Istri Butaku

Istri Butaku
Boneka


__ADS_3

Habib sosok yang pria lembut dan tak mudah marah, kadang orang lain berpendapat jika dirinya lemah dan tidak memiliki pendirian.. Namun bukan itu, dia tidak begitu... isa hanya selalu berfikir jika sebenarnya hidup itu bagaikan air.. Mau bagaimanapun orang marah dan berpendapat tentangnya hidupnya akan tetap sama dan tidak akan mempengarhi dirinya.


Justru ia sosok yang mudah menyesal, dengan perkataaan ketika ia marah kepada orang lain saja ia menyalahi dirinya snediri.


Pernah ia marah kepada Aisya dulu ketika Aisya melakukan ulah pada murid, ia memarahi Aisya dan membentaknya, hal itu membuat Aisya menangis dan juga sesegukan.


Rasa marah dan pelampiasan yang ia lakukan kepada Aisya membuat ia merasa ucapannya terlalu kasar.


Bahkan hanya memarahi Aisya saja ia menyesal, dan merasa jika apa yang ia lakukan tadi itu keterlaluan.. Dan itu membuat dirinya menyalahi dirinya sendiri. Ia slelau berfikir dan selalu menyesal tentang apa yang ia lakukan dan apa yang ia perbuat.. mangkanya ia lebih suka diam dan tersenyum.. yah yah. Bisa dikatakan jika hati dia lebih lembut ketimbang sutra, tak bisa marah dan tak bisa kasar..


Sama layaknya bersama Nayya. Ia sosok yang mudah menerima takdir. Ia menerima Nayya sebagai istrinya.. iya.. karena ia tau jika jodoh pasti datang pada diwaktu yang tepat.


Namun tak mampu memungkiri jika hati yang sudah lama ia jaga untuk Khumairo tetap tidak mampu ia lunturkan.. ia masih mengharapkan Khumairo. Salahkah? Ia tau itu salah, hanya saja ia hanya manusia biasa yang hanya bisa pasrah akan takdir yang tuhannya berikan.


“Nayya mau beli apa saja?”tanya Habib lembut. Mereka sudah berada dibutik dekat pesantren, sebagaimana yang ia katakan tadi pada Fatih, ia ingin mengajak Nayya membelikan keperluannya. Masa guling saja ia tidak tau.. haha.. lucunya dirinya yang tidak tau apa-apa tentang Nayya.


Nayya pun tersneyum mendengarnya lalu menjawab.”Apa saja. Aku tidak tau..”Jawabnya. iya,. Ia sama sekali tak tau dan tak mau tau, tak bisa melihat membuat ia tak tau harapan apa dan mau apa. semuanya sama dimatanya, gelap dan gelap.. mau dia mengenakan aju putih yang ia lihat tetap gelapkan lantas apa yang ia mau?


Memangnya memilih apa? Baju gaun yang cantik berwarna warni menurutnya?


Habib disana menghela nafas dibuatnya lalu menatap keseluruhan butik dan toko yang lengkap disana..


Ia tersenyum dan mendorong kursi roda Nayya.. ia menuju kesatu tempat.. disana ada boneka buaya sebagaimana yang Fatih mau beri malam tadi pada Aisya. Ada juga boleka beruang dan panda.. namun matanya menuju mata panda yang imut baginya. ukurannya lumayan besar. Jika dibuka mungkin dua meteran membuat ia tersenyum..


“Mas saya mau ambil boneka itu satu dan boneka buayanya satu..”Ujarnya membuat penjaga itu mengangguk dan mengambil boneka yang Habib makjksud..

__ADS_1


“Oh yang warna pink itu juga satu..”Itu boneka melodi yang sangat besar. Pas untuk dipeluk..


Nayya hanya diam saja mendengar apa yang ada disekitarnya.. tanganya memegang makanan layaknya anak kecil, tadi ia memang sempat membeli makanan ringan diluar..


Habib tersenyum sembari melihat sekitaran.. matanya tertuju pada bando pink yang berbentuk kelinci membuat ia tersenyum dan mengambilnya.. iseng ia memakainya dikepala Nayya membuat Nayyya terkejut dan merabah kepalanya.”Ini apa?”Tanyanya disana mengerjab..


Habib disana tersne6yum menatap wajah Nayya yang bulat tambah imut mengenakan bando itu.. “Jangan dilepas. Kamu imut banget hehe.. kayak kelinci.”Ujarnya Hbaib membuat Nayyya disana memajukan bibirnya dan tersenyum... bahagia,


“Ini tuan bonekanya.”Ujarnya penjaga itu pada Habib memberikan banyak barang tadi kepada dirinya membuat ia menayapnya dan mengangguk..


“Bawakan kekasir nanti saya bayar dengan beberapa barang lain..’Jawab Habib. penjaga itu pun mengangguk dan segera pergi melakukan perintah Habib


"Ini tinggalkan saja.." Habib kembali mengambil boneka melodi dan itu membuat penjaganya tadi diam dan membawa boneka yng besar tadi.


Nayya disana yang mengunya makanannya pun mengecup Jari Jarinya yang banyak micin ciki ciki bagaikan anak ketil membuat Habib meringis.


Nayya meraba apa yang ada dieepanya dan..”Hiiii.,. ini boneka yah.. imutnya,, bulunya lembut.”Gumam Nayya disana gemes membuat Habib disana terseyum. akhirnya bisa membuat Nayya bahagia.. ...


“ Boneka babi ada enggak? Atau boneka sapi?”Tanya Nayya mengerjab.


“Kamu mau boneka sapi dan bab*?”Tanya Habib membuat Nayya mengangguk.”Anjing juga mau?”Tanya Habib membuat Nayya mengangguk.


“Yang mana aja.. aku suka soalnya, imut banget bulet bulet hehe.’Ujar Nayya tergelak membuat Habib kembali tau.. jika Nayya suka boneka haram itu haha. Tapi tidak apa. Habib akan membelikanya juga untuk Nayya.


Setelah itu Habib memilih untuk membeli kerudung syar’I untuk Nyaya disana, membeli banyak kaus kaki dan hanshok dan juga gamis..

__ADS_1


Kaki juga termasuk aurat yah cantik.. jadi harus ditutup.


penjaga butik sangat bahagia hari ini, sebab butiknya diborong banyak oleh Habib. Bahkan Habib juga membeli sepatu dan juga sandal wanita, tak malu memasangkan kekaki Nayya yang hanya mengenakan kaus kaki itu. Nayya diam saja sembari memeluk boneka bab1nya tadi..


“Sepatunya pas banget sama kamu..”Ujar Habib menepuk nepuk tanganya dikalah mengikat tali dikakinya Nayya membuat Nayya tersenyum.


“Makasih..”Gumamnya membuat Hbaib mengusap pipi kesukaannya itu.


"Sama-sama cantiknya istri.."Ujarnya. Nayya tersenyum malu dibutnya.


“Ha habib?”Gumaman seseorang. Habib pun yang mendengarnya disana menatap asal suara..


dan Nayya mengerjab denegan manta lucunya disana mendengarnya. Sosok didepan Habib itu mengerjab disana menatap Habib yang terkejut sekaligus cemas., lalu matanya menatap Nayya yang duduk dikursi rosa itu.. ia tersenyum.”Ini siapa gus? Yaampun imut banget? Rasa pengen culik..”Ujarnya mencubit pupi Nayya membuat Nayya disana meringis dibuatnya.


Habib menatap sosok disebelah seseorang yang mencubit pipi Nayya.. bagaimana tidak gemes? Baju yang Nayya gunakan itu warna pink, bando pink dan juga jilbab pink. Sepatu pink dan semua serba pink.


Habib memang enggak ada akhlaknya..


mentang-mentang Nayya buta ia membuat Nayya layaknya boneka. Ditambah wajah Nayya yang hampir mirip boneka membuat ia tambah gemes.. akh jangan lupakan mata hitam legam nan bulat dan pipi yang bagaikan boneka.. paket komplitkan..?


Habib diam disana. Mau menjawab apa? Menjawab Naya istrinya? “ Hallo ummi.. apa kabar? Khu Khumairo apa kabar?”Tanya Habib disana dengan gugup dan juga menunduk dnegan tegangnya. Nayyapun disana menherjab disana dibuatnya.. karena mendengar nama ‘Khumairo’


Gadis yang dipangil Khumairo itupun tersenyum dan menatap Nayya.. “Waalaikum salam.. hehe.”Ujarnya disana mengusap pipi Nayya juga.


” Alhamdulillah baik.. kamu dapet bonekanya dari mana? Cantik banget..”Ujarnya gemes disana tak tau Nayya siapa membuat Nayya diam saja mengerjab. habib bingung.

__ADS_1


__ADS_2