Istri Butaku

Istri Butaku
pertemuan


__ADS_3

“Jadi ibu maukan?”Tanyanya Abu lagi.


Nayya mengangguk.” Tapi saya yah yang ngatur jadwalnya,soalnya saya sibuk. Kamu taukan maksud saya bukan sombong tapi kenyatanya yah gini.”Ujarnya disana lelah.


Abu mengangguk semangat.” Baik bu. Yang penting ibu mau saja dulu hehe.. Nanti ibu kabarin saya yah jika bisa. Sekiranya kapan ibu bisa?”Tanyanya semangat. Ia mau ayahnya melihat dokter ini dan berterimakasih.


Nayya mengernyit.”Hmm spertinya tiga hari lagi yah, soalnya ada beberapa masalah yang harus diselesaikan.”Ujarnya. Abu disana mengangguk.”Dan di café XXX Nanti saya juga bawa anak saya biar kalian bisa berteman. Mereka juga sekolah dikampus yang sama dengan kamu.”Ujarnya tersenyum.


Abu mengangguk semangat.”Serius bi? Baik bu. Terimakasih yah. Insyaa allah nanti saya usahakan dan datang bersama ayah saya.”Ujarnya. Nayya mengangguk saja disana kepada Abu.. ia prihatin dengan kehidupan Abu. Sedangkan Abu tersenyum bahagia, ia sangat senang karena rencananya berhasil.


...----------------...


Dava Ariantoro sang pemilik dari rumah sakit swasta tempat nayya bekerja, Nayya sempat bekerja disuatu rumah sakit negeri Cuma tidak lagi karena memang ruma sakit suwasta gajinya lebi besar dan lebih menjamin membuat ia pindah kerja, sebab dikala itu ia pikir anaknya butuh banyak uang untuk sekolah mereka.


Ia berperawakan tinggi dan juga sangat tampan, umurnya sudah hampur 42tahun namun ia belum menikah dan tak pernah dekat dengan wanita manapun. Ia terkenal egois, sombong dan juga seenak-enaknya saja pada bawahan, maksi begitu ia terkenal tak pelit dan juga suka membantu orang lain, yahh, yah bukankah setiap orang punya kekurangan masing-masing? Sama dengan dirinya yang memiliki ego yang tinggi karena ia anak semata wayang dari keluarganya yang kaya raya.


Ia menghela nafas menatap kedepan, dimana ia mengingat apa yang Nayya lakukan padanya. Ia kesal dan ia marah sebab Nayya tak menerima tawaran baiknya, Cuma ia sadar ia salah, ia mau dilihat oleh Nayya. yah dia tertarik kepada Nayya sedari awak mereka bertemu.


Dimana dikalah itu ada sosok dokter baru yang cantik memarahi para suster dan juga pegawai lain yang tidak mau merawat orang miskin, disana Nayya turun tangan dan mengatakan dengan lantang jika ia yang akan menanggung semua bayarannya, awalnya Dava fikir Nayya hanya pura-pura baik hanya untuk mendapatkan perhatian, ternyata salah. Itu terjadi sampaio satu tahun berikutnya. Ada ketika seorang ibu yang memohon dan meminta tolong untuk anaknya namun ia tak memegang uang sepeserpun, disana tak ada yang mau membantu kecuali Nayya. bahkan ia mendengar kabar jika Nayya bahkan meminjam uang suaminya sebesar 200juta untuk pengobatan anak yang memiliki penyakit kangker itu.


Dava tak habis fikir dikalah itu, jika memang sosok Nayya pura-pymura baik tidak mungkin ia mau mengeluarkan uang webanyak itu untuk orang lainkan? Sosok yang selalu tak mendengar siapapun ketika azan, ketika sudah ada azan ia selalu sholat dna meninggalkan apapun yang ada didepanya, kecuali ketika pasien darurat. Yah Nayya sosok yang sangat mengagumkan dimatanya.


Ia sempat ingin mendekat, namun ia dikagetkan akan kabar jika Nayya sudah menikah, wajar saja Nayya tak pernah melirik dirinya selama ini. Ternyata ia sudah menikah dan memiliki dua anak, dan yang mengagetkan lagi Nayya hanya istri kedua dan hidup satu rumah dengan suami dan madunya. Benar-benar gila bukan? Dari sanalah ia mau menjauhi Nayya dengan sebisanya.


Namun gagal, wajah Nayya selalu ada diingatanya, selalu terbayang membuat ia tak bisa berbuat banyak, ia mulai membentak dan menyuruh-nyuruh Nayya hanya untuk melihat wajah nayya. ia selalu mau melihat nayya hingga banyak cara yang ia lakukan, tetapi gengsinya terlalu tinggi, mangkanya ia tak pernah lembut dan tak mau terlihat mencintai Nayya. namun ternyata semua yang ia lakukan itu membuat ia semakin terjebak akan pesona Nayya.


Nayya yang membesarkan anaknya yang kurang sempurnah, sangat kuat dan juga tak pernah menangis. Ia sangat baik baik diluar maupun didalam. Ia semakin tergila-gila hingga tak mampu melihat wanita lain diluar sana. Katakana ia gila mencintai wannita yang beristri tapi mau bagaimana lagi?


“ Pokoknya mama tidak mau tahu. Besok malam kamu harus bawa calon kamu, atau tidak kamu akan mama jodohkan dengan pilihan mama. Mama sebentar lagi udah mau mati, tapi kamu belum juga punya anak SAH. Mama mau cucu baru”Ujarnya sang ibu didepan Dava. Yah sekarang Dava dirumah sedang makan bersam keluarganya. Ada ayah ibunya didepanya.


Dava mengusap keningnya sakit.”Itu Devo ada ngapain cari cucu lain si mah. Udah capek tau nggak.”Ujar Dava disana. Yah Dava gila dan sangat mencintai Nayya sedari 13tahun yang lalu, ia tak mampu menikahi Nayya namun ia butuh keturunan membuat ia menyewa rahin sang wanita diluar sana. Ia bisa punya anak tanpa ada ikatan pernikahan. Dan sekarang dia sudah punya anak laki-laki yang bernama Devo.


Mamanya menatap cucunya kasihan, cucunya tak punya kasih sayang ibu dan diabaikan oleh sang ayah. “ Mangkanya kamu nikah biar ada yang rawat Devo. Kamu enggak kasihan apa liat dia ha? Liat dia butuh figuran ayah dan ibu.”Ujarnya sang ibu.


Dava menatap sang anak, anaknya itu sangat pendiam, bahkan dalam satu minggu ia hanya seklai mendengar suara ia bicara saking pendiamnya. Dikaish apapun ia diam dan tak pernah berekspresi seperti layaknya anak lain.”Dudahlahh ma. Dava capek mau tidur." Ujarnya mengelak memilih pergi.

__ADS_1


“Dava jika kamu tidka bawa calon besok malam, mama jamin kamu akan nikah minggu depan.”Teriak sang mamanya, ia kesal akan Dava yang tak mau mendengarkannnya. Ia tak mau anaknya terus-terusan melajang. Ia menatap sang cucu yang menatap ayahnya dengan tatapan diam. Ia tau jika ditatapan itu ada tatapan kekecewaan yang sangat mendalam.


“Sialan..”Gumam Dava disana membentak, ia tak suka dipaksa,hidup sedari kecil dengan didikan selalu dimanja dan dituruti apa kemauannnya membuat jiwa keegoisanya terlalu tinggi.,ia menatap foto Nayya diatas meja kerjanya yang ia mabil diam-diam dikalah nayya mengobrol dna tertawa. “Kmau penyebab semua kekacawan yang ada didiri saya.”Ujarnya Brak.. ia membanting foto itu dan mengusap rambutnya kebelakang. Ia harus mengontrol dirinya, hatinya dan rasanya. Meksi itu sulit.


...----------------...


Hari berlalu kian mencepat, tak ada yang sadarkan jika hari begitu cepat melaju? Bagai pusaran air yang melewati jalurnya. Tak ada yang tahu ujungnya dan sampai dimana, hingga kesadaran manusia tertitik pada satu. Ketika terluka dan sakit. Barulah ingat kepada Tuhan, haha, dan lucunya kebanyakan bukanya sadar mallah kian menyalahkan tanpa sadar jika dirinya itu hanya manusia yang butuh Tuhan, bukan Tuhan yang butuh manusia.


Seperti saat ini. sore ini Nayya ada liburnya, ia memilih pergi bersamma Rindu kepasar membeli peralatan dapur. Yah yah. Ia dan Rindu memang seakrab itu, dan Rindu sebaik itu untuk tak dendam padanya atau marah padanya.


“Mbak beneran marah sama Acha? Engak ada niatan maafin dia gitu? Dia sahur lemes banget loh mbak. Nay takut dia sakit.”Ujar Nayya kasihan pada anaknya. “Nay tau dia keterlaluan, tapi Nay mohon mbak maafin yah.”ujarnya lirih.


Rindu yang memilih makanan itu menatap Nayya. “ Mbak engak marah sama dia." Ujarnya menjawab.


Nayya diam menatapnya.”Mbak hanya mau dia sadar dan juga tau kesalahanya, dan dia belum minta maaf dengan mbak, jadi bukan salah mbak yah.”Ujarnya disana dingin.


“Tapi mbak. Mbak kan tau Acha gimana.”Ujar Nayya disana lirih.


“Emang Acha gi,mana?”Tanya Rindu disana menatap Nayya.” kadang kita sebagai orang tua memang harus tegas supaya anak tau batas hidup, tau batas kata-kata dan tau batas tindakan. Jangan mewajarkan hal yang tidak wajar. Jika kamu tidak suka yah terserah. Saya juga tidak memaksa dia mau minta maaf kepada saya. Soalnya saya tidak butuh hal itu, “Ujarnya kasar. Jujur bukanya mau kasar, namun inilah memang sikap Rindu, ia itu apatis sebenarnya akan hidup orang.


“Mbak engak sayang Acha?”Tanya Nayya lirih,


Rindu tersenyum miring.” Apalagi orang yng tidak bisa menghargai mbak, dan mengecewakan mbak. Maaf mbak bukan pengemis, jadi kita harus sadar siapa yang membutuhkan dan siapa yang dibutuhkan. Kadang sikap keras dibutuhkan supaya mereka sadar jika hidup itu keras.”Ujar Rindu.


Nayya diam, ia sedikit tak enak karena sudah membujuk Rindu dan memaksa.”Maaf mbak. Nay Cuma kasihan sama Acha.”Ujarnya Nayya meringis.


Rindu mengangguk.”Saya tau, dia sudah besar dan harus tau mana yang baik dan buruk. “Ujar Rindu. Nayya diam tak lagi menjawab. Entah kenapa jika berhadapan dengan Rindu ia selalu merasa jika mereka tak sebanding.


Bugh..... Nayya tertegun disana dikalah trolling yang dbawa Rindu ditabrak sama trolong seseorang didepannya. Rindu menatap siapa itu dengan diam dan Nayya pun hanya diam, ia hanya kaget saja mendengar suaranya tadi.


“Maa-maaf saya tidak sengaja.”Ujarnya sang penabrak tadi kepada Rindu dan melirik Nayya dengan tatapan terkaget. Nayya bingung melihatnya


Rindu disana menatap Khumairo sangat dingin, “Hmm.”Gumam Rindu dan pergi menarik tangan Nayya.”Yok Nay.”Ujarnya disana.


Namun Nayya disana kaget.’Eh eh mbak. Belanjaannya gimana?”Tanya Nayya kaget dikalah belanjaanya tinggal.

__ADS_1


Rindu diam, masih melangkah menyeret Nyaya namun sosok wanita yang dibelakangnya Rindu bicara.”Nayya apa kabar.” Nyaya diam disana dan Rindu menatiknya


.”Dia siapa mbak?”Tanya Nayya disana diam menatap Rindu.


“Khumairo.”Ujar Rindu. Nayya terdiam disana membuat Rindu ikut terhenti. Nayya malah menatap Khumairo yang menatapnya tersneyu5m, jadi dia yang namanya khumairo? Nayya merigis, ternyata dia memang sangat cantik membuat ia disana tak bisa berkutik banyak.


“Hallo Nay. “Ujar Khumairo mendekat.


Namun Nayya disana pun menatapnya dengan senyumnya.”Ha-hay.”Ujar Nayya idisana.”Kam-amu khumairo?”Tanyanya disana dengan sopan dan baik. Khumiaro malah mengangguk secara baik.


“Iy-iya. Kamu Nayya kan?”Tanya Khumairo.


Nayya mengangguk disana dna tersneyum.”Apa kabar kamu nay? Kok kamu pergi enggak ada kabar? Mas Habib ‘suami kita’ nyari kamu terus, ‘anak-anak kami' pun juga mau bertemu kamu. “Ujarnya disana dengan wajah sok murung.


“Suami kita?’”Tanya Nayya disana terkekeh.


Khumairo mengangguk.”Iya.. maaf nay. Kami menikah ketika kamu pergi. Maafkan aku. Sekarang kamu pulang yah, kita hidup bahagia dan rawat anak kami dengan baik yah..|’Ujarnya disana tersenyum.”aku sudah punya anak dengan mas Habib. Ayo kita mulai dengan yang baru. Kamu maukan maafkan aku?”Tanyanya sok baik.


Nayya kembali terkekeh disana.” Suami kita?”Tanyanya lagi dengan muka sinisnya. Ia mengangguk menatap Khumiaro diam.”Maaf kayaknya suami kamu saja deh bukan ‘suami kita’ dan haha yah itukan anak ‘kalian’ bukan anak saya. Ngapain rawat sama-sama hm? Dan yah saya sudah memaafkan anda tenang saya. Soalnya saya wanita yang berkelas dan juga sangat banyak yang meminati saya menjadi istri mereka sehingga saya tidak perlku ‘mengambil suami orang’ untuk menikahi saya. Bahkan saya mampu mendapat lelaki ‘Lajang dan juga lelaki muda diluar sana untuk menjadi suami saya. Tenang saja kok, saya tidak apa-apa.”Sindir Nayya disana tersenyum dengan manisnya.


Khumairo disana diam-diam mmerasadadanya panas, “Maksud kamu apa Nay? Saya kan sudah minta maaf, maafkan saya menikah sama Mas Habib, Kamu tidak boleh egois karena kami saling mencinyai. kenapa kamu bicara begitu?”Tanyanya disana membentak dengan muka merahnya.


“Calm Girl.”Ujar Nayya terkekeh disana.” Saya kan hanya menjelaskan suatu fakta dan kebenaran. Jadi tidak ada yang dimaksud atau tidak ada yang harus kamu bicarakan tentang ‘pernikahan tidak SAH Kalian itu. Tidak malukah kamu membanggakannya? Oh yah saya lupa, kamu kan hamil diluar nikah yah mangkanya tidak laku. Tapi kok saya janda punya anak ada tu yang mau. “Ujar Nayya disana mengejek.


Khumairo mengepalkan tangannya ,memnatap Nayya. ada banyak mata menatapnya, ia malu dan ia sangat malu. Rindu disana mengulum senyum mendengar suara Nayya. ternyata Nayya disana sangat melawan.


Dan Khumairo bicara.”Haha. bukan aku yang tidak laku Nay. Tapi kamu yang tidak dicintai oleh suami kamu mangkanya dia mau nikah sama kamu. Kaliankan nikah karena dia terpaksa. Ingat kamu dulu Buta mangkanya dia mau.”Ujarnya membentak dan menghempaskan gagang trolinya.


”hahaha.”:Tawa Nayya meledak disana.”Saya buta saya dia mau menikahi saya. Lantas kenapa kamu harus hamiil dulu baru bisa menikah denganya? Hamil anak orang lain lagi dan menangis.. mengemis.”Ujar nayya disana sinis. “Dan jika dia tidak mencintai saya itupun bukan urusan saya. Yang terpenting saya bukan perebut dan perusak rumah tangga orang.”Ujjarnya.


“Nayya..!” Bentaknya Khumairo disana kuat dan ingin menarik jilbab Nayya. namun Nayya segera menahanya dna menatapnya dengan tatapan dingin.” Sekarang saya sudah melihat dan kamu sudah mengelupaskan kulit ularmu kan? Haha sudah taukan alasan saya tidak mau menerima kamu dikeluarga kami dulu? Kamu itu lebih buruk dibandingkan Ular yang berbisah. Kamu itu iblis perusak.”Ujar Nayya disana dnegan tatapan mematikan. Khumairo disanm tak berkitik. Nayya malah mendekat lagi dan menghentakkan tangan Khumairo. Ia memilih pergi dan meninggalkan Khumairo.


Demi apapun Nayya katakana jika ia menungu momen ini,, dimana ia bisa bicara dan menatap Khumairo tajam, merendahkan dan menjatuhkannnya. Lihatlah sekarang hatinya sangat legah dan juga sangat plong.


Rindu disanapun menatap Khumairo dan berkata.” Berani kamu dan kakakmu sakiti dia? Kamu lawan saya.”Ujarnya lalu pergi membawa trolinya.. khumairo mengusap wajahnya kasar. Niat hati mau menyakiti hati nayya dengan ucapanya dan membuat Nayya tau jika mereka sudah menikah. Tapi malah dia yang dipermalukan.

__ADS_1


"Sialan kau Nayya...,!!! "


...“Menurut kalian mau lanjut putri lingling apa Letta dulu?”,"...


__ADS_2