Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Kalian Seperti Saudara


__ADS_3

Setelah melakukan panggilan telepon orang itu pun kini pergi dari tempat persembunyiannya dan segera meninggalkan rumah Yuli agar tidak ada yang mencurigai nya


sementara di rumah Yuli Caesar tampak berpikir sekali siapa yang sudah berani mengintai rumah ini


"Apa kita bicarakan saja hal ini kepada leader?". Tanya Shawn


"Jangan jika kita bicara hal ini maka dia akan menganggap remeh kita berdua. Selidiki saja dulu siapa yang datang tadi". Kata Caesar


"Apa lo gak bisa tanya kepada om Rio siapa tahu kita bisa mengorek keterangan dari nya". Kata Shawn


"Gue tidak pernah mencampuri urusan nya jadi jika gue bertanya pasti dia akan sangat curiga sekali". Kata Caesar


"Kalau begitu gue coba cari tahu dulu siapa dia". Kata Shawn dan kini dia pergi keluar untuk mencari tahu siapa sosok yang memantau rumah itu tadi


Yuli yang duduk di balkon Masih memikirkan apa yang diucapkan Caesar tadi.


"Ngelamun apa di sini?". Tanya Caesar yang juga ikut duduk di sebelah Yuli


"Memikirkan nasib gue yang sangat beruntung ini". Kata Yuli sambil tersenyum


"Lo memang beruntung berada di kelurga yang menyayangi Lo meskipun mereka bukan orang tua kandung Lo ". Kata Caesar


"Apa Lo bisa memberi tahu gue siapa keluarga gue Caesar?". Tanya Yuli dengan memohon


"Ricky tidak mengatakan nya berarti belum waktu nya untuk Lo mengetahui nya". Kata Caesar


"Dia hanya mengatakan alasan kenapa gue tidak bersama keluarga kandung gue". Kata Yuli


"Memang sebaik nya Lo tidak mengetahui nya tapi bukan berarti mereka tidak sayang kepada Lo pasti ada alasan tertentu kenapa mereka melakukan hal itu". Kata Caesar


dia mendekati Yuli kemudian memeluk nya dengan erat "Lo bisa bersandar kepada gue jika Lo bersedih". Kata Caesar


Yuli sebenar nya terkejut dengan perlakuan Caesar yang seperti ini terhadap nya tapi dia membiarkan nya karena Yuli memang sudah mengatakan bahwa dia sudah menganggap Caesar sebagai adik nya saja


"Lo memang adik angkat gue yang baik". Kata Yuli sambil menepuk bahu Caesar


Kini posisi dia berganti kepala nya bersandar di bahu Caesar "Lo bisa mengandalkan gue jika perlu bantuan". Kata Caesar


"Lo seperti Bryan sahabat gue yang bisa menenangkan gue". Kata Yuli


"Bagaimana persahabatan Lo dengan nya?". Tanya Caesar


"Dia orang yang sangat baik dan dewasa sekali gue sangat nyaman ketika bercerita kepada nya". Kata Yuli


"Dia memang sahabat yang menyenangkan". Kata Caesar


"Kalau ada waktu gue akan mengenalkan Lo kenapa nya". Kata Yuli


"Tidak perlu repot-repot gue sudah mengenal dia". Kata Caesar membuat Yuli menatap nya


"Lo juga kenal Bryan? kenal di mana dan sejak kapan?". Tanya Yuli


"Jauh sebelum Lo bersahabat dengan dia gue sudah mengenal nya terlebih dahulu tapi masih lebih dulu Ricky yang bersahabat dengan nya dari pada gue". Kata Caesar


"Jadi Ricky mengenal Lo karena Bryan?". Tanya Yuli


"Bukan karena itu juga". Kata Caesar


"Oh ya gue lupa jika Lo satu frekuensi dengan Ricky sama-sama ketua Geng". Kata Yuli


"Bukan satu frekuensi tapi satu profesi". Kata Caesar


"Sama saja kali adik". Kata Yuli


"Lo itu lucu ya dan imut juga". Kata Caesar


"Gak usah merayu karena gue gak suka berondong". Kata Yuli


"Gue tidak pernah merayu mana mau juga gue sama Lo bekas dari Ricky ". Kata Caesar bercanda


"Bekas memang nya gue makanan jadi bekas orang". Kata Yuli


"Bercanda kali gue gak bisa banget Lo di ajak bercanda". Kata Caesar


"Sejak kapan Lo bisa bercanda perasaan serius Mulu". Kata Yuli


"Sejak bersama Lo gue jadi bisa bercanda sama seperti Ricky dan yang lain nya". Kata Caesar


"Gue masih penasaran apa Bryan yang memberi tahu Lo tentang rencana gue yang ingin kabur dari Ricky dan pergi ke Singapura?". Tanya Yuli


"Bukan gue tahu karena gue curiga dengan Dira dan Sam yang datang ke Singapura dan mereka ke sana hanya untuk membereskan para kelompok yang mereka anggap akan membahayakan Lo saja". Kata Caesar


"Kurang kerjaan sekali mereka berdua melakukan hal tersebut". Kata Yuli


"Siapa yang berani menolak perintah Ricky apalagi hal itu juga menyangkut keselamatan kekasih nya jadi mereka akan melakukan segala nya agar bos mereka bisa bahagia". Kata Caesar

__ADS_1


"Tapi tidak harus begitu juga kan itu namanya hanya menambah pekerjaan mereka saja dan membuang waktu nya dengan percuma". Kata Yuli


"Tidak ada kata percuma jika itu menyangkut Lo ". Kata Caesar


"Berarti Lo juga takut dengan dia maka dari itu Lo mau menjaga gue di sini". Kata Yuli


"Gue tidak takut sama sekali dengan nya Hanya saja ini adalah bentuk kerja sama gue dengan dia". Kata Caesar


"Apa kerja sama nya menguntungkan?". Tanya Yuli


"Tidak perlu tahu soal itu lagi pula Lo juga tidak akan mengerti". Kata Caesar


mereka berdua masih dalam posisi Yuli yang bersandar di bahu Caesar dan terlihat sekali keakraban mereka berdua


Setelah menyelesaikan urusan nya akhir nya Hiro telah sampai juga di Jepang dia datang tidak bersama dengan teman nya karena mereka juga memiliki urusan tersendiri.


Kini dia sudah berada di kediaman Arok dan segera masuk ke dalam untuk menemui kakak-kakak nya


"Apa kabar kakak ku sayang". Kata Hiro sambil memeluk Kinara


"Kami datang lagi kok gak mengabari kalau pulang ke sini lagi Hiro". Kata Kinara


"Hiro hanya ingin memberikan kejutan untuk kakak ku tersayang ini". Kata Hiro


"Kamu bawah apa itu banyak sekali?". Tanya Kinara


"Oleh-oleh buat kakak ku tersayang dan juga kakak ipar. Hiro baru Saja jalan-jalan ke Prancis". Jawab nya


"Kamu jalan-jalan gak ajak kakak ya*. Kata Kinara


"Hiro bukan hanya jalan-jalan saja kak tapi ada urusan penting yang harus di selesaikan di sana". Kata Hiro


Hiro tidak akan menceritakan bahwa dia telah menghabisi Jo karena Kinara pasti akan sangat marah jika mengetahui hal tersebut jadi dia akan menyembunyikan hal tersebut semampu nya


"Banyak sekali Hiro oleh-oleh nya ini buat aku dan kak Rachel saja". Tanya Kinara


"Ini buat kakak dan kakak ipar bukan kak Rachel". Kata Hiro


"Kakak ipar kita kan kak Rachel memang ada lagi kekasih kak Arok selain kak Rachel?". Tanya Kinara


"Kakak ipar yang Hiro maksud adalah Yuli kekasih kak Ricky". Jawab Hiro


"Oh Yuli bilang dong dari tadi aku kira kak Arok punya kekasih lain selain kak Rachel tadi kamu bikin kaget saja". Kata Kinara


"Hiro dari dulu memanggil dia kakak ipar kan. Di mana kak Arok kok dari tadi Hiro tidak melihat nya?". Tanya Hiro


"Tumben sekali kak Arok memeriksa perusahaan Nya sendiri biasanya juga Mark kan yang melakukan nya". Kata Hiro


"Mungkin saja sudah waktu nya untuk dia datang ke kantor". Kata Kinara


"Kalau begitu ayo kita berkunjung ke rumah kakak ipar". Ajak Hiro


"Ayo kita berangkat sekaligus memberikan oleh-oleh dari kami". Kata Kinara dengan semangat nya." Kata Kinara


Kini dia sekarang pergi bersama Hiro dan penjaga di sana tidak menghentikan nya karena mereka tahu jika nona nya pergi dengan orang yang bisa menjaga nya jadi mereka membiarkan nya saja.


"Dia pasti senang jika kak Kinara datang mengunjungi nya". Kata Hiro memulai pembicaraan dalam perjalanan nya


"Benar juga mungkin dia bosan hanya berada di rumah saja sebab Caesar pasti tidak akan mengizinkan dia kemana-mana". Kata Kinara


Tidak butuh waktu lama mereka akhir nya sudah sampai di rumah Yuli dan tampak juga mobil Dira baru saja datang ke rumah nya


"Dira tumben Lo jam segini di rumah". Sapa Hiro


"Ada yang tertinggal tuan jadi saya harus kembali untuk mengambil nya". Kata Dira


"Gue masuk dulu ya ke rumah kakak ipar". Kata Hiro


"Silahkan tuan". Kata Dira


Hiro kembali melajukan mobil nya dan kini sudah berada di halaman rumah Yuli


"Sejak kapan ada bunga itu di sana". Kata Kinara sambil menunjuk ke arah bunga yang dia maksud


"Mungkin dia bosan kak maka dari itu dia bercocok tanam di halaman rumah nya". Kata Hiro


"Ayo kita masuk saja Hiro". Kata Kinara


Sedari tadi mereka sudah mengetuk pintu tapi tidak ada yang menjawab dan pintu rumah juga tidak di kunci jadi mereka memutuskan untuk masuk ke dalam saja


"Sepi sekali apa mereka tidak ada di rumah?". Tanya Kinara


"Tidak mungkin tadi ada mobil milik Caesar di luar jadi pasti mereka ada di rumah. coba kita ke atas saja kak". Kata Hiro


Mereka memutuskan untuk naik ke lantai atas dan berjalan menuju kamar Yuli dan tidak di sangka ada pemandangan yang mengejutkan yang mereka dapatkan

__ADS_1


"Lo ngapain dengan kakak ipar gue". Kata Hiro sambil mendekati Yuli dan juga Caesar membuat mereka berdua terkejut


"Lo gak sopan sekali ya masuk rumah orang Tanpa permisi". Kata Yuli


"Kakak ipar gue sudah mengetuk pintu dari tadi tapi tidak ada jawaban sama sekali dan juga Pintu rumah ini tidak terkunci jadi kita masuk saja". Kata Hiro


"Kalian berdua tumben sekali akur dan di lihat-lihat muka kalian Mirip seperti saudara". Kata Kinara


Yuli pun kini menatap Caesar dengan seksama dan benar saja apa yang di katakan oleh Kinara dia memang terlihat mirip


"Kok gue baru sadar ya kalau kita agak mirip mungkin karena kita semakin dekat kali ya". Kata Yuli


"Tidak mungkin hanya dengan berdekatan membuat kalian berdua mirip". Kata Hiro


"Oh ya Yul kita datang kemari untuk memberikan oleh-oleh. Hiro habis jalan-jalan ke Prancis dan dia membelikan kamu ini". Kata Kinara sambil memberikan paper bag yang dia bawah tadi


"Huh adik ipar gue baik banget terima kasih ya lain kali bawah yang banyak". Kata Yuli


"Kamu suka dengan yang Hiro belikan?". Tanya Kinara


"Tidak masalah meskipun gue gak suka tapi tidak bisa kan kita menolak pemberian orang nanti sakit hati dia ". Kata Yuli sambil tersenyum


"Benar juga apa yang dia katakan". Kata Hiro


"Ngapain Lo ke Prancis bukan nya Lo tinggal di New York ya?". Tanya Yuli


"Ada urusan yang sangat penting yang harus gue kerjakan di sana". Kata Hiro


"Dan Lo kesini ngapain tidak mungkin kan hanya mengantar bingkisan ini saja". Kata Yuli


"Gue kangen dengan kakak gue yang cantik ini jadi tidak masalah kan jika gue kembali". Kata Hiro


"Mana anak buah Lo kok gue gak lihat dia dari tadi?". Tanya Hiro Kepada Caesar


"Dia ada urusan sebentar di luar jadi pergi dari sini tadi". Jawab Caesar


"Apa keadaan di sini aman?". Tanya Hiro


"Aman". Jawab Caesar


"Kalian dari tadi berdiri mulu ayo duduk". Kata Yuli


mereka berempat kini duduk bersama dan tidak lupa juga Yuli menyiapkan cemilan untuk mereka makan. Tidak lama Ayu pun datang setelah pergi beberapa jam yang lalu


"Rupa nya ada tamu disini". Kata Ayu


"Bunda kok datang sendiri di mana ayah dan kak Luna?". Tanya Yuli


"Luna kembali ke kampus dan ayah kembali bekerja". Kata Ayu


"Lalu bunda datang ke sini tadi apa naik taxi sendirian?". Tanya Yuli


"Tadi bunda di antar seseorang yang tinggal nya di dekat rumah kita kalau gak salah nama nya Jack". Kata Ayu


"Oh dia adalah orang kepercayaan Ipank jadi tidak masalah Bun". Kata Hiro


"Caesar apa kamu mau makan sesuatu biar bunda masak kan buat kamu". Tanya Ayu


"Tidak saya sudah makan bunda di masakin dia ramen". Jawab Caesar


"Kalian berdua memang terlihat mirip sekali apalagi kesukaan nya sama ramen". Kata Kinara


"Benar Lo ternyata mirip dengan kakak ipar gue Caesar". Kata Hiro yang juga menyadari nya


Ayu hanya diam saja mendengar hal tersebut karena kenyataannya mereka memang kakak beradik.


"Kalian ada-ada saja tapi gak apa-apa juga kalau gue di bilang mirip dia kan gue sudah menganggap dia adik gue sendiri adik angkat maksud nya". Kata Yuli


"Apa dia mau jadi adik angkat kamu Yul?". Tanya Kinara


"Tentu saja mau iyakan adik". Kata Yuli


"Lo beneran mau jadi adik nya dia?". Tanya Hiro


"Kenapa tidak dia cewek yang unik jadi gue juga suka jika dia menganggap gue sebagai saudara nya". Kata Caesar


******


Di Swiss kini Ken akan memulai aksinya sejak kemarin dia sudah mengintai Dean dan ternyata dia sering datang ke sebuah tempat hiburan untuk melakukan percintaan dengan para wanita di sana


"Sudah saat nya Lo habis di tangan gue Dean". Kata Ken


"Apa kita memulai nya sekarang bos?". Tanya anak buah Ken


"Kita akan bergerak malam ini dan siapkan semua anak buah kita Serta senjata nya". Kata Ken

__ADS_1


"Baik tuan saya akan mempersiapkan semua nya". Kata anak buah nya


"Kita akan menyerang dia langsung di rumah nya ". Kata Ken memberikan instruksi nya kepada anak buah nya itu


__ADS_2