Istri Butaku

Istri Butaku
Marah


__ADS_3

Nayya disana diam menggigil dipeluk oleh Lisa yang menangis, Lisa dan Abel yang sudah beberapa menit bangkit dari pingsan itu memeluk Nayya yang menangis dan memeluk lututnya. menggigil ketakutan dan sesegukan.


Mereka tak kuat dan mereka ibah... ditambah kepala Lisa yammng Nayya elus. Entahlah. Setelah sme4ua selesai tadi Nayya mencari kedua temanya itu dan hanya bertemu Lisa dan tidak dengan yang Abel.,


“Berhenti menangis Nay.. ini semua sudah biasa bagi kami... “Ujar Abel mengusap pipi Nayya dan mengusap punggung Nayya nanar.


Nayya tetap menangis sedari tadi membuat ia ibah akan Nayya. Lisa? Ia hanya diam memeluk Nayya, ia sendiri menangis pilu.


“Biasa?”Gumam Nayya lirih disana membuat mereka mengangguk.”Bagaimana bisa kalian mau dan tidak melawan?!!”Tanya Nayya disana menaiki suaranya.


“Kami bukan tidak melawan Nay kami bukanya mau. Tapi kami dipaksa..! dipaksa..!!” Bentak Abel dengan suara tinggi.


Nayya diam mendengarnya merasa bersalah akan ucapanya tadi. Abel disana memijit pelipisnya dan kembali berkata. “Sorry. Gue kelepasan.”Gumamnya lirih.. “ Kita disini udah sebulan yang lalu, awalnya gue bertemu lisa. Gue dijual sama tunangan gue bang5at kan..!! dan Lisa dijual sama bibiknya dia karena bibiknya ngambil harta orang tua Lisa. Kita disinis emua korban dan dijual..!! Enggak ada yang mau disini..!” Ujarnya menjelaskan.


Nayya mendengarnya tertegun... dan Kembali menangis.. menangis karemma ia sudah merasa paliing rapuh dan paling tersiksa.. ternyata ia salah..! ada ribuan nyawa yang lebih tersiksa dan diuji lebih berrat dibandingnya.’ Ampuni ghambamu ini Tuhan,,.! Yangs elalu menuntut dan menyalahkan takdir,” Ujarnya dalam hati lirih. Meski matanya buta ia punya orang tua yang menyayanginya. medali Habib mau menikah lagi setidaknya ia mencintainya dan juga tidak menjualnya.. ia berbisik lirih pada dirinya sendiri. Siapa yang melakukan hal keji ini pada dirinya?


Apa dirinya juga dijual?


Brak... semua terdiam mendenar pintu kembali dibuka secara kasar dan sosok itu adalah Edward.. Ia menatap Lisa dnegan tatapan manisnya. “ Kamu sini.!” Ujarnya membuat Lisa kembali merapatkan diri pada Nayya.


Nayya disana memeluk Lisa tak kalah erat dibuatnya membuat Edward marah dan Abel yang dihadapan ereka.”Mau apa kalian ha?!!” Tanya Abel bergetar karena lapar dan juga sakit. Sakit batin maupun fisik. Nayya akui dia sangat kuat. Bahkan air matanya saja tidak keluar sedari tadi.


Edaward menyeringai.” Mau ku jadikan uang cantik..!| Ujarnya menyeringai dan menarik rambut Lisa. Lisa terpekik nyaring dibuatnya dan Abel yang menepuk tanganya..


“Berhenti Ed. Kau kenapa begini..!!” Teriak Nayya nanar disana.” Jual aku saja dan lepaskan mereka..!”Ujarnya lagi membuat Lisa menangis lagi dan Abel yang menatapnya nanar.


“Kalian mau ginjalkan? Ambil ginjalku. Jantungku dan semua yang ada pada tubuhku. Demi Tuhan aku katakana aku ikhlas tapi tolong lepaskan mereka.. lepaskan mereka Ed.. “Ujarnya dengan sedikit bergetar menahan tangisnya.”Jangan perkosa mereka lagi, kau punya ibu. Bayangkan bagaimana ibumu yang diperkosa. Bukannkah kau mencintai ibumu Ed? Ibunmu disakiti ayahmu yang bajjingan.. Wanita didunia ini tidak ada yang salah, yang salah itu ayahmu..! angan melampiaskan pada wanita lain juga Ed..”Teriaknya lagi. ia tau Edward itu luar dalam. Bahkan keluarganya ia tau jika Edwards itu diasuh oleh ibunya dan ditinggalkan oleh ayahnya yang tidak mau tanggung jawab.


Edward diam disana mendengarnya. “Oke gue jual loe aja kali yah hehe.”Ujarnya disana menyeringai.”Tapi sayang Nay. Loe buta. Mata loe engak ada harganya.. “Ujarnya disana dengan kekehan. “Loe aja jadi jal4ng gue yahh dan gue lepasin Lisa mau?”Tanyanya. Nayya diam mendengarnya.


Dan setelahnya Nayya tersenyum dan berkata.” Ambil pisau atau apapun itu. Lalu bunuh aku... aku lebih baik mati dibanding menjadi wnaita yang hidup tapi menjadi budak nafsumu.. “Ujarnya disana.”Ed berhenti begini. Kau malaikat ku Ed hiks hiks. Tolong, kau itu baik.. tolong.”Ujarnya disana.

__ADS_1


Edward disana diam mendengarnya. Ia yang selalu jadi sayap Nayya itu diam..disaat Aron mau membunuh Nayya ia akan membocorkan dahulu pada Nayya. ketika Aron menyiksa Nayya karena Nayya tak mau nurut ia yang melindungi Nayya. tapi semuanya berubah ketika Nayya pergi meninggalkan usahanya.. dan juga sisi iblisnya.


Tak tega melihat Nayya menangis ia pun pergi dan berbisi pafda penjaga itu... disana ia pergi meninggalkan keduanya yang menyeret Lisa membuat Nayya terdiam dan menahan tubuhnya Lisa.


” Tolong..!” “Teriak Lisa “Tolong jangan jual saya tuan.. tolong...!” Teiak Lisa. Semua tahanan yang sudah dipisah itu menatap Lisa prihatin dan nanar. Takut jika diberikitnya merekalah yang menjadi korban..


“Lepaskan dia..!! jangan paksa dia..!” Teriak Abel menahannya. Ia mau melawan tapi bagian inti tubuhnya sakit katena kebiadaban orang-orang yang menggaulinya seperti binatang. Nayya disana menarik lisa namun tetap gagal hingga Nayya membenci kebutaannya saat ini. Lisa terlepas dan terseret menatap nanar Abel yang terdiam dan Nayya yang menangis.


“Tuhan.. hiks hiks. Beri aku bisa melihat lagi.. jangan begini. Kau menyiksa ku Tuhan..”Siara serak Nayya disana menggelegar dan menghancurkan disebelahnya. Menanarkan kemarahannya... sampai ia tak tau apapun hingga kaca besar disana ia pukul hingga berjatuhan dan tangannya yang terluka..


” arhhjjj.... Lepaskan dia...!!! Bunuh aku saja..!” Teriak Nayya kuat membuat mereka disana meringis melihatnya. Wajh Nayya penuh air mata.. Ia tak kuat menjadi lemah begini. Ingat dia itu dulu mandiri dan kuat...!!


“Nay tenang hiks hiks.. Nay.”Gumam Abel menarik kaki Nayya yang sudah penuh darah karena menginjak beling. Kaca itu kaca untuk pembatas diseberangnya. Itu diseberangnya berisikan banyak fosil tubuh manusia dan Nayya memecahkanya dengan pukulannya saja? Bayangkan bagaimana kuatnya Nayya menerjang dan memukulnya... Abel disana memeluk Nayya erat membuat Nayya terdiam dengan terkulayan lemah.. nanar dan sakit sekali rasanya.


Cela dimana Abel melihat jendela disana,, didekat tembok membuat ia meneguk saiva kering. Rasa ingin keluar menyelamatkan diri dengan Nayya membuat ia bergetar menatapnya lalu menatap yang lain.. Tapi bagaimana dengan Lisa????


...----------------...


On Flashback..


Langkah mungil wanita yang tingginya baru 150 itu sangat cepat emski sudah terasa sangat berat dan lemah.. sesekali melirik kebelakang memastikan jika yang mengejarnya sudah berhenti. Namun harapan itu hanyalah bualan saja..! ia masih dikejar dua orang itu dan dua anjing..!!


Matanya penuh binar menatap jalan raya besar itu.. Ia disana dengan kembali memejamkan mata mempercepat langkahnya. Wajahnya sudah penuh keringat. Baju sekolahnya sudah lusuh dan sobek sana sini. Itu karena dirinya yang dicambuk paksa oleh sosok yang katanya mencintainya namun dengan jahatnya memukulnya dan mencambuknya hingga ia tersiksa. Ia bisa kabur dikalah ia mereka sedikit lengah..


Ia pesikopat...


Hinngga sosok Nayya itu berada dipinggir jalan ia melihat mobil..


Tepat... Ia bersyukur dan melambaikan tangan dan menghadangnya.”Pak tolong saya.. saya diculik..!” Tereiaknya disana. Suara decikan ban mobil terdengar dan itu membuat sang pengemudi melihat sosok didepanya itu nanar, Nayya memdjamkan kata takut dibuatnya.. Karna sangaat dekat.


“Kenapa neng?”Tanyanya,

__ADS_1


Nayya disana gemetar ketakutan melirik kebelakang. Ia masih dikejar,.”Pak tolong, saya sudah diculik dua hari tolong..!” Ujarnya.


Sosok Aron dibelakangnya malah memberi seringaian dan tak lagi mengejarnya. Nayya sangat takut,.


Sosok supir itupun mengangguk karena melihatnya ia tau ini benar.”Cepat neng masuk..”Ujarnya.


Nayya dengan cepat masuk kedalam mobil itu.. nafasnya terengah-engah disana karena lelah dan sakit. Dan ia merasa mobil itu sudah kembali menjauh dari sana..


“Kita lapor polisi saja neng jika begitu.”Ujar Sang supir prihatin.


“Nanti saja mang. Nay tidak bawa hape.”ujarnya disana.”Nanti kita berhenti yah dipos polisi.”Ujar Nayya disana.


Aton gila..! Nayya memang kuat tapi jika satu lawan lima belas lelaki berbadan kekar ia tetap saja kalah..!! matanya menatap nanar kedepan hingga ia mendengar suara ledakan.


Dor......


Nayya terkejut merasakan tubuhnya terombang ambing..”P---paak....”Teriaknya dan mobil yang dikendarai supir itu oleng.


Ban mobilnya ditembak..! hingga menjadi tak terkendali..! itu membuat keduanya berteriak sampai mobil itu memasuki jurang dan berguling..


nayya hanya pasrah ketika tubuhnya terombang ambing. Kaca kaca menusuk tubuhnya dan kepalanya terbentur.. hingga mobil itu terhenti ia merasakan seluruh tubuhnya manti rasa... nafasnya terasa mencepat samar samar kepalanya sakit dan matanyapun menjadi berat... "Yaallah..."Gumamnya lirih merasa jika saat itu ia akan mati...


Hingga suara berat terdnegar sebelum ia pingsan.. “Litle Lieon nakal yah.. sudah mau main-main sama Aron...” Dan mata Nayya tertutup rapat tak mendengar apapun lagi..


.


.


... Jangan lupa tinggalkan jejak yH......


Ada yang nanya,kak alurnya sudah melenceng jauh...

__ADS_1


Gini yah. ceritanya memang gini. Jika Habib menikah maka Nayya pergi... Dan lihat nanti.. Bukan terlalu banyak konflik sebenarnya satu aja konfliknya. yaitu keluarga khunairo wkwwkk


__ADS_2