
Mereka berlima yang sudah pergi meninggalkan sekolah Kikan bergegas menuju markas untuk melakukan hal yang sudah lama tidak di lakukan nya kecuali Ricky. Dia masih sering menghajar orang jika mereka melakukan kesalahan sekecil apapun itu.
mereka telah sampai di markas dan Aura Sang Leader kini rasanya telah keluar dan membuat semua yang ada disana merinding dan takut
"Dimana Sam?". tanya Ricky pada salah satu anak buahnya
"Didalam bos bersama para tawanan yang sudah di tangkap ". jawabnya dengan nada ketakutan
Ricky dan keempat sahabatnya berjalan menuju ruangan dimana terdapat beberapa orang yang telah ditangkap oleh Sam tangan kanan Ricky.
"Bos". Sapa Sam sambil menundukkan kepalanya memberi hormat pada Ricky
"Lo bisa pergi dan ya awasi pergerakan dari Raka. Gue tahu dia sedang merencanakan sesuatu untuk mengembalikan perusahaannya". perintah Ricky
"Rick apa yang sedang dilakukan Raka. Apa itu berbahaya". tanya Ken yang penasaran
"Lo jangan meremehkan Ricky. Dia pasti tahu bagaimana pergerakan yang dilakukan oleh saudara kembarnya itu
Ricky tidak perduli dengan obrolan para sahabatnya dan dia memilih untuk menuju orang yang baru saja di tangkap oleh orang kepercayaan nya itu.
"Bagaimana apa Lo sudah puas bersenang-senang di luar sana?". tanya Ricky pada orang itu
"Apa informasi yang Lo ingin tahu dari gue leader b******k?" katanya menantang
"Gue gak perlu informasi apapun dari Lo karena gue sudah tahu semua nya hanya saja gue membiarkan para Kucing seperti kalian tetap berkeliaran dengan bebasnya dan bersenang-senang mencari mangsa". jawab Ricky santai disertai dengan seringai tipisnya
"Lihatlah leader kita sudah mengeluarkan aura yang mematikannya". kata Ipank kepada para sahabatnya yang bisa didengar oleh mereka semua yang ada di ruangan itu
Ricky berjalan menuju laki-laki itu yang tidak lain adalah Ferry orang suruhan kakak dari mantan kekasihnya itu untuk mencelakai Kinara dan juga mencoba menghancurkan perusahaan sang leader
"karena suasana hati gue sedang baik kita mulai permainan nya sekarang tanpa harus bertele-tele". kata Ricky yang mulai mengambil palu untuk memukul jari kaki Ferry satu persatu.
jerit dan permohonannya yang di ucapkan olehnya tak sedikitpun mengubah aura iblis yang sudah keluar itu. Dan dengan seringai tipisnya Ricky memukul jari kaki Ferry seperti dia memukul paku agar dapat menancap dengan baik dengan palu tersebut
"Baru satu jari kaki saja Lo sudah seperti itu b******n". teriak Ricky sambil memukul wajah Ferry
"Ampuni aku leader. Aku berjanji tidak akan melakukan penghianatan lagi pada mu". pinta Ferry yang masih merasa sakit yang amat dalam karena ulah sang leader gila itu.
"Tenang saja gue gak akan bunuh Lo hanya saja gue ingin bermain-main bareng Lo dan para anak buah b***k Lo itu*. kata Ricky sambil meletakkan tatapan tajam nya.
setelah memukul satu jari kaki Ferry dengan palu kini Ricky beralih menggunakan mesin bor yang ditujukan pada bagian telapak kaki Ferry. Dia yang mendapatkan siksaan seperti itu hanya dapat merintih kesakitan
Tidak berhenti di situ Ricky kembali mengambil alat yang lain yaitu mesin pemotong dia gunakan untuk memotong lidah Ferry. Siksaan itu dia lakukan bertubi-tubi dan tak ada rasa puas di wajahnya sedikitpun walau sudah lima orang yang disiksa bersamaan cara yang sama juga
"Karena gue sudah lelah jadi kita sudahi dulu. Sam Taruh dia di kandang Harimau dan anak buahnya pisahkan di kandang ular saja". titah Ricky pada orang kepercayaan nya itu.
__ADS_1
setelah selesai bersenang-senang Ricky membersihkan tubuhnya dan menuju tempat para sahabatnya bersantai
"Lo benar-benar leader gila yang kita miliki Rick". kata Ipank
"Apa Lo gak ingin menanyakan kabar Stella Ipank?". tanya Ricky dengan santainya
"Ipank kayak nya sudah move on dari Stella dan berpindah hati ke Yuli deh Rick". kata Ken menanggapi
ketika nama Yuli disebut oleh sahabatnya itu Ricky kembali mengingat betapa sok berani dan cerewet nya gadis itu ketika berhadapan dengan dirinya.
"Apa Lo benar-benar suka sama dia pank? dan jika gue juga suka sama dia apa yang akan Lo lakukan?". tanya Ricky beruntun
Ipank masih diam dan mengamati wajah Ricky berharap bisa menemukan raut wajah bercanda dari sahabatnya itu namun sialnya dia tidak akan bisa menemukan hal itu karena memang Ricky tipikal orang yang sulit untuk di tebak isi pikirannya
"Kenapa kalian harus terlibat cinta seperti ini Lagi". kata Rere
percintaan Ricky selalu gagal dan faktor penyebabnya adalah orang terdekatnya sendiri.
"Apa Lo mulai melarang gue Re?". tanya Ricky dengan dinginnya
"Bukan gitu Rick tapi Lo tahukan kalau Ipank sudah mengakui bahwa dia menyukai Yuli dan gue berpikir kalau Lo hanya ingin balas dendam saja padanya". jelas Rere
"Apa Lo Sudah gila Re. Mana mungkin gue mencelakai cewek yang menjadi sahabat baik bagi kedua sahabat gue". kata Ricky
mereka yang tidak mengerti apa maksud Ricky hanya saling menatap satu dengan yang lainnya. "Ayolah Re bukannya Lo Sudah tahu tentang hal itu". kata Ricky lagi
"Gue gak menyembunyikan apapun". jawabnya singkat
"Lalu apa Lo bisa jelasin maksud dari ucapan Ricky barusan?". kini ganti Ipank yang bertanya
Rere yang mendapat pertanyaan bertubi-tubi dari para sahabatnya tidak tahu apa harus menjelaskan nya yang ada dalam pikirannya adalah kehebatan Ricky yang sudah tahu tentang Yuli dengan begitu mudahnya.
"Re apa Lo sekarang jadi bisu?". teriK Ipank
Rere pun tersadar dari lamunan dan pikiran yang melayang nya itu.
"Yuli adalah sahabat baik dari Rachel dan juga Galang Sahabat Ricky dan Arok serta Rachel waktu kecil". jelas Rere
"Memang benar-benar spesial tuh cewek bisa bersahabat dengan Galang". kata Ken yang merasa terkejut dengan informasi itu.
"Bukan hanya dengan Galang dia juga akrab dengan Bryan dan Kinara". tambah Ricky
sontak saja membuat raut wajah mereka berubah menjadi sedih. Bagaimana tidak Bryan adalah anggota dari Geng ini dulu dan kebersamaan mereka juga menyisahkan banyak sekali kisah yang tak terlupakan hingga pada akhirnya peristiwa itu terjadi dan membuat Bryan tidak bersama mereka lagi
"Apa Bryan merencanakan sesuatu Rick?". tanya Arok
__ADS_1
Ricky hanya menunjukkan seringai mengejeknya. "Memang apa yang bisa dia lakukan untuk melawan gue sedangkan jika dia tidak bersahabat dengan Galang sudah gue pastikan dia mati dulu" Kat Ricky dengan tegasnya
"Kita juga tidak pernah mendengar dia melakukan hal kejahatan sedikitpun. Apa itu tidak janggal Rick?". tanya Rere
"Gue tidak perduli hal itu karena gue juga tahu apa yang ada didalam isi otak cecunguk itu". kata Ricky dengan santainya
******
Dilantik sekolah terdengar bisik-bisik para murid disana mengenai kejadian pagi tadi para cowok tampan yang mengantarkan Kikan
"Trending Lo Kan. Traktir dong?". goda Yuli
"Gila kali Lo ya Yul gosip kayak gini malah minta traktir gue. Kalau Lo bisa bikin mereka diam tidak membicarakan hal di pagi hari tadi baru Lo gue traktir sepuasnya". kata Kikan dengan kesalnya
Mungkin dia lupa siapa temannya itu. Yuli bisa saja membungkam mereka dengan caranya sendiri.
"Hey kalian semua jika masih mau hidup jangan membicarakan Kikan atau gak kalian bakal dapat peringatan dari anggota geng gila itu". kata Yuli yang bisa membungkam mulut mereka semua dengan cepat
'Lo memang top deh Yul dan gue heran juga kenapa Lo seberani itu pada kak Ricky. Gue saja takut sebenarnya pada dia". celoteh Kikan
"Kenapa juga gue musti takut padanya. Dia kelihatan songong banget memang dari luar tapi dalamnya kan kita gak tahu iya gak Hel?". kata Yuli sambil menyenggol lengan tangan Rachel dan membuat bakso yang akan dia makan tumpah
"Lo gak lucu banget deh Yul. Lihat tuh rok Rachel jadi basah. Tanggung jawab Lo" kata Kikan
"memang nya Lo hamil hel jadi gue mesti tanggung jawab". goda Yuli agar Kikan kesal padanya
"Sudah gak usah dipermasalahkan hal sepele seperti ini. Oh ya Kikan apa Lo nanti di jemput mereka berlima?". tanya Rachel
"Gue sih gak tahu karena kak Rere tadi bilang ada urusan jadi kalau nanti dia belum selesai maka gue akan di jemput oleh Mark". kata Kikan sambil memakan mie ayamnya
"Yul kalau gue dijemput mereka berlima apa Lo mau kenalan dulu gitu sama kak Ricky?". tanya Kikan
"Gue gak minat sama dia. Dia jelek orang nya". kata Yuli asal ceplos
"Awas nanti Lo jadian sama kak Ricky tahu rasa Lo ya". kata Kikan
dan mereka pergi ke dalam ruangan kelas untuk mengikuti pelajaran selanjutnya.
*****
"Re apa Lo gak jemput si Kikan dulu?". tanya Ken
"Gue akan suruh Mark buat jemput dia dan mengantarkan nya kerumah". kata Rere
"Dan Lo Ken apa cewek itu sudah Lo pindah ke bengkel gue?". tanya Ricky
__ADS_1
"Tadi gue sudah telfon meneger restoran jika Yuli datang gue suruh untuk memberitahu dia akan pindah ke bengkel Lo Rick". jawab Ken
Ricky hanya mengeluarkan seringai iblisnya tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada Yuli kedepannya jika berada di bengkel tersebut dan tempat itu akan menjadi penghubung antara dirinya dan sang leader devil itu