitu baik
__ADS_1
"apa kabar uncle?". tanya Arok membuka pembicaraan ketika sudah masuk