
Brakk. Semuanya terkejut dikalah pintu itu dibuka ditendang. Nayya bahkan gemetar dibuatnya. Lisa dan Abel terdiam kaku ditempat, dan segera Abel menarik tangan Lisa supaya bersembunyi dibelakangnya dan memegang tangab Nayya,. ia menatap nyalang orang yang masuk. Nayya diam disnana mengernyit merasakan semua orang terdiam kaku. Bahkan hawa ruangan ini berubah 180°
“Hao manis ..."
Suara menjijikan itu membuat Nayya ketakukan. Sungguh Nayya bukan mansia polos tak tahu keadaan bahaya.
Dan itu suara Edward membuat ia meremas tangan Abel ditangannnya. Dan Lisa sudah gemetar ketakukan.. dan disana mata Edward bersitatap dengan Lisa membuat ia mendekat, matanya melihat Nayya yang ketakutan membuat ia terkekeh, dibelakangnya diikuti dengan dua lelaki lain memmbuat dua lelaki itu menatap Nayya dan juga Abell.
“Wih cantik-cantik nih.. Yang jilbab bikin penasaran.”Ujarnya salah satu sangat ambigu,Nayya disana berusaha tenang dan mundur. Sedangkan Edward disana diam menatap Nayya. Pintu ditutupi kembali disana dan masuk sepuluh lelakiu lain hingga membuat ruangan sangat mencekam. Nayya menelan air saliva dibuatnya.
“Dia punya gue. Jangan main-main.”Ujar salah staunya layi memperebutkan Nayya.”Sedari dia dateng gue udah tertarik sama dia jadi jangan ganggu. Loe temennya aja.”Ujarnya melirk Abel. Merteka tak terlalu jelek namun wajah mereka ada bekas luka.
Nayya diam disana mendengarnya. “Pakek berdua aja gimana? Gue mau tau rasanya gimana sama yang berjilbab. Kayaknya beda.”Ujarnya disana dan sosok didepanya diam menatapnya tajam.
Edward mengepalkan tanganya mendegarnya. “Jangan macam-macam,, sekali kalian sentu dia, tangan kalian gue potong..!” Ujarnya disana dengan tajam membuat smeua diam. Bahkan Lisa diam juga dan Abel melirik Nayya. apa mereka saling mengenal?
“Kenapa bos?”Tanyanya salah stau yang memperebutkan.
“She is my Mine. Don’t Touch..!!|" Ujarnya disana menegaskan.”enggak ada yang boleh sentuh dia kecuali gue..!” Ujarnya disana tajam. Semua kembali diam karena tau jika Edward ketua disini,
Dengan kasar Edward menarik tangan Lisa.”Arghh.” Lisa..!!”Teriak Nayya yang merndebgar Lisa meminta tolong dan Abel disana. Lisa memang korban Edward sudah beberapa minggu belakangan ini. Dia memang suka tubuh Lisa..
Nayya merasa jantungnya terasa tercabut mennegar suara teriakan semua orang.”Jangan sentuh gue bangs4t..! lepasin temen gue..!”Teriak Abel kuat dikalah Ia PUn ikut ditarik. Ia memberontak dan menghajar lelakinya DI depan nya Tak Mau.,
Bugh.. ia terjungkang dihadapan Nayya membuat Nayya terkejut dan berteriak..
Bugh.. Plak. Plak. Suara pukulan dan tamparan disana terdengar kuat hingga suara Abel tak lagi terdengar. Sepertinya pingsan membuat Nayya beringsut mencarinya.
“ Abel.. Lisa..!”Gumamnya lirih.
Namun tak ada sahutan keduanya hingga ia tak tahu harus apa. Yang ada hanya suara desahan dan tangisan membuat ia disana menangis memeluk dirinya dan menutup telinganya. Ia merasa menjadi manusia paling berdosa ditengah-tengah orang seperti ini.
__ADS_1
Ia membutuhkan Habib, apa kabar Habib? Ia membutuhkan Fatih. Dimana Fatih?
“ Fatih hiks hiks. Kamu dimana..”Gumamya lirih disana..
Entah lah ia lebih suka bergantung dengan Fatih ketimbang Habib hingga ia tak tau harus apa. Ia takut jika ia maju dan mencari siapapun nanti ia juga yang kena. Bukan karena ia tak berpriketemanan tapi ia BUTA..! Mau membantu memang membantu apa?!!
Mata Edward menatap Nayya tajam ditengah kegiatanya. Mereka memang sekejam ini, hingga Lisa hanya dapat menangis dengan mulut yang dilakban. Ia membayangkan melakukannya dengan Nayya.
Itu pemandangan biasa hingga Edward mendapatkan telepon seseorang dan itu adalah dari seseorang yang Edward sukai semenjak Nayya pergi. Keyna..!!
“ Ha—loo loe jadi kesini?!!” Tanyanya disana masih dengan kegiatanya.. Karena memang mereka sudah membuat suatu perjanjian. Awalnya ia kaget mendengar temannya ini masih hidup, sebab setahunya Keyna itu sudah meninggal.
“ Iya setan..! loe lagi ngapain desah desah ..! tobat woy..!! jijik gue.”Ujar disebrang membuat Edward terkekeh.
“Loe udah liatkan punya gue. Ma—u nyoba juga enggak?”Tanyanya. dia dulu pernah terpergok Keyna dikalah Keyna menjadi pembersih toilet diclub. Dan dia sedang diwc bersama wanita malamnya. Dan Keyna masa bodoh, masih saja ia bersih-bersih. Disanalah ia sangat kagum akan dirinya.
“ Tai*k loe. Gue mau ginjal bukan loe, selera gue tinggi., sorry gue suka yang higenis bukan loe yang duah celap celup sono sini. Ibarat ni roti loe tu udah benyek karena udah cocol sana cocol sini..! ” Ujarnya membuat Edward tergelak. Inilah yang ia suka. Keyna itu terang terangan seperti Nayya namun Nayya itu tak penah berujar kasar. Ia hanya jujur tapi menyakitkan.
“ Sialan.”Gumamnya Edward dikalah telepin dimati sepihak. Dan segera ia melanjutkan aktivitasnya menatap Lisa. “Kita puas puas yah sayang. Soalnya malam ini kamu akan dijemput dan diambil ginjalnya.. jantungnya dan matanya haha.”Gumamnya membuat Lisa semakin menangis. Ia belum mau mati demi apapun.. mangkanya ia hanya mampu berdoa saat ini.. Semoga Tuhan memberikan dia jalan yang terbaik
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dilain tempat Habib kembali memaksa kan diri untuk bangkit namun kakinya itu bergetar tak mampu dibawah... Bukan tak mau mencari Nayya tapi memang dirinya sama sekali tak kuat, kepalanya bahkan terasa melayang layang.
Mau makan tapi selalu muntah .
”Ayo dong mas makan, sedikit saja.. Biar kamu bisa sebuh dan cari mbak Nay.”Ujar Khumairo tammpa tahu malu memberikan makananya.
Habib disanapun mendorongnya dan menatap Khumiro tajam.”Kamu kenapa masih disini si. Saya tuh muak dan mual liat ,muka kamu..!”Ujarnya. Khumairo diam.”Ingat yah. Perjanjian kita tu kamu tinggal dengan orang tua kamu bukan disini. Ingatkan pernikahan ini hanya atas dasar nama ayah tidak lebih Mira..!”Ujarnya menjelaskan disana.
Khumairo kekeh akan kemauanya.” Tapi mbak Nayya tidak—“
__ADS_1
“Berhenti memanggil dia mbak, kamu itu bukan istri saya yang kedua, dan Nayya sama kamu itu tua am kamu..! Dan sampai aku belum bertemu Nayya pun aku tidak akan mau menikah lagi..! Jangan seakan-akan pernikahan kita itu SAH Yah Mir..!! Saya hanya mencintai istri saya demi Tuhan saya katakan, !!” ujarnya membentak.
Ibu Habib diam melihatnya. Mereka memang sangat kasihan akan Habib dan juga Khumairo. Dan lihatlah sekarang Khumairo hanya tersenyum tipis dan hampir menangis, padahal ia mau merawat Habib saja tidak lebih.
Habinb diam disana. “kamu mau makan apa nak? Biar kami buatkan, sudah dua hari kamu tidak maan apa apa..!” Ujarnya Umi Anna disana mengalihkan pembicaraan yang cukup canggung itu.. ia menatap Habib sendu.
Habib menatap uminya dann menatap abinya yang diam tak lagi berkata apapun. “Seblak umi.”Ujarnya
Dan Umi Ana pun mengangguk.”Tapi enggak boleh pedes yah.. kamu masih sakit..!” Tak ada cara lain. Kata dokter apa yang Habib mau makan kasih saja sebab makan nasi jika perutnya tidak terima maka itu akan dimuntahkan kembali nanti.
Habib mengangguk lesuh. Umi Anna mengusap kepala anaknya.”Umi buatkan dulu yah.”Ujarnya disana.
Namun ditahan oleh Habib. Umi Ana menatap Habib dengan tatapan Tanya.
”Tapi Habib mau makan dari buatan pak RT umi.. Dan lagi seblaknya dicampur dengan mangga muda dan juga jambu air merah.”Ujarnya sendu.” Oh iya ceker ayam dan juga sosis dan bakso.” Pintahnya.
Umi Ana menganga dibuatnya sama layaknya ayah dan Khumairo. “ Bagaimana bisa Habib. Bagaimana umi meminta pada pak RT Memasaknya. Umi saja yah yang masak.”Ujarnya disana dengan lembut. "Lagipula sejak kapan kamu suka ceker?? "
Habib menggeleng kekeh.”membayangkan yang masak Umi aja aku udah mual Umi. Aku mau pak RT yang masakin, Habib ikut kerumah pak RT yah. Soalnya disanakan ada mangga muda dan kita beli jambu airnya nanti.. Habib mau liat dan pastiin dia yang masak bukan Umi atau Abi.”Ujarnya nanar disana. Nampak uring uringan bagaikan anak kecil.
“Nak..” Ujar Kyai abu disana nanar. “Abi ini kemauan anak Habib hua hiks hiks.. Habib mau itu hua hiks hiks..!” Ia menangis bagaikan anak kecil yang tidak diberi maianan membuat mereka semua gelagapan. kenapa Habib menjadi begini..! Habib memang lembut tapi dia bukan manusia cengeng dan kekanakan begini..! apa ini efek hamil Nayya?
“Nak jangan menangis. Malu dong..”Ujarnya umi Anna memeluk anaknya. Habib diam disana menarik jilbab ibunya dan menarik ingusnya.” Habib jangan dihembus disana..!” peringatan umi Anna membuat Habib tambah menangis.
Umi menjadi gusar.”Yaudah hapus aja tapi jangan nangis.”Ujarnya membuat Hbaib kembali mengusapnya dan membuat ayah dan air matanya nanar.
“Yaudah disbanding dia enggak makan. Nanti abi yang bilang.”Ujar Kyai Abu dianggguki istrinya.
“Jadi nih kita masaknya? Sebelak mangga muda dan jambu air merah,, ada bakso dan sosis ada ceker dan sayap?”Tanya Habib binar dan dianngguki semua orang dan disana Habib tersenyum binar. Ini Hormon hamil ia tak mampu menolaknya, ia mungkin juga tak sadar.
Namun Khumairo Disana tersenyum kecut. bolehkah ia iri? Ia mengusap perutnya yang rata dan menangis tertahan. sebab selama ini Mengidam tapi.... Ku sudah lah..
__ADS_1
...jangan lupa tinggalkan jejak oke... ...