
Setelah selesai makan bersama kini mereka kembali mengobrol melanjutkan percakapan tadi yang sempat terhenti
"Rick ada hal penting yang harus kita bahas". Kata Arok
"Bahas saja di sini". Kata Ricky
Ricky tidak masalah jika mereka membahas hal penting di Depan kekasih nya dan juga Kikan serta Rachel karena mereka juga bagian dari keluarga nya jadi mana mungkin juga mereka akan membocorkan rahasia nya
"Kevin sedang merencanakan sesuatu dan ternyata dia ada di Singapura". Kata Rere
Ricky hanya menyeringai mendengar apa yang di ucapkan oleh Rere barusan
"Lo tahu hal itu ternyata Rick". Kata Arok
"Kenapa Lo gak bilang kepada kita Rick kalau Lo sudah tahu". Kata Ken
"Gue juga baru mengetahui hal tersebut tadi pagi". Kata Ricky
"Lalu apa rencana Lo untuk mereka Rick?". Tanya Ipank
"Kita tunggu saja pergerakan apa yang akan mereka lakukan." Kata Ricky
"Apa kepergian Sam ke Singapura ada hubungan nya dengan hal ini?". Tanya Ipank
"Tidak. Sam dan juga Dira mengurus hal yang lebih penting dari ini". Kata Ricky
Di sana Ken tampak sedang memikirkan sesuatu dan itu membuat Rere dan yang lain nya juga penasaran dengan apa yang di pikiran Ken saat ini
"Lo kenapa Ken?". Tanya Rere
"Gue hanya berpikir kenapa bisa kebetulan sekali ya Caesar pergi ke New York untuk menghindari serangan Lo Rick dan hari ini juga Hiro kembali ke New York juga. Apa ini semua adalah rencana Lo Rick". Kata Ken yang merasa curiga dengan Ricky karena dia yang selalu memiliki rencana tak terduga
"Gue sudah bilang kalau gue gak tahu jika Caesar pergi ke New York jadi hal tersebut mungkin saja kebetulan". Kata Ricky
"Kebetulan yang sangat luar biasa memang karena di Singapura juga ada Sam yang mungkin juga akan menggagalkan rencana Kevin di sana". Kata Ipank
"Mana mungkin kebetulan nya beberapa kali gak percaya deh gue". Kata Yuli ikut pembicaraan mereka
"Apa nya yang tidak mungkin". Kata Ricky
"Ya kebetulan nya apalagi coba. Ayo ngaku saja pasti kamu kan yang sudah merencanakan itu semua". Kata Yuli
"Aku memang tidak merencanakan nya dan kamu jangan menuduh sembarangan Lo". Kata Ricky sambil tersenyum melihat sang kekasih yang sangat menggemaskan sekarang ini
"Kalau sedang jatuh cinta dunia serasa milik mereka berdua ya". Kata Rere
"Kita semua tidak di anggap". Kata Rachel
"Yaelah Hel Lo juga pasti seperti itu juga". Kata Yuli membuat mereka kini tertawa bersama
Kegembiraan yang kini mereka alami sekarang mungkin adalah awal juga dari perubahan Ricky nanti nya
"Wah jam makan siang sudah mau habis kita kembali Yuk". Ajak Yuli
"Gue balik dulu dan makanan ini semua gue yang akan membayar nya". Kata Ricky
"Gandengan lagi". Kata Rere
"Gak usah sirik kita balik dulu ya". Kata Yuli pamit kepada kedua sahabat nya
Kini mereka berdua sudah berjalan meninggalkan para sahabat nya dengan wajah gembira
"Semoga dia bisa menjadi cinta terakhir Ricky". Kata Ken
"Semoga mereka bahagia selalu". Kata Rere
"Baru kali ini Ricky bisa tunduk seperti itu dan yang membuat nya begitu adalah Yuli semoga mereka bisa bersama hingga maut memisahkan". Kata Ipank dengan tulus
Dia sudah mulai mencoba untuk melupakan Yuli walaupun itu juga sangat sulit untuk dia lakukan namun dia akan tetap berusaha untuk melakukan nya demi kebahagiaan sahabat nya
Ricky dan Yuli sudah sampai di kantor dan mereka pun kembali dengan pekerjaan masing-masing.
******
Caesar yang mendapat kan kabar bahwa papa nya sudah tahu jika dia membawa pergi sang mama hanya bersikap biasa saja
__ADS_1
"Bagaimana papa Lo sudah tahu jika kita membawa mama Irene pergi". Kata Shawn
"Biarkan saja lagi pula dia juga tidak akan berani melawan gue". Kata Caesar
"Tapi apa Lo memang tidak ingin membantu nya sama sekali?". Tanya Shawn
"Gue akan membantu tapi tidak sekarang karena yang akan kita hadapi jika membantu nya adalah si Devil jadi gue gak bisa gegabah dalam mengambil keputusan". Kata Caesar
"Benar juga bahkan terakhir kali kabar yang gue denger King Devil kalah dengan dia padahal dia sendirian". Kata Shawn
"Dia akan semakin kuat jika orang yang di cintai terluka". Kata Caesar
"Jadi menjadikan orang yang dia cintai Sandra pun tidak ada gunanya justru itu akan merugikan sekali". Kata Shawn
"Benar dan hal yang harus kita lakukan sekarang adalah diam terlebih dahulu". Kata Caesar
"Sayang kalian berdua sedang apa kok kelihatan nya serius sekali?". Tanya Irene yang kini menghampiri anak nya dan juga sahabat nya itu
"Kita berdua hanya mengobrol saja ma. Apa mama ingin jalan-jalan?". Tanya Caesar
"Tidak mama tidak ingin jalan-jalan. Oh ya Arya handphone mama kayaknya tertinggal di rumah". Kata Irene
"Biarkan saja ma lagi pula kalau mama ingin menggunakan ponsel gunakan saja milik Arya". Kata Caesar
"Kalau begitu mama pinjam handphone kamu untuk menghubungi papa". Kata Irene
"Tidak perlu menghubungi papa karena dia sudah tahu jiak Arya membawa mama sekarang". Kata Caesar
"Jadi papa sudah tahu Bagus lah Kalau begitu. Kapan papa akan menyusul kita?". Tanya Irene
"Ma sebenar nya Arya mengajak mama kemari untuk mengamankan mama saja dari seseorang karena kecerobohan papa". Kata Caesar yang kini jujur dengan mama nya
Dia memang selalu jujur dengan mama nya dari dulu kecuali satu hal yaitu fakta bahwa dia adalah ketua mafia Italia. Dia belum bisa memberi tahu mama nya untuk hal itu
Irene yang mendengar hal tersebut sangat kaget sekali dan tidak menyangka. Dia masih berpikir siapa lagi yang di ganggu oleh suami nya hingga Caesar turun tangan untuk membawa nya pergi
"Siapa lagi Arya yang berurusan dengan papa kamu?". Tanya Irene
Caesar tahu jika mama nya kini sedang khawatir dan shock dia pun berusaha untuk menenangkan mama nya
"Iya mama ingat. Kalau tidak salah juga Kamu juga bilang kalau papa membuat dia marah karena mengganggu kekasih nya di lalu apa hubungan nya Arya dengan keselamatan mama?". Tanya Irene
"Ricky bukanlah orang sembarangan ma dia adalah ketua mafia yang sangat di takuti di dunia dan dia sekarang sudah mulai menjalankan rencana membalas papa jadi Arya membawa mama agar tidak mendapat kan masalah dari nya". Kata Caesar
Ada rasa senang sekali sedih yang di rasakan oleh Irene karena hal tersebut Tapi dia kini berpikir mungkin saja ini adalah balasan untuk dia dan juga suami nya karena telah menyia-nyiakan Yuli anak nya sendiri.
"Apa papa akan baik-baik saja nanti?". Tanya Irene
"Om akan baik-baik saja mama karena Ricky sekarang hanya menghancurkan bisnis saja dan belum melakukan kekerasan fisik seperti yang biasa nya dia lakukan". Kata Shawn
"Sebaik nya mama tidak perlu terlalu memikirkan hal ini dan biarkan saja ini menjadi urusan kita". Kata Caesar
Mana mungkin Irene tidak memikirkan hal tersebut dan biar bagaimanapun Rio adalah suami nya jadi dia juga tidak bisa jika melihat Rio dalam bahaya
"Apa kamu tidak bisa membantu papa Arya?". Tanya Irene
"Arya akan membantu ma tapi tidak sekarang karena Arya harus mencari bantuan juga untuk melawan nya". Kata Caesar berbohong
"Dan mama juga bisa membantu dengan tetap bersama kita". Kata Shawn
"Mama akan bersama kalian dan juga akan menuruti apapun saran dari kalian asal kalian berdua bisa membantu papa". Kata Irene
"Arya janji kita akan membantu papa nanti." Kata Caesar
Irene berharap jika anak nya memang benar akan membantu suami nya dalam masalah yang dia hadapi karena dia juga tahu bagaimana Ricky yang memang sadis.
*****
Ricky dan Yuli yang sudah selesai bekerja kini akan pergi pulang bersama dan obrolan pun terjadi kembali di dalam mobil yang mereka gunakan
"Nanti malam kita jalan berdua mau gak?". Tanya Ricky
"Kemana? Apa gak ada urusan kamu?". Tanya Yuli
"Tidak ada. Kita nonton film atau kemana saja terserah kamu". Kata Ricky
__ADS_1
"Boleh". Jawab Yuli
Ricky pun senang akhir nya dia bisa berkencan dengan kekasih nya dan dia akan membuat kesan yang sangat bagus untuk kencan pertama mereka berdua. Mobil Ricky sudah sampai di rumah Sam. Dia pun turun untuk membuka kan pintu mobil untuk kekasih nya
"Terima kasih gak mampir dulu?". Tanya Yuli
"Tidak usah aku mau pulang dulu untuk siap-siap Salam saja buat bunda dari calon menantu nya". Kata Ricky sambil tersenyum
"Iya nanti aku salamin hati-hati di jalan dan jangan terlalu ngebut". Kata Yuli
Ricky pun kembali masuk ke dalam mobil nya dan melambaikan tangan nya kepada Yuli lalu pergi meninggalkan rumah Sam untuk pergi pulang dan bersiap untuk acara kencan nya nanti.
Yuli kini sudah masuk ke dalam rumah kebetulan juga dia bertemu dengan bunda nya.
"Kamu sudah pulang sayang". Kata Ayu yang baru saja Melihat anak nya kembali
"Iya Bun. Kenapa bunda ada di sini apa bunda menunggu Yuli?". Tanya Yuli sambil duduk di samping bunda nya
"Ada hal yang ingin bunda bicarakan sama kamu". Kata Ayu
"Ada apa Bun kelihatan nya serius sekali". Tanya Yuli
"Sayang bunda merasa tidak enak sekali kalau kita harus tinggal di sini apalagi pemilik rumah nya tidak ada". Kata Ayu
"Yuli juga Sebenar nya sudah memikirkan hal tersebut Bun tapi Bunda juga tahu kan kalau Ricky pasti akan membelikan rumah buat kita jika kita ingin keluar dari sini". Kata Yuli
"Iya juga pasti dia akan melakukan hal tersebut karena dia ingin kamu aman dan nyaman". Kata Ayu sambil tersenyum
"Bunda tidak usah menggoda Yuli seperti itu". Kata Yuli
"Itu memang fakta kan sayang dia mana mau kamu dalam bahaya dan tidak nyaman juga. Dia kan cinta sekali sama kamu". Kata Ayu yang kini terus menggoda anak nya itu
"Cinta nya dia memang sangat besar bunda tapi Yuli juga takut jika tidak bisa melakukan hal yang sama seperti dia". Kata Yuli
"Kamu mungkin memang tidak bisa melakukan hal yang sama seperti dia tapi setidak nya kamu bisa menjaga perasaan nya dengan cara tidak menyakiti dan meninggalkan dia". Kata Ayu
Yuli tidak mungkin akan terus bersama Ricky karena dia juga sudah membuat kesepakatan dengan ayah dan juga kakak nya jika dia harus pergi meninggalkan Jepang dan yang pasti dia juga akan meninggalkan Ricky jika nanti dia harus pergi
"Kenapa kamu melamun sayang apa ada hal yang mengganjal di pikiran kamu?". Tanya Ayu
"Tidak ada bunda.". Kata Yuli
"Tadi apa Kamu pulang tidak di antar Ricky?". Tanya Ayu
"Dia mengantar Yuli dan dia juga titip salam untuk bunda". Kata Yuli
"Tumben sekali dia tidak masuk biasa nya dia akan menemui bunda jika mengantar kamu". Kata Ayu yang heran
"Dia harus pulang Bun karena nanti kita akan pergi jalan-jalan berdua". Kata Yuli
Ayu pun tersenyum sambil mengusap wajah Yuli "Anak bunda mau kencan untuk pertama kali nya dengan kekasih baru nya". Goda Ayu
"Mulai deh menggoda Yuli". Kata Yuli
"Ya sudah kamu pergi ke kamar saja untuk bersiap jangan lupa dandan yang cantik agar dia makin cinta sama kamu". Kata Ayu
"Gak usah dandan pun dia juga sudah cinta banget sama Yuli Bun". Kata Yuli lalu pergi meninggalkan bunda nya agar dia tidak di goda lagi oleh sang bunda.
Yuli menuju kamar nya untuk beristirahat sejenak sebelum nanti dia akan pergi bersama kekasih nya agar nanti dia bisa Terlihat segar kembali setelah bekerja tadi.
Sedangkan di rumah Ricky dia terlihat sangat sibuk menyiapkan baju apa yang akan dia pakai nanti untuk berkencan dengan kekasih nya
"Ngapain Lo Rick dari tadi milih baju gak kelar-kelar?". Tanya Galang
"Gue nanti mau pergi jalan berdua sama kekasih gue jadi harus tampil yang sempurna Lang". Jawab Ricky yang masih terlihat sibuk memilih baju untuk dia gunakan nanti nya
Galang pun berjalan menghampiri sahabat nya itu dan dia tersenyum melihat Ricky
"Gue bahagia Rick melihat Lo yang sekarang". Kata Galang
"Gue juga gak menyangka Lang bisa sebahagia ini". Kata Ricky
"Lo memang patut bahagia. Sini Biar gue bantu Lo karena gue tahu selera Yuli itu bagaimana". Kata Galang
Dia tahu jika sahabat perempuan nya itu tidak terlalu suka orang yang bergaya mencolok dan itu pas sekali dengan gaya Ricky setiap hari nya sederhana dan tidak terlalu mencolok maka dari itu juga mereka cocok dan mungkin juga ini sudah takdir nya
__ADS_1