
Sementara itu Ricky masih ada di dalam kantor nya dan dia tengah bersantai di ruangan nya. Dia hanya bersantai saja di sana tanpa mengerjakan apapun.
"Gue nanti harus jemput dia tepat waktu". Kata Ricky
Dia pun tampak merapikan pakaian dan rambut nya agar terlihat keren nanti bila bertemu dengan Yuli dan tidak biasa nya Ricky memperdulikan penampilan nya jika ingin bertemu seseorang namun ini pengecualian buat nya.
Sedangkan di kantor SH para pegawai sangat serius dalam melakukan pekerjaannya dan mereka tidak pernah melakukan kesalahan sedikit pun juga semenjak perusahaan di ambil alih oleh Ricky
"Gue berangkat sekarang saja jemput dia nya agar tidak terlambat". Kata Ricky lalu pergi meninggalkan kantor
Dan kini dia menuju sekolah Yuli karena dia sudah berkata akan menjemput nya kemarin.
Setelah sampai di sekolah Yuli dia juga melihat mobil Rere yang sudah terparkir di sana dan sudah pasti bahwa Rere pasti menjemput Kikan. Ricky pun turun dari mobil nya dan nampak raut wajah terkejut Rere ketika melihat Ricky di sana
"Lo ngapain di sini Rick?". Tanya Rere
"Apa ada larangan buat gue datang kemari?". Kata Ricky Balik bertanya
"Ya gak ada juga Rick hanya saja gue bingung kenapa Lo kemari apa Lo jemput seseorang?". Tanya Rere
"Lo makin lama makin banyak omong ya Re". Kata Ricky
"Gue hanya tanya Rick gak usah emosi gitu kali". Kata Rere
Tidak lama setelah itu Para siswa-siswi sudah berhamburan keluar dan terlihat Kikan dan kedua sahabatnya juga sudah keluar dan menghampiri mereka berdua.
"Hai kak Ricky tumben kemari apa mau jemput si Yuli?". Tanya Kikan
"Iya gue mau jemput dia". Kata Ricky
"Wah Yuli pesat banget ya kemajuan hubungan nya dengan kak Ricky". Kata Kikan
"Lo apaan sih Kikan. Kita hanya sahabatan saja kok". Kata Yuli
"Sejak kapan kalian berdua bersahabat?". Tanya Rere heran
"Sejak kemarin". Jawab Yuli
"apa ada masalah jika gue bersahabat dengan nya Re?". Tanya Ricky
"Gue cuma heran saja Rick karena Kalian setiap bertemu kan selalu bertengkar dan sekarang kok jadi bersahabat". Kata Rere
"Ya sudah lah Kak Rere gak usah heran juga kali kan kak Ipank juga dulu seperti itu sama Yuli dan sekarang dia juga bersahabat dengan nya". Kata Kikan
__ADS_1
Rere pun mengangguk kan kepala karena memang benar yang di katakan oleh Kikan tentang Yuli Ipank dan Ricky dulu nya.
"Oh ya Sorry tadi gue gak jemput Lo karena ada urusan". Kata Ricky
"Gak apa-apa kali. Lo gak usah minta maaf juga sama gue". Kata Yuli
"Oh ya motor Lo biar di ambil sama anak buah gue sekarang jadi kita mampir ke rumah Lo dulu lalu ke kantor". Kata Ricky
"Gak usah sekarang deh mending langsung ke kantor saja soal nya kerjaan gue kan masih banyak". Kata Yuli
"Kalau itu mau Lo ya sudah kita berangkat ke kantor sekarang dan sebelum itu kita mampir cari makan dulu karena gue lapar dan belum makan". Kata Ricky
mendengar hal tersebut Rere Hanya bisa menggelengkan kepalanya karena dari dulu juga Ricky jarang sekali makan dan sekarang dia menggunakan alasan itu untuk makan bersama Yuli
"Rick kita boleh ikut gak?". Tanya Rere membuat Ricky menatap nya tajam
"Ikut saja biar rame. Gak apa-apa kan ". Kata Yuli
"Ya sudah Lo ikut saja makan". Kata Ricky menuruti keinginan Yuli
"Lo gimana Hel apa ikut kita juga?". Tanya Yuli
"Gak usah lagian gue juga belum di jemput". Kata Rachel
"Gak usah deh. kasihan kalau supir gue sudah di jalan kan gak enak kalau harus balik lagi". Kata Rachel
Tidak begitu lama ada sebuah mobil sport mewah berhenti di dekat mereka dan sang pengemudi pun turun dari mobil nya itu
""Arok. Lo ngapain ke sini? jemput Rachel?". Tanya Rere
Ya yang kini ada di depan mereka adalah Arok dan dia tidak sendirian ada Kinara sang adik dan juga Galang sahabat Ricky
"Lo ngapain Lang ikut ke sini?". Tanya Yuli
"Gue bosen di rumah sendirian lagian nih orang gila gak pulang kemarin". Kata Galang sambil menatap Ricky dengan sinis nya
"Gue ada urusan jadi gak bisa pulang ke rumah kemarin dan lagian kalau Lo bosan bisa jalan-jalan kan Lang". Kata Ricky
"Percuma banget ya gue datang kemari kalau hanya untuk jalan sendiri saja". sindir Galang
"Ngambek am Lo melebihi cewek". Kata Ricky
"Oh ya Yul Lo gak apa-apa kan?". Tanya Galang
__ADS_1
"Gue gak apa-apa memang apa yang harus di khawatir kan." Kata Yuli
"Ya gue khawatir saja kalau Lo dekat dengan orang gila ini bisa-bisa nanti Lo jadi sasaran kemarahan nya". Kata Galang menggoda Ricky
"Lo jangan asal bicara Lang mana mungkin gue marah sama dia". Kata Ricky
"Ya Kenapa gak mungkin. Kita semua tahu banget sifat Lo Rick yang pemarah itu dengan hal kecil saja bisa buat Lo marah". Kata Galang
"Lo kenapa Rick ada di sini?". Tanya Arok
"Dia menjemput Yuli". Kata Rere menjawab nya.
Kinara dan Galang merasa senang karena dia bisa melihat bahwa hubungan Ricky dan Yuli sekarang mungkin sudah ada kemajuan dan mereka berdua sama-sama berharap kalau Yuli dan Ricky bisa bersama menjalin hubungan
"Kak Ricky jemput Yuli kok gak ajak aku sih". kata Kinara
"Kakak tadi habis dari kantor dan langsung menjemput dia kemari". Kata Ricky
"Alih profesi jadi taxi online Lo ya sekarang". Ledek Galang
"Sekali lagi Lo bicara gak benar gue hajar Lo Lang". Kata Ricky
"Tuh kan sudah mulai keluar emosi nya". Kata Galang
"Sudah jangan berantem Mulu jadi gak kita makan nya?". Tanya Yuli
"Jadi". Jawab Ricky
"Memang Kalian mau makan di mana?". Tanya Galang
"Gak tahu juga Lang Tanya saja sama Ricky karena dia yang mengajak kita". Jawab Yuli
"Lebih tepat nya dia mengajak Lo Yul sebenarnya". Kata Rachel
"Kita makan di restoran dekat sini saja". Kata Ricky
"Restoran punya Rere?". Tanya Arok
dan Ricky hanya mengangguk kan kepala sebagai Jawaban nya
Mereka semua pun sekarang pergi menuju restoran dan tanpa perlu waktu lama sudah sampai di sana dan juga langsung masuk serta duduk dan memesan makanan yang ada di sana.
"Wah kalau seperti ini kita terlihat seperti pasangan yang sedang berkencan saja ya". Kata Galang membuat mendapatkan tatapan dari mereka semua
__ADS_1